Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sosialisasi Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Asri Melalui Penataan Taman Sekolah pada Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara Parinduri, Ramadha Yanti; Julian, Julian; Rahmaniah, Rahmaniah; Hani, Sheila; Rini, Rini; Razali, Muhammad
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.837 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.434

Abstract

Program pengabdian masarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh satuan Pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menyenangkan demi tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada keberagaman hidup manusia dalam memenuhi hidupnya. Banyak manfaat yang dirasakan dengan menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat yaitu menjauhkan sumber-sumber penyakit yang berkembang di sekitar kita. Sosialisasi ini bertujuan agar siswa Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara berprilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Proses Pendidikan akan berlangsung dengan baik jika lingkungan tempat terjadinya proses Pendidikan iu sendiri mendukung dalam artian aman, nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, selain sarana dan fasilitas yang memadai sekolah juga memerlukan lingkungan nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, pentingnya penanaman karakter secara langsung dapat membentuk nilai-nilai yang positif pada diri siswa. Maka dari itu disediakan taman yang berada didalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah.Kata kunci: Lingkungan sehat, sosialisasi, taman sekolah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL BRAIN BASED LEARNING (BPL) PADA SISWA SMK MADANI MEDAN Tanjung, Yulia Tiara; Razali, Muhammad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44816

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Brain Based Learning pada siswa SMK dan Untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK yang diterapkan model Brain Based Learning dan yang diterapkan pembelajaran konvensional. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. peneliti menggunakan jenis desain control group pretest-posttest design. Penelitian control group pretest-posttest design menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Madani.  sampel secara acak yaitu dengan cara menuliskan semua populasi kelas X pada kertas kemudian digulung dan dimasukkan ke dalam botol lalu dikocok dan dijatuhkan satu gulungan kertas yang berisikan nama sampel sebagai kelas eksperimen, begitu juga hal yang sama dilakukan untuk menentukan kelas kontrol. Adapun sampel yang diperoleh dalam penelitian ini adalah  sebagaiX-1 kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh = 13,67 dan = 1,69, maka > , hal ini berarti tolak terima . Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Brain Based Learning dapat meningkatkan komunikasi matematis siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil rata-rata selisih posttest-pretest kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah ( = 2,94) dan rata-rata selisih postest-pretest kelas kontrol adalah ( = 1,73) terlihat bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih baik dari nilai rata-rata kelas kontrol. nilai t untuk kedua kelas yaitu h = 4,32 dan = 1,67. Hasil ini berakibat h > yaitu 4,32 > 1,67 berada pada daerah penolakan H terima H1. Hal ini menunjukkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran Brain Based Learning lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang diterapkan dengan pembelajaran konvensional.
Pengaruh Kinerja Pemerintah Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Dengan Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Sebagai Variabel Mediasi Di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias Ndruru, Sepriman; Bangun, Nirwana Br; Razali, Muhammad
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5724

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa,untuk mengetahui pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap tingkat pendidikan, untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa, untuk mengetahui kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa dengan tingkat pendidikan masyarakat desa sebagai variabel mediasi di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknis analisis Uji Validasi,Realibilitas, dan Normalitas. Serta Uji Hipotesis menggunakan uji T, uji F dan uji R2 yang mana datanya diolah menggunakan Software Statistical Process Social Science (SPSS). Objek penelitian ini adalah di desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias dengan jumlah 48 orang dengan menyebarkan kuesioner penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa melalui tingkaat pendidikan sebagai variabel mediasi. Hal ini  di buktikan dengan hasil uji T dengan tingkat signifikan 0,00 < 0,05 karena nilai P < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha di terima.dan hasil uji F sebesar (11,083) dengan tingkat signifikasi 0,00<0,005 maka dapat di nyatakan terdapat pengaruh antara kinerja pemerintah desa,kesejahteraan dengan tingkat pendidikan masyarakat di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias.
MENGGABUNGKAN KECERDASAN BUATAN (AI) DAN NILAI KEMANUSIAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Fajrillah, Fajrillah; Razali, Muhammad; Amadi, Jam’an; Handri, May; Hasan, Junaidi; Hasyim, Shamir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.27947

Abstract

Era digital menghadirkan peluang revolusioner dalam dunia pendidikan, salah satunya adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Namun, penting untuk diingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan yang tepat antara pemanfaatan AI dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan era digital. Penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, penting untuk diingat bahwa AI harus digunakan dengan cara yang etis dan bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan seperti inklusi, kesetaraan, dan keadilan. Penggunaan AI dalam pendidikan juga harus diimbangi dengan pengembangan keterampilan manusia yang esensial, seperti kreativitas, kritisisme, dan komunikasi. Guru dan tenaga pendidik juga harus memainkan peran penting dalam memastikan bahwa AI digunakan dengan cara yang efektif dan bermanfaat bagi siswa. Kesimpulannya, integrasi AI dan nilai kemanusiaan dalam pendidikan era digital adalah sebuah hal yang penting dan mungkin dilakukan. Dengan penerapan yang tepat, AI dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berwawasan luas.
Perbedaan Model Pembelajaran Think Talk Write dan Think Pair Share pada Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ridwan, Muhammad; Razali, Muhammad; Zahari, Cut Latifah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.2207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara dua model pembelajaran tersebut terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian eksperimental ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 3 Binjai pada tahun ajaran 2021/2022. Dalam penelitian ini, sampel penelitian dipilih dengan menggunakan purposive sampling, di mana kelas VIII-1 dan kelas VIII-3 menjadi sampel. Tes esai digunakan sebagai instrumen pengumpulan data, dengan tiga pertanyaan sebagai indikator kemampuan matematis peserta didik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write memiliki kinerja dan kemajuan yang lebih baik dalam kemampuan komunikasi matematis dibandingkan dengan kelas yang menggunakan model Think Pair Share. Dalam hal ini, nilai posttest kelas eksperimen I dan II masing-masing sebesar 28,22 dan 26,81. Analisis statistik menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dibandingkan dengan model Think Pair Share. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pembelajaran matematika di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi guru untuk menggunakan model pembelajaran Think Talk Write dalam mengajar matematika untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Namun, penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Pertama, penelitian ini hanya dilakukan pada dua kelas di satu sekolah, sehingga generalisasi hasil penelitian perlu dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, dalam penelitian ini hanya digunakan satu instrumen pengukuran, yaitu tes esai, sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan instrumen pengukuran yang lebih beragam dan lebih luas cakupannya.
Analysis of Students' Mathematical Critical Thinking Skills Reviewed from Gender in SPLDV Material Tanjung, Yulia Tiara; Razali, Muhammad
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2025): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v4i3.1087

Abstract

Mathematics as a science that underlies the development of technology and plays an important role in the development and encourages the progress of other sciences. Students' ability to think to solve problems is certainly different, as is the case between male and female students. Gender differences are a term that emphasizes males and females. This type of research is a descriptive type of research with a qualitative approach that aims to describe Mathematical Critical Thinking Skills Reviewed from a Gender Perspective on SPLDV Material. This research was conducted at SMP IT Daarul Istiqlal located on Jl. Pantai Rambung in the 2024/2025 academic year. The subjects in this study were class VIII-2. The technique for taking research subjects was 20 male and 20 female people. Data analysis techniques were carried out with steps of data validity, data reduction, data presentation, and verification and conclusions. Indicators of mathematical critical thinking skills in this study are: (1) Finding ways that can be used to deal with problems, (2) Analyzing Data, (3) Evaluating relevant arguments in solving a problem.
Students' Critical Thinking Abilities in Solving HOTS Questions on Circles Razali, Muhammad; Tanjung, Yulia Tiara
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2025): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v4i3.1088

Abstract

Critical Thinking is the ability to think rationally and see problems objectively so that the results obtained are unusual and in accordance with existing reality. HOTS is a process of thinking of students at a higher cognitive level developed from various cognitive concepts and methods and learning taxonomies such as the problem-solving method, Bloom's taxonomy, and the taxonomy of learning, teaching, and assessment. This study uses a descriptive qualitative approach, which aims to analyze students' critical thinking skills in solving mathematics problems. This study was conducted in August 2024 at SMP IT Daarul Istiqlal. This study took a sample of grade VIII, namely 30 students. Furthermore, students will be classified based on the level of high metacognitive ability, medium metacognitive ability and low metacognitive ability according to the results of the analysis of student answers. Grouping categories of high, medium and low metacognition. Subjects were selected based on considerations of availability and relevance to the research objectives. Data collection techniques used were using questions or tests, interviews, questionnaires and documentation. Documentation is a qualitative data collection technique in the form of printed, written data and recordings in answering questions. This data analysis technique uses three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the data analysis are specifically organized and presented descriptively.
The Relationship between Learning Styles and Creative Thinking and Problem-Solving Abilities of Students at SMK Negeri 1 Kisaran Razali, Muhammad; Zahari, Cut Latifah
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2025): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v4i3.1108

Abstract

The aim of this study is to examine the impact of students’ learning styles visual, auditory, and kinesthetic on their creative thinking and problem-solving abilities. This research employed a quantitative approach with a comparative descriptive method. Data were collected through descriptive and inferential analysis. The study population consisted of 340 eleventh-grade students of SMK Negeri 1 Kisaran, from which 78 students were selected as samples using purposive sampling. Research instruments included a 39-item learning style questionnaire, 5 items measuring mathematical creative thinking skills, and 5 items assessing problem-solving skills. Data were analyzed using multivariate techniques with the MANOVA test. The findings indicate that learning styles significantly influence both creative thinking and problem-solving abilities, with a contribution of 57.1%. This result suggests that students’ visual, auditory, and kinesthetic learning styles play an important role in shaping their creative thinking and problem-solving skills.
Pengaruh Kemampuan Individu Dan Komitmen Kerja Terhadap Kualitas Kerja Melalui Kepuasan Kerja Di Koperasi Jasa Bintang Karya Sejahtera Provinsi Sumatera Utara Halawa, Sudiyarni; Bangun, Nirwana Br.; Razali, Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8841

Abstract

This study aims to analyze the influence of individual ability and work commitment on work quality with job satisfaction as an intervening variable at Koperasi Jasa Bintang Karya Sejahtera in North Sumatra Province. The research focuses on: (1) the effect of work commitment on job satisfaction, (2) the effect of job satisfaction on work quality, (3) the effect of individual ability on work quality with job satisfaction as a mediating variable, (4) the direct effect of individual ability on work quality, (5) the direct effect of work commitment on work quality, (6) the effect of individual ability on job satisfaction, and (7) the effect of work commitment on work quality through job satisfaction. This study uses a quantitative approach with a survey method, utilizing questionnaires as the data collection instrument. The population consists of 316 employees, with a sample of 76 respondents selected using the Slovin formula. Data analysis techniques include multiple linear regression and mediation tests. The results indicate that both individual ability and work commitment have a positive and significant effect on job satisfaction and work quality. Moreover, job satisfaction is also proven to have a positive and significant impact on work quality. Job satisfaction is found to successfully mediate the effect of individual ability and work commitment on work quality. These findings highlight the importance of improving employee competencies and strengthening work commitment to enhance satisfaction and work quality effectively.