Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pupuk Daun dan GA3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Potong Krisan (Chrysanthemum morifolium) Reginasari, Immanuelita Sarah; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 5 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga potong memiliki nilai estetika yang tinggi dan memberikan keindahan untuk dekorasi atau hiasan ruang. Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium) memiliki warna yang menarik dan bentuk bunga yang indah sehingga tanaman krisan menjadi salah satu tanaman hias yang cukup digemari di Indonesia. Tanaman krisan dapat diproduksi menjadi bunga potong maupun bunga pot. Nilai penting untuk pemasaran bunga krisan potong ialah panjang tangkai (Kazaz et al., 2010). Pemberian pupuk pada tanaman dapat diberikan melalui daun. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) juga dapat meningkatkan hasil tanaman krisan dan umur panen. Pemberian ZPT terhadap tanaman krisan, mampu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan krisan yang tidak diberikan perlakuan apapun. Penelitian dilaksanakan di Desa Beru, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur di dalam greenhouse. Penelitian dilaksanakan bulan Januari hingga April 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor. Faktor pertama pupuk daun rosasol N pada fase vegetatif dan rosasol P pada fase generatif, faktor kedua asam giberelin (GA3). Perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 250 ppm GA3 dan 3 g/L pupuk daun memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
Pengaruh Konsentrasi Nutrisi Hidroponik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Rosita, Wenny Dwi; Rahayu, Aldhila Putri; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik merupakan salah satu teknologi alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan lahan pertanian yaitu bercocok tanaman pada media non-tanah (soil-less agriculture). Hidroponik memiliki banyak keunggulan diantaranya pemakaian pupuk lebih efisien, produksi tanaman lebih tinggi, kualitas tanaman lebih baik, beberapa tanaman dapat di budidayakan di luar musim dan dapat dilakukan di berbagai tempat pada lahan atau ruang yang terbatas. Budidaya secara hidroponik perlu diberikan larutan nutrisi yang cukup, air, dan oksigen pada perakaran tanaman agar proses pertumbuhan tanaman dapat berlangsung dengan baik.  Pemberian konsentrasi nutrisi yang tepat pada tanaman dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi nutrisi yang paling efisien untuk pertumbuhan tanaman sawi yang sering di konsumsi oleh masyarakat, yatu varietas shinta dan varietas tosakan. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kediri pada Januari – Maret 2020. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi nutrisi hidroponik 1050 ppm, 1150 ppm, dan 1250 ppm, sedangkan faktor kedua yaitu varietas sawi sinta dan tosakan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan konsentrasi nutrisi 1150 ppm dan varietas shinta merupakan konsentrasi nutrisi yang paling efisien dengan memberikan respon hasil yang optimal pada pertumbuhan tanaman sawi.
TEKNOLOGI BUDIDAYA KENTANG DATARAN MEDIUM DI JAWA TIMUR Wardiyati, Tatik; Dawam, Moch.; Rofiq, Moch.
Cakrawala Vol. 10 No. 1: Juni 2016
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v10i1.54

Abstract

Tiga percoban telah dilakukan untuk mendapatkan teknologi budidaya kentang di dataran medium di Jawa Timur. Percobaan pertama adalah untuk menyeleksi varietas yang adaptif dan stabil di dataran medium. Lima varietas (Granola Lembang, Granola Kembang, Desiree, DTO 28 dan Nadiya) ditanam pada ketinggian 700m diatas permukaan laut pada dua lokasi yang berbeda yaitu Bumiaji Batu dan Poncokusumo Malang. Sebagai faktor ke dua dalam percobaan pertama adalah pemberian dan tanpa pemberian agens hayati yang terdiri dari 3 mikroba (Trichoderma firide, Pseudomonas fluorescence dan Streptomyces sp.). Percobaan kedua adalah mengevaluasi penggunaan pupuk kandang berbeda (kotoran ayam dan sapi), diinteraksikan dengan 5 dosis penggunaan pupuk anorganik (200, 400, 600, 800, 1000 kg/ha NPK). Percobaan ke tiga adalah mengevaluasi pengaruh pemberian 3 macam mulsa (kontrol, mulsa plastic hitam perak dan mulsa jerami) diinteraksikan dengan jarak tanam (60x30 cm dan 70x30 cm). Hasil penelitian menunjukkan varietas terbaik, adaptif dan stabil adalah Nadiya pada ke dua lokasi dataran medium dan agens hayati meningkatkan jumlah daun dan bobot umbi. Hasil percobaan ke dua menunjukkan bahwa penggunaan kotoran sapi dan ayam tidak berbeda dan dosis pupuk 600, 800 dan 1000 tidak berbeda meski hasil tertinggi terdapat pada dosis 1000 kg/ha. Hasil percobaan ke tiga menunjukkan bahwa mulsa jerami adalah yang terbaik dan jarak tanam 60x30 cm tidak berbeda dengan 70x30 cm. Paket teknologi yang dianjurkan untuk budidaya kentang dataran medium adalah penanaman di musim kemarau, varietas Nadiya, sistim double row dalam bedengan dengan jarak tanam 70 x 30cm, pupuk kandang ayam atau sapi 20 ton/ha diberikan 2 minggu sebelum tanam, pupuk NPK 400 kg/ha, diberi pada saat tanam dan 30 hari dosis sama, ditutup jerami padi, disiram dengan springkle irrigation. Hasil yang dicapai adalah 70 ton/ha umbi.
Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Mar'atul Qibtiyah; Barunawati, Nunun; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Terong merupakan tanaman penghasil buah yang dikonsumsi sebagai sayuran oleh masyarakat Indonesia. Produksi terong ungu dapat ditingkatkan dengan jarak tanam dan pemupukan yang tepat. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jarak tanam yang tepat dan dosis pupuk NPK yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu (Solanum melongena L.). Hipotesis yang diajukan yakni terdapat hubungan antara jarak tanam dan dosis pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2022 di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Split Plot Design dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Petak utama adalah  jarak tanam dengan 3 taraf yakni J1: 30 cm x 60 cm; J2: 45 cm x 60 cm; dan J3: 60 cm x 60 cm. Anak petak adalah dosis pupuk NPK majemuk dengan 4 taraf yakni P0: kontrol; P1: 150 kg ha-1; P2: 200 kg ha-1; dan P3: 250 kg ha-1. Hasil penelitian memperoleh hasil adanya hubungan antara jarak tanam dan dosis pupuk NPK majemuk terhadap berat buah per tanaman dan berat buah per hektar. Jarak tanam mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, luas daun per tanaman, jumlah bunga per tanaman, dan jumlah buah per tanaman. Aplikasi pupuk NPK majemuk mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, luas daun per tanaman, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per buah.
PENGARUH KONSENTRASI BA TERHADAP PEMBENTUKAN EMBRIO SOMATIK PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) SECARA IN VITRO Viola, Yolanda Retno Nandika; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solanum tuberosum L. merupakan salah satu komoditas yang mendapat prioritas pengembangan karena dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat dan mempunyai potensi dalam diversifikasi pangan. Kendala utama dalam peningkatan produksi kentang adalah pengadaan benih kentang berkualitas yang belum memadai. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memanfaatkan bioteknologi yaitu melalui kultur jaringan yang ditempuh melalui embriogenesis somatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio BA yang tepat untuk memacu terbentuknya embrio somatik kentang varietas Atlantik dan Granola Transgenik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juni 2016 di Laboratorium kultur jaringan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah 2 varietas yakni A: Atlantik dan B: Granola Transgenik, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi BA yakni K0: 0ppm, K1: 0,5ppm, K2: 1ppm, K3: 1,5ppm, dan K4: 2ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa konsentrasi sitokinin (BA) yang diberikan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan eksplan dan berpengaruh terhadap keberhasilan induksi embrio somatik pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Konsentrasi BA yang diberikan berpengaruh terhadap induksi kalus, induksi embrio somatik, serta jumlah akar dan tunas yang berhasil tumbuh.
PENGARUH DEFOLIASI DAN DETASSELING TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Shodikin, Aris; Wardiyati, Tatik
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan komoditi strategis yang dapat digunakan sebagai pengganti beras. Pada tahun 2014, produksi jagung nasional mengalami peningkatan sebesar 2,81%. Defoliasi dan detasseling merupakan teknik budidaya yang sudah dilakukan oleh petani secara turun menurun yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan pengetahuan lebih lanjut tentang pengaruh serta waktu defoliasi dan detasseling yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2015 – Maret 2016 di Desa Sumberarum, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih jagung varietas NK 99, pupuk urea, pupuk ponska dan pupuk petroganik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan defoliasi dan detasseling tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil, kecuali parameter diameter tongkol. Perlakuan yang diterapkan tidak memberikan pengaruh nyata karena waktu pelaksanaan defoliasi dan detasseling pada penelitian ini terlalu jauh dari fase tasseling. Sedangkan pada diameter tongkol disebabkan oleh morfologi bentuk tongkol jagung yang tidak seutuhnya bulat sehingga mempengaruhi hasil analisis ragam. Perlakuan defoliasi dan detasseling tidak menimbulkan efek negatif terhadap hasil tanaman jagung sehingga yang dilakukan petani selama ini sudah benar.
PENGARUH PH TANAH DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN WARNA BUNGA HORTENSIA (HYDRANGEA MACROPHYLLA) Rachmawati, Arini Yunia; Wardiyati, Tatik
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga hortensia (Hydrangea macrophylla) memiliki keindahan yang terletak pada warna mahkota bunga. Warna bunga yang bervariasi dipengaruhi oleh pengaturan pH tanah. Warna dari biru ke merah muda cerah dipengaruhi oleh pH tanah. Ketika pH tanah asam (4,5-5,5) warna dapat menjadi biru karena ketersediaan aluminium. Selain pH tanah, untuk meningkatkan kualitas dalam pertumbuhan tanaman hortensia dibutuhkan unsur hara makro dan mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH tanah dan pemberian pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan warna bunga Hortensia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016 sampai Juni 2016 di Kec. Sidomulyo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari faktor pertama (pH tanah) dan faktor kedua (dosis pupuk NPK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara pH tanah dan pupuk NPK pada pertumbuhan bunga hortensia, akan tetapi terdapat pengaruh yang nyata pada beberapa umur pengamatan. Perlakuan pH asam menunjukkan pertambahan tinggi dan jumlah daun paling tinggi. Perlakuan dosis pupuk NPK 0 g menunjukkan pertambahan tinggi dan jumlah daun paling tinggi. Pada parameter diameter batang dan munculnya bunga tidak menunjukkan respon yang nyata. Tanah dengan pH asam, netral maupun basa tidak mempengaruhi warna bunga hortensia yang berwarna pink.
Co-Authors A’yun, Lutfi Qurrotun A’yun, Lutfi Qurrotun Abdul Latief Abadi Achmad Noerkhaerin Putra Adi, Isa Apri Adi, Isa Apri Afifi, Listia Nur Afifi, Listia Nur Agus Sugiyatno Agustin N. Nilasari Aini, Churil Aini, Churil Ainun Fithriyandini Ainun Zuhrah Ali Djamhuri Alpano Rolistyo Aminudin Afandhi Ana Lutfi Aulia Andan Sari Kusuma Indah Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Arini Yunia Rachmawati Armita, Deffi Aulia, Ana Lutfi Azizah, Nur Barunawati, Nunun Bela, Dika Meinar Laili Bela, Dika Meinar Laili Budi Waluyo Budi Waluyo Caecilia Puspita C.P.A Cicik Udayana Dawam, Moch. Eka Riana Sari Ekowati, Delvi Violita Ekowati, Delvi Violita Estri Laras Arumingtyas Farid, Muhammad Fithriyandini, Ainun Fitriani, Ristianing Dwi Gandhi Yudhistira Pribadi Gusmawan, Maretha Widhya Aulyaa Gusmawan, Maretha Widhya Aulyaa Hayuning Martha L.A Heddy, JB. Suwasono Hermawan, Rifqi Hetik Hetik Hetik, Hetik Hidayat Asta Hidayat, Elisa Andri Hidayat, Elisa Andri Iman Sudrajat Indah, Andan Sari Kusuma Indriyani, Nofita Indriyani, Nofita Ismuha Nasution JB. Suwasono Heddy Karmelina, Nita Karmelina, Nita Karyawati, Anna Satyana  Koesriharti Koesriharti Kuswanto Kuswanto Larasati, Ferota Larasati, Ferota Lilik Setyobudi Listyaningtyas, Afifah Endri Listyaningtyas, Afifah Endri Manurung, Andrew Josua Manurung, Andrew Josua Mar'atul Qibtiyah Moch. Dawam Maghfoer Mochamad Dawam Maghfoer, Mochamad Dawam Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Nawawi Mochammad Roviq Mudji Santoso Muhammad Farid Mukti, Muhammad Saifullah Mukti, Muhammad Saifullah Murdiono, Wisnu Eko Murdiono, Wisnu Eko Musthofa, Mochammad Insan Musthofa, Mochammad Insan Muttaqien, Khaerul Muttaqien, Khaerul Nasution, Ismuha Nawawi Nawawi Nawawi, Mochammad Nihayati, Ellis Nilasari, Agustin N. Ninggar Listiana Ningsih, Rahmawaty Awaliyah Ningsih, Rahmawaty Awaliyah Nugrohowati, Betty Meiariani Nugrohowati, Betty Meiariani Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nurul Aini Pakaya, Cindriany Pakaya, Cindriany Polii-Mandang, Jeanny Pradesta, Adisti Zahrotul Pradesta, Adisti Zahrotul Praemysta, Febyna Hapsari Pramitasari, Harin Eki Pramitasari, Harin Eki Prasetyo, Wahyudi Prasiwi, Indika Dwi Prasiwi, Indika Dwi Pribadi, Gandhi Yudhistira Putri, Ardiah Virana Rachmawati, Arini Yunia Rahayu, Aldhila Putri Rahayu, Aldila Putri Reginasari, Immanuelita Sarah Rifqi Hermawan Ristianing Dwi Fitriani Ristianing Dwi Fitriani Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Rofiq, Moch. Rolistyo, Alpano Rosita, Wenny Dwi Roviq , Mochammad Roviq, Muhammad Rurini Retnowati Sa’diyah, Halimatus Sa’diyah, Halimatus Saitama, Akbar Santoro, Yhosiana Santoro, Yhosiana Santoso, Mudji Sari, Atika Novita Sari, Atika Novita Setyobudi, Lilik Shodikin, Aris Shofiah Yasmin Sudiarso, Sudiarso Sudrajat, Iman Sugiyatno, Agus Sulistyoningtyas, Mey Eka Sulistyoningtyas, Mey Eka Sumarno . Sumayku, Bertje R.A. Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Titiek Islami Utami, Putri Sri Utami, Putri Sri Viola, Yolanda Retno Nandika Wahyudi Prasetyo Waryastuti, Defi Eka Waryastuti, Defi Eka Wijayanti, Annisa Kartika Yasmin, Shofiah Yolanda Retno Nandika Viola Yuliarini, Titik Yuliarini, Titik