Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Everyone IsTeacher Here dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas IV SD Negeri 23 Koto Tengah Kabupaten Agam Fatmayuni, Fatmayuni; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.695

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meggambarkan peningkantan hasil belajar siswa menggunakan model Everyone Is Teacher Here dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Negeri 23 Koto Tangah, Kabupaten Agam. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus satu terdiri dari dua pertemuan dan siklus dua terdiri dari satu pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas 4 sebagai observer, peneliti sebagai praktisi, dan siswa kelas IV SD Negeri 23 Koto Tangah, Kabupaten Agam yangberjumlah 20 orang. Hasil penelitian membuktikan kenaikan yaitu : a) RPP siklus I 83,33% (baik) dan siklus II 97,22% (sangat baik), b) Aktivitas guru pada pelaksanaan siklus I 85% (baik) dan siklus II 92,5% (sangat baik), sedangkan aktivitas siswa pada pelaksanaan siklus I 86,25% (baik), dan siklus II 92,5% (sangat baik), c) Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh dengan rata-rata 78,36 serta persentase 65% dan siklus II dengan rata-rata 93,75 serta persentase 100%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model Everyone Is Teacher Here dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share di Kelas IV SD 02 Andaleh Lathifah, Nurul; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian terdiri dari perencanaa, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dari penelitian ini yaitu 14 orang siswa kelas IV SD Negeri 02 Andaleh Kabupaten Lima Puluh Kota. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan non tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dari 82,14% ke 89,28%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match di Kelas IV Putri, Mega Adriani; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.852

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang rendah dan dalam proses pembelajaran guru tidak menggunakan RPP sebagai patokan dalam mengajar, kegiatan pembelajaran terpusat pada guru, belum diterapkan model pembelajaran yang inovatif serta siswa dalam kegiatan berkelompok tidak diawasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik terpadu menggunakan Model Kooperatif Tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I terdiri dari 2 pertemuan, dan siklus II terdiri dari 1 pertemuan. Disetiap siklus tersebut meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IVA SDN 22 Andalas Padang Timur dengan jumlah 30 orang siswa.Sumber data adalah proses dan hasil pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu dengan model kooperatif tipe make a match. Teknik yang digunakan adalah observasi, tes dan non tes.yang diamati adalah RPP, aspek guru dan aspek siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada : a) RPP siklus I diperoleh rata-rata 82,95% dengan kualifikasi baik (B), dan siklus II 93,18 % dengan kualifikasi sangat baik(SB). b) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 83,32% dengan kualifikasi baik (B), dan siklus II 94,44% dengan kualifikasi sangat baik (SB). sedangkan pelaksanaan pada aspek siswa siklus I dengan rata-rata 81,94% kualifikasi baik (B), dan siklus II 94,44% kualifikasi sangat baik (SB). c) Penilaian terhadap siswa dalam peningkatan hasil belajar pada siklus 1 diperoleh dengan rata-rata 76%, dan siklus II dengan rata-rata 89%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model kooperatif tipe Make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Pembelajaran Roleplaying di Kelas IV SD Negeri 04 Timbulun Indriani, Mella; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1020

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pembelajaran tematik terpadu di sekolah yang mengakibatkan peserta didik kurang memahami materi sehingga berdampak pada hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model pembelajaran Roleplaying di Kelas IV SD Negeri 04 Timbulun. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas IV. Data penelitian berupa hasil pengamatan, tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan pada RPP siklus I rata-rata 86,11% (B) meningkat pada siklus II menjadi 94,44% (SB). Pelaksanaan pada aspek guru siklus I rata-rata 82,95% (B) meningkat pada siklus II menjadi 93,18% (SB). Pelaksanaan pada aspek siswa siklus I rata-rata 82,95% (B) meningkat pada siklus II menjadi 93,18% (SB). Hasil belajar pada siklus I diperoleh dengan rata-rata 73,12 meningkat pada siklus II menjadi rata-rata 82,03.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Kooperatif Tipe Script pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar S, Fella Anggelia Risti; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik di sekolah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Script pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di UPTD SDN 01 Solok Bio-Bio dengan jumlah peserta didik sebanyak 30 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 1 kali pertemuan. Hasil pengamatan RPP siklus I yaitu 85,22% dan siklus II 95,45%. Hasil pengamatan aspek guru siklus I dengan rata-rata 83,32% dan siklus II 94,44%. Hasil pengamatan aspek peserta didik pada siklus I dengan rata-rata 81,94% dan siklus II 94,44%. Hasil belajar peserta didik pada siklus I yaitu rata-rata nilai 74,54 dengan persentase ketuntasan 49,99% dan meningkat pada siklus II yaitu rata-rata nilai 85,80 dengan persentase ketuntasan 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Snowball Throwing pada Pembelajaran Tematik terpadu di Kelas V SDN 24 Gunung Rajo Kabupaten Tanah Datar Maisa, Restu Gusti; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN 24 Gunung Rajo Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dua kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumen analisis, lembar observasi, tes, dan non tes. Hasil pengamatan RPP siklus I skor 83% dengan kualifikasi baik, meningkat pada siklus II skor 94% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil pelaksanaan pembelajaran aktivitas guru siklus I diperoleh skor 84% dengan kualifikasi baik, meningkat pada siklus II yaitu skor 94% dengan kualifikasi sangat baik. Aktivitas siswa siklus I skor 82% dengan kualifikasi baik, di siklus II skor 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil belajar siswa siklus I rata-rata 77 dengan kualifikasi cukup, di siklus II 84 dengan kualifikasi baik dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa semakin meningkat dari siklus I sampai siklus II dimana hasil belajar dan keterampilan siswa, sikap siswa juga meningkat dari sikap sosial dan spiritualnya. Data tersebut menunjukkan penerapan model pembelajaran tipe Snowball Throwing meningkatkan hasil belajar siswa
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning Kelas V SD Anisa Putri, Hanifa; S, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model problem based learning pada pembelajaran tematik terpadu kelas V SDN 10 Nan Balimo Kota Solok. Pada penelitian ini menerapkan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada RPP Siklus I dengan rata-rata 86,10% (Baik) dan siklus II 97,22% (Sangat Baik). Pelaksanaan pada aspek guru siklus I dengan rata-rata 85,71% (Baik) dan siklus II 96,42% (Sangat Baik). Pelaksanaan pada aspek peserta didik siklus I dengan rata-rata 87,49% (Baik), dan siklus II 96,42% (Sangat Baik). Hasil belajar peserta didik pada siklus I rata-rata 74,75 (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 86,75 (Baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan hasil pembelajaran tematik terpadu kelas V Sekolah Dasar.
Penerapan Project-Based Learning Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Putri, Cindy Hendrica; S, Farida
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2024): (Januari-April) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v12i1.15082

Abstract

This research is motivated by the lack of application of new and creative ways of learning. Sometimes, when a group of people work together on this learning, they don’t work as well as they could. This study uses qualitative and quantitative research in the form of classroom action research (CAR). It was carried out in two cycles covering four stages, namely preparation, implementation, observation and reflection. Researchers as practitioners, class teachers as observers, and fifth-grade students at SDN 01 Pauh Padang City were the subjects of this study. The research findings revealed an increase: the observation of lesson plans in cycle I received a Good qualification (B) increased in cycle II to obtain a Very Good qualification (SB), the movement of educators in cycle I received a Enough qualification (C) increased in cycle II to obtain a Very Good qualification (SB), the actions of students in cycle I got the qualification Enough (C) increased in cycle II to get the qualification Very Good (SB), and student learning outcomes in cycle I got a score with the qualification Enough (C) increased in cycle II got an average score of Good ( B). Based on the research findings, it can be concluded that integrated thematic learning with the Project Based Learning model can improve the learning outcomes of fifth-grade elementary school students.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Dengan Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas IV SDN 15 Tabing Kecamatan Bonjol Aisah, Fiza Nur; S, Farida
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 4 Nomor 3 Agustus 2024
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v4i3.2062

Abstract

This research is based on the low learning outcomes of students, this is because teachers have not used innovative learning models that can attract students' attention. The purpose of this study is to describe the improvement of social science learning outcomes by using the Discovery Learning model in Class IV SDN 15 Tabing, Bonjol District. This research is a classroom action research (PTK) that uses qualitative and quantitative approaches. It is carried out in two cycles, namely cycle I consists of 2 meetings and cycle II consists of 1 meeting. Each cycle includes four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study are teachers and students of grade IV of SDN 15 Tabing with a total of 30 students, 10 male students and 20 female students. Data collection techniques are in the form of observation, test, and non-test. The results of this study are guided by the recapitulation table of the results of the first cycle and the second cycle of research that have been presented in the discussion section, the results of this study show an increase in: a) the teaching module of the first cycle with an average of 81.81% qualification (good) and increased in the second cycle to 97.72% with qualification (very good), b) the implementation in the aspect of the teacher of the first cycle with an average of 82.8% qualification (good) and increased in the second cycle to 93.5% with qualifications (very good), in the aspect of students in the first cycle with an average of 82.8% of qualifications (good), and increased in the second cycle to 93.5% with qualifications (very good), c) the learning outcomes of students in the first cycle with an average of 76.78 with qualifications (adequate) and increased in the second cycle to 87.96 with qualifications (good). Based on these results, it can be concluded that using the Discovery Learning model can improve the learning outcomes of science and technology in students.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RADEC DI KELAS IV SDN 09 RANAH BATAHAN Fitri, Riza Amalia; S, Farida
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09, No. 03, September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.14404

Abstract

This research aims to describe the improvement in learning outcomes using the RADEC learning model in class IV SDN 09 Ranah Batahan. This research is classroom action research (PTK) using qualitative and quantitative approaches. Two cycles were carried out, where cycle I consisted of 2 meetings and cycle II consisted of 1 meeting. Data from the research were obtained from the Teaching Module assessment, implementation process, and learning outcomes. The data collection technique uses test and non-test data collection techniques. The results of the research show an increase in: a) Teaching Module cycle I with an average of 90% (very good) and cycle II 97.5% (very good), b) Implementation in aspects first cycle teachers with an average of 82.14% (good) and second cycle 96.42% (very good), while implementation in the student aspect of first cycle with an average of 85.71% (good) and second cycle 96.42% c) The assessment of students in improving learning outcomes in cycle I was obtained with an average of 80.73 and in cycle II with an average of 92.55. Based on these results, it can be concluded that the RADEC model can improve student learning outcomes in natural and social science learning.