Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Yang Tidak Bekerja Di Posyandu Widosari Kelurahan Kricak Wilayah Kerja Tegalrejo Yogyakarta Solechatun Ramadhoni, Fitriana; Kharisah Diniyah; Intan Mutiara Putri
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI Eksklusif adalah makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi karena alami dan mengandung berbagai zat yang dibutuhkan bayi dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, serta dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit. Dari data yang didapatkan bahwa 81,1% bayi mendapatkan ASI eksklusif di Kota Yogyakarta merupakan salah satu dari lima kabupaten yang dimiliki oleh DIY dan Pada tahun 2021 yang belum mencapai target cakupan ASI di Kota Yogyakarta sebesar (71,8%). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang tidak bekerja di Posyandu Widosari Kelurahan Kricak Wilayah Kerja Tegalrejo Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan Cross Sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 72 responden. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner data dianalisa dengan teknik analisis univariat dan bivariate menggunakan Uji Chi Square. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa usia ibu p-value (0.049<0.05), pendidikan p-value (0.009<0.05), paritas p-value (0.005<0.05), dukungan suami p-value (0.002<0.05), pengetahuan ibu p-value (0.024<0.05) menunjukkan adanya hubungan antara usia, pendidikan, paritas, dukungan suami dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif.
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Personal-Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Miftahunnajah Sleman Yogyakarta Wulandari, Rarania Tilana; Putri, Intan Mutiara; Herfanda, Esitra
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19, No.1 Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i1.1307

Abstract

Adolescents have problems related to genital hygiene, namely poor behavior or habits associated with maintaining the cleanliness of reproductive organs. Personal hygiene knowledge is vital during adolescent menstruation because it influences behavior in caring for reproductive health during menstruation. The purpose of this study is to evaluate the association between knowledge and personal hygiene behavior in adolescent girls during menstruation. This is quantitative study using a cross-sectional approach. The total sampling strategy was used to select 44 young women for this study. A questionnaire is being used to collect data in this study. The Fisher exact test was employed to analyze the data in this study. According to the findings of the study, 23 teenagers (52.3%) had adequate understanding of personal hygiene during menstruation. Personal hygiene habits among teenage females during menstruation was good for 41 of them (93.2%). The P-value for the analysis was 0.001 (0.05), demonstrating a link between knowledge and personal hygiene behavior. Conclusion : Good knowledge has been proven to cause good personal hygiene behavior in adolescents. Suggestion : Miftahunnajah Yogyakarta Islamic Boarding School can routinely provide information related to personal hygiene so that young women have good knowledge and personal hygiene behavior.
Penerapan Metode First In First Out (FIFO) sebagai Strategi Pengurangan Kerugian Produk pada Toko Kelontong Elvina Wibowo, Rizqia Khairunnisa; Amalia Yuliana Syahba; Intan Mutiara Putri; Fitri Ayu Faddilla; Rusdi Hidayat Nugroho
Business and Investment Review Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.236

Abstract

This study aims to analyze the application of the First In First Out (FIFO) method in reducing product losses at Elvina Grocery Store. This study uses a qualitative descriptive research method, by conducting interviews with three managers of Elvina grocery stores. The results of this study indicate that Elvina Grocery Store applies the First In First Out (FIFO) method to reduce losses by routinely checking expiration dates and arranging products according to their expiration dates, with products with longer expiration dates placed at the back. In addition, if there is damage to consignment or deposited products, these products will be returned to the product owner. The implementation of the First In First Out (FIFO) method at Elvina grocery stores has proven effective in reducing product losses caused by damage and product expiration dates. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam mengurangi kerugian produk pada Toko Kelontong Elvina. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan melakukan wawancara dengan tiga karyawan Toko Kelontong Elvina. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Toko Kelontong Elvina menerapkan metode First In First Out (FIFO) untuk mengurangi kerugian, dengan cara pengecekan rutin terhadap tanggal expired dan menata produk sesuai masa expired, yaitu produk dengan masa expired yang lebih lama akan diletakkan di bagian belakang. Serta jika terjadi kerusakan pada produk konsinyasi atau produk titipan, produk tersebut akan di return kepada pemilik produk. Penerapan metode First In First Out (FIFO) pada Toko Kelontong Elvina terbukti efektif dalam mengurangi kerugian produk, yang disebabkan oleh kerusakan dan masa expired produk. Kata kunci: First In First Out (FIFO), Ritel, UMKM
Hubungan Usia Dan Paritas Dengan Kejadian Perdarahan Postpartum Pada Ibu Bersalin Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Izza Syifa Wahyu Salfaira; Luluk Rosidah; Intan Mutiara Putri; Sri Ratnaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.112

Abstract

Postpartum hemorrhage is the leading cause of maternal death worldwide with the incidence of 5%-10% of all deliveries. Bleeding is still a major problem in obstetrics today. Bleeding is the third leading cause of maternal death in both developed and developing countries, namely obstetric hemorrhage (27.03%). Approximately 14 million women worldwide suffer from postpartum hemorrhage each year, causing more than 70,000 maternal deaths. This study aims to determine the relationship between maternal age and parity and the incidence of postpartum hemorrhage in mothers giving birth at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. The sample of this study were 41 mothers giving birth at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital which were selected by the quota technique sampling. The data source used was secondary data, namely medical records. Data analysis of the results the relationship between age and the incidence of postpartum hemorrhage shows that the results of the chi square test obtained a p-value = 0.02 or p < 0.05 with the results of OR = 14,625. Thus, Ha is accepted and Ho is rejected; which means there is a significant relationship between maternal age and the incidence of postpartum hemorrhage at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. The results of the chi square test obtained a p value = 0.08 or p < 0.05 with the results of OR = 7,464. Therefore, Ha is accepted and Ho is rejected; which means there is a significant relationship between maternal parity and the incidence of postpartum hemorrhage at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. So that the results obtained reveals that there is a relationship between age and parity and the incidence of postpartum hemorrhage. For postpartum mothers, it is expected that they have to consider the age and number of children in planning pregnancy at the right time. In addition, routine pregnancy check-ups with health workers should be carried out by the mother to detect the symptoms, so as to reduce the risk factors for bleeding and as a form of preventive efforts.
Pengaruh Penyuluhan Dengan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sadari Pada Siswi MAN 1 Sleman Yogyakarta Bisyarotul Walidah; Anjarwati; Intan Mutiara Putri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.116

Abstract

Data Globocan tahun 2020 menyebutkan jumlah kasus kanker payudara sebesar 11,5% dari seluruh penderita kanker di dunia dengan angka kematian sebesar 6,9%. Tingginya angka kejadian kanker payudara disebabkan kurangnya informasi dan edukasi tentang kanker payudara untuk melakukan deteksi dini dengan SADARI sejak remaja. Penggunaan media penyuluhan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan salah satunya adalah media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan SADARI pada remaja. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One Group Pre test dan Post test Design. Sampel berjumlah 56 remaja putri dengan pengambilan sampel secara teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pengetahuan siswi sebelum diberikan intervensi dalam kategori cukup yakni 76,8% dan sesudah diberikan intervensi dalam kategori baik yakni 51,8%. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh p value = 0,00 < 0,05 yang menunjukkan ada pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri di MAN 1 Sleman Yogyakarta mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada siswi di MAN 1 Sleman hendaknya lebih kritis khususnya pada indikator pengetahuan dan faktor resiko kanker payudara, bisa dengan sering melihat audio visual yang ditampilkan saat penyuluhan agar mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dan berkualitas.
Gambaran Tindakan Indikasi Episiotomi Pada Persalinan Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Sleman Yogyakarta Kurniaty Asa; Rosmita Nuzuliana; Intan Mutiara Putri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.165

Abstract

Episiotomi adalah tindakan medis yang sering dilakukan saat persalinan untuk memperbesar jalan lahir dengan membuat sayatan pada perineum, area antara vagina dan anus. Di Indonesia, sekitar 75-83% ibu yang melahirkan secara pervaginam mengalami laserasi perineum, dan 63% dari kasus tersebut memerlukan jahitan akibat episiotomi atau robekan spontan. Di RS PKU Muhammadiyah Gamping, tercatat 106 kasus episiotomi selama tahun 2024. Luka akibat episiotomi dapat menimbulkan rasa sakit yang mengganggu aktivitas seharihari seperti berjalan, duduk, dan buang air kecil selama 2– 3 minggu, serta berisiko mengalami infeksi jika tidak dirawat dengan baik. Oleh karena itu, tindakan episiotomi harus dilakukan berdasarkan indikasi medis yang tepat dan teknik yang sesuai, sejalan dengan program pemerintah yang mengedepankan asuhan sayang ibu dan bayi. Penelitian deskriptif dengan total sampling ini bertujuan menggambarkan indikasi episiotomi pada persalinan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Hasil menunjukkan indikasi utama episiotomi adalah perineum kaku (30,19%), diikuti oleh bayi premature (23,58%), vakum ekstraksi (19,81%), bayi besar (10,38%), gawat janin (10,38%), dan persalinan sungsang (5,66%). Simpulan: Episiotomi masih sering dilakukan berdasarkan indikasi klinis tertentu yang berhubungan dengan resiko komplikasi persalinan dengan indikasi utama perineum kaku. Saran: Ibu hamil dianjurkan rutin senam kegel dan pijat perenium, petugas melakukan episiotomi berdasarkan indikasi medis yang jelas,bukan dilakukan secara rutin.
Hubungan Dukungan Keluarga Tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta Ega Putri Novalia; Intan Mutiara Putri; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.266

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang paling sering terjadi pada remaja putri, terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan, serta faktor-faktor seperti menstruasi, kurangnya asupan makanan bergizi, dan rendahnya penyerapan zat besi. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, prevalensi anemia pada remaja putri meningkat signifikan, terutama di Kabupaten Sleman.Salah satu upaya pemerintah adalah pemberian tablet tambah darah .Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dapat dimaksimalkan melalui dukungan keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah sebanyak 51 siswi dengan pengambilan sample secara teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan Hb menggunakan easy touch GCHb, kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil menunjukkan nilai p- value = 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri. Harapan selanjutnya bagi remaja lebih sadar pentingnya konsumsi TTD secara teratur dan terbuka kepada keluarga tentang kondisi kesehatannya untuk mencegah anemia.
Kelompok Ayah Pendukung ASI Dukuh Salakan Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta Luluk Rosida; Intan Mutiara Putri
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.766

Abstract

Pemberian ASI eksklusif pada bayi bukan hanya  tanggung jawab ibu. Dukungan suami, keluarga, dan masyarakat serta pihak yang terkait lainnya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perilaku ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayi. Keberhasilan ASI eksklusif merupakan hubungan segitiga antara ibu, anak dan suami  (Simaratama, 2009). Keikutsertaan suami secara aktif dalam masa kehamilan membantu keberhasilan istri dalam mencukupi pemberian ASI untuk bayi. Peran suami turut menentukan keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Hal ini karena kelancaran refleks pengeluaran ASI (let down reflek) dipengaruhi oleh keadaan emosi atau perasaan (Roesli, 2012). Permasalahan yang ditemukan selanjutnya dirumuskan bersama mitra yaitu Cakupan ASI eksklusif yang masih dibawah target, adanya ibu hamil yang berjumlah 8 orang membutuhkan dukungan terhadap persiapan pemberian ASI eksklusif, kelompok ayah yang belum mengetahui tentang perannya dalam mendukung ASI eksklusif Solusi yang sepakatibersama mitra adalah pelatihan kelompok ayah pendukung ASI.Kehadiran para ayah di tengah didalam keluarga akan memberikan dukungan dalam pemberian ASI eksklusif.
Co-Authors Afita, Anggit Asnea Aissa Siti Rahmanda Amalia Yuliana Syahba Amalina Inkha Suryani Ambaul, Ambaul Latifah anggit asnea afita Anjarwati Anjarwati Annisa Rusdi Apriliana Apriliana APRILIANA, APRILIANA Ariyanto, Andry Arvina Devi Widhihastuti Azkiyah, Syiva Berliana Mita Endarti Bisyarotul Walidah Bisyarotul Walidah Daryanti, Menik Sri Dea siskia Deva Indowidy Santiya Dewi Rokhanawati Dewi Rokhanawati Dewi Rokhanawati, Dewi Dian Purbasari Djaswadi Dasuki Dwihestie, Luluk Ega Putri Novalia Endang Sri Sukamti Erlinda Sari Nurhidayath Esitra Herfanda Evi Nurhidayati Evi Wahyuntari Fajarini, Nurbita Fathiyaturrohmah *, Fathiyaturrohmah Fitri Ayu Faddilla Gokir Nengak Hana Sakti Setyaningsih Hidayat, Asri Indah Respati Kusumasari Ismarwati Ismarwati Ismarwati Rendra Widyatama I.M. Sunarsih Sutaryo Istri Utami Istri Utami, Istri Izza Syifa Wahyu Salfaira Izza Syifa Wahyu Salfaira Jumiati, Raodiatul Kafah Dewantara Lawitani Kharisah Diniyah, Kharisah Kurniaty Asa Kurniaty Asa Luluk Dwihestie Luluk Khusnul Dwihestie Luluk Rosida Luluk Rosidah Luluk Rosidah Luthfiyyah, Laily M. Hufron N. Rachma Novalia, Ega Putri Nunung Ismiyatun Nurul Mahmudah Rima Widyaningsih Rizqia Khairunnisa Wibowo Rosmita Nuzuliana, Rosmita Rusdi Hidayat Nugroho Rusdi, Annisa Sari, Yollin Noviana Sholihah, Andri Nur Silmina, Esi Putri Siti Arifah Siti Hadija Laitupa Solechatun Ramadhoni, Fitriana Sonja Andarini Sri Daryanti, Menik Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna Sri Ratnaningsih Suesti Suesti Suesti Sura Anjelyna Suyani Suyani Suyani Suyani, Suyani Utami, Fitria Siswi Wahyuntari, Evi Warsiti Warsiti Wibowo, Rizqia Khairunnisa Widhihastuti, Arvina Devi Wulandari, Rarania Tilana