Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Analysis of Differences in Translating Arabic Texts into Indonesian Using ChatGPT and Google Translate Amaliyah, Nurul; Muflihah, Muflihah
Al-Manar Vol 16, No 1 (2025): Al-Manar : Januari - April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/al-manar.v16i1.34265

Abstract

Abstract  In the last few years, technological advances in the current digital era have shown very rapid development. One of them is in translating foreign languages, such as translating Arabic into Indonesian. ChatGPT and Google Translate are human-made intelligence that helps people when translating. This research aims to determine and analyze the differences in translation of Arabic texts into Indonesian using artificial intelligence technology, namely ChatGPT Google Translate. The results of this research are that there are differences in the translation using both and several errors were found. Therefore, the translation requires proofreading to avoid confusion in the meaning of a particular word.Keywords: Translation; ChatGPT; Google Translate.
Efektivitas Variasi Lama Waktu Pengukusan pada Titik Didih 100°C dalam Menurunkan Kadar Formalin pada Tahu Putih Vidiya Nurhaliza; Nurul Amaliyah; Ratih Lukmitarani
Buletin Keslingmas Vol 43, No 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.11439

Abstract

Badan POM menemukan 22 sarana produksi tahu dan mie basah di DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Riau, dan Sumatera Barat yang menyalahgunakan formalin sebagai pengawet makanan pada periode Januari hingga Juni 2022. Mengonsumsi makanan berformalin menyebabkan iritasi, gangguan saraf pusat, pencernaan, pernapasan, hingga kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas berbagai lama waktu pengukusan pada titik didih 100°C untuk menurunkan kadar formalin pada tahu putih. Jenis penelitian ini adalah pre-experiment dengan desain static group comparison. Sampel berupa 24 buah tahu putih non-formalin di pedagang X Pasar Wage Purwokerto yang direndam larutan formalin 2% selama 30 menit, kemudian dikukus selama 0, 40, 50, dan 60 menit pada titik didih 100°C dengan 6 replikasi. Hasil rata-rata kadar formalin tahu putih dengan pengukusan 0 menit sebesar 350,202 ppm, 40 menit sebesar 346,393 ppm, 50 menit sebesar 341,333 ppm, dan 60 menit sebesar 330,976 ppm. Hasil uji annova one way terdapat perbedan yang signifikan dalam penurunan kadar formalin pada tahu putih yang dikukus pada titik didih 100°C selama 0, 40, 50, dan 60 menit (p-value 0,000). Pengkusan selama 60 menit menurunkan kadar formalin sebesar 5,47% atau 19,225 ppm, 50 menit sebesar 2,52% atau 8,868 ppm, dan 40 menit sebesar 1,08% atau 3,809 ppm. Berbagai variasi lama waktu pengukusan pada titik didih 100°C memiliki efektivitas yang berbeda dalam menurunkan kadar formalin dengan pengukusan selama 60 menit dinilai yang paling efektif. Bagi peneliti selanjutnya disarankan menggunakan metode pengukusan dengan wadah terbuka untuk hasil penurunan kadar formalin yang lebih optimal
Pengembangkan Model Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an Berbasis Kegiatan Unggulan untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sofiyana, Fitri; Syafa'at, Wahyu; Fikriyani, Mohammad Farhan; Amaliyah, Nurul
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/al-muttaqin.v6i02.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) berbasis kegiatan unggulan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tempat penelitian adalah TPQ Al-Jauhari yang berlokasi di Dsn. Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Berdiri pada tahun 2020, TPQ ini memiliki 35 santri dan 6 ustadz. Kegiatan unggulan yang menjadi fokus meliputi sholawat Al-Banjari, rutinan Jam'iyah Maulid Ad-Diba'iyah, serta pencapaian prestasi seperti juara lomba adzan tingkat kecamatan dan festival Al-Banjari tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan unggulan memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas akademik dan akhlak santri. Selain itu, strategi manajemen yang terstruktur berperan penting dalam menjaga konsistensi kegiatan. Implikasi penelitian ini adalah sebagai referensi dalam pengembangan model manajemen TPQ untuk lembaga lain yang sejenis.
Perbedaan Bilangan Peroksida Minyak Goreng pada Penjual Gorengan di Tepi Jalan Raya Baturaden Tahun 2024 Amaliyah, Nurul; Lukmitarani, Ratih; Utami, Bunga Nuur Primayu
Buletin Keslingmas Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i3.13117

Abstract

Kabupaten Banyumas terkenal dengan olahan tempe yang menjadi ciri khas seperti mendoan dan menjadi makanan khas sehari-hari bagi masyarakat. Maraknya pedagang gorengan di sepanjang Jalan Raya Baturadden dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang beresiko mengalami gangguan kesehatan akibat mengkonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak yang sudah mengalami ketengikan seperti stroke, jantung, darah tinggi. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan bilangan peroksida minyak goreng pada Penjual Gorengan di Tepi Jalan Raya Baturraden Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dengan rancangan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjual gorengan di tepi Jalan Raya Baturraden dengan objek penelitian minyak goreng. Sampel ditentukan menggunakan rumus fredererr yaitu (t-1) (r-1) ≥ 15 dimana t = 2 perlakuan (kadar bilangan peroksida sebelum dan sesudah digunakan untuk menggoreng) dan r adalah pengulangan sehingga dari rumus tersebut diperoleh r =16 dan n = 32 dengan satu sampel dibutuhkan minyak goreng sebanyak 100 ml sehingga total minyak goreng yang dibutuhkan 32 x 100 ml = 3200 ml. menggunakan uji statistic Paired T-Test karena data terdistribusi normal. Hasil penelitian karakteristik responden usia antara 35-55 tahun (67%), responden laki-laki (56%) dan responden memiliki tingkat pendidikan menengah atas (56%), bilangan peroksida pada minyak goreng yang belum digunakan tidak memenuhi syarat (10 mek O2/kg) sebanyak 56%, semua bilangan peroksida pada minyak goreng setelah digunakan sebanyak 3 kali tidak memenuhi syarat (100%). Kesimpulan terdapat perbedaan bilangan peroksida sebelum dan sesudah digunakan 3 kali pemakaian dengan p value=0,000 dan korelasi 0,895. Saran sebaiknya tidak menggunakan minyak untuk menggoreng lebih dari 3 kali pemakaian.
Effectiveness of Composter with Magic Compos System Forward Reverse Design Through Temperature and Humidity Control on Composing Quality Amaliyah, Nurul; Anwar, Taufik; Wardoyo, Slamet
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.3359

Abstract

Household waste management is an important concern in an effort to reduce the potential negative impact on public health due to organic waste generation. This study aims to analyze differences in compost maturation rates based on variations in the time interval of the turning process in Magic Compost, differences in compost maturation rates based on the type of organic waste, differences in C/N ratio, carbon content, and moisture content in compost, differences in nitrogen, phosphorus, and potassium levels in compost, and differences in temperature, pH, and color in compost based on household organic waste criteria. This research uses an experimental approach with a posttest without a control group design and applies a randomized complete group design (RAKL). The tool used is Magic Compost, which is equipped with a temperature and humidity controller. The results showed a significant difference in the rate of compost maturation based on the time interval variation of the turning process on Magic Compost (p value = 0.000). The best turning time interval is 12 hours. There was a difference in the rate of compost maturation based on the type of organic waste generated by households, with mixed waste compost maturing the fastest and rice/starch waste maturing the slowest (p value = 0.001). While there was no difference in the C/N ratio (p value = 0.202), there were significant differences in the carbon content and moisture content of the compost based on the type of organic waste (p values = 0.042 and 0.000). However, there was no difference in the nitrogen and phosphorus content of the compost (p value = 0.144 and p value = 0.663). There was a difference in potassium levels in the compost based on the type of organic waste (p value = 0.000). The temperature of the resulting compost showed no significant difference (p value = 0.000), but there were differences in the pH and color of the compost based on household organic waste criteria (p values = 0.048 and 0.007). This study provides important insights into organic waste management through composting with Magic Compost, which can be an effective solution for reducing the negative public health and environmental impacts caused by organic waste generation.
Efektivitas Variasi Lama Waktu Pengukusan pada Titik Didih 100°C dalam Menurunkan Kadar Formalin pada Tahu Putih Nurhaliza, Vidiya; Amaliyah, Nurul; Lukmitarani, Ratih
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.11439

Abstract

Badan POM menemukan 22 sarana produksi tahu dan mie basah di DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Riau, dan Sumatera Barat yang menyalahgunakan formalin sebagai pengawet makanan pada periode Januari hingga Juni 2022. Mengonsumsi makanan berformalin menyebabkan iritasi, gangguan saraf pusat, pencernaan, pernapasan, hingga kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas berbagai lama waktu pengukusan pada titik didih 100°C untuk menurunkan kadar formalin pada tahu putih. Jenis penelitian ini adalah pre-experiment dengan desain static group comparison. Sampel berupa 24 buah tahu putih non-formalin di pedagang X Pasar Wage Purwokerto yang direndam larutan formalin 2% selama 30 menit, kemudian dikukus selama 0, 40, 50, dan 60 menit pada titik didih 100°C dengan 6 replikasi. Hasil rata-rata kadar formalin tahu putih dengan pengukusan 0 menit sebesar 350,202 ppm, 40 menit sebesar 346,393 ppm, 50 menit sebesar 341,333 ppm, dan 60 menit sebesar 330,976 ppm. Hasil uji annova one way terdapat perbedan yang signifikan dalam penurunan kadar formalin pada tahu putih yang dikukus pada titik didih 100°C selama 0, 40, 50, dan 60 menit (p-value 0,000). Pengkusan selama 60 menit menurunkan kadar formalin sebesar 5,47% atau 19,225 ppm, 50 menit sebesar 2,52% atau 8,868 ppm, dan 40 menit sebesar 1,08% atau 3,809 ppm. Berbagai variasi lama waktu pengukusan pada titik didih 100°C memiliki efektivitas yang berbeda dalam menurunkan kadar formalin dengan pengukusan selama 60 menit dinilai yang paling efektif. Bagi peneliti selanjutnya disarankan menggunakan metode pengukusan dengan wadah terbuka untuk hasil penurunan kadar formalin yang lebih optimal
Perbedaan Bilangan Peroksida Minyak Goreng pada Penjual Gorengan di Tepi Jalan Raya Baturaden Tahun 2024 Amaliyah, Nurul; Lukmitarani, Ratih; Utami, Bunga Nuur Primayu
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i3.13117

Abstract

Kabupaten Banyumas terkenal dengan olahan tempe yang menjadi ciri khas seperti mendoan dan menjadi makanan khas sehari-hari bagi masyarakat. Maraknya pedagang gorengan di sepanjang Jalan Raya Baturadden dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang beresiko mengalami gangguan kesehatan akibat mengkonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak yang sudah mengalami ketengikan seperti stroke, jantung, darah tinggi. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan bilangan peroksida minyak goreng pada Penjual Gorengan di Tepi Jalan Raya Baturraden Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dengan rancangan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjual gorengan di tepi Jalan Raya Baturraden dengan objek penelitian minyak goreng. Sampel ditentukan menggunakan rumus fredererr yaitu (t-1) (r-1) ≥ 15 dimana t = 2 perlakuan (kadar bilangan peroksida sebelum dan sesudah digunakan untuk menggoreng) dan r adalah pengulangan sehingga dari rumus tersebut diperoleh r =16 dan n = 32 dengan satu sampel dibutuhkan minyak goreng sebanyak 100 ml sehingga total minyak goreng yang dibutuhkan 32 x 100 ml = 3200 ml. menggunakan uji statistic Paired T-Test karena data terdistribusi normal. Hasil penelitian karakteristik responden usia antara 35-55 tahun (67%), responden laki-laki (56%) dan responden memiliki tingkat pendidikan menengah atas (56%), bilangan peroksida pada minyak goreng yang belum digunakan tidak memenuhi syarat (>10 mek O2/kg) sebanyak 56%, semua bilangan peroksida pada minyak goreng setelah digunakan sebanyak 3 kali tidak memenuhi syarat (100%). Kesimpulan terdapat perbedaan bilangan peroksida sebelum dan sesudah digunakan 3 kali pemakaian dengan p value=0,000 dan korelasi 0,895. Saran sebaiknya tidak menggunakan minyak untuk menggoreng lebih dari 3 kali pemakaian.
Strategi Konseling Individual Berbasis Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Penguatan Self-Esteem Siswa Amaliyah, Nurul
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 6 No. 3 (2025): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v6i3.2686

Abstract

Rational emotive behavior therapy (REBT) merupakan pendekatan terapi yang berfokus pada mengubah pola pikir irasional yang dapat mengganggu kesejahteraan psikologis individu. Rendahnya self esteem pada siswa sering kali mempengaruhi performa akademik, keterampilan sosial, serta kesehatan mental mereka. Artikel ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis berbagai penelitian terkait efektivitas REBT dalam meningkatkan self esteem siswa. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa REBT efektif dalam membantu siswa mengidentifikasi dan mengubah keyakinan irasional menjadi lebih rasional, sehingga memperkuat self esteem mereka. Penerapan REBT yang terstruktur dan berfokus pada pola pikir positif mampu membangun kepercayaan diri siswa secara bertahap. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi konselor sekolah dalam mengimplementasikan REBT untuk mendukung perkembangan psikologis siswa secara optimal.
Soaked Water of Rice Straw Ash and Ziziphus mauritiana Leaf Extract as Disinfectant: A Microbiological Assessment Yulia, Yulia; Amaliyah, Nurul
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v5i1.477

Abstract

Commercial dishwashing liquids contain chemicals that are extremely toxic to humans and the environment, hence alternative dishwashing using natural compounds is urgent. The purpose of this study was to evaluate the effect of a combination formula of rice straw ash and Ziziphus mauritiana leaf extract (JEBI) in reducing germs colonies per food equipment. This experimental study has a pre-post-test design with a control group. The variations of the JEBI combination used are 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, and 3:1. Another treatment is using a commercial dishwasher brand "X" and only running water. A total of 210 cutleries (plates and bowls) from 30 restaurants in six districts were taken randomly—calculation of bacterial colonies using the Total Plate Count Agar method. The results were analyzed using one-way ANOVA to compare the effect between treatment groups on germ counts. Overall, a significant difference between the JEBI combination and the number of germs on food equipment was present in this study (p<0.001). The 1:3 JEBI ratio reduced the highest number of germs (average 24.6 colonies/cm2), slightly better than using "X" dishwashing liquid (average 25.6 colonies/cm2). Additionally, all treatments gave a significant reduction of germs compared to washed cutleries without any disinfectant (p<0.001). These findings strengthen the potential disinfectant function of rice straw ash and Ziziphus mauritiana leaf extract (JEBI) against germs on cutleries. Further studies with different ratio formulas and better study designs are required to obtain better and more precise results.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA PADA KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Virgilius Duek; Maria H. Gego; Maria O.G Moni; Ursula H. Rampang; Defrila K. Srirahayu; Maria E.K Ola; Mathias F.B Weka; Fransiskus P. Ruku; Yovantrinus Watu; Yohanes P.L Kilok; Alexander Winggu; Daflarosa R. Jaun; Gabriela A.L Keupung; Beatrix A.K Lero; Maria F. Jaman; Florida D.Y Jabur; Modesta Rengo; Skolastika E. Kampas; Amaria S.S wujon; Maria C. Koza; Margaretha N. Pano; Marselina Eku; Maria H.A Vera; Ratni A. Jue; Maria M. Sasa; Asriyani Tekol; Teresia Y. Guna; Nurul Amaliyah; Aurelia Enomeko; Fransiska N. Rado
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para guru tidak hanya menjadi subjek yang memberikan pelajaran tetapi lebih dari itu dia menjadi pendidik yang memiliki metode pembelajaran yang efektif dan efisien dalam meningkatkan mutu belajar siswa. Dalam hal ini, penggunaan media pembelajaran yang menyenangkan dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa tidak bosan dalam mengikuti kegiatan belajar disekolah. Cara efektif yang di gunakan guru adalah menggunakan media gambar. Penggunaan media gambar dapat memberikan informasi, ide, dan kreativitas peserta didik dalam mengasah keterampilan membaca. Membaca adalah suatu bentuk kemampuan menyerap bahasa tulis yang reseptif, karena melalui aktivitas ini seseorang dapat memperoleh pengetahuan dan informasi. Pentingnya peranan membaca dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat disangkal. Membaca dapat membantu dalam memecahkan masalah, memperkuat keyakinan pembaca, serta memberikan pelatihan estetis dan meningkatkan prestasi.
Co-Authors Adib, Moh. Afrianto, Rizki Ajinah, Ajinah Akhmad Taufiq, Mirwan Alexander Winggu Alfando, Yohanes Desidarus Amaria S.S wujon Ardhanty, Amelia Asriyani Tekol Aulia, Andi Rafika Rezky Aurelia Enomeko Beatrix A.K Lero Chusnul Khotimah Daflarosa R. Jaun Defrila K. Srirahayu DWI BHAKTI INDRI Elly Trisnawati Fathmawati Fathmawati Fathmawati Fikriyani, Mohammad Farhan Florida D.Y Jabur Fransiska N. Rado Fransiskus P. Ruku Fuad Hasim, Muhamad Gabriela A.L Keupung Hediyanti, Giska Hikmah, Kholisotul Indah Budiastutik Indah Purwaningsih Jaun, Daflarosa R. Karina Junita Kasrudin, Iqrayati Kausari, Ahmad Keupung, Gabriela A.L Khayan Khayan Kuswiyanto, Kuswiyanto M Baihaqi MaIik Saepudin Margaretha N. Pano Maria C. Koza Maria E.K Ola Maria F. Jaman Maria H. Gego Maria H.A Vera Maria M. Sasa Maria O.G Moni Marselina Eku Mathias F.B Weka Maulana, Rachmat Dwi Cahyo Misbach, Maulya Disti Misniarni Modesta Rengo Muflihah Muhammad Arafah Mutiara Nur Jasynda Nurhaliza, Vidiya Nurul Kharismadewi Pano, Margaretha N. Pranaka, Resky Nanda Purnomo, Aryanto R. Rindu Garvera Rachmawati, Emilia Rado, Fransiska N. Rafiyanti, Nuri Septi Ratih Lukmitarani Ratih Lukmitarani, Ratih Ratni A. Jue Regi Refian Garis Salbiah Salbiah, Salbiah Sasa, Maria M. Siti Helmyati Skolastika E. Kampas Slamet Wardoyo Sofiyana, Fitri Srirahayu, Defrila K. Suharno Sunarsieh Sunarsieh, Sunarsieh Suparmin Susilawati, Susilawati Syafa'at, Wahyu Syam, Rahmawati Syamsuar Manyullei Syamsul Bakhri Gaffar Taufik Anwar Tekol, Asriyani Teresia Y. Guna Thelma Issadora Ervenny Ursula H. Rampang Utami, Bunga Nuur Primayu Vidiya Nurhaliza Virgilius Duek Weka, Mathias F.B Yohanes P.L Kilok Yovantrinus Watu yulia Yulia Yulia