Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Nursing Update

Hubungan Tingkat Stres Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang Taufik, Rizki; Saputra, Heri; Siregar, Mahmud Ar Rasyid Ridho; Ridwan, Mohammad; Chrisia, Rahel
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6845

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang. Metode : penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional, sampel pada penelitian ini berjumlah 43 responden dan diperoleh 20 responden yang memiliki kriteria inklusi. Hasil : Responden berdasarkan tingkat stres menunjukan bahwa terdapat 6 orang (30,0%) responden dengan tingkat stes normal, 6 orang (30,0%) dengan tingkat stres ringan, 8 orang (40,0%) dengan tingkat stres berat. Presentase tertinggi yaitu stres tingkat berat dengan preentase 40,0%. Responden berdasarkan Tekanan darah menunjuka bahwa dari 50 responden yang menjadi subjek pada penelitian ini diketahui rata-rata presistole 138 dan prediastole 83. Kesimpulan Stres merupakan masalah yang memicu terjadinya hipertensi di mana hubungan antara stres dengan hipertensi diduga melalui aktivitas saraf simpatis peningkatan saraf dapat menaikkan tekanan darah secara intermiten. Saran : Penanganan hipertensi tidak hanya sebatas pengobatan farmakologis, tetapi juga mencakup manajemen stres melalui pendekatan psikososial, olahraga ringan, relaksasi otot progresif, dan dukungan sosial
Hubungan Nyeri Punggung Bawah Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Pukesmas Selayang Nasution, Ikhsan; Saputra, Heri; Baiduri, Riani
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6883

Abstract

Latar Belakang : Penuaan menyebabkan perubahan struktural dan fungsional pada sistem muskuloskeletal, termasuk degenerasi diskus intervertebralis dan penurunan kekuatan otot penyangga tulang belakang yang meningkatkan risiko nyeri punggung bawah pada lansia. Tujuan : penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri punggung bawah dengan kualitas hidup pada lansia, di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang. Metode : penelitian kuantitatif dengan desain korelasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden yang memiliki kriteria inklusi. Hasil : Responden berdasarkan tingkat kualitas hidup good sejumlah 53 orang (53%) dan kualitas hidup less good sejumlah 47 orang (47%). kualitas hidup 0,47 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%) dan rata-rata variabel nyeri punggung bawah 0,13 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%).  Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara nyeri punggung bawah dengan penurunan kualitas hidup. Saran : Sebaiknya diperlukan metode yang obyektif untuk menentukan persepsiterhadap nyeri dan disabilitas
Pengaruh Latihan Aktif (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Di Rs Mitra Medika Tanjung Mulia Ridho, Mahmud Ar Rasyid; Saputra, Heri; Ikhsan, Muhammad
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6879

Abstract

Pendahuluan : Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan jumlah populasi lansia terus bertambah, baik secara global maupun nasional. Seiring dengan proses penuaan, lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis yang memengaruhi sistem muskuloskeletal, salah satunya adalah gangguan pada sendi lutut. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan aktif (stretching) terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia dengan membandingkan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment, yaitu one group pretest–posttest design. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa intensitas nyeri pada kelompok kasus dengan intensitas nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%), nyeri sedang sebanyak 2 orang (33,3%) dan nyeri berat sebanyak 3 orang (50%). Sedangkan pada kelompok kontrol, yakni nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%) dan nyeri sedang sebanyak 5 orang (83,3%). Kesimpulan : Lansia pada kelompok kasus semuanya mengalami penurunan nyeri sendi. Sedangkan intensitas nyeri sendi pada pada kelompok kontrol diperoleh tidak ada perbedaan nilai rata – rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol yang dinyatakan tidak terdapat pengaruh penurunan nyeri sendi lutut yang tidak diberikan latihan pasif (stretching). Saran : Gerakan gerakan latihan pasif (stretching) diharapkan dapat mengembalikan patella pada alur yang tepat serta mengurangi stress mekanis pada ruang sendi patellofemoralis