Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENERAPAN MARKET BASKET ANALYSIS UNTUK REKOMENDASI PAKET MENU MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH (STUDI KASUS : KAFE SHANS JUICE) Muhammad Zidan Fahreza; Jajam Haerul Jaman; Iqbal Maulana
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3S1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3S1.7527

Abstract

The culinary industry is experiencing rapid growth, encouraging businesses such as Shans Juice Cafe to continue innovating in order to stay competitive. This café offers a variety of beverages and side dishes, but faces challenges such as sales imbalances between menu items and the absence of menu package recommendations, making it difficult for customers to choose product combinations that align with their preferences. This study aims to identify the relationships between products frequently purchased together and generate menu package recommendations to optimize sales. The method used is Market Basket Analysis with the FP-Growth algorithm, which can efficiently identify association patterns without generating candidate itemsets. The research methodology employs the Cross Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM) approach, consisting of six stages: Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, and Deployment. This study utilized 16,422 transaction data with a minimum support of 1% and a minimum confidence of 15%, resulting in 42 association rules, 33 of which had a lift ratio >1, indicating a positive correlation between items. Based on these results, six menu package recommendations were developed with appealing names such as Shans Berry Smooth and Shans Kribo Fun. These recommendations not only reflect customer purchasing patterns but also support cross-selling strategies to increase transaction value and sales distribution across products
ANALISIS MAQASID AL-SYARIAH TERHADAP HAK-HAK PEREMPUAN DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN PRINSIP-PRINSIP CEDAW Iqbal Maulana
An Nuqud Journal of Islamic Economics Vol 3 No 1 (2024): AN NUQUD
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/annuqud.v3i1.2243

Abstract

Artikel ini membahas relevansi Maqasid al-Syariah terhadap hak-hak perempuan dalam hukum keluarga Islam dan keterkaitannya dengan prinsip-prinsip Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa, meskipun hukum Islam telah menetapkan prinsip keadilan bagi perempuan, implementasinya sering kali menghadapi tantangan akibat perbedaan interpretasi dan pengaruh budaya patriarkal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik temu antara nilai-nilai keislaman dan prinsip universal kesetaraan gender dalam kerangka Maqasid al-Syariah. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan, meliputi karya para ulama tentang maqasid serta dokumen hukum internasional yang berkaitan dengan CEDAW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Maqasid al-Syariah seperti keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (al-maslahah), dan perlindungan terhadap martabat manusia memiliki keselarasan dengan nilai-nilai yang diusung CEDAW. Perbedaan yang ada lebih bersifat metodologis daripada substantif, sehingga keduanya dapat diintegrasikan dalam konteks penguatan hukum keluarga Islam yang adil dan inklusif. Kajian ini menyimpulkan bahwa Maqasid al-Syariah dapat menjadi jembatan epistemologis antara hukum Islam dan hukum internasional dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada upaya mengembangkan paradigma hukum Islam yang kontekstual, humanis, dan relevan dengan tantangan global kontemporer.
ARTIKEL REVIEW: PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ALUMINA TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT Setiyawan, Luky; Firza Angga Malarangeng; Arya Aji Putra Pangestu; Iqbal Maulana; Sri Mulyo Bondan Respati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Vol. 15 No. 1 (2025): Prosiding SNST 15 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v15i1.14604

Abstract

Material komposit berbasis alumina (Al₂O₃) semakin banyak digunakan karena mampu meningkatkan sifat mekanik, kekerasan, dan ketahanan aus pada matriks logam maupun polimer. Penambahan serbuk alumina berfungsi sebagai penguat yang memperbaiki kekuatan tarik, kestabilan termal, dan ketahanan korosi material. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa komposit berbasis alumina pada berbagai jenis matriks dan metode fabrikasi untuk menentukan formulasi paling efektif dalam meningkatkan karakteristik mekanik. Berdasarkan berbagai hasil penelitian, faktor seperti ukuran partikel, fraksi berat, dan metode proses seperti stir casting, powder metallurgy, dan hand lay-up memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan tarik komposit. Kekuatan tarik tertinggi dicapai pada komposit Al–4%Cu–0.6%Mg–0.8%Mn–Al₂O₃ sebesar sekitar 270 MPa dengan partikel 8 µm dan fraksi berat 9 wt%. Komposit berbasis polimer seperti epoxy dan HDPE menunjukkan kekuatan tarik lebih rendah, berkisar 5–38 MPa. Secara umum, penambahan alumina yang tepat terbukti meningkatkan performa mekanik, terutama pada matriks logam, dengan keberhasilan dipengaruhi oleh ukuran partikel, homogenitas dispersi, dan interaksi antar-fase dalam material. Kata kunci: komposit, alumina (Al₂O₃), kekuatan tarik, matriks logam, serbuk penguat
ARTIKEL REVIEW: PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ALAM TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT BERBASIS RESIN Amelia Nurrahmadina; Luky Setiyawan; Arya Aji Putra Pangestu; Iqbal Maulana; Sri Mulyo Bondan Respati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Vol. 15 No. 1 (2025): Prosiding SNST 15 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v15i1.14625

Abstract

Material komposit berbasis resin polimer merupakan salah satu material rekayasa yang berkembang pesat karena sifatnya yang ringan, kuat, tahan korosi, dan mudah dibentuk. Dalam upaya pengembangan material yang ramah lingkungan, penggunaan serat alam sebagai penguat komposit semakin banyak diteliti untuk menggantikan serat sintetis seperti fiberglass dan karbon. Artikel ini mengulas berbagai hasil penelitian tentang pengaruh penambahan serat alam terhadap kekuatan tarik komposit berbasis resin. Berdasarkan pengamatan pustaka, peningkatan fraksi volume serat hingga batas optimum dapat meningkatkan kekuatan tarikan secara signifikan, seperti yang terlihat pada serat bambu dan ampas tebu, yang masing-masing mencapai 0,6041 MPa dan 1,019 MPa. Perlakuan dengan NaOH 5% juga terbukti meningkatkan ikatan antarmuka antara serat dan matriks dengan menghilangkan lignin dan hemiselulosa. Namun kandungan serat yang berlebihan dapat mengurangi akibat kekuatan distribusi beban yang tidak merata. Secara keseluruhan, jenis serat, orientasi, fraksi volume, dan perlakuan kimia merupakan faktor-faktor penting yang menentukan kinerja mekanis. Penggunaan serat alami dalam resin komposit memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan material yang ringan, kuat, dan berkelanjutan dalam konsep komposit hijau. Kata kunci: komposit_resin, serat_alam, kekuatan_tarik, fraksi_volume, perlakuan_alkali
Perbandingan Naïve Bayes dan SVM untuk Analisis Sentimen Ulasan Kompas.id pada Data Tidak Seimbang Muhammad Ardana; Rini Mayasari; Iqbal Maulana
Bulletin of Computer Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v6i1.929

Abstract

The rapid advancement of digital technology and the increasing use of mobile devices have driven the widespread adoption of digital news applications, including Kompas.id. User reviews on the Google Play Store represent an important data source for understanding user satisfaction and emerging issues; however, the large volume of reviews makes manual analysis inefficient. Therefore, this study aims to compare the performance of Naïve Bayes and Support Vector Machine (SVM) algorithms in classifying Kompas.id user reviews into positive, neutral, and negative sentiments. The research employs the Knowledge Discovery in Databases (KDD) framework, which includes web scraping, text preprocessing, lexicon-based sentiment labeling, feature extraction using Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), and classification and evaluation stages. The dataset consists of 1,023 cleaned reviews after data preprocessing. Model performance is evaluated using a confusion matrix with accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results indicate that Naïve Bayes achieves an accuracy of 72%, while SVM outperforms it with an accuracy of 80%, reflecting its stronger ability to handle high-dimensional and sparse textual feature spaces. Word cloud visualization reveals that positive sentiments are mainly associated with content quality, whereas negative sentiments are dominated by subscription-related issues and technical problems. Based on these findings, SVM is recommended as a more effective algorithm for sentiment analysis of digital news application reviews.
Fenomena Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Pada Siswa Sekolah Dalam Perspektif Muhammad Abduh : Penelitian Fitriah; Iqbal Maulana; Lulu Nurul Khasanah; Andi Rosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4189

Abstract

The phenomenon of poisoning in the Free Nutritious Food (MBG) program experienced by a number of school students in Indonesia has caused a critical discourse on educational governance, public health, and social ethics in the implementation of government programs. This poisoning incident that should not have occurred is an indicator of weaknesses in the surveillance system, policy implementation, and quality of food provided. To delve into this issue, the perspective of the renewal of Islamic thought from Muhammad Abduh can provide a relevant framework of analysis, especially related to moral responsibility, rationality, and social reform. Abduh, as an Islamic modernist figure, emphasized the importance of the use of common sense (al-'aql), social ethics, and educational reform as the foundation for the formation of a civilized society. In the context of the phenomenon of MBG poisoning, Abduh's thinking demands an integration between rationality and moral values in every public policy. He argued that the ummah and the government should not be trapped in a formalistic work pattern without ensuring substantive benefits for society. MBG programs, while well-intentioned to improve students' nutritional status and learning readiness, become counterproductive when the procurement, distribution, and oversight processes are not based on science, transparency, and accountability. Abduh emphasized that every policy must be based on the principles of maslahah (community welfare) and amanah (accountability), so that potential dangers such as poisoning must be anticipated through careful planning and scientific supervision. Abduh's thinking also assesses that education is not limited to academic aspects, but includes the formation of a healthy and safe social environment.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Rochim Aditya Arif Wicaksono Aditya Dwi Raja Kamansastra2 Agung Saputra Agus Gilang Hermawan Ainun Safitri Allkaf Movlexis Adam Amelia Nurrahmadina Andi Rosa Angina Sandy Arga Sutrisna Arya Aji Putra Pangestu Azhari Cahyadi Dahlan, Zaini Daris Fauzaan Deni Exka Saputra Desi Kristina Deviana Eka Putri Dewi Amrih Dewi Tresnawati Didik Aribowo Dino Rimantho Fiki Romadhon Finisica Dwijayati Patrikha Firza Angga Malarangeng Fitriah Garno Garno Gelen Veranda Deanda Gultom, Ronal Gusta Marlinda Hafsah Hijroh Tamamil Gina Ihsan Satya Adi Nugraha Iis Istiqomah Jaman, Jajam Haerul Jayus Jayus Khaila Mardina Fauziah Khoirul Sholeh Kusuma Agdhi Rahwana Ludi Rahmanto Luky Setiyawan Lulu Nurul Khasanah Mohammad Ilhamsyah Akbar Muhammad Ardana Muhammad Khaesar Juniardi Muhammad Syawal Karo-Karo Muhammad Yasin Muhammad Yusuf Habibi Muhammad Zidan Fahreza Mukhlidin Mukhlidin Muslikhun, Alfin Mustika Sari Mustofa Abi Hamidn Nanda Kamila Azzahra Nita Nurmawati Nur Yulianti Hidayah, Nur Yulianti Nur ‘Azah Nuril Khoirunisa Izzati Nurmawati Nur’aini Oman Komarudin Popy Nurfadilah Prasta Mahrifatika PURWANTI PURWANTI Puspita Budiarti Rachmat Mudiyono Ria Amelia Rini Mayasari Roland Vincent Rowiyani Rowiyani Salminawati Setiyawan, Luky Shafa Yuniar Yasmin Sri Mulyo Bondan Respati Sugianti Suwadi Syarifah, Atika Nur Syukri Kurniawan Nasution Theodorus Yoseph Tatabuang Lejap Vector Anggit Pratomo Virgaria Zuliana Wahid Hasim Wahyu Eka Candra Wanda Pratiwi Willy Rahim Marpaung