Claim Missing Document
Check
Articles

Ships Financing sebagai Instrumen Investasi Jangka Panjang: Analisis Risiko dan Imbal Hasil Syahrudin, Dinda Rahayu; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4152

Abstract

Pembiayaan kapal merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang memiliki potensi keuntungan besar namun diiringi oleh tingkat risiko yang tinggi. Investasi ini memerlukan modal besar, perencanaan matang, dan analisis mendalam terhadap kondisi pasar pelayaran global. Industri pelayaran memegang peran vital dalam perdagangan global, dengan lebih dari sebagian besar arus barang internasional diangkut melalui jalur laut. Kebutuhan akan armada kapal yang modern dan efisien menjadikan ships financing sebagai instrumen strategis dalam penyediaan modal bagi perusahaan pelayaran. Namun, tingginya nilai investasi dan sifat pasar pelayaran yang sangat siklikal mendorong perlunya pemahaman mendalam mengenai risiko dan prospek imbal hasil yang terkait dengan pembiayaan kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pembiayaan kapal sebagai instrumen investasi jangka panjang dengan meninjau faktor risiko utama serta potensi imbal hasil yang dapat diperoleh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan analisis konseptual terhadap dinamika pasar pelayaran, risiko kredit, risiko nilai aset, risiko operasional, serta risiko regulasi yang muncul akibat perkembangan standar lingkungan global. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembiayaan kapal memiliki prospek yang menarik bagi investor dengan profil risiko tinggi, namun memerlukan strategi mitigasi seperti kontrak sewa jangka panjang, diversifikasi aset, serta penggunaan instrumen keuangan untuk melindungi nilai investasi. Dengan demikian, pemahaman komprehensif terhadap keseimbangan risiko dan imbal hasil menjadi kunci bagi investor dan lembaga pembiayaan dalam memaksimalkan nilai investasi kapal secara berkelanjutan.
Peran Sentimen Maritim dalam Pembentukan Brand Image: Studi pada Industri Pelayaran Nasional Januri, Januri; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sentimen maritim dalam pembentukan brand image pada industri pelayaran nasional. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan maritim yang besar dan menjadi dasar penguatan identitas merek perusahaan pelayaran. Namun, citra perusahaan pelayaran nasional masih cenderung dibangun secara fungsional dan belum sepenuhnya mengoptimalkan nilai-nilai kemaritiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada tiga perusahaan pelayaran nasional, yaitu PT Pelni (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Samudera Indonesia Tbk. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer pemasaran dan pelanggan, analisis konten media sosial dan kampanye pemasaran, serta telaah laporan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan brand image di sektor pelayaran tidak hanya ditentukan oleh aspek layanan dan kinerja logistik, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menginternalisasi nilai-nilai kemaritiman seperti keberanian, keandalan, solidaritas, dan keterhubungan antarpulau. Internalisasi tersebut diartikulasikan melalui slogan, identitas visual, serta narasi komunikasi yang menonjolkan peran perusahaan dalam “menghubungkan nusantara.” Sentimen maritim terbukti menjadi elemen emosional yang memperkuat asosiasi merek, meningkatkan rasa bangga dan kepercayaan konsumen, serta mendorong brand recall dan loyalitas pelanggan, khususnya pada masyarakat di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan tantangan berupa belum konsistennya penerapan identitas maritim di seluruh titik kontak merek dan masih dominannya komunikasi berbasis harga. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi branding yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada nilai budaya maritim Indonesia.
Model Manajemen Rehabilitasi Infrastruktur Gedung Madrasah Tsanawiyah untuk Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan di Kabupaten Konawe Kepulauan Mokodompit, Eliyanti Agus; Sjcahrawy, La Ode Muhammad Ichwan; Rosmiati, Rosmiati
ARZUSIN Vol 5 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i6.8155

Abstract

The infrastructure conditions of Madrasah Tsanawiyah (MTs) buildings in Konawe Kepulauan Regency are still marked by various problems, including damaged structures, limited classroom space, substandard sanitation facilities, and inadequate learning support amenities, all of which negatively impact the quality of educational services and constrain comfortable and effective learning activities. This study aimed to formulate a management model for MTs building rehabilitation that is effective, efficient, and oriented toward improving the quality of educational services. Adopting a qualitative approach with a case study design in several MTs in Konawe Kepulauan Regency, data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. The findings show that an ideal rehabilitation management system is supported by three main components: (1) planning based on the actual needs of the madrasah; (2) transparent and accountable rehabilitation governance; and (3) sustainable post-rehabilitation utilization and maintenance of buildings. The implementation of this model has been shown to improve the condition of facilities, create a safer and more conducive learning environment, and enhance the quality of educational services at the madrasah level. These findings provide practical contributions for local policymakers and administrators of Islamic educational institutions in designing more targeted and sustainable infrastructure rehabilitation programs.
Analisis Strategis STMIK Bina Bangsa Kendari melalui Pendekatan EFAS dan IFAS Inggi, Rahmat; Umar, Sutriasi; Mokodompit, Eliyanti Agus
Valid: Jurnal Ilmiah Vol. 23 No. 1 (2025): Valid Jurnal Ilmiah - Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53512/valid.v23i1.612

Abstract

This study aims to analyze the strategic position of STMIK Bina Bangsa Kendari using the Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS) frameworks, which serve as the basis for determining the institution’s placement within the Internal–External (IE) Matrix. A descriptive quantitative approach was employed, with data collected through documentation reviews, structured interviews, and field observations involving institutional leaders, lecturers, administrative staff, and students. The IFAS analysis produced a score of 2.50, indicating a moderate internal condition characterized by strengths in lecturer competencies, curriculum relevance, and the implementation of digital academic systems. However, weaknesses were found in laboratory facilities, administrative processes, and financial dependence. Meanwhile, the EFAS score of 2.60 reflects a reasonably strong response to external opportunities such as digital industry growth, government policies on educational transformation, and technological advancements, despite challenges related to competition and regulatory demands. Synthesizing both scores place the institution in the Hold and Maintain quadrant of the IE Matrix, highlighting the need for internal consolidation before pursuing more aggressive growth strategies.
Menavigasi Empat Pasar Pelayaran Melalui Analisis Peran Strategis dalam Industri Maritim Modern N., Nirmalasari; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3967

Abstract

Industri pelayaran global berperan vital dalam mendukung perdagangan internasional dan rantai pasok dunia, dengan lebih dari 80–90% volume barang diperdagangkan melalui laut. Dinamika industri ini sangat ditentukan oleh interaksi empat pasar utama pasar angkutan (freight market), pasar kapal baru (newbuilding market), pasar kapal bekas (sale and purchase market), dan pasar pembongkaran (demolition market). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan keterkaitan antar pasar tersebut melalui pendekatan systematic literature review terhadap berbagai jurnal internasional terindeks Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar angkutan dan pasar jual-beli kapal merupakan sektor paling dinamis dengan volatilitas tinggi, sementara pasar kapal baru dan pembongkaran berfungsi sebagai penyeimbang kapasitas global. Faktor eksternal seperti guncangan ekonomi makro, pandemi, dan kebijakan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap siklus industri pelayaran. Respons industri mencakup digitalisasi rantai pasok, inovasi teknologi, serta penerapan kebijakan hijau untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan. Secara keseluruhan, pemahaman komprehensif atas dinamika empat pasar pengiriman menjadi kunci bagi pengambilan keputusan strategis, mitigasi risiko, dan perumusan kebijakan maritim yang adaptif di era globalisasi dan transisi energi.
Digitalisasi Kesehatan Kerja: Tinjauan Sistematis terhadap Integrasi Teknologi 4.0 dalam Manajemen SDM Kesehatan untuk Pencegahan Cedera dan Retensi Rahmat, Nur Cahyani Amaliawati; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4333

Abstract

Era Industri 4.0 membawa transformasi digital yang signifikan di sektor kesehatan, termasuk dalam bidang kesehatan kerja dan manajemen SDM. Tinjauan sistematis literatur ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi 4.0, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analitik data, ke dalam strategi SDM kesehatan untuk pencegahan cedera dan peningkatan retensi tenaga kerja. Metode penelitian mengacu pada kerangka PRISMA, dengan pencarian literatur pada database Scopus, Web of Science, PubMed, dan IEEE Xplore dari Januari 2018 hingga Desember 2023. Dari 2.350 artikel yang diidentifikasi, 42 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berfungsi sebagai sumber daya kerja yang efektif ketika diimplementasikan secara strategis. Solusi seperti wearable sensor untuk pemantauan ergonomi dan platform AI untuk manajemen beban kerja berkontribusi pada pengurangan risiko cedera muskuloskeletal dan kelelahan. Sementara itu, dampak terhadap retensi lebih bersifat tidak langsung, dimediasi melalui peningkatan persepsi dukungan organisasi dan kesejahteraan kerja yang dihasilkan oleh aplikasi kesejahteraan digital dan sistem penjadwalan yang adil. Diskusi mengintegrasikan perspektif teori Job Demands-Resources, Diffusion of Innovation, dan Strategic Human Resource Management untuk menjelaskan temuan. Disimpulkan bahwa kesuksesan transformasi menuntut pendekatan holistik yang menyelaraskan inovasi teknologi dengan kebijakan SDM dan budaya organisasi, dengan pertimbangan khusus terhadap tantangan kontekstual seperti kesenjangan infrastruktur dan literasi digital di negara berkembang seperti Indonesia. Rekomendasi praktis dan agenda penelitian masa depan diajukan untuk mempercepat adopsi yang efektif.
Transformasi Digital dalam Manajemen SDM Kesehatan: Tinjauan Literatur tentang Aplikasi Teknologi untuk Staffing, Pengembangan Kompetensi, dan Retensi Tenaga Kesehatan Male, Minarti; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4336

Abstract

Transformasi digital merevolusi paradigma Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan, menawarkan solusi inovatif untuk tantangan kronis dalam staffing (penyusunan dan penjadwalan tenaga), pengembangan kompetensi, dan retensi tenaga kesehatan. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris dan konseptual terkini (2018-2023) mengenai penerapan teknologi digital dalam ketiga pilar utama manajemen SDM kesehatan tersebut. Metodologi mencakup pencarian ekstensif pada database PubMed/Medline, Scopus, Web of Science, dan CINAHL, yang mengidentifikasi 2.345 artikel, dengan 48 studi memenuhi kriteria inklusi setelah seleksi ketat. Hasil analisis tematik mengungkapkan bahwa teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan workforce analytics untuk penjadwalan prediktif berpotensi meningkatkan efisiensi alokasi tenaga, mengurangi kelelahan kerja (burnout), dan meningkatkan kepuasan staf. Dalam pengembangan kompetensi, platform e-learning adaptif dan simulasi Virtual Reality (VR)/Augmented Reality (AR) terbukti meningkatkan efektivitas pelatihan, retensi keterampilan klinis, dan aksesibilitas pendidikan berkelanjutan. Sementara itu, analitik prediktif dan aplikasi kesejahteraan digital (wellness apps) menawarkan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi risiko turnover dini dan meningkatkan keterlibatan (engagement) karyawan. Namun, diseminasi teknologi ini dibayangi oleh tantangan signifikan seperti resistensi pengguna, kekhawatiran etika terkait bias algoritma dan privasi data, serta kesenjangan infrastruktur dan kapabilitas digital, terutama di daerah terpencil. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi digital dalam manajemen SDM kesehatan tidak semata-mata bergantung pada keunggulan teknis, tetapi pada pendekatan holistik yang secara seimbang mengintegrasikan aspek teknologi dengan penerimaan manusia, tata kelola etika, dan kesiapan budaya organisasi. Implikasi praktis menekankan urgensi investasi dalam literasi digital, pengembangan kebijakan tata kelola data yang transparan dan akuntabel, serta penerapan model desain partisipatif yang melibatkan tenaga kesehatan sebagai pengguna utama
Digitalisasi Manajemen SDM untuk Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan: Tinjauan Literatur tentang Aplikasi Teknologi dalam Mitigasi Risiko Psikososial melalui Staffing, Kompetensi, dan Retensi Putri, Freddrika; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4340

Abstract

Kesehatan mental tenaga kesehatan telah muncul sebagai krisis global yang mendesak, diperparah oleh tuntutan kerja tinggi dan diperkuat dampak pandemi COVID-19. Risiko psikososial seperti kelelahan emosional (burnout), kecemasan, dan depresi mengancam kesejahteraan individu, kualitas layanan, keselamatan pasien, dan keberlanjutan sistem kesehatan. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis bukti ilmiah terkini mengenai penerapan teknologi digital dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mitigasi risiko psikososial melalui tiga pilar fungsional: staffing, kompetensi, dan retensi. Mengikuti protokol PRISMA, pencarian dilakukan di Scopus, PubMed, Web of Science, dan PsycINFO untuk publikasi tahun 2018–2023. Hasil sintesis dari 42 studi menunjukkan transformasi manajemen SDM dari pendekatan administratif-reaktif menjadi sistem berbasis data yang proaktif. Algoritma prediktif dan aplikasi self-scheduling meningkatkan keadilan dan kontrol penjadwalan, mengurangi dimensi burnout. Platform e-learning dan aplikasi seluler adaptif memfasilitasi pengembangan kompetensi ketahanan mental dengan akses personal dan fleksibel. Sistem analitik prediktif memungkinkan identifikasi dini individu berisiko burnout dan turnover, membuka jalan bagi intervensi dukungan tepat sasaran. Temuan kunci menegaskan sentralitas data berkualitas dan prinsip desain berpusat-manusia sebagai fondasi keberhasilan. Namun, implementasi menghadapi tantangan etika data, kekhawatiran pengawasan (surveillance), dan kebutuhan tata kelola transparan. Disimpulkan bahwa teknologi digital berpotensi strategis menjadikan fungsi SDM sebagai infrastruktur pendukung kesejahteraan integral. Realisasi potensi ini memerlukan kepemimpinan organisasional berkomitmen pada perubahan budaya, kerangka etika kuat untuk melindungi privasi dan otonomi tenaga kesehatan, serta pendekatan desain partisipatif yang melibatkan pengguna akhir.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Konteks Kesehatan Digital: Sebuah Tinjauan Literatur tentang Digitalisasi Staffing, Kompetensi Digital, dan Retensi untuk Kinerja Layanan Optimal Nangsih, Ayu; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4343

Abstract

Transformasi digital yang masif di sektor kesehatan telah merekonfigurasi paradigma layanan, menuntut pendekatan strategis dalam pengelolaan SDM untuk mencapai kinerja optimal dan berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen SDM dalam konteks kesehatan digital, dengan fokus pada digitalisasi staffing, pengembangan kompetensi digital, dan strategi retensi tenaga kesehatan. Menggunakan metode scoping review yang mengikuti kerangka PRISMA-ScR, pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan ProQuest untuk publikasi tahun 2019–2024. Sintesis dari 78 artikel terkualifikasi menunjukkan interdependensi ketiga pilar strategi ini, yang hanya berdampak signifikan bila diimplementasikan secara terintegrasi. Digitalisasi staffing telah berevolusi menjadi ekosistem analitik prediktif yang efektivitasnya ditentukan oleh kualitas data dan penerimaan pengguna akhir melalui pendekatan partisipatif. Sementara itu, pengembangan kompetensi digital perlu bergeser dari fokus keterampilan teknis operasional menuju kapabilitas holistik yang mencakup literasi data, keamanan siber, pemecahan masalah berbasis data, serta penguatan mindset adaptif dan etika digital. Strategi retensi yang sukses bergantung pada kemampuan organisasi mengelola paradoks digital dengan mengubah teknologi dari sumber tuntutan menjadi sumber daya pemberdayaan, melalui dukungan psikososial, kepemimpinan empatik, dan prinsip human-centered design. Sinergi ketiga strategi ini membentuk siklus virtu yang mendorong peningkatan kualitas, keamanan, efisiensi, dan responsivitas layanan kesehatan. Kajian ini menegaskan urgensi menyeimbangkan investasi teknologi dengan investasi pengembangan kapabilitas SDM, budaya organisasi yang suportif, dan kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai fondasi keberhasilan transformasi digital.
Digitalisasi Strategi SDM untuk Praktik Bidan Ideal: Tinjauan Literatur tentang Mitigasi Beban Kerja, Optimalisasi Kewenangan, dan Penguatan Komitmen melalui Inovasi Teknologi Wulandari, Bety Anisa; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4344

Abstract

Bidan menghadapi triad tantangan sistemik yang saling berkait: beban kerja administratif yang berlebihan, kewenangan klinis yang sering terbatas, dan komitmen organisasional yang rendah. Kombinasi ini mengancam keberlanjutan praktik, kualitas asuhan, serta pencapaian target kesehatan ibu dan anak secara global. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkini mengenai peran strategis digitalisasi sebagai intervensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menciptakan ekosistem kerja yang mendukung praktik bidan ideal. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif sesuai pedoman PRISMA 2020 pada empat database (PubMed/MEDLINE, Scopus, ScienceDirect, dan CINAHL) untuk publikasi antara Januari 2015 hingga Desember 2024. Hasil sintesis naratif dari 28 studi yang memenuhi kriteria menunjukkan bahwa teknologi digital terutama Sistem Informasi Kesehatan Elektronik (EHR) yang terintegrasi, Sistem Pendukung Keputusan Klinis (CDSS), dan platform komunitas professional berfungsi sebagai sumber daya pekerjaan (job resources) yang kritis. Secara simultan, teknologi ini mampu: (1) memitigasi beban kerja administratif melalui otomatisasi dan efisiensi dokumentasi; (2) mengoptimalkan kewenangan klinis dengan memperkuat kompetensi dan kepercayaan diri melalui akses real-time terhadap pengetahuan berbasis bukti; serta (3) memperkuat komitmen organisasional dengan mengurangi isolasi profesional melalui konektivitas digital dan dukungan sosial. Keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada pendekatan implementasi yang berpusat pada manusia (human-centered), di mana teknologi dirancang untuk memberdayakan bidan, serta integrasinya yang holistik ke dalam strategi SDM yang mencakup pelatihan, desain ulang pekerjaan, dan dukungan berkelanjutan. Disimpulkan bahwa digitalisasi yang strategis dan terpadu bukan sekadar modernisasi teknis, melainkan investasi fundamental dalam ketahanan, pemberdayaan, dan retensi tenaga bidan, yang pada akhirnya berkontribusi penting terhadap penyediaan layanan kesehatan maternal dan neonatal 
Co-Authors -, Samdin Abdul, Asbi Abdurrafi, Ahmad Abubakar, Muhammad Masyhur Yunus Afandi, Rifan Aganaim, Ardiansyah Agus Maulana Agustin, Nurul Chomariah Aifu, Dewi Kurniati Akbar Akbar Akifah, Akifah Alhasran, Laode Amiruddin, Ahmad Arsyat, Arsyat Asmini, Riskayanti Astuti, Rini Puji Candra Kirana Dano, Muhammad Guntur DEWI RAHMAWATI Dharmawati, Tuti Dwianto, Ikhsan Fahlevi, Anugrah Ryandra Faozi, Muhamad Ilham Fathuddin Fathuddin, Fathuddin Fhandika, Fhandika Firdani, Winda Sari Fitriah, Fifi Gugat, Rudy Max Damara Harfiadin, Harfiadin Hastuti Hastuti Herik, Eva Hidayat, Sabrina Humaerah, Amelia Sari I., Farhan Ramdhani Intan Hesti Indriana Irawan, Ady Januri, Januri Juliana, Nur Jumanudin, Jumanudin Kartika, Sovya Nur khusnul khotimah Kohawan, Rivan Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kusumaningtyas, Daru Putri Laode, Ringo Taufan Laxmi, Laxmi Likmar, Wa Ode Lisna Lisna, Lisna LJ, Sumarni Male, Minarti Masri, La Ode Mohammad Masri, Muhammad Mawaldi, Indra Meilia, Safina Miranda, Miranda N., Nirmalasari Najarudin, Najarudin Nangsih, Ayu Nasrul Nasrul Natashya, Anggita Nengsi, Wahyuni Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nurholis, Khaeril Nuryamin Budi Nusran, Muhammad Pabeta, Yuniati Krisdian Pramudia, Alif Prananingrum, Dwi Kartika Putera, Asrip Putri, Freddrika Rahmat Inggi Rahmat, Nur Cahyani Amaliawati Rahmiatin, Sitti Ramiu, La Ode Razak, Al Retno, Bayu Roslia, Roslia Rosmiati Rosmiati Sadikin, Abdurrahman Sahlan, Muh. Faisal Saing, Fatmawati M Samdin, Samdin SARNIATI, SARNIATI Sartika, Juli Sartika, Wa Ode Siagawati, Meli Sitti Hadijah, Sitti Sjcahrawy, La Ode Muhammad Ichwan Sugarni, Mika Suherni, Wa Ode Sukotjo, Endro Sumarniwati, Putu Syaban, Abdul Syahrudin, Dinda Rahayu Syam, Syamsir Ulfa Matoka, Ulfa Umar, Sutriasi Usman Usman Wardiningsih, Harpiang Wati, Enny Werweti, Werweti Wulan, Wulan Wulandari, Bety Anisa Younita, Vivi Yusran, Sartiah YUSUF -