Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Berbantuan Aplikasi Kahoot Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI SMA Negeri 6 Solok Nia Safira; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.208

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar di SMAN 6 Solok Selatan khususnya di kelas XI IPS I. Upaya yang tepat untuk mengatasi masalah hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw berbantuan aplikasi kahoot. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran sosiologi selama proses pembelajaran menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw berbantuan aplikasi kahoot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan di lakukan pada kelas XI IPS I. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi, tes, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan membandingkan presentase ketuntasan belajar. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori konstruktivisme dari vygosky dan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Setelah penerapan model dan media tersebut meningkat pada siklus I sebesar 50,82%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,5%. Dengan demikian, data hasil peningkatan hasil belajar siswa akan dilihat melalui pretest dan posttest dari siklus 1 ke siklus 2 dalam 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw berbantuan aplikasi kahoot dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Diferensiasi Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Siswa Fase E di SMAN 1 Solok Selatan Aisah Firi Yani; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.209

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis diferensiasi siswa Fase E SMAN 1 Solok Selatan. Jenis penilitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Jenis rancangan yang digunakan Post Tes tanpa Pre Tes (Post Test Only Control Design). Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu model pembelajaran group investigation berbasis diferensiasi variabel terikat. Hasil belajar variabel bebas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 (kelas eksperimen dan kontrol masing-masing berjumlah 36 orang), yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini adalah hasil belajar sosiologi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan objektif dan analisis data pada penelitian ini adalah skor dari hasil tes siswa yang diperoleh dengan metode konvensional dan model pembelajaran group investigation berbasis berdiferensiasi. Hasil penelitian ini ada tiga. Pertama, hasil belajar Sosiologi siswa kelas Fase E Solok Selatan tanpa menggunakan model pembelajaran group investigation berbasis diferensiasi memperoleh nilai rata-rata 74 dengan kualifikasi 66-75% yaitu lebih dari cukup (LdC). Kedua, hasil belajar Sosiologi siswa kelas Fase E Solok Selatan menggunakan model pembelajaran group investigation berbasis difensiasi memperoleh nilai rata-rata 88 dengan kualifikasi 86-95% yaitu baik sekali (BS). Ketiga, berdasarkan uji-t yang dilakukan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran group investigation berbasis difensiasi terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas Fase E SMAN 1 Solok Selatan thitung > t tabel (7,53>1,671) dengan demikian H1 diterima karena th > tt.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Ular Tangga dalam Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Sosiologi Fase E di SMA Negeri 8 Padang Silvina Rahmaddani; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.213

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar fase E di SMA Negeri 8 Padang pada mata pelajaran sosiologi. hal ini diduga disebabkan karena media pembelajaran yang kurang bervariasi dan model pembelajaran yang diterapkan juga masih menggunakan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah, sehingga membuat siswa aktif dalam pembelajaran. Kondisi pembelajaran yang seperti ini menunjukan bahwa metode ceramah kurang efektif pada pembelajaran. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan ular tangga dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi fase E di SMA Negeri 8 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan lembar observasi, tes, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan membandingkan presentase ketuntasan hasil belajar siswa fase E7. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kognitif Jean Piaget. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi pada setiap siklus, peningkatan terjadi dari pra tindakan dengan hasil belajar siswa 50,28%, setelah dilakukannya siklus I meningkat menjasi 68,85%, namun belum mencapai nilai minimum pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan menjasi 77,42%. Sehingga dapat disimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa fase E7 di SMA Negeri 8 Padang Tahun ajaran 2023/2024 dengan menggunakan materi interaksi sosial.
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning dengan Metode Debat Terhadap Kemampuan Critical Thinking dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 12 Padang Revitasari Revitasari; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.220

Abstract

Pembelajaran sosiologi melibatkan studi tentang masyarakat, budaya dan interaksi sosial, dalam proses ini terdapat beragam prespektif dan teori yang berbeda. Critical thinking penting untuk dimiliki siswa karna dengan memiliki kemampuan critical thinking siswa dapat memahami perspektif-perspektif ini dengan lebih baik, mengevaluasi kelebihan dan kelemahan masing-masing, serta menyimpulkan secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning yang dikombinasikan dengan metode debat terhadap kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 12 Padang, yang dianalisis dengan menggunakan teori pembelajaran bermakna oleh David P. Ausubel. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain nonequivalent control group design. Teknik pengambilan data meliputi observasi, tes dan studi dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan critical thinking siswa di kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan metode debat. Peningkatan ini terlihat pada kelas eksperimen, di mana sebelum perlakuan rata-rata 46,66 meningkat menjadi 80,18 setelah diberi perlakuan. Peningkatan kemampuan critical thinking ini karena siswa tidak hanya belajar untuk menyerap informasi, tetapi juga menghubungkan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi tersebut secara bermakna.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantu Quizizz dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping Nurul Kartika Rizani; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Lubuk Sikaping khususnya kelas XI IPS 2. Upaya yang tepat untuk mengatasi masalah keaktifan belajar siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping pada pembelajaran sosiologi, dengan menerapkan cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz tahun ajaran 2023/2024. Teori yang digunakan yakni teori kognitif belajar bermakna (meaningful learning) yang sejalan dengan judul penelitian dimana mengharapkan memberikan kebermaknaan dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajran yang baru dan interaktif. Penelitian ini termasuk penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping, desain penelitiannya yakni Tindakan kelas dari Mc Taggart, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas. Setelah penerapan model dan media tersebut meningkat pada siklus I sebesar 40,61%. Kemudian pada siklus II meningkat menjadi 81,02%. Hasil penelitian ini mengkategorikan siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping dengan penerapan model cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz dikatakan tinggi.
Strategi SMA Negeri 3 Padang Mempertahankan Prestasi Akademik Peserta Didik Pada Sistem Zonasi PPDB Muhammad Fachri Irvandi; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.243

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti dalam melihat implementasi zonasi bertujuan untuk pemerataan pendidikan namun kebijakan ini berdampak kurang baik. Tujuan penelitian disini yaitu mendeskripsikan strategi SMA Negeri 3 Padang dalam mempertahankan prestasi akademik peserta didik pada sistem zonasi ppdb. Teori yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Teori struktural-fungsional Talcott Parsons. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 20 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Keabsahan data yang dilakukan dengan cara triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rendahnya kualifikasi peserta didik dan terjadinya Culture gap guru dalam PBM membuat tersebut merupakan kesulitan yang dihadapi oleh guru dan sekolah. Oleh sebab itu, strategi yang digunakan untuk mempertahankan prestasi akademik peserta didik pada sistem zonasi PPDB, yaitu, (1) Study Club Sebagai Wadah meningkatkan prestasi akademik (2) Implementasi pembelajaran Reward dan Punisment(3) Pemberdayaan Guru (lokal karya, workshop, seminar, dan lainnya).
Penerapan Sistem Pembelajaran Moving Class di SMAN 1 Pariangan Kabupaten Tanah Datar Gita Putri; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.258

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sistem pembelajaran moving class yang baru diterapkan di SMAN 1 Pariangan pada tahun ajaran 2023/2024. Terdapat beberapa strategi penerapan sistem moving class yang harus dilakukan sekolah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu: bagaimana penerapan sistem pembelajaran moving class di SMAN 1 Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian disini yaitu untuk mengetahui penerapan sistem pembelajaran moving class di SMAN 1 Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling, kriteria dalam penelitian ini sudah diketahui oleh peneliti dengan pertimbangan informan yaitu anggota masyarakat SMAN 1 Pariangan yang paling mengetahui tentang masalah yang akan diteliti oleh peneliti dengan jumlah informan 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara tatap muka dan studi dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan triangulasi data. Teknis analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pembelajaran moving class yang dilakukan belum sepenuhnya sesuai dengan strategi penerapan yang ada. Diantaranya guru belum memberikan kebebasan siswa memilih tempat duduk, waktu bel perpindahan yang belum sesuai, perpustakaan referensi belajar dikelas yang belum ada, serta sekolah belum melaksanakan remedial dan pengayaan secara kolaboran atau team teching. Sehingga penerapan sistem pembelajaran moving class menjadi masih belum efektif karena belum memenuhi beberapa strategi dari penerapan moving class tersebut.
Peningkatan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Sosiologi dengan Model Kooperatif Two Stay Two Stray di SMAN 1 Linggo Sari Baganti Nesa Monicha; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya partisipasi peserta didik pada pembelajaran sosiologi karena kurang tepatnya guru melakukan penerapan model pembelajaran yang telah dirancang sesuai dengan modul ajar yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk upaya mengatasi rendahnya tingkat partisipasi peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Desain penelitian menggunakan John Elliot yang terdiri dari empat tahapan yang harus dilalui yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada kelas Fase E 5 SMAN 1 Linggo Sari Baganti Pesisir Selatan tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 35. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui meningkatnya partisipasi peserta didik menggunakan perhitungan rumus F= f/N x 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat meningkatkan partisipasi peserta didik. Rata-rata yang diperoleh Pada siklus 1 tingkat partisipasi peserta didik sebesar 46%. Kemudian dilanjutkan pada siklus 2 rata-rata yang diperoleh tingkat partisipasi peserta didik dengan 2 kali pertemuan sebesar 78%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat partisipasi peserta didik berada Pada kategori baik setelah dilakukannya penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS).
Pengembangan Sumber Belajar Menggunakan Google Site Berbantuan Linktree Pada Mata Pelajaran Sosiologi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA N 1 Lubuk Basung Nurul Fadilah; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.261

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya sumber belajar yang disediakan oleh sekolah serta guru belum mengoptimalkan penggunaan media dalam proses pembelajaran sehingga ini akan berdampak kepada nilai peserta didik yang masih rendah di SMA N 1 Lubuk Basung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana capaian hasil belajar peserta didik setelah menggunakan Google Site sebagai sumber belajar pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SMA N 1 Lubuk Basung. Jenis dan model yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah jenis penelitian Research and Development (R&D) dan model pengembangan 4D (fourD) yang terdiri dari difine (tahap pendefenisian), design (tahap perancangan), develop (tahap pengembangan) dan disseminate (tahap penyebaran). Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket dan test yang dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian adalah teori belajar konstruktivisme yang dikembangan oleh Lev Semenovich Vygotsky. Tingkat validasi dari produk sumber belajar yang dilakukan oleh 2 validator dengan jumlah 79% dengan kategori valid, untuk uji praktikalitas yang dilakukan oleh guru dengan jumlah 95% dan uji praktikalitas yang dilakukan oleh peserta didik dengan jumlah 90% dengan kategori praktis. Penelitian ini dilakukan 1 kali pertemuan dengan waktu 5 jam pelajaran dengan materi Integrasi Sosial. Model digunakan dalam proses pembelajaran adalah problem based learning menggunakan sumber belajar Google Site dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, siswa menjadi lebih fokus dalam pembelajaran, siswa lebih tertarik untuk belajar, siswa mempunyai keinginan mengerjakan latihan yang diberikan, peserta didik akan lebih paham dengan materi yang diberikan karena didalam sumber belajar tersebut sudah ada ringkasan materi, video pembelajaran serta soal sebagai evaluasi peserta didik. Hasil penelitian mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas Sosiologi 5 SMA Negeri 1 Lubuk Basung.
Penerapan Model Kooperatif Make A Match Berbantuan Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas X Fase E SMA Eka Sakti Padang Monalisa Monalisa; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan model kooperatif make a match berbantuan wordwall. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini menggunakan desain PTK Kemmis dan Mc Taggart dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Fase E SMA Eka Sakti Padang tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar, lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Indikator keberhasilan belajar yaitu nilai rata-rata meningkat dan ketuntasan belajar siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM 76). Teknik analisis data berupa analisis data kuantitatif dan kualitatif. Teori yang digunakan dalam analisis penelitian ini adalah teori kognitif Ausubel yang dikenal sebagai teori belajar bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif make a match berbantuan wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Hal ini terlihat dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata siklus I adalah 70 dan persentase ketuntasan 50%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II hasil belajar meningkat secara signifikan dengan nilai rata-rata 84,66 dan persentase ketuntasan sebesar 86,66% dengan kategori sangat baik.