Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Pariwisata

MULTILINGUALISME DI DUA DAYA TARIK WISATA IKONIK DI KAWASAN BANDUNG UTARA Cep Ubad Abdullah; Shandra Rama Panji Wulung
Jurnal Pariwisata Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.209 KB) | DOI: 10.31294/par.v8i1.9297

Abstract

ABSTRAKPentingnya multilingulisme pada aktivitas pariwisata dipicu oleh adanya hambatan komunikasi dan budaya antara pengelola daya tarik wisata dengan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi program-program yang telah dilakukan oleh pengelola daya tarik wisata di Kawasan Bandung Utara. Penelitian ini dilakukan selama empat bulan di tahun 2020 dan dilaksanakan di kawasan pariwisata di Bandung Utara yang difokuskan pada dua daya tarik ikonik yaitu Taman Wisata Alam Gunung Tangkubanparahu dan Tebing Keraton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola dua daya tarik wisata. Data sekunder didapatkan melalui penelitian terdahulu, kebijakan pemerintah setempat, dan media digital melalui situs web dan media sosial. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan analisis sebelum di lapangan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik wisata Tebing Keraton dan TWA Tangkubanparahu memiliki komunikasi multi bahasa melalui media daring dan luring. Pesan yang disampaikan mengenai kondisi, posisi, dan peraturan bagi wisata selama di daya tarik wisata. Kata kunci:      Daya tarik wisata, Gunung Tangkubanparahu, Multilingualisme, Tebing Keraton ABSTRACTThe importance of multilingualism in tourism activities is due to communication and cultural barriers between managers of tourist attractions and tourists. This study aims to identify programs that have been carried out by managers of tourist attractions in the North Bandung area, Indonesia. This study had been for four months in 2020 and carried out in a tourism area in North Bandung which focused on two iconic attractions, namely the Tangkubanparahu Mountain Nature Tourism Park and the Tebing Keraton. This study used a qualitative approach featuring primary and secondary data. The primary data were obtained through observations and interviews with managers of two tourist attractions., while the secondary data were obtained through previous research, local government policies, and digital media through websites and social media. In the meantime, the method of analysis used qualitative descriptive analysis through the stages of analysis before coming to the field, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the tourist attractions of Tangkubanparahu Mountain Nature Tourism Park and Tebing Keraton have multi-language communications through online and offline media. The message conveyed was regarding the conditions, position, and regulations for the tour while at the tourist attraction. Keywords:       Multilingualism, Mount Tangkubanparahu, Tebing Keraton, Tourist Attraction
Co-Authors Abdilah, Muhammad Anthesa Abdillah, Muhammad Anthesa Abdullah, Cep Ubad Aifa Nurul Latifah Aisha Hanun Puspasari Ajeng Ramadhita Larasati Akib Hehanussa Amalia Farhani Saidah Amimah, Siti Khansa Andreas Suwandi Arrasyid, Riko Asti Nur Aryanti Asy'ari, Rifqi Audinna Sri Ningtias Aulia Zahira Awaludin Nugraha Ayu Krisnha Yuliawati Baehaqi Bagja Waluya Banowati Azelia Putri Yuliawan Beding, Rafael Miku Bidayatun Nuzul Yuni Astuti Budhi Pamungkas Gautama, Budhi CHOESSAWATI, MAUDHY DHANTY Cipta Endyana Deni Sugandi Edwin Rizal Eka Susanto Elnovani Lusiana Endah Fitriyani Ersy Ervina Evi Novianti Evi Novianti Evi Novianti FADILAH, MUHAMAD AQSAL NUR Fahry Ahmad Fatharani Yasyfa Fitriyah - fitriyah Fitriyani, Endah Gita Siswhara Gusti Ketut Oka Saputra Hadian, Mohammad Sapari Dwi Haryadi Darmawa Heryadi Rachmat I Gusti Bagus Wiksuana Icha Novelia Mutiara Ilma Indriasri Pratiwi Inassa, Dhini Kamseno, Sigit Khonsa Mutiah Kikania, Audy Putri Krishna Yuliawati, Ayu Larasati, Ajeng Ramadhita Latifah, Aifa Nurul MAHARANI, GANESIA DIFTA Mamat Ruhimat, Mamat Maria Tri Octaviani Simbolon Maulana, Muhammad Iqbal Mediani Triastika Mega Fatima Rosana Moh Sapari Dwi Hadian Moh. Sapari Dwi Hadian, Moh. Sapari Dwi Mohamad Sapari Hadian Mohammad Sapari Dwi Hadian Mohammad Sapari Dwi Hadian Muhamad Aqsal Nur Fadilah Muhammad Anthesa Abdilah Muhammad Iqbal Katik Rajoendah Muhammad Iqbal Maulana Muhammad Iqbal Maulana Nabila, Talitha Aulia Sukma Nia Nafisah Nindita Fajria Utami Ningtias, Audinna Sri Nur Haniifah Nurzannah, Nabila Zalfa Oce Ridwanudin Permadi, R. Willy Ananta Pribadi, Teguh Imam Priyo Subekti Raden Willy Ananta Permadi Raden Willy Ananta Permadi Raden Willy Ananta Permadi Rafael Miku Beding RAHAYU, AISYAH NYTYA EUDORA Rahmatika Desiana Ramadhan, Rizal Rizky Rifki Rahmanda Putra Rifqi Asy'ari Rini Andari Rini Andari, Rini Rinrin Yuliana Rofi Rofaida Rozi, Fakhrul Saidah, Amalia Farhani Sariadi, Sarmoko Sarmoko Sariadi Sarmoko Saridi Shafira Aliya Fibriani Sigit Kamseno Siti Hajar Suwandi, Andreas Syifa Putri Anggraini Talitha Aulia Sukma Nabila Tanti Nur Teguh Imam Pribadi Thamrin Bhiwana Bachri Vany Octaviany Vira Rizky Dwi Yulian Yasyfa, Fatharani Yulianto, Naufal Yustikasari, Yustikasari