Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DEFOLIASI DAN DETASSELING TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Shodikin, Aris; Wardiyati, Tatik
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.365 KB)

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan komoditi strategis yang dapat digunakan sebagai pengganti beras. Pada tahun 2014, produksi jagung nasional mengalami peningkatan sebesar 2,81%. Defoliasi dan detasseling merupakan teknik budidaya yang sudah dilakukan oleh petani secara turun menurun yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan pengetahuan lebih lanjut tentang pengaruh serta waktu defoliasi dan detasseling yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2015 – Maret 2016 di Desa Sumberarum, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih jagung varietas NK 99, pupuk urea, pupuk ponska dan pupuk petroganik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan defoliasi dan detasseling tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil, kecuali parameter diameter tongkol. Perlakuan yang diterapkan tidak memberikan pengaruh nyata karena waktu pelaksanaan defoliasi dan detasseling pada penelitian ini terlalu jauh dari fase tasseling. Sedangkan pada diameter tongkol disebabkan oleh morfologi bentuk tongkol jagung yang tidak seutuhnya bulat sehingga mempengaruhi hasil analisis ragam. Perlakuan defoliasi dan detasseling tidak menimbulkan efek negatif terhadap hasil tanaman jagung sehingga yang dilakukan petani selama ini sudah benar.
Evaluation of Scar18 Marker Linked to B-Carotene for Early Screening of Mango (Mangifera indica L.) Progenies Wardiyati, Tatik; Arumingtyas, Estri Laras; Roviq, Mochammad
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 32, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v32i3.23

Abstract

A breeding program of Mango (Mangifera indica) was organized by a team of Brawijaya University since 2006 by cross pollination between Arumanis 143 (green skin) with yellow skin cvs. of Carabao, Haden, Podang and Swarnarika in vice versa. As early identification a molecular evaluation was conducted. Measurement were on carotene content, DNA analysis using PCR and sequencing. The result showed that mango cultivars having orange or yellowish skin contain carotene higher than those mango cultivar having green skin. SCAR18 marker as a sign on the presence of beta (B) locus in tomato was not related with the differences of beta carotene accumulation in those manggo cultivars. SCAR18 marker that was amplified in mango produced specific amplimer of 320 bp in length. The similarity of SCAR18320 sequence obtaining by sequences alignment among five parental cultivars and 12 hybrids was up to 100%. SCAR18320 sequences that were generated by SCAR18 markers as predicted beta (B) loci had no significant similarity with sequences database relating to beta (B) gene in NCBI. SCAR18320 match to 19 Ty3-gypsy retrotransposons and others sequences related transcriptional regulator in more dissimilar sequences (discontiguous megablast) category.Keywords: SCAR18, ? carotene, skin color, Mangifera indica
YIELD AND CURCUMIN CONTENT STABILITY OF FIVE UB CLONES OF TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Rox.) Wardiyati, Tatik; Kuswanto, Kuswanto; Azizah, Nur
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 34, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v34i3.128

Abstract

Interactions between genotype and environment  is affect yield and curcumine content of temulawak (Curcuma xanthorrhiza Rox). The aims of the study was to determine stability of yield and curcumine content in diffrent enviromental condition. Field experiment was conducted during 12 month of year 2010, and Randomized block design with three replications was applied at four locations : Sragen, Malang, Pasuruan and Sumenep.  The materials tested consists of  five clones : UB1, UB2, UB3, UB4, UB5 included control ( Balitro clone). The  results showed that the stability of the rhizome yield in each locations , achieved by UB3 and UB4 clones. The highest rhizome weight was obtained by UB2  at 34,63 t/ha, while the constant high curcumin content was obtained by UB4. Clones UB1 and UB5 suitable to be developed on marginal lands and clone UB2 adaptive on high fertility  environment.   Key words :temulawak, adaptation, clones
APLIKASI TEKNOLOGI BUDIDAYA RAMAH LINGKUNGAN TERHADAP KUALITAS BUAH STROBERI Sumayku, Bertje R.A.; Wardiyati, Tatik; Afandhi, Aminudin; Polii-Mandang, Jeanny
EUGENIA Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/eug.23.1.2017.15409

Abstract

ABSTRACT   This study aimed to compare the application of environment-friendly cultivation technology on the quality of strawberries. The experimental design using a factorial in a randomized block design (RAK), with 2 factors, namely: 1). Farmers treatment technology that chicken manure 20 t / ha + Urine Rabbits 1: 5 liters of water; 2). Treatment T. koningii 15 g / kg of soil in chicken manure 5 tons / ha). Data were analyzed by t test statistics, if different continued with test Duncun at 0.05. Research results show that treatment of PP (T. koningii Technology) has Vitamin C is 27.1 mg / 100g, higher than the Treatment PT (Technology Farmers) is 22.5 mg / 100g. The vitamin C content of the variables were not significantly different between treatments, while the variable texture of the fruit, and sugar content were significantly different. Keywords: applications agriculture environmentally-friendly, strawberry fruit quality
Respon Pertumbuhan Tiga Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) terhadap Beberapa Perlakuan Pematahan Dormansi Hidayat, Elisa Andri; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 12 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1301

Abstract

Dormansi pada benih kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dapat mengakibatkan pertumbuhan benih yang tidak seragam di lapangan. Metode perlakuan pematahan dormansi selama tujuh hari terlalu lama dilakukan untuk pengujian sertifikasi benih di laboratorium. Metode kimia dapat dikatakan sebagai metode paling praktis karena hanya mencampurkan cairan kimia dengan benih. Metode kimia dengan Kalium Nitrat (KNO3) teruji efektif mematahkan  dormansi beberapa benih tanaman. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Balitkabi pada bulan Agustus hingga November 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 3 varietas kacang tanah: V1 (Hypoma 1), V2 (Hypoma 2), dan V3 (Kelinci), dan faktor kedua perlakuan pematahan dormansi: P0 (tanpa perlakuan), P1 (benih direndam air selama 1x24jam dengan suhu 37o C), P2 (benih direndam  Ethephon 3,5ppm selama 1x24jam), P3 (benih direndam  KNO3 0,2%  selama 1x24jam), P4 (benih dioven dengan suhu 40o C selama 7x24jam). Terdapat interaksi antara 3 varietas yang digunakan dengan perlakuan pematahan dormansi pada variabel panjang akar. Penggunaan perlakuan benih direndam dengan KNO3 0,2% selama 1x24 jam dan varietas Hypoma 2 mampu mengatasi masalah dormansi benih pada tanaman kacang tanah dengan meningkatnya hasil daya berkecambah.
ENHANCEMENT IN EFFECTIVENESS OF ANTAGONISTIC MICROBE BY MEANS OF MICROBIAL COMBINATION TO CONTROL Ralstonia solanacearum ON POTATO PLANTED IN MIDDLE LATITUDE Rosyidah, Anis; Wardiyati, Tatik; Abadi, Abdul Latief; Maghfoer, Moch. Dawam
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 35, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v35i2.285

Abstract

One of the common problems hampering the cultivation of potatoes in middle latitude is the presence of bacterium Ralstonia solanacearum commonly known to cause wilt disease, by which crop failure might be caused when serious attack occurs. The objectives of the research were to obtain the application of antagonistic microbes to inhibit the wilt disease caused by R.solanacearum and to increase the growth and yield of potato in middle latitude. The research was conducted from July to October 2012. Antagonistic microbes were used in this research to inhibit the bacterial wilt disease caused by R.solanacearum on potato planted in Bumiaji, Batu. Trichoderma viride, Streptomyces sp. and Pseudomonas fluorescens isolates were selected to be applied as treatments either singly or in combination. Randomised block design was applied on the treatment group with three replications. The results showed that the single application of Pseudomonas fluorescens or combined application of Streptomyces sp. and Trichodermaviride + Streptomycessp. was capable of extending incubation period 4 to 7 days and reducing disease incidence  44.85% - 50.09%, reducing disease intensity up to 61.23 - 72.77%, reducing the population R.solanacearum up to 7.28 - 97.88%, increasing the number of leaves and the marketable yield as much as 67.96 - 81.98%.Keywords: control, Ralstonia solanacearum, antagonistic microbes, middle latitude
Pengaruh Pupuk Daun dan GA3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Potong Krisan (Chrysanthemum morifolium) Reginasari, Immanuelita Sarah; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 5 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1406

Abstract

Bunga potong memiliki nilai estetika yang tinggi dan memberikan keindahan untuk dekorasi atau hiasan ruang. Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium) memiliki warna yang menarik dan bentuk bunga yang indah sehingga tanaman krisan menjadi salah satu tanaman hias yang cukup digemari di Indonesia. Tanaman krisan dapat diproduksi menjadi bunga potong maupun bunga pot. Nilai penting untuk pemasaran bunga krisan potong ialah panjang tangkai (Kazaz et al., 2010). Pemberian pupuk pada tanaman dapat diberikan melalui daun. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) juga dapat meningkatkan hasil tanaman krisan dan umur panen. Pemberian ZPT terhadap tanaman krisan, mampu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan krisan yang tidak diberikan perlakuan apapun. Penelitian dilaksanakan di Desa Beru, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur di dalam greenhouse. Penelitian dilaksanakan bulan Januari hingga April 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor. Faktor pertama pupuk daun rosasol N pada fase vegetatif dan rosasol P pada fase generatif, faktor kedua asam giberelin (GA3). Perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 250 ppm GA3 dan 3 g/L pupuk daun memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
IDENTIFIKASI KERAGAMAN MORFOLOGI DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) PADA TANAMAN HASIL PERSILANGAN ANTARA VARIETAS ARUMANIS 143 DENGAN PODANG URANG UMUR 2 TAHUN Nilasari, Agustin N.; Heddy, JB. Suwasono; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.497 KB) | DOI: 10.21776/8

Abstract

Buah mangga (Mangifera indica L.) merupakan tanaman buah yang potensial dikembangkan karena mempunyai tingkat keragaman genetik yang tinggi. Variasi yang cukup tinggi pada bentuk, ukuran dan warna daun mangga menunjukkan adanya keragaman genetik yang cukup luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman morfologi daun mangga sehingga dapat digunakan sebagai salah satu cara mendeteksi dini keragaman morfologi daun hasil persilangan antara mangga varietas Arumanis 143 dengan Podang Urang. Pengamatan dilakukan pada bagian daun, mulai flush daun sampai daun menjadi sempurna dan berwarna hijau tua. Pengamatan tanaman sampel dilakukan dengan 2 metode, metode non-destruktif yang terdiri dari pengamatan warna daun, warna tulang daun, panjang daun, lebar daun, rasio P/L daun dan lama perkembangan daun, sedangkan untuk metode destruktif terdiri dari pengamatan  jumlah daun per flush, posisi duduk daun pada batang, bangun atau bentuk daun dan luas daun maksimum. Data akan dianalisis dengan menggunakan Hierarkhi Cluster metode Average Linkage (Between Groups) program SPSS 13 dan hasilnya disajikan dalam bentuk Dendrogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil pengamatan metode kualitatif maupun kuantitatif yang dilanjutkan dengan metode cluster pada daun mangga diperoleh 2 cluster. Cluster 1 yaitu klon yang memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan kedua tetuanya, 32 klon. Sedangakan cluster 2 merupakan klon harapan dari hasil persilangan Arumanis 143 dan Podang Urang, 12 klon.
PENGARUH BEBERAPA MACAM KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt) Prasetyo, Wahyudi; Santoso, Mudji; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.059 KB) | DOI: 10.21776/33

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mempelajari pengaruh pemupukan pupuk anorganik dan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan mencari dosis dan jenis pupuk yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2011 di Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi pada komponen hasil terdapat pada perlakuan Urea 200 kg ha-1, KCl 50 kg ha-1, SP36 75 kg ha-1 (Kontrol) (P1) meskipun tidak berbeda nyata dengan perlakuan Urea 100 kg ha-1, KCl 25 kg ha-1, SP36 37,5 kg ha-1 + Pukan sapi 10 ton ha-1 (P5), Urea 100 kg ha-1, KCl 25 kg ha-1, SP36 37,5 kg ha-1 + Pukan sapi 20 ton ha-1 (P6), Urea 100 kg ha-1, KCl 25 kg ha-1, SP36 37,5 kg ha-1+ Kotoran sapi segar 1 l air/tanaman (P7), Urea 100 kg ha-1, KCl 25 kg ha-1, SP36 37,5 kg ha-1 + Kotoran sapi segar 2 l air/tanaman (P8) dan NPK (16-16-16) 100 kg ha-1.+  POC Nasa 2 ml/tanaman (P10). Nilai tertinggi pada kadar gula (o Brix) terdapat pada perlakuan NPK (16-16-16) 100 kg ha-1+ POC Nasa 1 ml/tanaman (P9) memiliki 16o Brix.
PENGARUH JENIS ABSORBEN TERHADAP KUALITAS MINYAK ATSIRI PADA DUA KULTIVAR BUNGA SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa) Hetik, Hetik; Maghfoer, Mochammad Dawam; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.168 KB) | DOI: 10.21776/39

Abstract

Ekstraksi minyak atsiri sedap malam dengan proses enfleurasi akan menghasilkan rendeman absolute yang tinggi dibandingkan dengan metode lainnya, proses enfleurasi menggunakan lemak sebagai absorben. Jenis lemak terbaik yang digunakan pada proses enfleurasi adalah campuran lemak sapi dan lemak babi. Penggunaan lemak babi dalam proses enfleurasi harus dihindari karena mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan jenis lemak yang efektif sebagai absorben pengganti lemak babi dan mutu rendemen absolute minyak atsiri yang tinggi pada dua kultivar sedap malam, di Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Analisis dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kimia Organik Fakultas MIPA UMM dan UGM pada bulan Januari sampai Mei 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, terdiri dari 6 perlakuan (1. Roro anteng+snow white, 2. Roro anteng+lemak sapi, 3. Roro anteng+lemak kambing, 4. Dian arum+snow white, 5. Dian arum+lemak sapi, 6. Dian arum+lemak kambing) diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian dari ketiga jenis lemak yang digunakan, jenis lemak snow white yang paling efektif dalam menyerap aroma wangi pada bunga sedap malam dan menghasilkan rendemen absolute tertinggi pada ke dua varietas sedap malam (Roro Anteng dan Dian Arum. Hasil analisis GC-MS minyak atsiri sedap malam mengandung dua komponen kimia besar yaitu golongan ester (benzyl acetate, benzyl salicylate, linalil acetate, methyl antranilate, methyl benzoate) dan golongan alkohol (benzyl alcohol, eugenol, linalool). Hasil uji organoleptik aroma wangi minyak atsiri bunga sedap malam yang diminati panelis terdapat pada perlakuan yang menggunakan varietas Roro Anteng dengan jenis lemak kambing dan varietas Dian Arum dengan jenis lemak snow white. Kata kunci: sedap malam, minyak atsiri, enfleurasi, lemak, kualitas
Co-Authors A’yun, Lutfi Qurrotun A’yun, Lutfi Qurrotun Abdul Latief Abadi Achmad Noerkhaerin Putra Adi, Isa Apri Adi, Isa Apri Afifi, Listia Nur Afifi, Listia Nur Agus Sugiyatno Agustin N. Nilasari Aini, Churil Aini, Churil Ainun Fithriyandini Ainun Zuhrah Ali Djamhuri Alpano Rolistyo Aminudin Afandhi Ana Lutfi Aulia Andan Sari Kusuma Indah Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Arini Yunia Rachmawati Armita, Deffi Aulia, Ana Lutfi Azizah, Nur Barunawati, Nunun Bela, Dika Meinar Laili Bela, Dika Meinar Laili Budi Waluyo Budi Waluyo Caecilia Puspita C.P.A Cicik Udayana Dawam, Moch. Eka Riana Sari Ekowati, Delvi Violita Ekowati, Delvi Violita Estri Laras Arumingtyas Farid, Muhammad Fithriyandini, Ainun Fitriani, Ristianing Dwi Gandhi Yudhistira Pribadi Gusmawan, Maretha Widhya Aulyaa Gusmawan, Maretha Widhya Aulyaa Hayuning Martha L.A Heddy, JB. Suwasono Hermawan, Rifqi Hetik Hetik Hetik, Hetik Hidayat Asta Hidayat, Elisa Andri Hidayat, Elisa Andri Iman Sudrajat Indah, Andan Sari Kusuma Indriyani, Nofita Indriyani, Nofita Ismuha Nasution JB. Suwasono Heddy Karmelina, Nita Karmelina, Nita Karyawati, Anna Satyana  Koesriharti Koesriharti Kuswanto Kuswanto Larasati, Ferota Larasati, Ferota Lilik Setyobudi Listyaningtyas, Afifah Endri Listyaningtyas, Afifah Endri Manurung, Andrew Josua Manurung, Andrew Josua Mar'atul Qibtiyah Moch. Dawam Maghfoer Mochamad Dawam Maghfoer, Mochamad Dawam Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Nawawi Mochammad Roviq Mudji Santoso Muhammad Farid Mukti, Muhammad Saifullah Mukti, Muhammad Saifullah Murdiono, Wisnu Eko Murdiono, Wisnu Eko Musthofa, Mochammad Insan Musthofa, Mochammad Insan Muttaqien, Khaerul Muttaqien, Khaerul Nasution, Ismuha Nawawi Nawawi Nawawi, Mochammad Nihayati, Ellis Nilasari, Agustin N. Ninggar Listiana Ningsih, Rahmawaty Awaliyah Ningsih, Rahmawaty Awaliyah Nugrohowati, Betty Meiariani Nugrohowati, Betty Meiariani Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nurul Aini Pakaya, Cindriany Pakaya, Cindriany Polii-Mandang, Jeanny Pradesta, Adisti Zahrotul Pradesta, Adisti Zahrotul Praemysta, Febyna Hapsari Pramitasari, Harin Eki Pramitasari, Harin Eki Prasetyo, Wahyudi Prasiwi, Indika Dwi Prasiwi, Indika Dwi Pribadi, Gandhi Yudhistira Putri, Ardiah Virana Rahayu, Aldhila Putri Rahayu, Aldila Putri Reginasari, Immanuelita Sarah Rifqi Hermawan Ristianing Dwi Fitriani Ristianing Dwi Fitriani Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Rofiq, Moch. Rolistyo, Alpano Rosita, Wenny Dwi Roviq , Mochammad Roviq, Muhammad Rurini Retnowati Sa’diyah, Halimatus Sa’diyah, Halimatus Saitama, Akbar Santoro, Yhosiana Santoro, Yhosiana Santoso, Mudji Sari, Atika Novita Sari, Atika Novita Setyobudi, Lilik Shodikin, Aris Shofiah Yasmin Sudiarso, Sudiarso Sudrajat, Iman Sugiyatno, Agus Sulistyoningtyas, Mey Eka Sulistyoningtyas, Mey Eka Sumarno . Sumayku, Bertje R.A. Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Titiek Islami Utami, Putri Sri Utami, Putri Sri Wahyudi Prasetyo Waryastuti, Defi Eka Waryastuti, Defi Eka Wijayanti, Annisa Kartika Yasmin, Shofiah Yolanda Retno Nandika Viola Yuliarini, Titik Yuliarini, Titik