Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGELOLAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO, TINJAUAN PERSPEKTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Zusnita, Wa Ode; Sule, Ermie Tisnawati; Kaltum, Umi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 15, No 1 (2019): Edisi April 2019
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jebt.v15i1.308

Abstract

Keberadaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tidak terlepas dari perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang peranannya sangat besar dalam proses pemulihan ekonomi nasional, baik dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi maupun penyerapan tenaga kerja.Banyak pihak meyakini, LKM sebagai alat pembangunan yang efektif untuk mengentaskan kemiskinan karena layanan keuangan ini memungkinkan orang kecil dan rumah tangga berpenghasilan rendah untuk memanfaatkan peluang ekonomi, membangun aset dan mengurangi kerentanan terhadap turbulensi kekuatan eksternal. LKM menjadi alat yang cukup penting untuk mewujudkan pembangunan dalam tiga hal sekaligus, yaitu: (i) menciptakan lapangan kerja, (ii) meningkatkan pendapatan masyarakat, dan (iii) mengentaskan kemiskinan (Anonim, 2007). Untuk itu, kebutuhan akan Sumber daya manusia (SDM) yang handal dalam pengelolaan lembaga keuangan mikro (LKM) untuk memaksimalkan peran LKM, menjadi sesuatu hal yang tidak dapat ditawar lagi, mengingat hambatan terbesar dari pengelolaan lembaga keuangan mikro (LKM) adalah terkait dengan aspek sustainabilitas, yang sangat dipengaruhi oleh kapabilitas sumberdaya manusia(SDM) pengelola LKM.
POTRET KINERJA USAHA WIRAUSAHA PEREMPUAN KOTA BANDUNG Muizu, Wa Ode Zusnita; Annastya, Annisa; Kaltum, Umi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jebt.v14i3.528

Abstract

Dunia wirausaha terus berkembang dari tahun ke tahun dan tidak luput dari peran kaum perempuan yang semakin semarak dengan bermacam-macam jenis usaha yang dikembangkan. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hasan, (2013) menyatakan Persentase perempuan mencapai 60% dari wirausaha seluruhnya. Penelitian ini secara mengulas dan mengkaji mengenai potret kinerja usaha wirausaha perempuan di kota Bandung, Penelitian ini menggunakan metode survei. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan dengan pendekatan Deskriptif Verifikatif untuk menguraikan karakteristik mengenai keadaan pada waktu tertentu dan gambaran mengenai variable yang diteliti. Sample dalam penelitian ini adalah 117 usaha yang dijalankan oeh 117 Wirausaha perempuan Kota Bandung. Analisis deskriptif dilakukan tuntuk mengetahui bagaimana tanggapan responden terhadap setiap indikator variabel yang sedang diteliti. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Usaha wirausaha perempuan kota Bandung termasuk dalam kategori baik. Hal ini mencerminkan bahwa mereka telah memiliki Kompetensi Wirausaha yang “Baik”, yang dapat menunjang kinerja usahanya.. Sub-Variable dengan skor tertinggi yang menunjukan bahwa Kinerja Usaha yang Baik ditentukan seberapa mapu para wirausaha perempuan menyediakan Modal Sendiri bagi pengelolaan usahanya. Nilai Skor Sub-Variable Terendah adalah nilai Pertumbuhan Tenaga Kerja.
Technology and Innovative Ambidexterity Towards Digital Infrastructure Development in Indonesia Resty, Farrah Tya; Aziz, Yudi; Kaltum, Umi
CSID Journal of Infrastructure Development Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32783/csid-jid.v2i2.80

Abstract

The increasingly rapid industrial environment triggers companies to explore their potential optimally, one of them is with technology. Based on the report of the World Economic Forum (WEF) on the 2017-2018 Global Competitiveness Index, it states that Indonesia's global competitiveness index is 45th out of 140 countries. In 2030, Indonesia is targeted to become the fourth-largest economy in the world. One way is to revitalize Indonesia's manufacturing sector in the industry 4.0 phenomenon, namely through technological developments. The company must continue to innovative ambidexterity to survive in this rapidly changing environment. This technology development and innovative ambidexterity planning are prepared to avoid the complexity of developing digital infrastructure in Indonesia. Therefore, Indonesia is expected to be able to prepare plans for managing the analysis, design and development of systems to support and implement the Industrial Revolution 4.0.
Implementasi Konsep Dynamic Capacity Dalam Peningkatan Kapasitas Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta Taufan Kurniawan Wiratama; Ina Primiana Sagir; Umi Kaltum
WARTA ARDHIA Vol 47, No 1 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i1.417.27-50

Abstract

Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) saat ini bukan hanya menjadi bandara tersibuk di Indonesia, namun telah menjadi bandara tersibuk di wilayah Asia Pasifik. Lonjakan penumpang tiap tahunnya tidak sebanding dengan kapasitas terminal sehinggal mengalami overcapacity. Penelitian ini bertujuan untuk penilaian kapasitas dan alur kerja Terminal 1 dengan mengidentifikasi pola perilaku penumpang (passenger behavior) dalam penggunaan waktu pemrosesan fasilitas (processing time), antrian penumpang (passenger queueing), ruang (space) dan jumlah faslitas yang dibutuhkan (number of facilities). Selanjutnya akan dilakukan implementasi konsep dynamic capacity dalam peningkatan kapasitas Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta sehingga dapat memberikan usulan perubahan/rekomendasi dalam mengatasi overcapacity yang terjadi. Analisis yang dilakukan menggunakan implementasi konsep dynamic capacity pada jam puncak (peak hour) dengan pembatasan pada area sisi udara yang dianggap tidak mempengaruhi kapasitas terminal. Pendekatan keseimbangan kapasitas (balancing capacity) digunakan dalam analisis ini dalam penentuan kapasitas setiap fasilitas pemrosesan (processor) Terminal 1 dengan mempertimbangkan bottleneck yang terjadi sehingga didapatkan peningkatan kapasitas menjadi 3 kali dari kapasitas Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Setiap sub terminal 1 mempunyai kapasitas 3.000.000 penumpang/tahun yang dapat ditingkatkan menjadi 10.090.000 penumpang/tahun dengan beberapa perubahan yang harus dilakukan meliputi pengurangan waktu pemrosesan (processing time), penambahan area (space), penyesuaian tingkat layanan dan penambahan fasliltas yang dapat mempercepat waktu pemrosesan (processing time)
Destination Image of Tourist: Effect of Travel Motivation and Memorable Tourism Experience Dani Dagustani; Dwi Kartini; Yevis Marty Oesman; Umi Kaltum
ETIKONOMI Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Economic and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.736 KB) | DOI: 10.15408/etk.v17i2.7211

Abstract

The eco-tourism area of the southern coast of West Java is the focus of research since the area is less well known as a tourist destination. Also, there is a reluctance of tourists to visit again, and tourists find ordinary. The purpose of this study is to examine the influence model of travel motivation and impressive tourism experience towards the destination image. The method used is verification analysis by using Structural Equation Model (SEM). The survey conducted on 302 respondents, i.e., tourists who visited the eco-tourism area of the southern coast of West Java. The results showed the motivation of travel and tourism experience significantly influence the image of tourism destinations. Tourism area managers need to design strategies to improve the image of the region by providing tourist stimulation in the form of exciting information and offers eco-tourism products-themed for tourist with a memorable approach to traveling experiences.DOI: 10.15408/etk.v17i2.7211
Model Sensitivitas Kenaikan Tarif Dasar Listrik Terhadap Keberlangsungan Usaha UMKM Di Kota Bandung Vita Sarasi; Ina Primiana; Umi Kaltum; Merita Bernik
Operations Excellence: Journal of Applied Industrial Engineering Vol 13, No 3, (2021): OE November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/oe.2021.v13.i3.034

Abstract

Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) are often faced with a number of problems that are very influential on their growth and can reduce their competitiveness, where one of them is the increase in Basic Electricity Tariff. The increase in Basic Electricity Tariff will occur every three months and the average annual increase is 15%, which will result a direct impact on surging production costs. The increase in Basic Electricity Tariff will result in declining growth of MSMEs, making it difficult to compete because MSMEs have to make adjustments to prices and ultimately result in weakening purchasing power. The Sensitivity Analysis of Basic Electricity Tariff increase on the sustainability of MSME businesses aims to (1) Know the structure of production costs in relation to electricity usage and (2) Create a sensitivity model for TDL increase on the sustainability of MSME businesses using Data Envelopment Analysis (DEA). This research is analytical descriptive and useful as an effort to focus on actions in anticipating the sensitive increase in Basic Electricity Tariff on the sustainability of MSME businesses. These actions include reducing the ratio of electricity costs to production costs and increasing capital to increase business turnover. This research is focused on MSMEs which are very sensitive to the increase in the Basic Electricity Tariff. 
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Deekey Shoes Garage Wa Ode Zusnita Muizu; Muhammad Irfan; Umi Kaltum
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Februari 2017
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v4i2.124

Abstract

Di era globalisasi, perusahaan dituntut untuk memperbaiki segala aspek yang terkait dalam perusahaan tersebut dan lebih responsif agar terus bertahan dan berkembang. Salah satu aspek yang harus menjadi perhatian lebih oleh perusahaan adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, sumber daya manusia pada setiap perusahaan menjadi sangat penting dan sulit untuk dikelola karena berhubungan dengan pembentuk sikap seseorang yang tentunya dapat berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia tersebut terhadap performansi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada Deekey Shoes Garage. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Sampel penelitian yaitu seluruh karyawan Deekey Shoes Garage yaitu berjumlah 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan 5% terhadap kinerja karyawan, dengan koefisien determinasi sebesar 69% dimana kinerja karyawan dipengaruhi olah gaya kepemimpinan. Sementara sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar variabel yang diteliti misalnya variabel individu (Kemampuan dan keterampinan, latar belakang pribadi dan demografis), variabel organisasi (Sumber daya, imbala, struktur dan desainpekerjaan) dan atau variabel psikologis (Persepsi, sikap, kepribadian, belajar dan motivasi). Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Kinerja Karyawan
Faktor Pribadi dan Kepuasan Kerja Sebagai Penentu Tercapainya Efektivitas Organisasi Wa Ode Zusnita Muizu; Umi Kaltum; Aji Komarudin
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Juni 2017
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v4i3.134

Abstract

Organisasi adalah unit sosial yang dengan sengaja dikelola, yang melibatkan dua orang atau lebih, yang berfungsi secara relatif terus menerus untuk mencapai satu atau beberapa sasaran. Organisasi yang efektif dapat terwujud, jika semua unsur dalam organisasi terkordinasi dan terintegrasi dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing. Salah satu penentu tercapainya efektivitas organisasi adalah terwujudnya kinerja karyawan dalam organisasi. Elemen – elemen yang mendukung peningkatan efektivitas organisasi dalam penelitian ini adalah faktor pribadi dan kepuasan kerja. Hasil survai yang dilakukan menjelaskan bahwa terdapat peningkatan kualitas pelayanan publik setelah diberlakukannya otonomi daerah namun, dilihat dari sisi efisiensi dan efektivitas, responsivitas, kesamaan perlakuan (tidak diskriminatif) masih jauh dari yang diharapkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (i) gambaran faktor pribadi, kepuasan kerja, dan efektivitas organisasi Dinas-dinas Kabupaten/Kota Propinsi Jawa Barat, (ii) pengaruh faktor pribadi dan kepuasan kerja terhadap efektivitas organisasi Dinas-dinas di Tingkat Kabupaten/Kota Propinsi Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakan program LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship). Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, maka akan semakin optimal pencapaian efektivitas organisasi Dinas-Dinas Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat. Kata kunci : Faktor Pribadi, Kepuasan Kerja, Efektivitas Organisasi
Meningkatkan Kinerja Pegawai Melalui Faktor Pribadi dan Kepuasan Kerja dan Implikasinya terhadap Efektifitas Organisasi Wa Ode Zusnita Muizu; Aji Komarudin; Umi Kaltum
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Februari 2018
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v5i2.162

Abstract

Peningkatan efektivitas organisasi dapat terwujud, jika semua unsur dalam organisasi terkordinasi dan terintegrasi dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing. Hasil pra survey menunjukan bahwa efektivitas organisasi belum dapat ditingkatkan secara optimal, terlihat dari sikap pegawai yang tidak memegang teguh amanah dan komitmen dalam melaksanakan tugas, banyaknya sorotan masyarakat terhadap kemampuan pegawai yang kurang responsif, dan banyaknya pegawai yang mangkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pribadi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dan dampaknya terhadap efektivitas organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakan program LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship). Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, maka akan semakin optimal pencapaian kinerja pegawai. Hipotesis kedua menunjukan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, meningkatnya kepuasan kerja pegawai dan faktor pribadi pegawai akan meningkatkan pula efektivitas organisasi juga akan semakin meningkat. Hipotesis ketiga menunjukan bahwa kinerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kinerja pegawai, akan semakin meningkat efektivitas organisasinya. Hipotesis keempat menunjukan bahwa faktor pribadi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berpengaruh secara signifikan baik parsial maupun simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, demikian pula dengan kinerja pegawai yang semakin baik, maka akan semakin optimal pencapaian efektivitas organisasi. Kata Kunci : Faktor Pribadi, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai, dan Efektivitas Organisasi
Pengendalian Persediaan Slow Moving Item PT PLN (Persero) Area Bandung Umi Kaltum; Ulfah Windriani Pramudya; Wa Ode Zusnita
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 5 No 3 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Juni 2018
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v5i3.176

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui klasifikasi material berdasarkan pergerakan suatu item dengan menggunakan average stay dan consumption rate sebagai parameternya, dan . selisih total biaya persediaan dengan metode perusahaan dan dengan menggunakan metode usulan. Metode penelitian adalah studi kasus dengan menggunakan data sekunder persediaan di PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Area Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi dengan menggunakan fast moving, slow moving, non moving (FSN) analysis menyatakan bahwa dari 225 jenis material yang ada, 81% material termasuk dalam slow moving item, dan sebanyak 123 material slow moving item ini tidak mengikuti pola distribusi apapun. Sementara pendekatan tchebycheff menghasilkan kuantitas pesan optimum untuk 10 dari 13 material yang diteliti. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya efisiensi total biaya persediaan sebesar 62.62% yaitu dari Rp86,688,353.19 menjadi Rp32,407,662.64. Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Slow Moving Item, FSN analysis, Pendekatan tchebycheff .