Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE PERMAINAN KARTU BERPASANGAN TERHADAP PERENCANAAN KARIER SISWA DI SMAN 15 PEKANBARU Febella, Helga; Umari, Tri; Donal, Donal
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i1.27491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode permainan kartu berpasangan dalam bimbingan kelompok terhadap perencanaan karier siswa di SMAN 15 Pekanbaru. Didapatkan 8 sampel dari total keseluruhan siswa kelas XI A SMAN 15 Pekanbaru yang menjadi bagian dari populasi penelitian. Pengumpulan data selama penelitian menggunakan kuesioner (angket), yang validitasnya diuji di atas 0,329 dan uji reliabilitas alpha Cronbach sebesar 0,890. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok yang diterapkan melalui metode permainan kartu berpasangan meningkatkan perencanaan karier siswa sebesar 65%.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru Sahara, Nelvita Putri; Umari, Tri; Donal, Donal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6053

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan perasaan takut tertinggal momen berharga yang dialami individu lain. Perkembangan teknologi dan internet berdampak pada Fear of Missing Out (FoMO) yang menjadikan individu ketergantungan pada keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain melalui media sosial.Penelitian ini berjudul Pengaruh Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru, bertujuan untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh terhadap Fear of Missing Out (FoMO) siswa di SMAN 9 Pekanbaru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan pre-eksperimental design dengan model design One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan purposive sampling, dimana didapatkan 10 orang siswa kelas XI SMAN 9 Pekanbaru yang mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket Fear of Missing Out (FoMO) yang kemudian di analisis pretest dan posttest menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 23 for windows dan uji N-Gain ternormalisas dengan bantuan Microsoft Excel.Hasil hipotesis membuktikan terdapat perbedaan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan nilai uji Wilxocon menunjukan Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,005 0,05, maka Ha diterima. Selanjutnya, dari hasil uji N-Gain diperoleh gain score sebesar 0,42 artinya konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh menurunkan Fear of Missing Out (FoMO) siswa dan berada pada kategori sedang.
Pengembangan Modul Pengelolaan Emosi Siswa SMP Kelas 9 Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Khomsah, Soraya; Umari, Tri; Donal, Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3671

Abstract

Pengelolaan emosi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa, terutama di usia remaja yang rentan terhadap perubahan psikologis. Masa remaja disebut sebagai periode badai dan tekanan, yaitu ketika ketegangan emosi meninggi karena akibat dari perubahan fisik dan lingkungan yang tidak mendukung perkembangan emosionalnya. Siswa SMP khususnya kelas 9, mengalami berbagai perubahan fisik, emosional dan sosial yang signifikan. Perubahan ini seringkali menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengelola emosi mereka yang dapat berdampak pada prestasi akademik, hubungan sosial dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pengelolaan emosi untuk siswa kelas 9 melalui layanan bimbingan klasikal. Modul ini dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada penelitian ini, model pengembangan dibatasi hanya sampai tahap development atau tahap pengembangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development atau R & D. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya masalah yang ditemukan yaitu tingginya frekuensi siswa kelas 9 yang mengalami kesulitan mengelola emosi, khususnya emosi negatif seperti mudah marah. Oleh karena itu, topik yang dipilih berdasarkan dengan permasalahan siswa yang mengalami kesulitan mengelola emosi, terkhusus emosi negatif yaitu mudah marah. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli materi, desain, dan bahasa. Uji validitas menunjukkan bahwa tingkat validitas modul berada pada kategori sangat tinggi atau sangat layak digunakan dengan hasil skor rata-rata yaitu 3.57 dan hasil rata-rata persentase yaitu 89.29%. Hal ini menunjukkan bahwa modul dapat digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan syarat diperbaiki sesuai saran dan masukan oleh para validator ahli. Modul ini diharapkan menjadi alat bantu efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan klasikal serta membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan pengelolaan emosi.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Dam-daman Terhadap Peningkatan Keterbukaan Diri Siswa Kelas X di SMA Negeri 15 Pekanbaru Hanifah, Bunga; Umari, Tri; Donal, Donal
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6062

Abstract

Keterbukaan diri memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, maka penting diketahui bagaimana perkembangan dan pengaruh keterbukaan diri terhadap penyesuaian pribadi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan permainan dam-daman untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa SMA Negeri 15 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Subjek penilitian ini dipilih secara purposive sampling, sampel diambil sebanyak 6 siswa yang memiliki kematangan emosional rendah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji analisis statistik non parametic uji wilcoxon dan n gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,028 α (0,05) yaitu adanya pengaruh bimbingan kelompok dengan permainan dam-daman terhadap keterbukaan diri siswa. Terdapat perbedaan hasil skor siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. Dimana sebelum diberikan trestment 100% siswa berada dalam kategori keterbukaan diri rendah. Setelah diberikan treatment 83,3% siswa berada dalam kategori keterbukaan diri tinggi dan 16,7% di kategori sedang.
Implementasi Penggunaan Asessmen Online bagi Guru BK dalam Membuat Program Bimbingan Konseling Khadijah, Khairiyah; Mardes, Siska; Oktary, Dian; Arlizon, Raja; Winellya, Vira; Khasanah, Nur; Rahmadani, Nina; Donal, Donal
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Januari- Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i1.7330

Abstract

Assesmen dan evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru BK tidak maksimal, namun hanya sedikit Guru BK yang melakukan penilaian tetapi tidak melaksanakannya secara tuntas, antara lain karena penggunaan metode konvensional dalam pengelolaan metode yang menyita waktu dan tenaga. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengalaman tentang peningkatan keterampilan Guru BK didalam melakukan need assessment online ketika akan membuat program Tahunan. Kondisi yang didapati dilapangan (1) masih ada beberapa Guru BK yang belum menggunakan need assement online ketika membuat Program Layanan BK.(2) masih kurangnya menggunakan google form didalam melakukan need assement terhadap sisw. Metode kegitan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek menyusun instrument denga menggunakan google form. Pelaksanaan kegiatan dimlai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yang diikuti guru BK yang tergabung dalam MGBK Kota dumai dan PC ABKIN Kota Dumai. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah pengabdian ini sebagian besar guru-guru BK dapat melaksanakan memahami dan menyusun/merancang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling lebih cepat dan mudah ketika akan mengimplementasikan dalam program BK. sehingga lebih hemat waktu dan meningkatkan efisensi layanan baik dari segi waktu, kemudakan melakukan dan agar lebih cepat menganalisa sehingga program yang dihasilkan lebih cepat ketika akan mengimplementasikan
Pelatihan Teknik Restructuring Cognitive dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengatasi Kenakalan Remaja Donal, Donal; Mahdum, Mahdum; R, Arlizon; Hayati, Isnaria Rizki; Mariah, Kiki; Mardes, Siska; Munawir, Munawir
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1776

Abstract

Kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja berdampak negatif terhadap perkembangan mereka baik secara pribadi, sosial, maupun akademis. Salah satu strategi pelayanan bimbingan dan konseling yang bisa dilakukan untuk masalah ini adalah bimbingan kelompok melalui teknik restrukturisasi kognitif. Pengunaan teknik khusus dalam kegiatan bimbingan kelompok diharapkan bisa mengembangkan potensi remaja secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar peserta kegiatan dapat menyelenggarakan bimbingan kelompok secara efektif dengan menggunakan teknik cognitive restructuring. Metode penerapan kegiatan pengabdian adalah ceramah, demontrasi dan latihan pengunaan teknik cognitive restructuring dalam pelaksanaan bimbingan kelompok untuk mengatasi kenakalan remaja. Sasaran kegiatan guru bimbingan dan konseling tingkat SMP sederajat di Kabupaten Siak. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan dilakukan dengan memberikan pre-tes dan post-tes sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. Hasil Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menambahkan pengetahuan, pemahaman, pengalaman, dan rasa percaya diri, serta komitmen guru Bimbingan dan Konseling untuk mengunakan teknik cognitive restructuring dalam pelaksanaan bimbingan kelompok di sekolah.
Hubungan Penggunaan Internet dengan Pengembangan Diri Siswa SMAN 12 Pekanbaru Syafira, Ade Melanie; Umari, Tri; Donal, Donal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6831

Abstract

Internet merupakan suatu jaringan komputer yang luas dan mendunia yang menghubungkan antara pengguna satu dan pengguna lainnya tanpa terpisahkan jarak. Para penggunanya dapat mengakses berbagai keperluan pendidikan, informasi, komunikasi dan berbagai bidang lainnya. Penggunaan internet memberikan berbagai manfaat dan kenyamanan bagi penggunanya untuk mengembangkan diri dan memenuhi kebutuhan aktualisasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan internet dengan pengembangan diri siswa SMAN 12 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 252 siswa dengan sampel 154 siswa di peroleh melalui teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penggunaan internet dan skala pengembangan diri. Teknik analisis data menggunakan korelasi product momment. Hasil penelitian antara penggunaan internet dengan pengembangan diri terdapat hubungan yang signifikan, hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji product moment diperoleh nilai signifikansi (sig. 2 tailed) adalah 0,000 yang memiliki arti bahwa nilai < 0,05. Dengan demikian berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan internet dengan pengembangan diri.
Pengaruh Bimbingan Klasikal Menggunakan Multimedia untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Siswa di SMK Negeri 4 Pekanbaru Indria, Sofhi; Arlizon, R.; Donal, Donal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan karir merupakan salah satu bagian yang penting dalam perkembangan karir setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan bimbingan klasikal menggunakan multimedia berpengaruh untuk meningkatkan perencanaan karir siswa tingkat SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. menggunakan metode eksperimen dengan desain one grup pre test-post test, dengan rancangan satu kelompok subjek. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala perencanaan karir yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Paired T-test dengan bantuan program SPSS Versi 25. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat perencanaan karir siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan bimbingan klasikal. Kemudian didapat pengaruh layanan bimbingan klasikal terhadap perencanaan karir siswa dengan perolehan kontribusi sebesar 32% sisanya 68% dipengaruhi oleh faktor faktor lainnya seperti pengaruh media lain, lingkungan, dukungan orang tua ataupun diri siswa tersebut.
Problematika dalam Konseling Krisis Mardes, Siska; Rizki Hayati, Isnaria; Arianto, Reri; Donal, Donal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11390

Abstract

Krisis dapat diibaratkan boomerang atau bahkan pisau bermata dua, hal ini dikarenakan jika krisis melanda seseorang yang tangguh atau siap mengalami krisis, maka krisis itu bisa menjadi senjata yang membuat seseorang itu menjadi lebih tangguh lagi. Namun sebaliknya, jika krisis dialami orang yang kurang mampu atau bahkan tidak mampu menghadapi masa krisis, maka dapat membuat seseorang menjadi down atau bahkan bisa berdampak traumatis. Metode deskripsi dilakukan dengan melalui langkah-langkah pengumpulan, klasifikasi, pengolahan atau menganalisis data, membuat kesimpulan dan laporan dengan tujuan untuk menggambarkan tentang suatu keadaan secara objektif dalam suatu deskripsi. Dapat disimpulkan bahwa konseling krisis berfungsi sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi masalah psikologis. Selain itu, keberhasilan penerapan konseling krisis yang berfokus pada solusi memerlukan kehadiran konselor yang terampil. Konselor adalah seseorang yang memiliki keahlian khusus untuk memfasilitasi proses konseling.
The Role and Collaboration Between Guidance and Counselling Teachers with Biology Subject Teachers in Overcoming Learning Problems and Difficulties Khadijah, Khairiyah; Arlizon, Raja; Oktary, Dian; Donal, Donal; Maharani, Azzahra; Naila Anthony, Gena; Sawitri, Isma; Andrina, Mustika; Sundana, Afrizan
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 7, No 1 (2024): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v7i1.29475

Abstract

This research looks at the extent to which collaboration or collaboration is carried out between guidance and counseling teachers and biology subject teachers in optimizing students' potential, making students independent in solving the problems they have. The purpose of this research is to see how collaboration between guidance and counseling teachers and biology teachers functions as a way to deal with problems and learning difficulties faced by students in. In this research, a qualitative approach was used, and data collection methods were used through observation and interviews. The research results show that the role of student subject teachers is very important in finding, understanding, and overcoming learning problems faced by students due to the closeness and intensity of interactions that occur between subject teachers and these students. Furthermore, the research findings show four collaborative steps carried out by subject teachers with guidance and counseling teachers in overcoming student learning difficulties, including: 1) Involving peer tutors 2) Providing variations in the learning process 3) Providing variations in learning models 4) Providing assignments flexibly . Research also shows that there are obstacles and barriers found by subject teachers and guidance and counseling teachers in collaboration in overcoming learning difficulties, namely difficulty finding students' learning obstacles because students are closed and do not want to talk about their problems.