Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Dynamics Dakwah Social Tuan Guru in Improving the Religion of the Religious People in the Lombok Community Udin, Udin
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2020): Politik, Dakwah Islam dan Pendidikan Multikultural di Indonesia
Publisher : UIN Mataram dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v3i2.2263

Abstract

In this research, the writer examines the social dynamics of the teachings of Tuan Guru in enhancing religious harmony in the Lombok community. This study also tries to reveal the existence of the Tuan Guru in terms of da'wah, social aspects, preservation of cultural traditions and religious patterns of the Lombok people. This study found that Tuan Guru in Lombok has a very broad position and role, not only in religious aspects, but also in the social, economic and political fields. With the capacity in his possession Tuan Guru gives a social propaganda about the importance of religious harmony, the propaganda is not only done in society but through educational institutions as well as boarding schools
Reaktualisasi Peran Dakwah dan Ketokohan Tuan Guru dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Udin, Udin
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 2 (2021): Special Issues: Religion and the COVID-19 Pandemic
Publisher : UIN Mataram dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v4i2.4658

Abstract

Pandemi Covid-19 sedang mewabah di seluruh dunia, terutama di Indonesia, salah satu dampak dari pandemi covid-19 ini adalah banyak tatanan ibadah yang berubah teknisnya misalnya shalat berjamaah yang dalam aturannya harus merapatkan dan meluruskan shaf (barisan), terpaksa saat wabah Covid-19 harus menjaga jarak agar tidak bersentuhan fisik secara langsung, sholat jumat yang seharusnya di lakukan di masjid menjadi sholat di rumah masing-masing, banyaknya korban akibat serangan virus covid 19 ini, rumah sakit menjadi ramai oleh pasien yang yang di rawat karena serangan virus covid 19 ini sehingga umat beragama harus mengikuti protokol kesehatan, tidak semua aturan protokol kesehatan diterima seluruhnya oleh masyarakat, banyak yang menentang dan tidak mengindahkan dan banyak pula yang menerima, Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode kwalitatif, Upaya pemerintah mengganteng tuan guru dan tokoh agama menampakkan keberhasilan. Peran dakwah dan metode dakwah tuan guru bisa memberikan penjelsan kepada masyarakat tentang betapa bahayanya virus corona yang mematikan ini.
Analisis Pembelajaran Daring Dengan Aplikasi Whatsapp Siswa Kelas Ii Sekolah Dasar Persatuan Ummat Islam Haurgeulis Indramayu Udin, Udin; Rahim, Abdur; Fitri, Ahmad Asrof
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4735

Abstract

The year 2020 has been a tough year for all of us, until now Indonesia is still hit by the Covid-19 pandemic. Bringing impact on the implementation of education in Indonesia. One of them is the online or online learning policy for all students to students due to social restrictions. This study aims to analyze and then describe; (1) The practice of online learning using the WhatsApp application for second grade students of SD PUI Haurgeulis Indramayu (2) The advantages and disadvantages of online learning using the WhatsApp application. This research is a qualitative research with an inductive approach. Informants in this study were teachers, parents and students. Methods of data collection is done by using interviews, observation and documentation. The results of the study show that, (1) The implementation of online learning for class II C students at SD PUI Haurgeulis Indramayu is good with the concept of learning is carried out via cellphones or cellphones with the WhatsApp application. In online learning the teacher always makes online lesson plans with references from the internet and discusses with other teachers (2) The advantage of online learning is that teachers become more creative and able to use electronic media in learning. Meanwhile, the lack of online learning is that students cannot easily understand the learning material presented, because each student is quick to grasp and slow to understand the material.
An Analysis of Students’ Lack of Interest in Learning English at VII Grade Students in SMPS IT Darul Ihsan Yuli Margawardani, Baiq; Udin, Udin; Lail, Husnul; Wayan Mira Susanti, Ni
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.481

Abstract

This study analyzes the factors contributing to seventh-grade students' lack of interest in learning English at SMPS IT Balik Batang. The objective is to identify and evaluate internal and external factors affecting students' motivation and engagement. This is the kind of mixed method research. The data were collected through questionnaires and interviews with 37 students, examining aspects such as physical conditions, psychological readiness, family support, and classroom environment. The results of the internal factor indicate that 89.19% of students found English difficult to understand due to issues such as pronunciation challenges and unclear explanations from teachers. Furthermore, in the external factors, 86.48% of students reported that distractions from peers significantly impacted their ability to focus during lessons. The study concludes that addressing these factors through improved teaching methodologies and effective classroom management can enhance students' interest and performance in learning English. It emphasizes the importance of tailored educational strategies to meet the specific needs of students.
Focus Group Discussion tentang Manfaat dan Tantangan Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Model Blended Learning di MTs NW Tangar Lingsar Arfah, Hajriana; Jaelani, Selamet Riadi; Prasetyaningrum, Ari; Zamzam, Ahmad; Putera, Lalu Jaswadi; Sugianto, Riris; Amrullah, Amrullah; Udin, Udin; Muhaimi, Lalu
DARMADIKSANI Vol 4 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i1.3665

Abstract

Kemampuan komunikasi, khususnya penguasaan bahasa Inggris, sangat penting dalam menghadapi globalisasi dan mendukung pelayanan lintas budaya. Di era teknologi dan informasi yang begitu pesat saat ini, para guru menghadapi tantangan rendahnya keterampilan bahasa Inggris siswa di pedesaan. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk menggali informasi terkait efektifitas dan manfaat, serta tantangan penerapan pembelajaran Bahasa Inggris melalui metode blended learning di MTs NW Tangar Lingsar. Metode ini menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka, yang memberikan fleksibilitas dan akses ke berbagai sumber belajar. Program ini terdiri dari 16 sesi dengan evaluasi di tengah dan akhir pembelajaran untuk mengukur peningkatan kemampuan dan kepercayaan diri siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi peserta sebesar 12.40 poin, dengan peningkatan partisipasi dalam pembelajaran daring dan tatap muka. Tantangan yang dihadapi termasuk kendala waktu dan akses teknologi. Namun, koordinasi yang baik antara tim PKM dan pihak sekolah memungkinkan program berjalan lancar. Program ini berhasil meningkatkan motivasi dan kemampuan bahasa Inggris peserta, dan metode blended learning terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran era revolusi industri 4.0. Rekomendasi mencakup keberlanjutan program dengan fokus keterampilan membaca dan menulis, serta pelatihan ToT bagi pengajar Bahasa Inggris di MTs NW Tangar Lingsar. Meskipun terdapat tantangan dalam akses teknologi dan kesiapan guru, blended learning menawarkan fleksibilitas dan personalisasi yang meningkatkan keterlibatan siswa dan pengembangan keterampilan teknologi, yang penting di era digital ini.
Strategi Percepatan Literasi Kritis dalam Bahasa Inggris pada Santriwati MTs Mu'allimat NWDI Pancor Melalui Kemitraan Perguruan Tinggi, Badan Otonom, dan Madrasah Zamzam, Ahmad; Junaidi, Ahmad; Putera, Lalu Jaswadi; Elmiana, Dewi Satria; Safitri, Lia; Rizqiani, Annisa Isdiana; Arfah, Hajriana; Ramli, Muh.; Udin, Udin; Lail, Husnul
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5356

Abstract

Literasi kiritis merupakan kebutuhan dasar dalam kehidupan akademik dan interaksi sosial pada era globalisasi informasi dan komunikasi dewasa ini. Melalui aktivitas literasi kiritis dengan bahan ajar yang di sekitar peserta didik, bapak/ibu guru dapat merancang pengalaman belajar (learning experiences) yang interaktif lintas mata pelajaran. Sebagai salah satu kata kunci dari rumusan tujuan Pendidikan Nasional, kritis dan kreatif dapat diwujudkan melalui lintas mata pelajaran, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dengan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam English Speaking Club, guru mata pelajaran Bahasa Inggris, guru pembina asrama santri, dan beberapa orang santri, kesempatan belajar (learning opportunity) yang lebih luas dapat diciptakan untuk memfasilitasi kesuksesan pemerolehan bahasa Inggris seiring dengan perkembangan literasi santri di MTs Mu’allimat NWDI Pancor. Pendekatan pengabdian ini dilaksanakan melalui workshop. Kegiatan workshop ini diselenggarakan secara bauran (blended) minimal 32 jam. Target luaran wajib pengabdian ini adalah artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional (accepted), publikasi di sosial media. Adapun luaran tambahan, yakni naskah program dan surat pernyataan pemaanfaatan produk oleh pihak pengelaola asrama santriwati MTs Mu’allimat NWDI Pancor dalam hal pengembangan budaya asrama dalam percepatan literasi kritis sebagai kegiatan santri di luar jam sekolah.
A PARAPHRASING STRATEGY INSTRUCTION MODEL TO HELP UNIVERSITY STUDENTS AVOID PLAGIARISM IN ACADEMIC WRITING Thohir, Lalu; Nurtaat, Lalu; Udin, Udin; Isnaini, Mh.
IJEE (Indonesian Journal of English Education) IJEE (INDONESIAN JOURNAL OF ENGLISH EDUCATION)| VOL. 10 | NO.2 | 2023
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ijee.v10i2.34750

Abstract

ABSTRACTA paraphrasing strategy instruction model has been developed through a research and development method. The developed model is called the 3RI (Read, Rewrite, Revise, Integrate) paraphrasing strategy instruction model. This is a part of the research and development, which is aimed at evaluating the effectiveness of the developed model. For evaluation, the field testing was carried out in the English study program at the University of Mataram. Seventy-five students who were taking academic writing courses were involved in this study. To evaluate the effectiveness of the developed model, the students self-assessed before and after having been treated using the 3RI paraphrasing strategy instruction model. After the treatment, the students were asked to fill in the questionnaire, which covered statements about the students' responses toward the instruction with the developed model. The results indicated a significant difference between the student's scores in the self-assessment before and after the treatment. Further, the students generally responded positively to the treatment with the developed model. The 3RI paraphrasing strategy instruction model can be one of the ways to help students avoid plagiarism and develop their creativity and critical thinking skills. ABSTRAKSebuah model instruksi strategi perparafiran telah dikembangkan melalui metode penelitian dan pengembangan. Model yang dikembangkan disebut sebagai model instruksi strategi perparafiran 3RI (Read, Rewrite, Revise, Integrate). Ini merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model yang dikembangkan. Untuk evaluasi, uji lapangan dilakukan di program studi bahasa Inggris di Universitas Mataram. Tujuh puluh lima mahasiswa yang mengikuti mata kuliah penulisan akademis terlibat dalam penelitian ini. Untuk mengevaluasi efektivitas model yang dikembangkan, mahasiswa melakukan penilaian diri sebelum dan setelah menerima perlakuan menggunakan model instruksi strategi perparafiran 3RI. Setelah perlakuan, mahasiswa diminta untuk mengisi kuesioner yang mencakup pernyataan tentang tanggapan mahasiswa terhadap instruksi dengan model yang dikembangkan. Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan antara skor penilaian diri mahasiswa sebelum dan setelah perlakuan. Selanjutnya, mahasiswa umumnya memberikan tanggapan positif terhadap perlakuan dengan model yang dikembangkan. Model instruksi strategi perparafiran 3RI dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mahasiswa menghindari plagiarisme dan mengembangkan kreativitas serta keterampilan berpikir kritis mereka.How to Cite: Thohir, L., Nurtaat, L., Udin, & Insaini, M. (2023). A paraphrasing strategy instruction model to help university students avoid plagiarism in academic writing. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 10(2), 340-354. https://doi.org/10.15408/ijee.v10i2.34750    
The Effectiveness of Integrating Quillbot for Paraphrasing in Writing Instruction Thohir, Lalu; Udin, Udin; Isnaeni, Mh; Putera, Lalu Jaswadi
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.12780

Abstract

QuillBot is one of the online programs that can be utilized to enhance students’ writing skills. By integrating the paraphrasing tool QuillBot into the writing instruction, this study aimed to examine the effectiveness of QuillBot paraphraser on the students’ paraphrasing ability. Additionally, this study sought to find out the students' opinions on paraphrasing and on the use of QuillBot in paraphrasing. Adopting a mixed method with explanatory design, this study employed quasi-experimental research with a one group pretest posttest design. There were 44 fourth-semester students taking the Academic Writing course in the English study program at the University of Mataram participating in this study. The students’ paraphrasing ability was tested before and after the treatment with both manual paraphrasing instruction and QuillBot paraphrasing tool. While, the students’ opinions towards paraphrasing instruction integrating the QuillBot paraphrasing tool was discovered through questionnaire. Further, the collected data were analyzed quantitatively and qualitatively to answer the predetermined research objectives. The results of t-test showed that there was a significant difference between the students’ paraphrasing ability before and after the treatment with significance value 0.000 lower than 0.05. In addition, most students responded positively to the integration of QuillBot in paraphrasing instruction, as it not only improved their literacy skills but also their motivation in learning paraphrasing in which the use of QuillBot paraphraser is simple, easy, instant and time-saving. This study highlights and confirms the potential of AI tools like QuillBot to enhance language instruction. Other reseachers might compare the efficacy of QuillBot paraphraser to other automatic paraphraser in writing instruction and use both questionnaire and interview to obtain more detailed information about the students’ attitudes or opinions.
An Analysis on Student’s Ability and Problems in Writing Recount Text at The Eighth Grade of SMPN 2 Lingsar Aprilia, Rizkia Prahasti; Thohir, Lalu; Zamzam, Ahmad; Udin, Udin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3394

Abstract

This study aims to analyze the students' ability in writing recount text, and to explore the problems they faced in writing this text type. By using a qualitative method with a case study, this research involved 28 students as samples in the VIII grade of SMPN 2 Lingsar in the academic year 2023/2024. They were selected with a purposive sampling method. The data were collected by using a set of validated questionnaires and a writing test and they were analyzed descriptively based on the purposes of this research.  The findings show that the students' abilities in writing recount text are in the poor category, with an average score of 47. The students experienced problems that cause them to make many mistakes in writing recount texts are grammar with an average score of 33, vocabulary with an average score of 28 and mechanics with an average score of 26. The students should practice writing and the teacher needs to assist the students to develop their writing skill by applying appropritate strategies.
Percontohan Pembuatan Sumur Bor untuk Pemenuhan Krisis Air Bersih Pascabencana Likuifaksi di Desa Kabobona, Sigi Saharudin, Saharudin; Djaafar, Tjitrowati; Udin, Udin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3563

Abstract

Desa Kabobona di Kabupaten Sigi merupakan salah satu wilayah yang terdampak parah oleh likuifaksi pada tahun 2018, menyebabkan kerusakan serius pada jaringan perpipaan PDAM dan menimbulkan krisis air bersih bagi sebagian masyarakat. Berkurangnya kuantitas air bersih yang tersedia sangat memprihatinkan, di mana rata-rata pemakaian air harian per orang diperkirakan hanya mencapai 20-25 liter/hari, jauh di bawah standar minimum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih dengan memberikan percontohan pembuatan sumur bor sebagai sumber air alternatif. Metode yang digunakan adalah demonstrasi langsung dan pelatihan keterampilan kepada warga di sekitar area pembuatan sumur, meliputi penyiapan alat dan bahan, teknik pengeboran, pemasangan mesin pompa, dan pembuatan jaringan perpipaan. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan 100% dalam waktu 3 hari dengan menghasilkan 1 unit sarana air bersih berupa sumur bor. Sumur bor dengan kedalaman 12 meter ini memiliki debit air yang banyak, jernih, dan tidak berbau, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi percontohan agar masyarakat mampu membuat sumur bor secara mandiri di masa mendatang.