Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

PENGELOLAAN LINEN RUMAH SAKIT DAERAH dr. ADNAAN WD PAYAKUMBUH SUMATERA BARAT Darwel Darwel Darwel; Rahmi Hidayanti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.791 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i3.231

Abstract

AbstractThe organization of environmental health of the hospital is carried out according to the environmental health requirements of the hospital. One of the supporting factors for hospitals in restoring patient health is the provision of linen. Regional General Hospital Dr. Adnaan WD Payakumbuh is a type C regional hospital. Linen infectious and non-infectious patients used ex-patients or former health service activities are produced every day and no sorting of infectious and non-infectious linen is not done. Washing linen uses 1 washing machine to wash all types of linen, does not have a linen carriage storage room, coordination of linen staff with other parts, especially in repairing facilities and equipment is not optimal, linen managers still do not use personal protective equipment (PPE). This study aims to determine the description of linen management at Adnaan WD Payakumbuh Hospital. The research is descriptive with an observation approach. The research instrument used a checklist and measurements referring to the Kepmenkes RI No 1204 in 2004. The data were analyzed descriptively in the form of tables and percentages. The results of the 80% linen washout, 100% linen collection stage, 100% transportation stage, 100% acceptance stage, 100% washing stage, 80% storage stage, and 100% distribution stage fulfilled the requirements.Keywords: infection, non-infection, linen, hospital
DETERMINAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIOBAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Zicof, Erick; Hidayanti, Rahmi; Darwel, Darwel; Fadilah, Aisya
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3237

Abstract

Penyakit malaria merupakan suatu penyakit infeksi yang memberikan morbiditas yang cukup tinggi di dunia dan merupakan penyebab mortalitas ke-3 tertinggi di dunia. Di Indonesia, Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurun kan produktivitas kerja . Profil Kesehatan Sumatera Barat tahun 2020 menunjukkan bahwa Kabupaten/Kota yang telah mencapai eliminasi malaria sebanyak 16 kab/kota. Sebanyak 18 Kab/Kota di Sumatera Barat sudah API <1 per 1000 penduduk). Hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum mencapai target, dimana API Kabupaten Mentawai 3 per 1000 penduduk . Berdasarkan data kasus malaria hingga akhir Januari 2022, Dari 15 Puskesmas yang ada, jumlah kasus tertinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sioban dengan angka 228 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan kondisi rumah, breeding place, perilaku kebiasaan penggunaan kelambu, kebiasaan keluar malam, perilaku penggunaan obat nyamuk (repellent) dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode fixed disease sampling dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1:1. Lokasi pengambilan data dilakukan di ng pada bulan Januari sampai dengan November 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan perilaku pencegahan, kondisi rumah dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria, sedangkan keberadaan breeding place tidak berhubungan dengan kejadian malaria berdasarkan hasil penelitian.