Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Saus Tomat Untuk Peningkatan Nilai Tambah dan Kemampuan Siswa SMKN Kuwus Golo Welu Santu, Lorensius; Payong, Polikarpus; Piran, Ronaldus Don; Budiman, Nikolaus Dionesius; Cordanis, Astried Priscilla; Ndau, Wensislaus Arman; Jandu, Inosensius Harmin
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15045

Abstract

Memperkuat sumber daya manusia merupakan langkah mendasar bagi setiap individu untuk memulai dan menjalankan bisnis. Pada saat ini, pengetahuan dan keterampilan merupakan hal terpenting dalam diri setiap individu manusia. Upaya peningkatan pengetahuan melalui pelatihan dan pendidikan merupakan langkah strategis dan wujud kepedulian terhadap pendidikan. SMK Kuwus merupakan sekolah kejuruan yang memiliki jurusan pertanian yang bergerak di bidang pangan dan hortikultura. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan mengedukasi siswa SMK Kuwus tentang bagaimana produk pertanian dapat memperoleh nilai tambah ketika menjadi produk olahan. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan (survei lokasi, pengajuan izin, pengurusan administrasi, penyiapan alat dan bahan serta akomodasi) di SMKN Kuwus Manggrai Barat pada tanggal 20 Oktober 2023 hingga pelatihan dilaksanakan pada tanggal 28 September 2023. Siswa SMAK Kuwus juga turut serta aktif dalam kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. Peserta yang berpartisipasi secara aktif dan antusias diharapkan untuk terus berkolaborasi dan memberikan pelatihan tentang metode lain untuk meningkatkan pengetahuan di bidang Sosial Ekonomi Pertanian.
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Dalam Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Di Desa Tengku Lese Nikolaus Dionesius Budiman; Inosensius Harmin Jandu; Paulus Every Sudirman; Wensislaus Arman Ndau; Lorensius Santu; Selvianus San
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 1 (2024): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i1.9624

Abstract

Media sosial memungkinkan penyuluh pertanian untuk menyampaikan informasi dan berinteraksi dengan petani untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan praktik pertanian. Penelitian ini menggunakan metode sampling random sederhana. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan petani di lokasi penelitian. Penelitian menemukan bahwa petani harus dilatih untuk menggunakan media sosial dengan lebih baik; memanfaatkan peran penyuluh untuk mendorong penggunaan media sosial; meningkatkan akses internet; dan menyediakan perangkat yang cukup, sehingga mempermudahkan petani untuk mengakses informasi pertanian. Dengan memanfaatkan media sosial secara efektif, penyuluhan pertanian bisa menjadi lebih dinamis, responsif, dan relevan dengan kebutuhan petani saat ini. Secara umum, penggunaan media sosial dalam penyuluhan pertanian dapat bermanfaat, asalkan disertai dengan dukungan dan pelatihan yang tepat. Kata Kunci. Efektivitas, Penyuluhan Peratanain, Media Sosial
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Arang Briket Ramah Lingkungan: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus : Desa Golo Sembea, Manggarai Barat) MARIUS YOSEF SERAN; Yosef Kurniawan Ukar; Laurensius Sandrio; Inosensius Harmin Jandu
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 2 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i2.9843

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi upaya untuk mengembangan model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sesuai dengan potensi lokal dan berbasis pada keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan latar belakang ini maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan arang briket yang ramah lingkungan di Desa Golo Sembea, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Pemberdayaan ekonomi dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang sangat bergantung pada sumber daya alam. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang difokuskan pada Kelompok Tani di Desa Golo Sembea. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi langsung selama proses pembuatan arang briket. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan matriks IFAS-EFAS disimpulkan bahwa terdapat sejumlah peluang dalam hal ketersediaan bahan baku, minat partisipasi masyarakat, meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan, dan dukungan kebijakan pemerintah, sedangkan tantangan terdapat pada efesiensi penggunaan dan adaptasi teknologi modern, ketergantungan produksi pada musim panen, fluktuasi pasar dan persaingan pasar. Peningkatan kapasitas SDM dan pelatihan yang terkait dengan peningkatan kualitas produk dan standarisasi arang briket ramah lingkungan berdasarkan kolaborasi pemangku kepentingan terkait menjadi rekomendasi demi peningkatan dan keberlanjutan program.  
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Dalam Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Di Desa Tengku Lese Nikolaus Dionesius Budiman; Inosensius Harmin Jandu; Paulus Every Sudirman; Wensislaus Arman Ndau; Lorensius Santu; Selvianus San
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 1 (2024): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i1.9624

Abstract

Media sosial memungkinkan penyuluh pertanian untuk menyampaikan informasi dan berinteraksi dengan petani untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan praktik pertanian. Penelitian ini menggunakan metode sampling random sederhana. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan petani di lokasi penelitian. Penelitian menemukan bahwa petani harus dilatih untuk menggunakan media sosial dengan lebih baik; memanfaatkan peran penyuluh untuk mendorong penggunaan media sosial; meningkatkan akses internet; dan menyediakan perangkat yang cukup, sehingga mempermudahkan petani untuk mengakses informasi pertanian. Dengan memanfaatkan media sosial secara efektif, penyuluhan pertanian bisa menjadi lebih dinamis, responsif, dan relevan dengan kebutuhan petani saat ini. Secara umum, penggunaan media sosial dalam penyuluhan pertanian dapat bermanfaat, asalkan disertai dengan dukungan dan pelatihan yang tepat. Kata Kunci. Efektivitas, Penyuluhan Peratanain, Media Sosial
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Arang Briket Ramah Lingkungan: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus : Desa Golo Sembea, Manggarai Barat) SERAN, MARIUS YOSEF; Ukar, Yosef Kurniawan; Sandrio, Laurensius; Jandu, Inosensius Harmin
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 2 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i2.9843

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi upaya untuk mengembangan model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sesuai dengan potensi lokal dan berbasis pada keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan latar belakang ini maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan arang briket yang ramah lingkungan di Desa Golo Sembea, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Pemberdayaan ekonomi dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang sangat bergantung pada sumber daya alam. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang difokuskan pada Kelompok Tani di Desa Golo Sembea. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi langsung selama proses pembuatan arang briket. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan matriks IFAS-EFAS disimpulkan bahwa terdapat sejumlah peluang dalam hal ketersediaan bahan baku, minat partisipasi masyarakat, meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan, dan dukungan kebijakan pemerintah, sedangkan tantangan terdapat pada efesiensi penggunaan dan adaptasi teknologi modern, ketergantungan produksi pada musim panen, fluktuasi pasar dan persaingan pasar. Peningkatan kapasitas SDM dan pelatihan yang terkait dengan peningkatan kualitas produk dan standarisasi arang briket ramah lingkungan berdasarkan kolaborasi pemangku kepentingan terkait menjadi rekomendasi demi peningkatan dan keberlanjutan program.  
Peluang dan Tantangan Pengembangan Usahatani Tomat dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai Jandu, Inosensius Harmin; Santu, Loerensius; Sudirman, Paulus Every
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14715

Abstract

Agriculture is a sector that has an important role in the economy in Indonesia. One agricultural commodity that has great potential is horticulture. Horticulture is one of the agricultural subsectors that has the potential to make a major contribution to economic development and plays an important role in the source of farmers' income, trade and employment. This research aims to determine the opportunities and challenges of developing tomato farming and its impact on farmers' income in Ruteng District, Manggarai Regency. The research was conducted in Ruteng District, Manggarai Regency with the consideration that this area is one of the areas for developing tomato horticulture farming. Data collection was carried out by interviewing main and key informants consisting of farmers, heads of farmer groups, agricultural extension workers. Data sources consist of primary data and secondary data. Research result. By taking advantage of supportive climate conditions, optimizing high market demand, managing stable selling prices, and diversifying products, farmers in Ruteng District have a good opportunity to develop tomato farming in a sustainable manner and can improve their standard of living. In facing farming challenges, it is important to have a holistic and integrated approach between governments. in terms of providing technological support, education, access to capital and risk management to help increase productivity, sustainability and income of farmers in Ruteng District. Apart from that, intense assistance to farmers in implementing good agricultural practices will also support increasing crop yields and farmer welfare. With the implementation of the right strategy and continuous support, tomato farming in Ruteng District has great potential to increase productivity, farmer income and contribution to the local economy.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen Kopi Bubuk Wamor Khas Labuan Bajo Manggarai Barat Jandu, Inosensius Harmin; Hudin, Robertus; Budiman, Nikolaus Dionesius
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14466

Abstract

The need for coffee is almost the same as the need for other important agricultural commodities. Indonesia is one of the countries with the highest coffee consumption, so coffee has become an inseparable part of people's lives. Therefore, its existence is very important. Of course, good coffee is coffee that always maintains its quality and is delicious to consume. Wamor ground coffee is an MSME that operates in the field of processing coffee into ground coffee. This research aims to find out what factors influence consumer satisfaction with Wamor coffee. The research method uses qualitative and quantitative approaches. Data collection techniques use survey methods and questionnaire instruments. The number of samples used was 50 people. The research results of the six variables used to measure consumer satisfaction with wamor powdered coffee, namely taste, ease of product access, emotional relationships, have a significant positive influence, while product continuity, service, and affordable prices have a positive but not significant influence on consumer satisfaction with wamor powdered coffee. Thus, this research provides valuable insight for Wamor Coffee UMKM in understanding their consumers' preferences and needs, which can be used as a basis for improving their products and services to better meet consumer expectations.
Dampak Metode Penyuluhan Langsung dan Tidak Langsung Terhadap Peningkatan Keterampilan Kelompok Tani Hortikultura Kecamatan Ruteng Jandu, Inosensius Harmin; Utama, Wigbertus Gaut
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12621

Abstract

For progress in agriculture, farmers as the main actors need increased resources. They must be able and have the skills to run their business, and extension workers as motivators must use effective methods to influence the farming community. Capabilities can be improved through learning processes, effective training and agricultural extension. The aim of this research is the direct and indirect impact of extension on farmers' skills in Ruteng District, Manggarai Regency. Time and Place of Research This research was conducted in Ruteng District, Manggarai Regency. Data collection was carried out on 10 August-10 October. In an effort to answer the problems in this research, multiple linear regression analysis was used. The author of this research used a quantitative descriptive approach. Based on the research results, it can be concluded that: The direct extension method has a positive and significant effect on farmers' skills and the indirect method has a positive but not significant effect on farmers' skills in Ruteng District, Manggarai Regency. The direct method is used when agricultural instructors face the target and obtain a response from the target in a relatively short time, while the indirect method is used when the instructor uses extension media and does not meet directly with the target to obtain a response. This second method can be very helpful in situations where direct methods cannot be used, especially in terms of attracting attention and moving the hearts of the target instructor.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Padi Kelompok Tani Kembang Mekar di Desa Tal Kecamatan Satar Mese Santu, Lorensius; Payong, Polikarpus; Piran, Ronaldus Don; Jandu, Inosensius Harmin
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14919

Abstract

This research aims to find out how the marketing mix influences the increase in rice sales volume of the Kembang Mekar Farmers Group. The marketing mix is one of the factors that can influence the increase in sales volume of a product. The marketing mix itself consists of four elements, namely product, price, promotion and distribution. In the context of the Kembang Mekar farmer group, it is important to analyze the influence of the marketing mix on increasing rice sales volume. Thus, this research aims to identify factors in the marketing mix that can increase the sales volume of rice for the Kembang Mekar farmer group. In the context of ideal conditions, the Kembang Mekar farmer group is expected to be able to increase rice sales volume significantly. The location of this research was carried out at the Kembang Mekar farmer group. Determining the location of the research was carried out deliberately. The time for conducting the research is from February to May 2024. Product and price have a significant influence on the volume of rice sales in the Kembang Mekar farmer group, while place and promotion do not have a significant influence individually.
Penguatan Kesadaran Remaja terhadap Dampak Pernikahan Dini di Desa Tengku Lese, Manggarai, Flores Niman, Erna Mena; Darong, Hieronimus Canggung; Wea, Lidwina Dewiyanti; Jandu, Inosensius Harmin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22842

Abstract

ABSTRACT This community service activity was carried out in Tengku Lese Village, Rahong Utara District, Manggarai, with a focus on preventing early marriage among adolescents. The community partner faces the issue of widespread early marriage practices influenced by cultural, economic, and low awareness factors regarding its impacts. The objective of this activity is to raise awareness among adolescents and the community about the risks of early marriage on education, mental health, and reproductive health, while also providing alternative prevention solutions. The method used was participatory, including initial observation, interviews with the village head, distribution of questionnaires, delivery of materials by four presenters, and interactive discussions. The results of the activity showed a significant increase in adolescents’ understanding, from 48% before the socialization to 82% after the program. The conclusion of this service is that participatory socialization has proven effective in building adolescent awareness and should be followed up with sustainable mentoring programs to more broadly prevent early marriage practices. Keywords: Early Marriage, Adolescents, Health, Education, Participatory Socialization.  ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Manggarai, dengan fokus pada pencegahan pernikahan dini di kalangan remaja. Mitra masyarakat menghadapi masalah maraknya praktik pernikahan dini yang dipengaruhi oleh faktor budaya, ekonomi, dan rendahnya pemahaman mengenai dampaknya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran remaja serta masyarakat mengenai risiko pernikahan dini terhadap pendidikan, kesehatan mental, dan kesehatan reproduksi, sekaligus memberikan alternatif solusi pencegahan. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi observasi awal, wawancara dengan kepala desa, penyebaran kuesioner, penyampaian materi oleh empat pemateri, serta diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman remaja, dari 48% sebelum sosialisasi menjadi 82% setelah kegiatan. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa sosialisasi partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran remaja, dan perlu ditindaklanjuti dengan program pendampingan berkelanjutan untuk mencegah praktik pernikahan dini secara lebih luas. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Remaja, Kesehatan, Pendidikan, Sosialisasi Partisipatif