Kadarini, S. Nurlaily
Unknown Affiliation

Published : 58 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of The Level of Service Index on Jalan Khatulistiwa in Pontianak Arief, Elin Prasanty; Kadarini, S. Nurlaily; Mukti, Elsa Tri
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.88872

Abstract

This study examines the traffic performance and Level of Service Index (LSI) of Jalan Khatulistiwa in Pontianak City, utilizing the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) 2023. The analysis incorporates primary data collected through traffic volume counts, side friction observations, and travel time surveys over three days, representing weekday and weekend conditions. Traffic volume is converted into passenger car units (PCU) using equivalency factors, and side friction is quantified based on the weighted occurrences of pedestrian activities, stopped vehicles, and vehicle entries and exits. The calculated road capacity under existing geometric and environmental conditions is 3026.8 PCU/hour, with a free flow speed of 40.641 km/h. The degree of saturation during peak hours reached 0.603, corresponding to Level of Service D, characterized by near-unstable traffic flow. Regression analysis demonstrated a strong relationship between travel time and traffic flow, with determination coefficients ranging from 0.7704 to 0.8964. The Level of Service Index (LSI) was further evaluated using both linear and nonlinear methods, producing consistent results. This research provides a technical basis for evaluating traffic performance, enabling engineers and planners to optimize traffic operations and inform future road network designs in urban environments.
Analysis of Parking Needs and Arrangements in the Pulau Datok Beach Tourism Area in Sukadana Alqadri, Istiqomah; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.91019

Abstract

Pantai Pulau Datok in Sukadana is one of the region"™s leading tourist destinations, experiencing a steady increase in visitor numbers each year. One of the emerging challenges alongside the rise in tourism activity is the provision of adequate parking facilities. This study aims to analyze parking user characteristics, assess parking demand, and design an optimal parking layout for the area. Primary data were collected through direct surveys of parking users and vehicle entry-exit observations, while secondary data were obtained from relevant agencies. The analysis revealed that peak vehicle accumulation occurred between 15.30 and 18.00, with the dominant parking duration ranging from 30 to 90 minutes. The parking index at some points approached maximum capacity, particularly for four-wheeled vehicles in certain areas. Although the current parking facilities can still accommodate the existing demand, more efficient management and strategic planning for facility expansion are essential to anticipate future increases in tourist visits. Well-organized parking arrangements will enhance visitor comfort and ensure smooth traffic flow within the tourism area.
Comparison Study of Performance Evaluation of Sultan Abdurahman-Sulawesi Unsignalized Intersection in Pontianak using MKJI 1997, PKJI 2023 and PTV VISSIM Iftitah, Nadhifa Nur; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.88476

Abstract

The increasing traffic congestion in Pontianak City, primarily driven by population growth and rising mobility, poses a significant challenge for urban transportation management. One of the critical congestion points is the unsignalized triangular intersection at Jalan Sultan Abdurrahman and Jalan Sulawesi, located near public facilities. This study aims to evaluate the performance of this intersection under existing conditions and projected conditions for the year 2029, using the analytical approaches of MKJI 1997, PKJI 2023, and PTV VISSIM software. Primary data were collected through field surveys, while secondary data were obtained from technical documents and official sources, then processed using Microsoft Excel and presented in tables and graphs. The analysis results indicate that the PKJI 2023 method represents current traffic conditions more than MKJI 1997, as its outcomes align more closely with the PTV VISSIM simulation results. Furthermore, the 2029 projection analysis reveals a significant increase in traffic delays, with the Level of Service (LOS) declining from A to C. Among eight evaluated alternative treatments, widening the main road lanes to 5 meters in each direction proved to be the most effective solution, reducing delays to 12,13 seconds per vehicle and improving the LOS to category B.
STUDI PENANGANAN JALAN KABUPATEN BERBASIS METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI KABUPATEN KUBU RAYA Zaki, Sheva Naufal; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62848

Abstract

Kabupaten Kubu Raya memiliki luas wilayah 70 kali lebih luas dari Kota Pontianak dan letak geografis yang dipisahkan oleh sungai   menyebabkan kegiatan penanganan jalan sulit berjalan optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendapatkan urutan prioritas penanganan jalan Kabupaten. Untuk menentukan urutan prioritas pemeliharaan jalan digunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Beberapa kriteria yang dibandingkan (tingkat kepentingannya) adalah kondisi jalan, alokasi anggaran, tata guna lahan, volume lalu lintas, dan faktor kebijakan. Dalam penelitian ini perhitungan bobot prioritas penanganan jalan menggunakan software expert choice. Dengan menggunakan metode AHP maka urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Kubu Raya berdasarkan nilai bobot tertinggi sampai dengan bobot terendah adalah ruas jalan Rasau Jaya "“ Parit Sarem bobot 15,40%, ruas jalan Sungai Kakap "“ Tanjung Intan bobot 10,70%, ruas jalan Cendana bobot 8,70%, ruas jalan Sekunder C "“ Bintang Mas I bobot 7,40%, ruas jalan Kuala Dua "“ Parit Ngabeh bobot 6,70%, ruas jalan Bhakti bobot 6,50%, ruas jalan Batu Ampar "“ Karang Anyar bobot 6,40%, ruas jalan Madusari bobot 6,10%, ruas jalan Pinang Luar "“ Pinang Dalam bobot 6,00%, ruas jalan Sungai Kerawang "“ Muara Tiga bobot 6,00%, ruas jalan Air Putih - Ambawang bobot 5,80%, ruas jalan Supadio "“ Sekunder C bobot 5,70%, ruas jalan Hutan Kota - Sekunder C bobot 5,00%, dan urutan terakhir adalah ruas jalan Kampung Baru - Air Putih bobot 3,60%.
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN LAPISAN PERMUKAAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN BINA MARGA (STUDI KASUS : RUAS JALAN RAYA MEGA TIMUR, KEC. SUNGAI AMBAWANG, KABUPATEN KUBU RAYA) Kurniawan, Andi Rizky; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98106

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa. Seiring berjalannya waktu, jalan mengalami penurunan kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti beban lalu lintas, cuaca, dan kualitas konstruksi. Penurunan kondisi ini ditandai dengan munculnya berbagai jenis kerusakan permukaan jalan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi kondisi jalan secara berkala untuk menentukan penanganan yang tepat. Studi ini menganalisis kondisi kerusakan jalan untuk mengidentifikasi jenis, tingkat, dan solusi penanganan kerusakan jalan menggunakan Pavement Condition Index (PCI) dan Metode Bina Marga di Jalan Raya Mega Timur. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan metode PCI, terdapat enam jenis kerusakan utama seperti retak buaya, retak memanjang, pelepasan butir, tambalan, lubang, dan retak samping dengan total nilai kondisi sebesar 67,24 yang dikategorikan dalam kondisi "Baik (Good)". Sementara itu, hasil analisis dengan metode Bina Marga menempatkan ruas jalan tersebut pada Urutan Prioritas 2, yang berarti perlu dilakukan Program Peningkatan. Penanganan kerusakan yang direkomendasikan meliputi tambalan dan lapisan tambahan berdasarkan metode Asphalt Institute MS-17, serta perbaikan dengan metode Bina Marga 2011 yaitu P2 (pengaspalan), P5 (penambalan lubang), dan P6 (perataan). Kata kunci: Jalan Raya Mega Timur, Kerusakan jalan, Metode Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), Penilaian kondisi jalani
ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS DITINJAU DARI KELENGKAPAN JALAN, KONDISI JALAN, DAN GEOMETRIK JALAN (STUDI KASUS : JALAN TRANS-KALIMANTAN, SUNGAI AMBAWANG) Despriadi, Syahwal; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.67043

Abstract

Bidang transportasi mengalami pengembangan seperti pembangunan jalan raya, pelebaran jalan, dan pertambahan jumlah kendaraan. Pengembangan pada bidang transportasi tersebut tidak lepas dari dampak yang ditimbulkan oleh pengguna jalan, baik itu dampak negatif maupun dampak positif. Kabupaten Kubu Raya pasti memiliki infrastruktur untuk menunjang perkembangan Provinsi Kalimantan Barat seperti jalan-jalan nasional yang mendukung perkembangan ekonomi terutama jalan yang sering dilalui kendaraan bermuatan, seperti contoh Jalan Trans-Kalimantan di Kecamatan Sungai Ambawang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jalan, kondisi jalan, kelengkapan jalan dan geometrik jalan pada ruas black site Jalan Trans-Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang. Penelitian ini menggunakan data primer data jumlah kendaraan, kecepatan kendaraan, kelengkapan jalan, kondisi jalan, dan geometrik jalan eksisting serta data sekunder yaitu data kecelakaan dari Satlantas Polres Pontianak. Berdasarkan hasil analisis kinerja jalan pada area black site yaitu pada ruas Jalan Trans-Kalimantan, Sungai Ambawang Km 11 hingga Km 20 menurut perhitungan derajat kejenuhan terbesar terdapat pada hari Selasa pukul 16.00 "“ 17.00 sebesar 0,278 yang kurang dari 0,75 sehingga pada Jalan Trans-Kalimantan, Sungai Ambawang Km 11 hingga Km 20 tingkat layanan masih baik dan keadaan belum jenuh. Berdasakan hasil analisis data sekunder lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans-Kalimantan, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dari tahun 2020 bulan Mei hingga tahun 2022 bulan November berdasarkan data kecelakaan lalu lintas polres Kabupaten Kubu Raya terbanyak terdapat pada Km 11 hingga Km 20 dengan jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 34 kasus kecelakaan. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ruas Jalan Trans-Kalimantan Sungai Ambawang Km 11 hingga Km 20 merupakan lokasi rawan kecelakaan (black site).
ANALISIS TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE ACCIDENT RATE DAN EQUIVALENT ACCIDENT NUMBER (EAN) DI JALAN SULTAN HAMID II KOTA PONTIANAK Andrijani, Nabila; Azwansyah, Heri; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98666

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan utama yang memengaruhi keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah perkotaan seperti Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kecelakaan, tingkat kecelakaan, serta mengidentifikasi titik rawan kecelakaan (blackspot) pada Jalan Sultan Hamid II. Metode yang digunakan adalah Accident Rate dan Equivalent Accident Number (EAN). Data diperoleh dari Polresta Pontianak dan observasi langsung terhadap kondisi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan didominasi oleh korban luka ringan, terjadi pada siang hari, dengan jenis tabrakan tabrak lari, serta melibatkan sepeda motor sebagai kendaraan paling banyak terlibat. Tingkat kecelakaan di Jalan Sultan Hamid II mencapai 2,73 kecelakaan/tahun/km. Beberapa segmen yang melewati batas kontrol atas (BKA) yaitu segmen 6, 7, 8, dan 10, dengan nilai EAN masing-masing sebesar 99, 102, 80, dan 59, melebihi ambang batas BKA sebesar 52,121. Rekomendasi penanganan meliputi pemeliharaan marka jalan, penambahan rambu lalu lintas di titik-titik tertentu, penambahan lampu penerangan jalan umum guna meningkatkan keselamatan berkendara.
EVALUASI SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL PADA SIMPANG JL. REFORMASI - JL. SEPAKAT 2 DAN SIMPANG JL. SEPAKAT 2 - JL. PADAT KARYA MENGGUNAKAN MKJI 1997 DAN SOFTWARE VISSIM STUDENT VERSION 2022 SP 09 Harahap, Tiara Amelia Andita; Kadarini, S. Nurlaily; Sumiyattinah, Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.73958

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi simpang dan simulasi menggunakan MKJI 1997 dan software VISSIM yangbertujuan untuk mengetahui kinerja simpang kondisi eksisting, kondisi proyeksi 5 tahun, membandingkan kinerjasimpang menggunakan MKJI 1997 dan software VISSIM, serta memberikan solusi untuk meningkatkan kinerjasimpang. Penelitian ini berlokasi pada simpang Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 dan simpang Jl. Sepakat 2 "“ Jl. PadatKarya. Hasil evaluasi alternatif perbaikan simpang dengan software VISSIM yaitu sebagai berikut: Direncanakanalternatif I yaitu perencanaan jalan satu arah (one way) dengan jembatan, diperoleh tundaan simpang Jl. Reformasi"“ Jl. Sepakat 2 = 11,650 detik, simpang Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 2,600 detik, simpang Jl. Sepakat 2- Jl. Padat Karya = 5,290 detik, dan simpang Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 7,400 detik. Direncanakanalternatif II yaitu perencanaan jalan satu arah (one way) tanpa jembatan, diperoleh tundaan ruas Jl. Sepakat 2 =2,550 detik, simpang Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 1,340 detik, simpang Jl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya =0,740 detik, dan simpang Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 11,110 detik. Berdasarkan hasil evaluasi alternatifperbaikan, direkomendasikan alternatif II karena memiliki hasil yang lebih baik daripada alternatif I.Kata Kunci: Kinerja, Simpang, VISSIMABSTRACTIn this study, an intersection evaluation and simulation were carried out using MKJI 1997 and VISSIM softwarewhich aims to determine the performance of the intersection in existing conditions, 5-year projected conditions,compare the performance of the intersection using MKJI 1997 and VISSIM software, and provide solutions toimprove performance intersection. This research is located at the intersection of Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 andintersection of Jl. Sepakat 2 "“ Jl. Padat Karya. The results of alternative intersection repair with the VISSIMsoftware, which are as follows: Planned alternative I, namely planning a one-way road with a bridge, obtained adelay at the intersection of Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 = 11.650 seconds, Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2= 2,600 seconds, intersection Jl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya = 5.290 seconds, and the Gg. Amali - Jl. ParalelSepakat 2 = 7,400 seconds. Alternative II is planned, namely planning a one-way road without a bridge, a delayis obtained on the Jl. Sepakat 2 = 2.550 seconds, Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 1.340 seconds, intersectionJl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya = 0.740 seconds, and the intersection of Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 11.110seconds. Based on the results of the evaluation of alternatives, it is recommended that alternative II because hasbetter results than alternative I.Keywords: Performance, Intersection, VISSIM
EVALUASI KINERJA PENERAPAN ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZOSS) SMPN 13 PONTIANAK Auranisa, Laras; Kadarini, S. Nurlaily; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.99156

Abstract

Sebagai bagian dari upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas, Zona Aman Sekolah (ZoSS) dirancang untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, terutama siswa, melalui penerapan batas kecepatan, pemasangan marka, dan rambu lalu lintas di sekitar area sekolah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan ZoSS di SMPN 13 Pontianak, dengan fokus pada kelengkapan fasilitas jalan, kecepatan kendaraan, dan perilaku pengguna jalan. Berdasarkan Peraturan Dirjen Perhubungan Darat tahun 2006, analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji distribusi normal (Uji-Z). Hasil studi menunjukkan bahwa fasilitas ZoSS di SMPN 13 masih belum memadai, sesuai ketentuan Peraturan Dirjen Perhubungan Darat tahun 2018 hanya 6 dari 25 elemen infrastruktur yang memenuhi standar. Rata-rata kecepatan kendaraan berada di angka 29 km/jam, yang masih tergolong aman. Perilaku pengemudi dinilai "aman" pada hari Jumat, namun "tidak aman" pada hari Senin, sedangkan perilaku pejalan kaki tergolong "tidak aman" pada kedua hari. Dari aspek kecepatan, tingkat efektivitas ZoSS tercatat sebesar 50,27%, dari perilaku saat menyeberang sebesar 68,93%, dan dari perilaku awal sebesar 48,53%
ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI JALAN SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Aulia, Muhammad Noviar; Mayuni, Siti; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.99211

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat utama yang berfungsi untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lainnya guna menunjang kelancaran mobilitas dalam aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap peningkatan kegiatan dan mobilitas ekonomi masyarakat. Namun, seiring waktu, jalan mengalami penurunan kualitas diakibatkan berbagai faktor mulai dari faktor manusia hingga faktor alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan yang ada pada ruas Jalan Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Dilakukan survei visual terhadap permukaan jalan tersebut sepanjang 2.621 m yang terbagi menjadi 26 segmen dengan panjang setiap sekmen adalah 100 m. Dari data survey yang didapat kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) untuk mendapatkan kondisi permukaan jalan. Dan akan didapatkan solusi alternative perbaikannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi jalan dapat diklasifikasikan dalam lima kategori yaitu: Sempurna (Excellent) sebesar 58,03% (15 segmen), Sangat Baik (Very Good) sebesar 22,89% (6 segmen), Baik (Good) sebesar 11,45% (3 segmen), Sedang (Fair) sebesar 3,82% (1 segmen), dan Buruk (Poor) sebesar 3,82% (1 segmen). Berdasarkan hasil tersebut, penanganan kerusakan jalan diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu pemeliharaan rutin pada 15 segmen dan tambalan serta lapis tambahan (overlay) pada 11 segmen.