Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Pseudocode

Penerapan Metode Markerless Based Augmented Reality Rumah Fatmawati Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Kota Bengkulu Yulia Darnita; Rozali Toyib
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 September 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.966 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.2.118-125

Abstract

Sosok Ibu Fatmawati sangat dikenal sebagai ibu pertama dan penjahit bendera sangsaka merah putih sebagai bendera negara Indonesia, menjadi pendamping Ir.Soekarno sebelum kemerdekaan sampai akhir ayatnya, sesorang dinilai dari keluarga mana dibesarkan dan tempat tinggalnya sebagai cerminan seseorang khususnya rumah dan sudah ada upaya untuk memperkenal rumah tempat tinggal Ibu Fatmawati dengan melalui media informasi berupa selebaran/brosur, buku, paduan wisata dan buku, tetapi ini ini hanya menjangkau kalangan tertentu saja. Penggunaan teknologi Augmented Reality yang bersifat real time dengan metode markerless based yang disematkan di Smartphone Android memungkinkan banyak orang bisa mendownload aplikasi ini dan dapat mengeksplorasi benda-benda bersejarah yang ada di rumah sebelum mereka mengambil keputusan untuk berkunjung. Berdasarkan hasil pengujian pembuatan gambar 3 D menggunakan metode markerless ini lebih efektif dibandingkan dengan metode marker based dimana keberhasilannya lebih tinggi, jarak tidak menjadi masalah yang berarti serta penggunaannya tidak tergantung dari jenis handphone yang khusus.Kata Kunci: ibu fatmawati, rumah, augmented reality,  metode markerless based, smartphone android
Implementasi Voice Over Internet Protocol (VOIP) Berbasis Linux (Studi Kasus SMK Negeri 03 Bengkulu) Muntahanah Muntahanah; Rozali Toyib; Islan Wardiman
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.1 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.41-50

Abstract

Abstrak: Teknologi saat ini berkembang dengan pesat khususnya dalam bidang telekomunikasi, pada dasarnya semua orang yang terhubung ke jaringan mereka dapat bertukar informasi dan data antara satu orang dengan yang lain, baik berupa gambar, suara, video, teks dan yang lainnya, , namun jika kita menggunakan panggilan telepon tradisional, selain tarif yang mahal juga letak geografis menentukan besar kecilnya biaya yang harus dikeluarkan. Voice Over Internet Protocol (VoIP) merupakan sebuah teknologi inovasi yang menjadikan jaringan internet ataupun jaringan lokal komputer, sebagai media transmisi paket data suara agar pengguna dapat berkomunikasi satu sama lain. Hasil pengujian pada pengujian Alpha Delay (Waktu Tunggu) telpon VOIP lebih Singkat dibandingkan dengan telpon whatsapp adalah 17 detik. Jadi telpon voip lebih unggul 14 Detik dari telpon Whatsapp diambil dari selisih delay whatsapp dan voip yaitu 17 Detik - 3 Detik = 14 Detik, Pada pengujian Beta Semua client telah terhubung dengan server dan client lainnya.Kata Kunci: Voice Over Internet Protocol, informasi, alfa, beta, delay.
Penggunaan Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) Untuk Mendeteksi Gerak Berbasis Short Message Service Gateway Rozali Toyib; Iwan Bustami; Dedy Abdullah; Onsardi Onsardi
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 September 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.981 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.2.114-124

Abstract

Pada umumnya aktifitas orang-orang yang tinggal di perkotaan besar begitu banyak dan padat sehingga menjadikannya jarang berada di rumah, hampir sebagai besar waktu mereka dihabiskan di tempat kerja karena tuntutan pekerjaan karena hal inilah menyebabkan kekuatiran bagi mereka dikala meninggalkan rumah walaupun sebenarnya mereka telah memberi pengaman berupa alat konvensional dalam ini adalah berupa gembok atau bagi yanng tinggal di komplek bisa menyewa satpam, tetapi ini tidak menjadi jaminan karena adakalah terjadi kelalaian dan dimungkin di kala malam hari mereka ketiduran karena kecapean hal ini rawan terjadinya tindak kejahatan yang terjadi pada lingkungan rumah. Salah satu cara pemanfaatan teknologi  di bidang ini adalah penggunaan sensor Passive Infrared Receiver (PIR). Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) merupakan sebuah sensor yang biasa digunakan untuk mendeteksi keberadaan manusia. Proses kerja sensor ini dilakukan dengan mendeteksi adanya radiasi panas tubuh manusia yang dapat diubah menjadi tegangan,Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) sangat tepat digunakan untuk membuat suatu sistem pemantauan ruang jarak jauh yang dapat dimanfaatkan pemilik rumah tanpa harus takut meninggalkan rumahnya. Berdasarkan hasil pengujia : Sensitifitas darisensor Passive Infrared Receiver (PIR) mengirim data hasil pengamatan kepaadmikrokontrolertelah terukur dengan delay rata-rata SMS 15.1 detik dan Pada umumnya sensor Passive Infrared Receiver (PIR) ini memiliki jangkauan pembacaan efektif  hingga 5 meter, dan sensor ini sangat efektif digunakan sebagai human detector.Kata Kunci: kejahatan, sensor, passive infrared receiver, human detector. 
Short Message Service dan Pengeras Suara Sebagai Peringatan Dini Kebocoran Gas LPG Dengan Sensor MQ-6 Rozali Toyib; Yudistira Yudistira; Dedy Abdullah
Jurnal Pseudocode Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.984 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.9.1.19-24

Abstract

Liquefied Petroleum Gas sudah menjadi kebutuhan fital bagai masyarakat setelah pemerintah mengkonversi minyak tanah menjadi gas membuat rumah tangga maupun industri harus beralih menggunakan gas. Gas lebih mudah dibanding minyak tanah tetapi karena sifat gas mudah terbakar maka harus benar-benar diperhatikan keamanan khususnya pipa mengakibatkan ledakan. dan kebakaran.  Penyebab utama kebocoran tabung gas antara lain regulator yang tidak terpasang dengan benar, seal perpipaan yang buruk, regulator tanpa SNI atau sobeknya selang gas disebabkan oleh binatang seperti tikus, dan kualitas tabung gas itu sendiri. Sensor MQ-6 memang dirancang untuk mendeteksi kebocoran gas yang akan bekerja di atas 100 PPM terhubung sensor menghubungkan ke mikrokontrol respon yang diberikan Arduino Uno bertindak sebagai alarm dalam bentuk buzzer (speaker) bertindak sebagai pemberitahuan dan mengirimkan pesan kepada pemilik rumah dalam bentuk SMS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem peringatan dini diuji 4 kali di 3 lokasi berbeda, menunjukkan kebocoran dengan konsentrasi gas berkisar antara 117 hingga 457 ppm, dan waktu pengiriman pesan teks 3 hingga 182 detik.Kata Kunci: LPG, Arduino UNO, Sensor MQ-6, SMS
Prototype Robot Lengan Dengan Kontrol Jarak Jauh Menggunakan Bluetooth HC-05 dan Kamera Rozali Toyib; Cahyo Saputra
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.839 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.1.11-20

Abstract

Penggunaan Universal Serial Bus (USB)sebagai penghubung antara gamepad dengan robot, mengakibatkan jarak penggunaan robot menjadi terbatas sehingga penggunaannya hanya untuk jarak dekat, jika penggunaannya bisa melalui jarak jauh akan lebih baik karena tanpa harus mendekati robot namun dikarenakan menggunakan kabel sebagai penghubung antara  Universal Serial Bus dengan  robot menjadikan jarak penggunaannya menjadi terbatas. Maka pada penelitian ini dilakukan perubahan alat kontrol menggunakan smartphone dengan menggunakan modul bluetooth HC-05 sebagai penghubung antara robot dengan smarphone sehingga jarak yang dapat di gunakan pada pengontrolan lebih jauh dibandingkan penelitan sebelumnya yang hanya menggunakan gamepad sebagai alat kontrol dan masih menggunakan kabel pada penghubungannya, serta ditambahkan kamera first person view (FPV) untuk melihat keadaan sekitar sehingga dapat memantau keadaan sekitar.. Berdasarkan hasil pengujian : koneksi Bluetooth tanpa halangan jarak yang digunakan maksimal 10 meter dan waktu berbedah-bedah, penggunaan FPV memiliki daya jangkau maksimal 10 diatas itu gambar yang diterima tidak jelas, jika ingin menggunakan kamera first person view (FPV) harus menggunakan dua buah handphone. Kata Kunci: robot, jarak, bluetooth HC-05, first person view (FPV)
Penerapan Metode K-Means Clustering Pada Aplikasi Android Pada Tanaman Obat Herbal Yulia Darnita; Rozali Toyib; Yayang Kurniawan
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1472.536 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.105-114

Abstract

 Abstrak: Indonesia merupakan negara yang kaya akan beraneka ragam tumbuhan,hal ini tentunya didukung oleh iklim tropis yang dimiliki sehingga memungkinkan beraneka ragam tumbuhan hidup dan berkembang. Sebagian merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit karena Kurangnya informasi ini informasi tanaman herbal untuk penyembuhan penyakit, sehingga masyarakat belum mengetahui secara detail keterangan penyakit, proses pembuatan obat, sampai jenis penyakit. K-Means merupakan algoritma clustering yang berulang-ulang. Algoritma K-Means dimulai dengan pemilihan secara acak K, K disini merupakan banyaknya cluster yang ingin dibentuk. Kemudian tetapkan nilai-nilai K secara random, untuk sementara nilai tersebut menjadi pusat dari cluster atau biasa disebut dengan centroid, mean atau “means” dan penghitung jarak setiap data yang ada terhadap masing-masing centroid menggunakan rumus Euclidian hingga ditemukan jarak yang paling dekat dari setiap data dengan centroid. Hasil pengujian mudah dilakukan saat pengimplmentasian dan di jalankan prinsip yang sederhana dapat dijelaskan dalam non statistik dan Adanya penggunan k buah  random tidak ada jaminan untuk menemukan kumpulan cluster yang optimal.Kata Kunci: tumbuhan, obat, penyakit, k-mean, centroid
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Asma Dengan Menggunakan Algoritme Genetik (Studi Kasus RSUD Kabupaten Kepahiang) Ardi Wijaya; Rozali Toyib
Jurnal Pseudocode Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 September 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.182 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.5.2.1-11

Abstract

Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran nafas yang melibatkan banyak sel-sel inflamasi seperti eosinofil, sel mast, leukotrin dan lain-lain. Inflamasi kronik ini berhubungan dengan hiperresponsif jalan nafas yang menimbulkan episode berulang dari mengi (wheezing), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk terutama pada malam dan pagi dini hari. Kejadian ini biasanya ditandai dengan obstruksi jalan napas yang bersifat reversible. Penyakit asma bersifat fluktuatif (hilang timbul) artinya dapat tenang tanpa gejala tidak mengganggu aktifitas tetapi dapat eksaserbasi dengan gejala ringan sampai berat bahkan dapat menimbulkan kematian, alternatif dalam mendiagnosis penyakit asma. Sistem pakar dengan menggunakan Algoritme Genetika akan membantu dalam menemukan informasi jenis penyakit asma berdasarkan gejala klinis yang dirasakan sampai ditemukannya kesimpulan berdasarkan hasil diagnosis berupa informasi mengenai cara pengobatan penyakit asma. Pendekatan yang diambil oleh algoritme ini adalah dengan menggabungkan secara acak berbagai pilihan solusi terbaik di dalam suatu kumpulan untuk mendapatkan generasi solusi terbaik berikutnya yaitu pada suatu kondisi yang memaksimalkan kecocokannya atau lazim disebut fitness. Generasi ini akan merepresentasikan perbaikan perbaikan pada populasi awalnya dengan melakukan proses ini secara berulang algoritme ini diharapkan dapat mensimulasikan proses evolusioner pada akhirnya akan didapatkan solusi-solusi yang paling tepat bagi permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil pengujian dapat diambilkesimpulan: Dari hasil pengujian sistem diperoleh jawaban sangat menarik 47 %, menarik 45 %, dan tidak menarik 8%. Durasi waktu proses perhitungan pada algoritme genetika kurang efisien.
PENENTUAN PENERIMA BIBIT PERTANIAN DI KABUPATEN SELUMA DENGAN METODE WEIGTHED PRODUCT Yulia Darnita; Rozali Toyib; Riri Rumbiyiani
Jurnal Pseudocode Vol 9 No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 September 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pseudocode.9.2.61-72

Abstract

Pemberian Bantuan Bibit merupakan hal yang sangat penting dikarenakan harus tepat sasaran dalam proses penyeleksiannya. Adapun kriteria penilaian yang digunakan yaitu jenis tanaman, luas lahan, kapasitas produksi, jumlah anggota, umur kelompok tani dan pemeriksaan proposal, pertimbangan keputusannya masih berdasarkan perkiraan dan verifikasi datanya belum tersistem makan waktu yang lama. Metode Weighted Product dalam pengambilan keputusan dilakukan dengan menghubungkan rating dari setiap astribut dengan cara perkalian kemudian setiap astribut dipangkatkan dengan bobot setiap atribut, didalam sistem ini yang menjadi kriteria adalah tangka laku, nilai rata-rata. Hasil pengujian Poktan yang memiliki nilai vector v lebih besar atau sama dengan 0.01613 dinyatakan Layak mendapatkan bantuan bibit tanaman dan Metode Weighted Product dapat menghasilkan data daftar prioritas penerima bantuan bibit pertanian
Co-Authors Abdullah, Dedy Abimanyu, Ageng Achmad Nurcholis, Ivan Affandi Mussa, Anitya Putri Afriandi, Rahmad Agung Prabowo Agusdi Syafrizal Agusdi Syafrizal, Agusdi Aldino Discrise Amartya Wayitno Andika Putra Anggraini, Ani Anugrah Ilahi, Puja Apridiansyah, Yovi Ardi wijaya Arisandi, Vini Aryo Dwi Wardana Aulia, Nica Beni Juanda Cahyo Saputra Cheka, Julyane Kevin Dandi Sunardi Dani, Aliman dany Adhi wibowo Darnita, Yulia Dedy Abdullah Dedy Agung Prabowo Dedy Prabowo Della, Della Rahma Deva, Alba Ragil Sutra Diatama, Pradika Doni Fareza, Ahmad Egia Apriansyah Fransisco, Nochi Erfindo Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Guntur Alam Handayani, Sri Handoko, Reza Kharisma Hanif, Patri Harry Witriyono Hendri Wibowo, Sastya Hesti Lestari hidayah, agung kharisma Hidayat, Mehadi Tri Hidayat, Muhammad Husni Hidayat, Roki Ikhlasul, Ridho ikram, Ridho Imanullah, Muhammad Intan Saraswati Pangumbaran Islan Wardiman Isnadia, Yusi Iwan Bustami Jay, Hendri Jaya, Hendri Joka Jasri Joshi, Jericko Vivaldo Juanda, Beni Juhardi, Ujang Khairullah, Khairullah Khairunnisyah, Khairunnisyah Khakim, Ahmad Nuril Kharisma , Agung Kontesa, Ronaldo Kusnadi, Afrinando Kusnadi Lena Utami Luh Putu Ratna Sundari M Yoka Fathoni M. Husni Rifqo M. Imanullah, M. Imanullah Mahfuzi, A.R Walad Marga Handayani, Kurnia marhalim, marhalim Maria Veronika, Nuri David Miadsyah, Muhammad Milantiano , Milantiano Muhammad Febriansyah Muntahanah Muntahanah Muntahanah, Muntahanah Muthia Khanza Netra Ayu Nica Aulia Novrialdi, Tito Nur Faizin Onsardi, Onsardi Pahrizal, Pahrizal Pangumbaran, Intan Saraswati Pirdaus, M Sapta Pradika Diatama Puji Rahayu Putra, Adeyansyah Putra, Yebri Raflles, Richard Rahmadhini, Fira Rahmadona, Evita Ramadhan, Arya Gilang Rany Marantika Renaldi Renaldi Restite Kalera Retno Vinasti Reza Kharisma Handoko Rika Rahmawati Riman, Gugi Walus Riri Rumbiyiani Ririn Apriza Ristontowi safitri, melinia Sahputry, Feby Ayu Sastya Hendri Wibowo Sastya Hendri Wibowo Wibowo Sastya Wibowo Sismelindo, Febrian Sismelindo Sonia Marantika Sonita, Anisya Sugianto, Melani Sundari, Weti Surya Ade Saputera Susanto, Afensyah Teguh Wibowo Tito Novrialdi Tri Astuti ujang juhardi Veronica, Nuri David Maria Veronika, Nuri Wahyu Nugroho Wahyudi, Irvan Waluyo wibowo, dany Adhi Wijaya, Ardi Wijaya, Nur Ade Wilio Papian Witriyono, Harry Yayang Kurniawan Yebri Putra Yudistira Yudistira Yulia Darmi Yulia Darnita yuliadarnita yuliadarnita yuliadarnita, yuliadarnita Yuza Reswan