Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Keselamatan Pasien Pada Pemeriksaan Radiologi CT Scan Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Angella, Shelly; Jariah, Syarifah Annisatun; Yoshandi, T.Mohd; Purnamasari, Devi; Annisa, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13923

Abstract

Keselamatan pasien merupakan masalah global yang sangat penting saat ini, terutama meningkatnya laporan klaim terkait kesalahan medis yang dialami. Pemeriksaan CT Scan memanfaatkan radiasi sebagai sumber pembentukan citra. Enam sasaran keselamatan pasien harus di terapkan selama pemeriksaan berlangsung. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana penerapan keselamatan pasien oleh radiografer selamapemeriksaan radiologi CT Scan. Penelitian dilaksanakan melalui observasi, dokumentasi dan pengisian kuisoner. Kegiatan peneilitian dilaksanakan di Rumah Sakit bagian Instalasi radiologi khususnya pada area CT Scan di tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. yang diperoleh mengenai penerapan 6 sasaran keselamatan pasien (6 SKP) pada pemeriksaan radiologi dengan modalitas CT Scan di instalasi radiologi Pengisian kuisoner oleh pasien CT Scan Kontras diperoleh hasil untuk kategori rendah mendapatkan nilai persentase sebesar 65%. Untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori sedang nilai persentasenya sebesar 20,3% dan untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori tinggi sebesar 14,7%. Dapat disimpulkan penerapan CT Scan Kontras Keselamatan Pasien di Instalasi Radiologi berada pada kategori rendah.
Analisis Faktor Penyebab Repeat Exposure Pada Citra Radiograf Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) Bisra, Marido; Fadila, Rona; Purnamasari, Devi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21063

Abstract

Pemeriksaan radiografi merupakan prosedur penting dalam diagnosis medis. Namun, pengulangan (repeat exposure) pada citra radiograf dapat meningkatkan paparan radiasi yang tidak perlu kepada pasien dan menunjukkan adanya ketidakefisienan dalam prosedur pelayanan. Standar pengulangan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan adalah ≤2%, namun belum ada analisis repeat exposure yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pengulangan citra radiograf dan menganalisis faktor-faktor penyebabnya di Instalasi Radiologi Rumah Sakit PMC. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap pemeriksaan radiografi selama bulan Maret hingga Mei 2025. Data dianalisis menggunakan rumus perhitungan persentase pengulangan dan dikategorikan berdasarkan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukan Dari 944 pemeriksaan radiografi yang dilakukan selama periode tersebut, ditemukan 82 kasus pengulangan dengan persentase sebesar 8,6%, yang melebihi batas standar nasional. Faktor penyebab terbesar adalah posisi pasien (40,2%), diikuti oleh pergerakan pasien (25,6%), artefak (23,1%), dan masalah teknis pada alat (10,9%).
Enhancing Early Childhood Creativity Through Augmented Reality-Assisted Drawing Pattern Development at Nurul Qolbi Kindergarten Indrayani, Komala; Meliani, Fitri Meliani; Fuji Aryani, Dwi; Suniah, Suniah; Purnamasari, Devi; Intan, Soleha
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 6 No. 2 (2025): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing creativity in early childhood is very important because early childhood is a golden period in the growth and development of children. However, the results of observations at Nurul Qolbi Kindergarten show that children's creativity is still less than optimal due to monotonous learning and minimal use of innovative learning media. This study aims to improve the creativity of early childhood through the development of drawing patterns with the help of Augmented Reality (AR) technology at Nurul Qolbi Kindergarten. This Classroom Action Research was conducted on children aged 4-5 years for two cycles with the Kurt Lewin model. Data were collected using observation, documentation and assessment techniques of children's work. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study showed that before the application of AR, children's creativity was relatively low. However, after the application of AR-assisted drawing pattern development learning, there was an increase in children's creativity, both in original ability, fluency, flexibility, and elaboration of ideas. It was concluded that the use of Augmented Reality (AR)-assisted drawing pattern development can improve the creativity of early childhood. It is recommended that educators can utilize this technology-based learning media to create a more innovative and interactive learning experience.
PENINGKATAN KESADARAN PEKERJA PENCETAK BATU BATA TERHADAP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT DAN SELAMAT Yoshandi, Tengku Mohammad; Suffanda, Zeri; Surya, Ibnu; Angella, Shelly; Purnamasari, Devi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24807

Abstract

Abstrak: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih dianggap remeh oleh masyarakat. Alat Pelindung Diri (APD) bahkan dianggap sebagai pengganggu dalam bekerja. Kurangnya kesadaran dapat membahayakan diri pekerja, maka dari itu tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan K3 pada pekerja komunitas produksi batu bata khususnya di tenayan raya untuk meningkatkan tingkat kesadaran terhadap K3 guna meningkatkan safety awareness dan praktik keselamatan kerja. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap K3 maka produktifitas batu bata juga akan meningkat yang berimbas pada peningkatan ekonomi komunitas. adapun mitra yang dipilih merupakan salah satu anggota UMKM pencetak batu bata yang berdomisili di Kecamatan Tenayan Raya . Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengadakan sosialisasi dan pendampigan kepada mitra. Tahapan kegiatan ini berjalan dengan 3 tahap, yakni (1) persiapan kegiatan; (2) pendampingan; dan (3) evaluasi, dengan melihat peningkatan pre-test dan post-test dari anggota mitra . Hasil dari kegiatan adalah semakin tingginya kesadaran yang dapat dilihat dari kenaikan kesadaran terhadap keselamatan sebesar 75% .dari pekerja untuk menggunakan APD dalam pekerjaan meskipun merasa tidak nyaman dalam bekerja, selain itu pekerja juga merasa lebih nyaman dalam bekerja sudah memahami segala risiko pada area bekerja dan tindakan pencegahan.Abstract: Occupational Safety and Health (OSH) in Indonesia regarded as undervalue in occupation by workers. Therefore, the Personal Protective Equipment (PPE) considered as an obstacle during works. This lack of awareness to safety will bring danger to the workers, therefore the objective of this community service was to introduced OSH to the Brick-Producer workers situated in Tenayan Raya, Riau to increase the workers’ awareness to OSH. The increase of awareness also followed by the increase of the collaborators’ economy activity. The chosen collaborator was a member of brick-producer community which domiciled in Tenaya Raya. This home industry have been established since 2020 and able to sold thousands of brick to their consumers. Despite all that, the collaborator have an issue in safety of production, thus the team assisted in solving the issue by metored to increase the OSH awareness in occupational area. The steps of this activity were run with three steps, which were (1) program preparations; (2) mentoring; (3) evaluation. The result of this program was the increased awareness of workers towards OSH even though most of them did.
Analisis Hubungan Tingkat Infeksi Nosokomial dengan Pola Kerja Petugas Radiologi Menggunakan Pendekatan Statistik Komputasional Purnamasari, Devi; Bisra, Marido; Angella, Shelly
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i1.1569

Abstract

Infeksi nosokomial menjadi tantangan global bagi rumah sakit, karena mengakibatkan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas, biaya pengobatan yang lebih tinggi dan memperpanjang durasi perawatan. Oleh karena itu, pencegahan menjadi standar pelayanan yang penting dalam fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan infeksi nosokomial dengan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi oleh radiografer di Instalasi Radiologi RS. Berdasarkan hasil observasi di Instalasi Radiologi RS bahwasanya, radiografer yang bertugas pada area pemeriksaan konvensional saat melakukan kebersihan tangan menggunakan air dan sabun maupun dengan alkohol, tidak mempraktikkan 6 langkah cuci tangan. Lalu, tidak menggunakan alat pelindung diri masker saat berinteraksi langsung dengan pasien dan saat mengatur posisi pemeriksaan. Dalam meningkatkan upaya praktik pencegahan dan pengendalian infeksi secara baik dan konsisten, diperlukan tingginya pengetahuan radiografer tentang infeksi nosocomial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pedoman padaradiografer dalam menjalankan keselamatan kerja terutama menghindari infeksi nosocomial. Metode penelitian menggunakan 20 orang pekerja radiasi dengan melakukan uji hubungan. Hasil menunjukkan p-value sebesar 0,032 menunjukkan bahwa risiko infeksi meningkat tajam pada kelompok petugas dengan pola kerja tidak disiplin terhadap SOP kebersihan dan dekontaminasi diri.
Pelatihan Edukatif Cultural melalui Video Kreatif dan Konten Digital untuk Meningkatkan Literasi Budaya Umami, Zahrotul; Purnamasari, Devi; Basori, Muhamad Hasan; Patriantoro, Teguh Hartono; Maulana, M.Safrialdy; Laksana, Deddy Award Widya; Widyatmoko, Karis
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3178

Abstract

Museum Lokal Grobogan sebagai repositori budaya dan sejarah memiliki peran strategis dalam pelestarian warisan budaya. Namun, minat kunjungan dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap museum masih rendah.  Tujuan pengabdian ini adalah  untuk meningkatkan pengetahuan dan apresiasi generasi muda terhadap budaya Grobogan melalui pelatihan pembuatan video kreatif dan konten digital, serta  manfaatnya  untuk menciptakan duta budaya digital yang dapat mempromosikan kekayaan budaya lokal. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: (1) Pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta; (2) Pelaksanaan Pelatihan yang mencakup pemberian materi tentang kekayaan budaya Grobogan, teknik pembuatan video, dan strategi konten digital; dan (3) Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pretest menunjukkan pemahaman awal peserta masih tergolong rendah (rata-rata nilai 45,2). Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan (rata-rata nilai 82,5). Peserta juga berhasil memproduksi 150 konten digital yang menjangkau lebih dari 85.000 orang. Pelatihan edukatif cultural melalui media video kreatif dan konten digital terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong partisipasi aktif generasi muda sebagai duta budaya digital.
Penerapan Dekontaminasi Tubuh Dalam Meminimalisir Infeksi pada Petugas Radiologi Purnamasari, Devi; Salim, Agus; Bisra, Marido
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petugas radiologi merupakan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terpapar berbagai agen infeksi, baik melalui kontak langsung dengan pasien, lingkungan rumah sakit, maupun peralatan medis yang digunakan. Risiko ini semakin meningkat karena adanya paparan cairan tubuh, percikan darah, dan kemungkinan kontaminasi radiasi yang berhubungan dengan prosedur diagnostik maupun intervensi. Oleh karena itu, diperlukan strategi preventif yang sistematis dan terukur untuk menjaga keselamatan petugas radiologi. Salah satu upaya yang relevan adalah penerapan prosedur dekontaminasi tubuh secara tepat dan konsisten. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan petugas radiologi dalam menerapkan langkah-langkah dekontaminasi tubuh, sehingga dapat meminimalisir risiko terjadinya infeksi nosokomial maupun penyakit akibat kerja. Sasaran utama kegiatan adalah petugas radiologi di rumah sakit mitra dan mahasiswa radiologi yang sedang menjalani praktik klinik dengan 92% peserta mampu menyelesaikan proses dekontaminasi dengan benar. Dengan adanya penerapan dekontaminasi tubuh secara konsisten, diharapkan petugas radiologi mampu melindungi diri dari risiko infeksi sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di fasilitas pelayanan Kesehatan