Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN TOILET TRAINING DI TEMPAT PENITIPAN ANAK PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI PADANG Gina Permata Sari; Syahrul Ismet
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6 No 2 (2022): (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengajaran tentang toilet training kepada anak usia dini. Toilet training tidak hanya bagaimana mengontrol buang air besar dan buang air kecil tetapi juga bagaimana melepas dan memakai pakaian kembali, bagaimana membersihkan tubuh area tempat buang air, serta bagaimana menyiram toilet dan mencuci tangan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan toilet training di Tempat Penitipan Anak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang.Jenis penelitianyaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan guru di Tempat Penitipan Anak Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian ini yaitu toilet training dilaksanakan guru sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi setiap kelas karena setiap anak memilki kebutuhan dan tingkat perkembangan yang berbeda. Guru merancang program yang dapat menstimulasi anak dalam toilet training, diantaranya membuat RPPM yang didalamnya terdapat toilet training, membuat SOP toilet training dan membuat program khusus untuk anak yang baru belajar melepas diaper dengan dibawa ke toilet setiap dua jam. Dampak toilet training pada anak yaitu anak menjadi mandiri ke toilet, mengetahui tentang kebersihan dirinya, mampu mengontrol keinginannya untuk buang air di waktu dan tempat yang tepat, aspek kognitif dan motorik menjadi berkembang, dan anak tidak lagi memakai diaper ke sekolah. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa toilet training penting untuk diajarkan kepada anak usia dini karena akan berdampak pada tumbuh kembang anak.
PENGARUH MEDIA SANDPAPER LETTER TERHADAP KEMAMPUAN PRA MEMBACA ANAK USIA 5-6 TAHUN Mira Asrianti; Syahrul Ismet
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2125

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pengamatan bahwa kemampuan pra-baca anak-anak belum mencapai potensi penuhnya. Hal ini karena beberapa anak masih mengalami kesulitan membedakan antara vokal dan konsonan, yang menunjukkan bahwa mereka masih mengalami kesulitan dengan pengenalan huruf. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media huruf Amplas terhadap kemampuan pra-baca murid di TK Citra Al Madina Padang di kelas 5 dan 6. Secara khusus, pendekatan kuantitatif digunakan dalam desain penelitian kuasi-eksperimental. Seluruh siswa yang terdaftar di TK Citra Al Madina Padang menjadi populasi penelitian. Lima belas siswa dari kelas B2 dan B3 menjadi sampel penelitian. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, kelas B2 dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas B3 sebagai kelompok kontrol selama tahap pengambilan sampel. Pengujian, pendokumentasian, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Pengujian homogenitas, kenormalan, dan hipotesis merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor prates kelas eksperimen adalah 23,33, sedangkan rata-rata skor pascatesnya adalah 44,27. Sedangkan , rata-rata skor prates kelas kontrol adalah 20 sedangkan rata-rata skor pascatesnya  sebesar 40,47. Selain itu, untuk mengetahui taraf signifikansi (P dua sisi) digunakan uji-t yang nilainya kurang dari kriteria 0,05 yaitu 0,039. Kemudian, uji-t menghasilkan hasil signifikansi statistik (P dua sisi) sebesar 0,039, yang nilainya kurang dari batas ambang 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan huruf amplas berpengaruh terhadap kemampuan prabaca anak usia lima sampai enam tahun di TK Citra Al Madina Padang
PENGUATAN NILAI KARAKTER KREATIF MELALUI BERMAIN KOMPUTER ANAK USIA DINI Syahrul Ismet
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3b (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3b.1070

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan komputer yang sangat pesat dan telah dimanfaatkan dalam aktivitas anak usia dini.  Teknologi komputer menjadi pisau dua mata sisi, satu sisi bernilai manfaat, sedangkan sisi lain memberikan dampak negatif.  Fokus penelitian bertujuan mengetahui manfaat pembelajaran komputer yang memberi penguatan kepada nilai karakter kreatif bagi anak usia dini.  Penelitian bersifat kualitatif, pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data menggunakan model analisis Milles and Hubberman (reduksi data, display data dan verification).  Penelitian dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Al Azhar 13 Rawamangun Jakarta Timur. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Nilai karakter kreatif anak usia dini dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan bermain komputer untuk berbagai lingkup perkembangan anak; (2) Program pengembangan nilai karakter anak usia dini dalam bentuk keterampilan anak mengakses aplikasi komputer dan membuat hasil karya, (3) Pembelajaran anak abad 21 harus dikembangkan sesuai dengan situasi dan tantangan zaman teknologi, dan ; (4) Pembelajaran komputer anak usia dini akan membimbing anak dapat menghindari dampak negatif media. Kata Kunci: karakter, kreativitas, pembelajaran komputer.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Media Menara Kardus Angka Pada Anak Usia Dini Purwanti; Syahrul Ismet
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1980

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan 1–10 pada anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Mandiri Karang Tengah Bengkulu Utara, di mana pada kondisi awal sebanyak 62% anak belum mencapai ketuntasan belajar. Salah satu kesulitan yang ditemukan adalah membedakan lambang bilangan yang memiliki kemiripan bentuk, seperti angka 6 dan 9. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penggunaan media menara kardus angka. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 16 anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Mandiri Karang Tengah Bengkulu Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan anak pada setiap siklus tindakan. Pada kondisi awal, ketuntasan belajar klasikal tercatat sebesar 38%, kemudian meningkat menjadi 62,51% pada Siklus I dan mencapai 85,34% pada Siklus II setelah dilakukan penyempurnaan media melalui penambahan variasi visual yang lebih menarik dan progresif. Persentase ketuntasan pada Siklus II telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Dengan demikian, penggunaan media menara kardus angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia dini.
ANALISIS PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DALAM PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK Angelia Noviarti; Syahrul Ismet
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis pengembangan motorik kasar anak usia dini dalam permainan tradisional engklek. Metode dalam penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan berbagai artikel jurnal yang terkait kemudian analisis data Milles huberman dengan 3 langkah, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan dari keseluruhan hasil analisis. Sumber data dalam penelitian ini berupa: 1) Artikel jurnal sebanyak 30 buah, Buku referensi sebanyak 30 buah 2) range waktu terbit jurnal (2010 s.d 2020) sedangkan range waktu terbit referensi buku mulai tahun (2008 s.d 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek mampu mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini, yaitu: (1) membantu pertumbuhan fisik anak (2) meningkatkan keseimbangan tubuh (3) melatih kelenturan, kecepatan, dan kelincahan, (4) melatih koordinasi mata, tangan, dan kaki (5) membantu perkembangan melompat dengan satu kaki.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Melukis Di Atas Niru Nada Afviva Mardiah; Syahrul Ismet; Serli Marlina; Saridewi Saridewi
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wjwg1y34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Salak, yang terindikasi dari kekakuan anak dalam memegang alat tulis dan kurangnya koordinasi mata-tangan saat beraktivitas. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang monoton dan kurang menstimulasi aspek taktil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melukis di atas media niru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada Siklus I, belum terdapat anak yang mencapai kriteria tuntas (0%) karena kendala adaptasi alat dan media. Perbaikan dilakukan pada Siklus II melalui penggantian alat lukis menjadi cotton bud dan penyesuaian teknik scaffolding, yang menghasilkan lonjakan ketuntasan klasikal hingga 93% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Disimpulkan bahwa kegiatan melukis di atas niru efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak apabila didukung dengan alat ergonomis dan strategi instruksional yang tepat.
The Implementation of Doctor-Patient Role-Playing to Enhance the Socio-Emotional Development of Children Aged 5–6 Years Henti Susanti Dewi; Syahrul Ismet; Yaswinda; Vivi Anggraini
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v14i1.25197

Abstract

Social-emotional development is a crucial aspect of early childhood education, playing a vital role in shaping the ability to cooperate, empathize, and interact positively with the social environment. Preliminary observations in Group B at Mawar Sari Kindergarten, North Bengkulu, revealed that most children exhibited egocentric behavior, a reluctance to share, an inability to cooperate, and difficulty waiting for their turn. This study aimed to analyze improvements in the social-emotional development of young children—specifically regarding cooperation and empathy—through the implementation of a doctor-patient role-play method. The study employed the Kemmis and McTaggart Classroom Action Research (CAR) model, conducted over two cycles comprising planning, action implementation, observation, and reflection. The subjects consisted of 10 children purposively selected from a group of 33 based on their low social interaction skills. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using both qualitative and quantitative descriptive methods, including mastery percentage calculations. The results showed an improvement in cooperation and empathy skills from 20% in the pre-cycle stage to 50% in Cycle I, rising further to 80% in Cycle II. These findings indicate that the doctor-patient role-play method is effective not only in enhancing cooperation and empathy but also in providing a learning experience that encourages children to communicate, collaborate, understand others' perspectives, and develop prosocial behaviors in their daily lives; furthermore, this method serves as a contextual and enjoyable alternative teaching strategy for early childhood education institutions.
Penerapan Permainan Tradisional Lompat Kodok untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5–6 Tahun Hidayati; Syahrul Ismet
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.848

Abstract

Kemampuan berhitung anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-kanak Harapan Ite belum berkembang secara optimal, terutama dalam mengenal lambang bilangan, menyebutkan urutan bilangan, menghitung jumlah, dan menghubungkan lambang bilangan dengan jumlah yang sesuai. Kondisi tersebut berkaitan dengan pembelajaran yang masih didominasi penjelasan dan lembar kerja serta belum banyak melibatkan kegiatan bermain dan gerakan tubuh. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan tradisional lompat kodok. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B. Penelitian dilaksanakan melalui pra-siklus dan dua siklus tindakan. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian kinerja, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase ketercapaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik meningkat dari 0% pada pra-siklus menjadi 50% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Permainan lompat kodok membantu anak mengenal lambang bilangan, membilang secara berurutan, menghitung jumlah lompatan, dan mencocokkan jumlah dengan lambang bilangan. Dengan demikian, penerapan permainan tradisional lompat kodok dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak melalui pembelajaran yang konkret, aktif, dan menyenangkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE DAUN KERING PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK MEKAR SARI BENGKULU UTARA Misniwati; Syahrul Ismet
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16547

Abstract

This study aims to improve children's fine motor skills through collage activities using dried leaves at Mekar Sari Kindergarten, North Bengkulu. Initial observations indicated that the children's fine motor skills were not yet optimal, as evidenced by difficulties in performing physical activities involving small muscles and eye-hand coordination. This study employed a Classroom Action Research (CAR) method. The subjects of this research were children aged 4–5 years at Mekar Sari Kindergarten, North Bengkulu Regency. The sample was selected using the purposive sampling method. The research utilized the model developed by Kemmis and McTaggart. Data collection techniques included observation and documentation. Data analysis was conducted qualitatively through description and quantitatively through percentages. The results of this study indicated that the children's fine motor skills improved significantly. The percentage increased from the Pre-Cycle condition, which was in the Not Yet Developed (BB) category at 31%, to the Developed as Expected (BSH) category at 60% in Cycle I, and finally reached the success target in Cycle II within the Exceptionally Well-Developed (BSB) category at 81%.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI FINGER PAINTING KOLABORATIF DI TAMAN KANAK-KANAK PERMATA BUNDA ARGAMAKMUR Suherawati; Syahrul Ismet
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16782

Abstract

This study was motivated by the low level of children's creativity in learning activities at Permata BundaKindergarten, Argamakmur, as indicated by their limited ability to explore colors, develop ideas, create independent artwork, and produce varied works. The study aimed to improve children's creativity through collaborative finger painting activities. This study employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 15 children in Group B. Data were collected through observation and documentation and analyzed using descriptive and quantitative techniques. The findings revealed that collaborative finger painting effectively improved children's creativity, with creativity scores increasing from 20% in the pre-action stage to 60% in Cycle I and 80% in Cycle II, reaching the Developing as Expected category. The improvement was reflected in the children's ability to explore colors, create unique artwork, add details, and produce various shapes and patterns. Therefore, collaborative finger painting can be used as an effective, enjoyable, and child-centered learning strategy to foster creativity in early childhood education.
Co-Authors Afri Rahmasari Afriyeni, Anisa Afwanni, Tiwi Angelia Noviarti Anggraini, Vivi Apiah Arifah Prima Satrianingrum Arinalhaq, Ririen Arni Arni Asdi Wirman Asha Linna, Octri Asrianti, Mira Astari, Anggun batubara, lailatussipah Betty Setyawati Dadan Suryana Desmawati Roza Desrianis Erzipa, Maisi Fajriyah, Hidayatul Fauzi, Mutiara Elfina Febriyeni Gina Permata Sari Hafizah, Nor Amirah Harahap, Muthmainnah Helfianis Henti Susanti Dewi Hidayati Hikma Juli Ike Lovita Indra Yeni Insanillahia Audia Fajar Izzati Izzati Latifah, Nadhila Lisda Yuni Mardiah Lisha Desti Rahayu Lubis, Awwaliya Mursyida Mardiah, Lisda Yuni Mariana, Melly Mila Roza Mira Asrianti Misniwati Mulfiani, Tri Nola Mutia Afnida Mutia, Pratiwi Asdani Nada Afviva Mardiah Nadya Yulimal Devi Nela, Tessa Rahma Nini Suryanti Novita, Eni Pasaribu, Felisia Junisi Pratiwi Asdani Mutia Purwanti Putri Ramadhani, Selmita Putri, Dwi Miranti Rahmasari, Afri Rahmatullah, Sakdiah Rahyu, Wirnati Rakimahwati Rakimahwati Ria Sulfia Rismareni Pransiska Rivda Yetti Rizzatul Azzara Roza, Mila Sari, Gina Permata Saridewi Saridewi Saridewi Saridewi, Saridewi Serli Marlina Serli Marlina Serli Marlina Shabilla Putri, Chantika Sopiawati Sridewi Kartika Sari Suci, Ersa Srivi Wulan Suherawati Suhsmi, Nadya Charisa Sulastri - Sulastri Susanti Susanti Tisna Syafnita Tiwi Afwanni vivi Anggraeni Vivi Anggraini Wahyuni, Tasya Tri Wasipa Shuhra Widia Rahmawati Wirdawati Wirdawati Yaswinda Yaswinda Yetri Yoanda, Fadilla Yullianti, Ria Yulsyofriend Yulsyofriend, yunia rafita Zhilla Rahim Zulminiati Zulminiati