Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of Gamma Rays Irradiation to Cipedak Avocado Genetic Diversity Farihul Ihsan; Sumeru Ashari; Andy Soegianto; Sukartini Sukartini; Affandi Affandi
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 45, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v45i2.4065

Abstract

Avocado cv. Cipedak is a superior cultivar that match the preferences of Indonesian consumers. However, it has several weaknesses, such as low edible portion, thin skin, and short fruit shelf life. One effort to improve the character weakness is by mutation breeding using gamma ray irradiation. Induction of mutation by gamma ray irradiation at a dose of 10 Gy was conducted on Cipedak avocado shoots in October 2021 which produced 13 first generation avocado mutants (M1). Observation on leaves morphological characters and DNA analysis were needed to find out the changes level of genetical diversity. The research was conducted in Cukurgondang Research Station and Molecular Laboratory of Indonesian Tropical Fruits Research Institute from January to March 2022. The plant material used involved 13 M1 progenies and cv. Cipedak. The material used were 20 weeks old grafted plants. The observed variables were macro and micromorphological characters as well as DNA-RAPD analysis. The results showed that there were phenotypic and genotypic changes in 13 M1 avocados seedlings. The coefficients of differences on macro and micromorphological characters were up to 33% and 28%, respectively and the coefficient of difference for DNA-RAPD analysis was 74%.
Analisis Statistik Menggunakan Microsoft Excel untuk Estimasi Heritabilitas Arti Sempit dan Arti Luas Karakteristik Fisik Biji Ercis (Pisum sativum L.) Lokal Indonesia Nur Azima; Sumeru Ashari; Budi Waluyo
Gunung Djati Conference Series Vol. 38 (2024): Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ercis sangat potensial dijadikan bahan genetik untuk perakitan varietas pada adaptif lingkungan tropis di Indonesia. Pendugaan heritabilitas arti sempit dan arti luas pada karakteristik fisik biji sangat penting kaitannya dengan perbaikan sifat biji dan hasil tinggi. Penggunaan Microsoft Excel dalam analisis statistik membantu menduga nilai heritabilitas arti sempit dan arti luas. Tujuan penelitian menduga nilai heritabilitas arti sempit dan arti luas pada karakteristik fisik biji ercis berdasarkan analisis statistik menggunakan Microsoft Excel. Penelitian dilakukan berdasarkan metode deskriptif. Analisis statistika menggunakan Microsoft Excel untuk menduga sebaran data dan pemusatan data. Heritabilitas arti sempit diduga berdasarkan metode realized heritability, parent-offspring dan standard unit. Heritabilitas arti luas diduga berdasarkan komponen varians. Hasil penelitian menunjukkan analisis statistika dengan Microsoft Excel dapat digunakan untuk menghitung nilai pemusatan data dan sebaran data berupa nilai varians dan kovarians untuk menduga heritabilitas arti sempit dan arti luas. Heritabilitas arti sempit pada karakteristik fisik biji menunjukkan kriteria tinggi yaitu berat biji, panjang biji, lebar biji, tebal biji, diameter geometrik biji, volume biji dan luas permukaan biji berkisar anatara 70,59-99,74% pada semua metode. Heritabilitas arti luas menunjukkan kriteria tinggi yaitu lebar biji, diameter geometrik biji, volume biji, jumlah biji per polong dan jumlah biji per tanaman berkisar antara 52,74-65,54%.
Analysis of the Relationship between Snake Fruits Sidempuan (Salacca sumatrana Becc.) and Riring (Salacca zalacca var. amboinensis) using the Morphological Characterization Approach Matatula, Erfina Anace; Ashari, Sumeru; Soegianto, Andy
Research Journal of Life Science Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rjls.2021.008.03.2

Abstract

Genetic relations estimation can be used for germplasm management activities, identifying cultivars, selecting parents for crossing, and reducing the number of individual samplings in a wide range of genetic diversity. The research's fundamental purpose is to analyze kinship relationships and study the genetic diversity between the snake fruit Sidempuan plant from South Tapanuli with snake fruit Riring plants from Ambon Island. Characterization research was conducted in Padang Sidempuan, South Tapanuli, and Riring Village, Ambon Island, using Radford characterization guidelines. The morphological characterization results showed that the Sidempuan and Riring bark's ecotypes were divided into 3 main clusters and had a kinship relationship with the value of genetic similarity of 85% -100%. Even though it has similarities, there were several distinguishing characters, namely the color of the upper surface of the leaf, the folding of the edges of the leaf blade, the taste of the flesh of the fruit, the height of the plant, and the category of snake fruit flowers. In a nutshell, although they looked similar, the two ecotypes were not identical.
Respon Pertumbuhan 4 Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Cekaman Kekeringan Yustikasari, Evita Dwi; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.04.07

Abstract

Produktivitas bawang merah di Indonesia dari tahun ketahun mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari respon pertumbuhan 4 varietas bawang merah yang toleran terhadap cekaman kekeringan. Alat yang digunakan dalam penelitian meliputi polybag 35 cm x 20 cm, gelas ukur, soil pH and moisturizer meter, jangka sorong, oven, penggaris, alumunium foil, dan timbangan analitik. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah benih bawang merah varietas biru lancor, biru batu, tajuk dan bauji, arang sekam, POC dan PGPR. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2021 di Kampung Organik Brenjonk, Dsn. Penanggungan, Ds. Penganggungan, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Prov. Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan varietas biru lancor dan biru batu merupakan varietas toleran terhadap cekaman kekeringan, varietas tersebut menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dan berbeda nyata dengan varietas yang lainnya.
Karakterisasi Morfo-Agronomi Enam Calon Varietas F1 Tanaman Tomat (Lycopersicum esculantum Mill.) Aisyah Devita Larasati; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.08.03

Abstract

Tomat merupakan tanaman sayuran buah yang banyak digemari masyarakat karena memiliki rasa yang enak, manis, sedikit asam, segar dan mengandung antioksidan. Masalah yang dihadapi petani dalam memenuhi kebutuhan pasar bagi konsumen adalah ketidaksesuaian antara kualitas yang dikehendaki masyarakat dengan kualitas buah yang dihasilkan. Salah satu cara dalam meningkatkan kualitas tomat dengan kegiatan karakterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi sifat enam calon varietas F1 tomat berdasarkan karakter morfo-agronomi dan mengetahui keunggulan dan penciri khusus enam calon varietas F1 tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2022 di Desa Bocek, Manggisari, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan enam calon varietas hibrida tomat dan dua varietas pembanding yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati terdiri dari karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. Hasil karakterisasi dari 6 calon varietas tomat menunjukkan bahwa calon varietas KR2 dan KR3 memiliki keunggulan pada karakter hasil panen per hektar secara berturut-turut sebesar 45,01 dan 42,12 Ton/Ha. Calon varietas KR3 dan KR2 memiliki ciri khusus pada karakter green shoulder pada buahnya, extent green shoulder, intensitas warna hijau, sedangkan perbedaan terdapat pada karakter antosianin hipokotil dan pola daun. Calon varietas 023 dan 053 memiliki ciri khusus pada karakter antosianin hipokotil, sedangkan perbedaan terdapat pada bentuk pangkal buah. Calon varietas KR1 dan MD memiliki ciri khusus pada bentuk pangkal buah sedangkan perbedaan terdapat pada tipe kelopak buah.
Respon Pembungaan dan Hasil Beberapa Aksesi Stroberi (Fragaria sp.) Terhadap Variasi Lingkungan Fotoperiode Rosyadi, Naufal Luthfi; andrini, Anis; ashari, sumeru
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.08

Abstract

Kebutuhan buah stroberi (Fragaria sp.) dalam negeri masih dipenuhi oleh impor dari negara penghasil stroberi. Produksi stroberi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 85.285 ton, kemudian pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 74.990 ton. Produksi buah stroberi bergantung pada proses pembentukan bunga yang dipengaruhi oleh suhu dan fotoperiode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pembungaan dan hasil stroberi pada beberapa lingkungan fotoperiode serta menyeleksi aksesi stroberi yang potensial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2022 di kebun penelitian stroberi milik Balai Standardisasi Instrumen Pertanian yang berlokasi di Jl. Raya Tlekung No. 1, Junrejo, Batu. Penelitian disusun dalam percobaan yang dirancang pada 3 lingkungan fotoperiode, yaitu F1: fotoperiodisitas normal (kontrol), F2: fotoperiodisitas 8 jam (short day), dan F3: fotoperiodisitas 16 jam (long day). Rancangan yang digunakan dalam setiap lingkungan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 7 aksesi stroberi. Setiap plot lingkungan percobaan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati berupa variabel vegetatif, generatif, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotoperiode mempengaruhi panjang fase vegetatif tanaman stroberi sehingga dapat menghambat pembungaan tanaman stroberi. Aksesi ICS04050036 (A2), Knia (A3), dan ICSP04050016 (A5) berbunga
Karakterisasi Morfologi Empat Calon Varietas Hibrida Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Fatmawati, Triana; Ashari, Sumeru
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2025.010.1.2

Abstract

Cabai besar (Capsicum annuum L.) digunakan sebagai bumbu masakan sehari-hari karena memiliki rasa pedas, buah besar, dan buah bewarna merah. Banyaknya petani yang melakukan usaha budidaya cabai di Indonesia ternyata belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia dikarenakan sedikitnya varietas yang memiliki daya hasil tinggi serta rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Penggunaan varietas unggul berdaya hasil tinggi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas cabai besar, salah satunya melalui karakterisasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan calon varietas yang unggul dan mempelajari karakter morfologi yang menjadi penciri khusus empat calon varietas hibrida cabai besar. Bahan tanam yang digunakan terdiri dari empat calon varietas cabai merah hibrida dan dua varietas pembanding. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji DMRT dengan taraf 5% kemudian dilanjutkan dengan menghitung nilai koefisien keragaman genetik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Agustus 2022 di Desa Bocek Manggisari, Karangploso, Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter kualitatif memiliki hasil yang beragam dan memiliki karakter pembeda yaitu karakter perubahan warna pertama buah dan warna buah masak pada CV-49. Hasil analisis kuantitatif karakter yaitu CV-09 memiliki diameter buah terbesar, CV-49 memiliki fruit set tertinggi dan umur panen yang genjah, serta CV-142 memiliki jumlah bunga terbanyak.
Anatomical Characteristics of Roots and Stems of Citrus Rootstock as Parameter for Estimating of Rimau Gerga Lebong (RGL) Mandarin Citrus Vigor Yulianti, Farida; Latif Adiredjo, Afifuddin; Soetopo, Lita; Ashari, Sumeru
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.11.3.166-173

Abstract

Vigor tanaman jeruk dipengaruhi oleh batang bawah yang digunakan. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan korelasi antara karakter anatomi akar dan batang terhadap tinggi tanaman jeruk batang bawah dan mendapatkan variabel prediksi vigor tanaman jeruk keprok RGL. Penelitian dilaksanakan di KP-Tlekung, Balitjestro mulai bulan Juni 2019 – Maret 2020. Penelitian menggunakan batang bawah JC, Citrumelo dan Kanci dengan batang atas jeruk keprok RGL. Percobaan dilaksanakan dengan rancangan acak kelompok, lima kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan JC dan Citrumelo sama dan lebih tinggi dibandingkan Kanci. Ketiga jenis batang bawah memiliki karakter anatomi yang berbeda. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa karakter persentase dan luas pembuluh xylem baik pada akar maupun batang berkorelasi positif terhadap tinggi tanaman batang bawah. Batang bawah kanci memiliki persentase dan luas pembuluh paling kecil. Batang bawah JC memiliki persentase xylem dan rata-rata luas pembuluh xylem tertinggi baik pada irisan melintang akar maupun batang. Batang bawah Citrumelo memiliki densitas pembuluh xylem/mm2 tertinggi. Hasil evaluasi pada tanaman jeruk keprok RGL umur tiga tahun menunjukkan bahwa batang bawah JC dan Citrumelo menyebabkan tinggi tanaman dan volume kanopi lebih tinggi dibandingkan pada batang bawah Kanci. Karakter persentase dan luas pembuluh xylem dapat digunakan sebagai parameter penduga vigor tanaman jeruk RGL. Kata kunci: Jeruk batang bawah, jeruk keprok RGL, karakter anatomi, xylem, vigor
Keragaman Genetik dan Heritabilitas pada Keturunan Hasil Persilangan Blewah (Cucumis melo var. Cantalupensis) dan Melon (Cucumis melo L.) Sholihatin, Rosyita; Ashari, Sumeru; Kuswanto, Kuswanto
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1399

Abstract

Blewah merupakan tanaman yang masuk ke dalam genus cucumis melo yang memiliki keunggulan tekstur daging buah yang lunak dan tebal, namun memiliki tingkat kemanisan rendah sehingga nilai ekonominya rendah. Penelitian bertujuan untuk memperbaiki kualitas tanaman blewah melalui persilangan dengan tanaman melon yang memiliki rasa yang manis.  Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan, masing-masing perlakuan diulang enam kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap parameter tinggi Tanaman, Diameter Batang, Umur Tanaman, Bobot Buah, Diameter Buah, Panjang Buah, Ketebalan buah, dan Tingkat Kemanisan. Data hasil pengamatan dianalisa dengan analisis keragaman, uji lanjut Duncan Multiple Range Test, koefisien keragaman genetic (KKG), dan analisis heritabilitas. Perhitungan kergaman genetik dan heritabilitas hasil persilangan dilakukan untuk melihat besarnya keragaman yang disebabkan oleh faktor genetik dan besarnya kontrusi tetua kepada keturunannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai koefisien keragaman genetik (KKG) dan heritabilitas beragam yang berkisar 2,14% -44,57%. KKG yang tergolong tinggi adalah pada parameter bobot buah (44,57%) dan panjang buah (36,21%). Hal ini menunjukan bahwa keragaman bobot buah dan pnjang buah dipengaruhi oleh factor genetic. Nilai heritabilitas yang tergolong tinggi ialah pada parameter panjang buah (0,74), diameter buah (0,52), bobot buah (0,50), dan tingkat kemanisan buah (0,50). Hal ini berarti bahwa pewarisan sifat dari tetua pada keturunan tertinggi pada parameter panjang buah, diameter buah, bobot buah dan tingkat kemanisan buah. Nilai rata-rata keturunan pertama hasil persilangan blewah dan melon berada diantara kedua tetua. Karakteristik keturunan pertama hasil persilangan merupakan penggabungan dari karakteristik kedua tetuanya. 
PEMUPUKAN NPK PADA TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) LOKAL UMUR 3 TAHUN Rohman, Hanif Fatur; Hariyono, Didik; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian (Durio zibethinus Murr.) membutuhkan nutrisi yang yang cukup untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari dan mengetahui dosis pupuk yang tepat untuk tanaman durian fase awal generatif durian jingga dan durian arab. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pada November 2012 sampai Februari 2013. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 6 perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Adapun perlakuan tersebut meliputi durian Jingga dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pemberian dosis pupuk NPK 135 g/tanaman pada tanaman durian jingga lebih efektif untuk menunjang pertumbuhan yang optimal. Sedangkan untuk durian arab dosis efektif yang dapat di usulkan adalah dengan dosis pupuk NPK 180 g/tanaman. Kata kunci : Pupuk NPK, durian jingga, durian arab, fase generative
Co-Authors Abidin, M Sulhan Abidin, M Sulhan Adiredjo, Afifuddin Latif Adiredjo, Afifuddin Latif Affandi Affandi Afsari, Meilani Aisyah Devita Larasati Aisyah, Diah Nur Aisyah, Diah Nur Andy Soegianto Anis Andrini, Anis Anita Firdaus Aprilia, Gethar Windi Aprilia, Gethar Windi Ariestin, Yuliamita Arifin Noor Sugiharto Baiq Dina Mariana, Baiq Dina Bambang Tri Rahardjo Bayu, Eko Muhammad Bayu, Eko Muhammad Bobby Polii Budi Waluyo Budi Waluyo Cahyadiati, Mirna Cahyadiati, Mirna Catur Suciari Kurnia Damanhuri Damanhuri Damanhuri Darmawan Saptadi, Darmawan Dewi, Rendri Puspita Dewi, Rendri Puspita Didik Hariyono Dwi Budi Santoso Endang Gati Lestari Faidah, Ahmadah Farida Yulianti Farihul Ihsan Fathan, Naala Fathan, Naala Fauziah, Nikmatul Febriyani, Verayunita Febriyani, Verayunita Ghoffar, Amirul Ghoffar, Amirul Hadi, Shabrina Kusuma Handayani, Diah Rusita Handayani, Diah Rusita Hanif Fatur Rohman Hasana, Maulida Uswatun Hasana, Maulida Uswatun Indaryani, Patricia Martina Kusuma Indaryani, Patricia Martina Kusuma Izmi Yulianah Kenanga Arum Novi Salasa Khoiruddin, Ahmad Khoiruddin, Ahmad Kristianti, Ira Icha Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Latif Adiredjo, Afifuddin Lestari, Endang Gati Lita Soetopo Lulu Lazimatul Khoiriyah Mansur Mansur Mansur, Mansur Mariana, Baiq Dina Mariana, Baiq Dina Marianus Marianus Matatula, Erfina Anace Maulidah, Nur Izzatul Maulidah, Nur Izzatul Meilani Afsari Niken Kendarini Ninuk Herlina Nisa, Amalia Khoirun Nisa, Amalia Khoirun Nisa, Masayu Nessya Khoirun Nisa, Masayu Nessya Khoirun Novi Salasa, Kenanga Arum Nur Azima Oktaviana, Zella Oktaviana, Zella Prananda, Fauzian Gilang Puput Pelita Putri Putri, Dyas Dyasmita Putri, Dyas Dyasmita Putri, Regita Syahkirana Putri, Regita Syahkirana Rachmania, Nuzulul Rachmania, Nuzulul Rahmi, Yusvita Maulidia Ramadan, Vani Rizki Ramadan, Vani Rizki Riady, Safarudin Slamet Riady, Safarudin Slamet Rifa’i, Hari Rifa’i, Hari Rohman, Hanif Fatur Rosyadi, Naufal Luthfi Santoso, Budi Saptadi, Darmawan Sarashati, Devi Cinintya Sarashati, Devi Cinintya Satriawan, Irfan Budhi Satriawan, Irfan Budhi Satriyono, Wahono Satriyono, Wahono Setyawan, Khaton Fajar Setyawan, Khaton Fajar Shabrina Kusuma Hadi Sholihatin, Rosyita Sholikah, Aminatus Sholikah, Aminatus Sirait, Ardi Wiranata Sirait, Ardi Wiranata Sri Lestari Purnamaningsih Sukartini Sukartini Triana Fatmawati Wcaksana, Kukuh Arif Wcaksana, Kukuh Arif Widiatmoko, Edwin Widiatmoko, Edwin Yuliamita Ariestin Yunita Triliestyana Yustikasari, Evita Dwi Yusvita Maulidia Rahmi Zamzamiyah, Ita Nabila