Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Suhu dan perubahannya Kelas VII Sari, Esy Puspita; Sari, Meirita; Salamah, Salamah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i2.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kelas VII pada materi Suhu dan Perubahannya. Penelitian ini dilakukan di SMPN 20 Kota Bengkulu. Sampel yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yakni kelas VII C (kelas yang diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas VII D (kelas yang diajarkan tidak menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari 20 soal pilihan berganda. Berdasarkan analisis data menggunakan uji t dan hasil yang diperoleh ada beberapa hal yang menjadi temuan dalam penelitian ini adalah: (1) Berdasarkan uji normalitas lilliefors didapat hasil belajar pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah Fhitung = 0,76 sedangkan dari daftar uji liliefors pada taraf nyata ∝ = 0,5 maka diperoleh harga Ftabel = 0,161 Sehingga diperoleh Fhitung (0,76) < Ftabel (0,161) yang berarti data hasil belajar siswa berasal dari populasi yang berdistribusi normal. (2) Berdasarkan uji homogenitas diperoleh Fhitung < Ftabel (0,429) < 1,86) hal ini berarti dapat disimpulkan varians berasal dari berdistribusi yang homogen. (3) Untuk pengujian hipotesis diperoleh thitung 1,769 dan ttabel = 1,64. Kriteria pengujian adalah terima Ho jika thitung < ttabel Dalam penelitian ini dipeoleh thitung (1,769) > ttabel (1,64), dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima, berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kelas VII SMPN 20 Kota Bengkulu.Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar.
Dampak Menurunnya Adab Siswa Terhadap Guru: Krisis Moral dalam Dunia Pendidikan Sari, Meirita; Mellya, Sendi; Rahmatika, Kia; Nopesi, Nopesi; Hasana, Uswatun
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2936

Abstract

Fenomena menurunnya adab siswa terhadap guru menunjukkan krisis moral yang serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Sikap tidak sopan seperti membantah, berbicara kasar, hingga menantang otoritas guru mencerminkan pergeseran nilai dalam masyarakat yang semakin mengedepankan kebebasan individu dan sikap antiotoritas. Artikel ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab degradasi adab siswa terhadap guru serta urgensi pendidikan karakter dalam membangun kembali moralitas siswa. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur terkait pendidikan karakter, etika, dan pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan adab adalah lemahnya keteladanan, pengaruh media digital, serta menurunnya peran keluarga dan sekolah sebagai pusat pendidikan moral. Pemulihan nilai adab memerlukan sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat melalui pendidikan karakter yang berkesinambungan dan kontekstual. Dengan demikian, penguatan adab siswa merupakan upaya strategis dalam memulihkan esensi pendidikan sebagai proses pembentukan manusia berakhlak mulia. Menurunnya adab siswa terhadap guru menjadi cerminan nyata dari terjadinya krisis moral di lingkungan pendidikan Indonesia. Perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang tidak diimbangi dengan penguatan karakter telah melemahkan nilai-nilai sopan santun dan penghormatan terhadap guru sebagai figur pendidik. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi adab dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain melemahnya keteladanan dari orang tua dan guru, pengaruh negatif media digital, serta berkurangnya peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moral.
Enhancing Third Grade Students’ Learning Outcomes in Science and Social Studies Through Game-Based Learning: A Classroom Action Research Sari, Meirita; Yunilarosi, Elvida Sari; Ula, Siti Mubarokatul; Panse, Vishal R.; Shukla, Alok; Omanwar, Shreeniwas
Islamic Journal of Integrated Science Education (IJISE) Vol. 4 No. 3 (2025): November
Publisher : Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijise.v4i3.6655

Abstract

The low learning outcomes of third-grade students at SDN 2 Rambang in Science learning. Therefore, innovation through game-based learning is needed. This research aims to improve the learning outcomes of third-grade students at SDN 2 Rambang on the topic of the life cycle of living things in Science learning using the game-based learning method. The subjects of this research were 19 third-grade students at SDN 2 Rambang. The method used in this research was Classroom Action Research which was carried out in 2 cycles. The instruments used included observation sheets, learning outcome tests, and documentation. The results of the research showed that the application of the game-based learning method could improve student learning outcomes. In the pre-cycle, only 6 out of 19 students (31.6%) achieved scores above the Minimum Completeness Criteria. In the first cycle, this increased to 12 students (63.2%), and in the second cycle, it further increased to 19 students 100%). In addition to the increase in learning outcome scores, students also showed increased motivation, activeness, and understanding of the material. Thus, it can be concluded that the game-based learning method is effective in improving student learning outcomes in Science learning, especially on the topic of the life cycle of living things.
PENGEMBANGAN MODUL PADA PENDEKATAN HANDS ON LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA DALAM BELAJAR Shintia, Shintia; Sari, Meirita
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis hands-on learning untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas IX pada materi siklus karbon di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Modul dirancang agar siswa aktif melalui eksperimen, observasi, dan diskusi. Hasil validasi menunjukkan modul sangat layak, efektif, dan praktis digunakan. Uji coba kelompok kecil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata 80,46%, mayoritas di atas 70%. Modul juga mendapat respons positif dari guru dan siswa karena mudah digunakan. Pada uji coba kelompok besar, 85,53% siswa menilai modul sangat praktis dan menarik, serta membantu dalam memahami materi. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol, dengan nilai kelas eksperimen lebih tinggi. Modul ini direkomendasikan untuk pembelajaran IPA guna meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Problem-Based Learning-Based E-Module to Enhance Problem-Solving Skills about Pressure Topics: A Preliminary Development Asih, Tri Lestari Budi; Najib, Iqbal Ainun; Putri Nanda Agustin; Sari, Meirita; Faizah, Ulinnuha Nur; Maiyanti, Aziza Anggi; Mustaghfiroh, Qoimatul; Aziz, Moch. Ilham Abdul; Sughro, M. Abdul Rosyid; Naufira, Berliani; Najwa, Nabila Nurin
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : National Dong Hwa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v6i1.823

Abstract

This study aims to develop an e-module based on problem-based learning to increase students' problem-solving skills regarding material pressure and its application in everyday life. The subject of this research is an 8th-grade student at a junior high school in Bojonegoro. As for the research, the R&D process is 4-D. This is limited only to the 3D phase, namely, until the module's validity. The e-module was validated by four validators: one expert in learning, one in language, one in materials, and one in media. Results validation will be analyzed using a presentation of the results of 4 expert validators. The results from validation by the four validators conclude that the e-module developed its own score (89.4%), which is included in the very valid category. Shows e-module-based problem-based learning on material pressure and its application in daily life. An e-module can be used in science instruction to improve students' problem-solving skills.