Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Tinjauan Yuridis Terhadap Restorative Justice Bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan Ramadhan, Farhan Fachrezi; Hatta, Muhammad; Herinawati, Herinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 1 (2025): (Januari)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i1.19344

Abstract

Kasus percobaan pembunuhan merupakan kasus kejahatan terhadap nyawa dan tidak tergolong pada kasus yang dapat diselesaikan melalui restorative juctice. Kenyataannya, terdapat kasus anak sebagai pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan yang diselesaikan menggunakan mekanisme restorative justice. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan penerapan restorative justice dalam kasus anak sebagai pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan dan bagaimana mekanisme penerapan restorative justice pada kasus anak sebagai pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yang menggunakan pendekatan undang-undang yang bersifat deskriptif dan berbentuk analisis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ada aturan hukum yang mengatur mengenai bentuk penerapan restorative justice untuk kasus anak sebagai pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan berupa penghentian penyidikan dan penyelidikan di Kepolisian. Mekanisme atau proses pemberian Restorative justice dilakukan dengan cara mediasi yang dilakukan secara sukarela, mufakat, tanpa tekanan, paksaan, dan intimidasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Bentuk penerapannya disesuaikan pada tingkat penyelesaiannya. Pada tingkat penyidikan dan penyelidikan, penerapan restorative justice berupa penghentian penyidikan dan penyelidikan melalui mekanisme gelar perkara khusus. Kata Kunci; Restorative Justice, Anak, Percobaan Pembunuhan.
Trends in Digital Health Education for Iron Supplementation During Pregnancy (2010-2025): A Bibliometric Study Herinawati, Herinawati; Ani Margawati; Sri Achadi Nugraheni; Dwi Pudjonarko
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 10: OCTOBER 2025 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i10.8346

Abstract

Introduction: Iron deficiency anemia is one of the major health issues that significantly impacts pregnant women, both in developing and developed countries. Interventions through health education, particularly digital-based education, are increasingly being used to improve compliance with iron supplementation. However, little is known about how global research trends on this topic have evolved over time. This study aims to analyze global research trends in scientific literature related to digital health education and mHealth interventions for iron supplementation and anemia prevention in pregnant women. To achieve this, a bibliometric analysis was conducted to map publication growth, collaboration networks, and emerging themes in the field. Methods: Data retrieval was conducted through the PubMed database using relevant keywords “Iron” AND “Anemia” AND ‘Pregnancy’ AND (“Health education” OR “Mobile health” OR “Digital health”). Articles published between 2010 and 2025 were selected. Bibliometric analysis was conducted using the VOSviewer tool to map keywords, author collaborations, and publication trends. Results: A total of 78 relevant publications were identified, with a significant increase in the past decade. Ethiopia, the USA, China, Egypt, and Indonesia were among the countries with the highest contributions. Dominant themes included mHealth and app-based approaches. Network mapping revealed major thematic clusters in technology-based interventions, compliance behavior, and pregnancy outcomes. Conclusion: Research trends indicate growing interest in the use of digital platforms to educate pregnant women about iron supplementation and anemia prevention. This reflects a paradigm shift toward more personalized and technology-based interventions. Further studies are needed to evaluate the effectiveness and sustainability of various digital intervention models.
Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Model Penguatan Industri Kecil Menengah Melalui Pendaftaran Merek Di Kabupaten Aceh Utara Yulia, Yulia; Herinawati, Herinawati; Subaidi, Joelman
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.16043

Abstract

Merek sebagai salah satu Hak Kekayaan Intelektual di bidang industri, yang memiliki peran penting bagi peningkatan perdagangan barang atau jasa. Berbagai pemalsuan merek dagang untuk suatu barang sejenis dengan kualitasnya lebih rendah barang yang menggunakan merek yang dipalsukan untuk memperoleh keuntungan secara cepat. Kondisi ini sangat merugikan pengusaha industri kecil dan menengah memproduksi barang asli. Permasalahan menjadi sebagai alasan penting pendaftaran merek untuk memberikan perlindungan hukum kepada para pemilik usaha agar terhindar dari tindakan curang seperti plagiasi merek atau pengakuan ide usaha. Tujuan untuk menganalisis model penguatan industri kecil menengah melalui pendaftaran merek di Kabupaten Aceh Utara dan kendala - kendala serta solusi yang tepat terhadap pendaftaran merek terhadap produk industri kecil menengah, sehingga dapat menjaga kualitas produk dan sekaligus sebagai promosi suatu produk. Pada saat ini, di Kabupaten Aceh Utara masih rendah produk-produk industri kecil menengah yang mendaftarkan merek, sementara pendaftaran merek dapat melindungi produk dari praktek kecurangan sekaligus sebagai sarana promosi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap suatu produk. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan oleh tim pengabdian Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, dengan menggunakan metode sosialisasi dan penyuluhan hukum. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah yaitu memberikan penjelasan tentang penguatan industri kecil menengah melalui pendaftaran merek. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini adalah para pelaku usaha industri kecil menengah di Kabupaten Aceh Utara dan Perwakilan Disperindagkop Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 di TR Coffee Lhokseumawe. Hasil kegiatan telah memberikan pemahaman terhadap pelaku usaha industri kecil menengah di Kabupaten Aceh Utara melalui pendaftaran merek. Dampaknya kegiatan pengabdian ini sangat besar terhadap industri kecil menengah karena sekaligus sebagai sarana promosi produk melalui merek. Luaran yang hasilakan dalam kegiatan ini adalah publikasi online dan penandatangan Memorandum of Agreement kerjasama antara Fakultas Hukum Unimal dengan Dinas perdagangan, Perindustrian, Usaha Kecil Menengah dan Koperasi Kabupaten Aceh Utara.
Pengaruh Video Edukasi tentang Kekerasan Verbal pada Siswa Iksaruddin, Iksaruddin; Irfan, Ari; Herinawati, Herinawati
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v13i1.763

Abstract

Verbal violence is violence using harsh words, such as slandering, intimidating, frightening with words, insulting or exaggerating mistakes. In junior and senior high schools, many youths, nearly two out of three, routinely use profanity without realizing the consequences. The purpose of this study was to see the effect of educational videos about verbal violence on students of SMA 7 Jambi City. This type of research is a quantitative study with a pre-experimental design that uses a one group pretest-posttest design without a control group. Measurement of the level of knowledge is carried out before the intervention is given, it will be the initial observation (pretest) after which it will be the last observation (posttest) which allows it to be able to test the changes that occur after the educational intervention about verbal violence packaged in a video via a mobile phone. Data obtained from data processing by univariate analysis and bivariate analysis. The average score for measuring the level of knowledge before being given verbal violence educational videos was 78.61 (95% CI: 62.50-91.25), with a standard deviation of 6,555. The lowest score on this pre-test was 56 while the highest score was 73. Meanwhile, the score the average score for measuring the level of knowledge after being given a verbal abuse educational video was 84.58 (95% CI: 73.75-96.25), with a standard deviation of 4,136. The lowest score on this pre-test was 59 while the highest score was 77. Based on the paired sample test The t-test has a p-value of 0.000 (<0.05), which means that H0 is rejected and Ha is accepted. In conclusion, there is a significant difference between the results of the level of knowledge before and after being given videos of verbal violence at SMA 7 Jambi City
PENANGGUHAN PEMBAGIAN WARISAN SETELAH MENINGGAL AYAH (Studi Penelitian Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen) Husna, Misratul; Yulia, Yulia; Herinawati, Herinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 4 (2024): (Oktober)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i4.19235

Abstract

Hukum waris mengatur penerimaan harta dan kewajiban setelah kematian pewaris. Pembagian warisan diatur oleh hukum adat, dan hukum Islam pembagian harus sesuai ketentuan syariat Islam. Dalam konteks Aceh, Qanun Nomor 8 Tahun 2014 tentang tentang Pokok-Pokok Syariat Islam. Namun berbeda di Kecamatan Kutablang Pembagian warisan ditangguhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Penangguhan Pembagian Harta Warisan Setelah Ayah Meninggal dunia di Kecamatan Kutablang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui kegiatan penelitian lapangan (field research) Penelitian ini bersifat deskriptif. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penangguhan pembagian harta warisan di Kecamatan Kutablang sering terjadi karena ahli waris masih muda, konflik keluarga, atau ibu pewaris masih hidup. Penangguhan pembagian dari tiga kasus tersebut dilakukan pembagiannya, kasus pertama tahun 2020, kasus kedua tahun 2020, sedangkan kasus ketiga dilakukan pada tahun 2022. Faktor penghambat pembagian ini disebabkan karena dualisme hukum adat dan hukum Islam yang selalu bertentangan, sedangkan penyelesaian penangguhan pembagian warisan dilakukan mediasi yang di pelopori oleh aparatur desa, dan pemuka agama yang berpedoman pada dasar syariat hukum Islam dan Qanun aceh.
Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Pengelolaan Hutan Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Aceh Utara Yulia, Yulia; Herinawati, Herinawati
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 3 (2022): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i3.16122

Abstract

The forest management based on deep local wisdom has existed in the history of the Aceh community since the reign of Sultan Iskandar Muda. That is by applying the Forest Customary Law through the Forest Pawang Customary Institution. This Customary institution has a very important and strategic role in educating and inviting forest communities to be involved in forest management based on local wisdom. This service activity aims to increase understanding with village apparatus and traditional institutions in forest management based on local wisdom. This service is carried out through socialization and legal counseling in North Aceh District, namely: Sawang, Nisam, Langkahan, Pirak Timu, Paya Bakong and Geuredong Pasee sub-districts, because these districts still have high forest intensity. The results of this activity have provided an understanding for gampong apparatus and customary institutions in forest management and built an intensive communication network between village apparatus, traditional institutions and the district leadership meeting so that they can work together in protecting and conserving the forest. It is recommended to the village apparatus and customary institutions to immediately form the Forest Pawang Customary Institution and Village Qanun regarding forest management.