Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Tentang Strategi Dukungan Sosial dalam Pencegahan HIV/AIDS Terhadap Pengetahuan Komunitas Berisiko : The Effect of Education on Social Support Strategies in HIV/AIDS Prevention on Knowledge of At-Risk Communities Utami, Putri; Idris, Fairus Prihatin; Sumiaty, Sumiaty; Yusriani, Yusriani; Asrina, Andi; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1937

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kasus HIV-AIDS berkembang cukup cepat salah satunya Di Bulukumba. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba daerah ini berada pada peringkat ke 4 di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu pada tahun 2022 terdapat 64 kasus dan pada tahun 2023 terdapat 57 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Edukasi Tentang Strategi Dukungan Sosial Dalam Pencegahan HIV/AIDS Terhadap Pengetahuan Komunitas Beresiko Di Kaubupaten Bulukumba. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekspemintel dengan model design one group. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Accidental Sampling. Sehingga jumlah sampel yang ditemukan dilapangan adalah sebanyak 69 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Analisis data menggunakan SPSS dengan melakukan uji wilcoxone. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan Edukasi tentang strategi Dukungan Sosial dalam pencegahan HIV/AIDS terhadap pengetahuan komunitas berisiko dikabupaten bulukumba dengan nilai p-value 0,000<0,05. Kesimpulan: Kesimpulan hasil penelitian ini terdapat pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan mengenai dukungan sosial dalam pencegahan HIV/AIDS. Diharapkan komunitas berisiko dapat mempertahankan pengetahuan mengenai dukungan sosial dalam pencegahan HIV/AIDS.           Abstract Background: HIV-AIDS cases are growing quite rapidly, one of which is in Bulukumba. From data from the Bulukumba District Health Service, this area is ranked 4th in South Sulawesi Province, namely in 2022 there will be 64 cases and in 2023 there will be 57 cases. Objective: This study aims to analyze the influence of education regarding social support strategies in preventing HIV/AIDS on the knowledge of at-risk communities in Bulukumba Regency. Method: This research is a type of quantitative research with a quasi-experimental approach with a one group design model. The sampling technique used was Accidental Sampling. So the number of samples found in the field was 69 people. Data was collected using a questionnaire with the Guttman scale. Data analysis used SPSS by carrying out the Wilcoxon test. Results: The results of this study indicate that there is a significant influence of education about social support strategies in preventing HIV/AIDS on the knowledge of at-risk communities in Bulukumba district with a p-value of 0.000<0.05. Conclusion: The conclusion of this research is that there is an influence of education on increasing knowledge regarding social support in preventing HIV/AIDS. It is hoped that at-risk communities can maintain knowledge regarding social support in preventing HIV/AIDS.
Demonstrasi pengolahan ikan lele sebagai makanan tambahan dalam pencegahan stunting pada calon pengantin Asrina, Andi; Soviyati, Evi; Nurmalia, Eka
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1337

Abstract

Latar Belakang: Pencegahan stunting dimulai saat masa pranikah dan prakonsepsi, salah satunya makanan nilai gizi tinggi yaitu ikan lele. Ikan lele memiliki kandungan protein yang dapat mencegah stunting. Selain itu, ikan lele juga mudah dibudidayakan oleh masyarakat, menjadikannya pilihan yang baik untuk meningkatkan asupan gizi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendemonstrasikan pengolahan ikan lele sebagai makanan tambahan dalam pencegahan stunting.Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode demonstrasi dan pemberian informasi menggunakan media power point. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 2 hari, pada tanggal 2-3 April 2024.Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan ini ada kenaikan pengetahuan calon pengantin dari sebelum pemberian edukasi dan praktek yang sebelumnya presentase calon pengantin dengan pengetahuan baik sebanyak 25% meningkat menjadi 75%, dan presentase calon pengantin dengan pengetahuan kurang dari yang sebelumnya 25% berkurang menjadi 0%. Diharapkan calon pengantin dapat senantiasa membiasakan perilaku gemar makan ikan dalam mempersiapkan kehamilan sehingga tidak terjadinya ibu hamil dengan enrgi kronik yang dapat mengakibatkan generasi stunting.Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan calon pengantin setelah adanya sosialisasi pemanfaatan dan pengolahan ikan lele.
Edukasi Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri untuk Pencegahan Anemia Asrina, Andi; Idris, Fairus Prihatin; Agus, Al Ihksan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.366

Abstract

Anemia merupakan salah satu permasalahan Kesehatan di Indonesia karena dapat menyebabkan masalah bagi Kesehatan. Kejadian anemia dapat menyerang siapa saja termasuk pada remaja putri, Hasil laporan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 oleh Balitbangkes di Indonesia prevalensi anemia pada remaja putri (rematri) berkisar sebesar 27.2 % pada kelompok usia 15-24 tahun. Penyebab anemia pada remaja putri dapat disebabkan oleh multifaktor antara lain minimnya pengetahuan sehingga sangat penting diberikan promosi Kesehatan. Pengetahuan yang minim berdanmpak pada sikap dan Tindakan konsumsi tablet tambah darah pada rematri di desa Lanna. Data awal dari SMPN 1 desa Lanna, dari 15 rematri terdapat 81% yang tidak mengonsumsi TTD dan 74% yang tidak mengetahui manfaat konsumsi TTD. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai Pencegahan anemia serta Tindakan konsumsi tablet tambah darah sejak masa remaja agar dapat mengantisipasi dampak lanjut masalah kesehatan yaitu stunting. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan dilaksanakan di salah satu wilayah binaan UMI yaitu dikelurahan Lanna, kecamatan Parangloe, Gowa. Menggunakan buku saku, media Slide video, ceramah dan diskusi mengenai anemia, pencegahan dan dampaknya pada ramaja putri. Materi yang digunakan telah terstandarisasi oleh Kemenkes yang khusus digunakan untuk edukasi konsumsi TTD pada rematri. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan: persiapan, pelaksanaan serta evaluasi. Berdasarkan Evaluasi promosi kesehatan terkait TTD dan anemia menggunakan kuesioner prepost test yang dibagikan kepada 26 remaja putri (rematri) didapatkan bahwa untuk pengetahuan cukup dari 53,8% meningkat menjadi 73,1%, Sikap yang semula 100% negative mengalami perubahan menjadi 96,2% sikap positif terkait konsumsi TTD, sedangkan kesediaan untuk Tindakan konsumsi TTD menetap sebanyak 80,8%. Target luaran berupa hasil PkM akan dipublikasikan pada jurnal Idea Sinta 5, publikasi pada media online Kompas
Edukasi Pencegahan Perilaku Seksual Remaja Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Parangloe Gowa Idris, Fairus Prihatin; Asrina, Andi; Amir, Haeril
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.373

Abstract

Data terakhir di wilayah kerja puskesmas Parangloe terdapat 43 stunting di Kecamatan Parangloe dan 3 diantaranya di kelurahan Lanna. Intervensi sensitive terkait pencegahan stunting berkontribusi sebesar 70% diantaranya yaitu antara lain penyebarluasan informasi, dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Remaja dengan perilaku seksual dan pergaulan bebas dapat terjerumus ke dalam perzinahan dan berujung kehamilan. Hal ini selanjutnya dapat mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan anak dan menghasilkan generasi stunting. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan terhadap siswa dan siswi remaja di SMP N. 1 Parangloe. Dalam pencapaian visi misi mitra ditemukan berbagai masalah. Diantaranya yaitu kurangnya informasi mengenai pencegahan perilaku sex dan pernikahan dini yang berkontribusi pada kejadian stunting, Keterbatasan sumberdaya mengenai upaya pencegahan stunting sejak usia remaja, serta keterbatasan alat bantu dan media dan metode penyampaian informasi pencegahan perilaku sex dan pernikahan dini pada remaja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait pencegahan perilaku seksual dan pernikahan dini. Untuk itu metode yang relevan dengan kebutuhan sekolah ini adalah ceramah, diskusi, simulasi komunikasi dan pemberian media infrormasi. Luaran yang telah dihasilkan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan remaja dari 19% menjadi 33% dan sikap remaja 14% menjadi 33%, tersedianya media booklet serta publikasi pada media massa elektronik serta video youtube.
Analisis Trigger Pernikahan Dini pada Remaja di Kabupaten Majene: Trigger Analysis of Early Marriage among Teenagers in Majene Regency Jayanti, Jayanti; Asrina, Andi; Mahmud, Nur Ulmy
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1961

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: WHO (2022) melaporkan terdapat 14,2 juta anak perempuan menikah pada usia muda setiap tahun. Di Indonesia, sekitar 1,3 juta pernikahan yang dilakukan oleh pasangan dibawah usia 18 tahun. Tahun 2023 Sulawesi Barat menempati posisi ke -8 seluruh provinsi di Indonesia, dengan angka pernikahan dini sebesar 11,7% atau 145 kasus. Di Kabupaten Majene, tercatat jumlah kasus pernikahan dini terbanyak pada tahun 2020 yaitu 85 kasus. Tujuan: Untuk menganalisis karakteristik orang tua, kebiasaan/tradisi masyarakat dan pengaruh media sosial terhadap pernikahan dini di Kabupaten Majene. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Deskriptif atau Quasi Qualitative dengan menggunakan pendekatan etnografi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 35 orang, dengan 1 informan kunci, 20 informan biasa dan 14 informan pendukung.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pernikahan dini di Kabupaten Majene, dipicu oleh karakteristik orang tua dimana tingkat pendidikan orang tua yang rendah, pekerjaan orang tua informal sehingga penghasilan tidak cukup untuk biaya pendidikan anak,  serta orang tua yang menerapkan pola asuh permisif. Pernikahan dini juga dipicu oleh adanya kebiasaan masyarakat yang turun temurun telah menikah muda serta tradisi dalam bentuk pernikahan sipalaiang dan massaka/tisaka. Faktor lain adalah adanya pengaruh sosial media, dalam penelitian ini diketahui bahwa media sosial membawa dampak yang  besar pada remaja, konten-konten negatif yang dengan mudah ditemukan dalam media sosial, mempengaruhi gaya pacaran remaja, sehingga cenderung menormalisasi pergaulan bebas di kalangannya.   ABSTRACT Background: WHO (2022) reports that 14.2 million girls are married at a young age every year. In Indonesia, about 1.3 million marriages are conducted by couples under the age of 18. In 2023 West Sulawesi ranked 8th in all provinces in Indonesia, with an early marriage rate of 11.7% or 145 cases. In Majene Regency, the highest number of early marriage cases was recorded in 2020, namely 85 cases. Objective: To analyse parental characteristics, community habits/traditions and the influence of social media on early marriage in Majene Regency. Method: This research is a Descriptive Qualitative or Quasi Qualitative research using an ethnographic approach. The informants in this study were 35 people, with 1 key informant, 20 ordinary informants and 14 supporting informants. The data collection techniques used were interviews and observations. Results: The results showed that early marriage in Majene Regency was triggered by the characteristics of parents where the parents‘ level of education was low, the parents’ work was informal so that the income was not enough for children's education costs, and parents who applied permissive parenting. Early marriage is also triggered by community customs that have been passed down from generation to generation and traditions in the form of sipalaiang and massaka/tisaka marriages. Another factor is the influence of social media, in this study it is known that social media has a big impact on adolescents, negative content that is easily found on social media, influences the dating style of adolescents, so it tends to normalise promiscuity among them.
Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi di Apotek Rawat Jalan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Tahun 2024: Evaluation of the Implementation of Minimum Service Standards (SPM) for Pharmacy in the Outpatient Pharmacy of RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Year 2024 Endian, Nurmala; Asrina, Andi; Samsualam, Samsualam
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2015

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Standar pelayanan farmasi menurut SPM Rumah Sakit terdiri dari beberapa indikator. Indikator tersebut adalah waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤≤ 30 menit dan obat racikan ≤≤ 60 menit, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%, penulisan resep sesuai formularium adalah 100% dan kepuasan pelanggan 80%. Untuk indikator waktu tunggu pelayanan obat di Instalasi Farmasi RSUD Lanto Dg Pasewang masih banyak keluhan keterlambatan, dari data evaluasi indikator mutu Unit Farmasi tahun 2023 untuk waktu tunggu pelayanan obat jadi di apotek rawat jalan rata-rata keterlambatan 64,1% sedangkan untuk obat racikan rata-rata 85,5%. Untuk data tahun 2024 dari bulan Januari - September keterlambatan obat jadi 61,2% dan obat racikan 85,7%. Penerapan SPM di Rumah Sakit diharapkan dapat menghasilkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, memuaskan dan dapat memberikan jaminan keamanan pada pengguna jasa rumah sakit/masyarakat. Tujuan: Untuk mengevaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) farmasi di Apotek Rawat Jalan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Lanto Dg Pasewang pada tanggal 21 Desember 2024 sampai dengan 04 Januari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien/keluarga pasien BPJS rawat jalan yang dilayani di apotek RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto mulai dari hari Senin sampai Sabtu dengan total pasien/keluarga pasien selama 6 hari kerja sebanyak 900 orang. Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan tehnik purposive sampling mulai hari Senin sampai Sabtu selama dua minggu. Sampel berjumlah sebanyak 277 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis univariat. Hasil: 1) Waktu tunggu untuk pelayanan obat jadi ≤30 menit dan obat racikan ≤60 menit adalah sebesar 67,1% sedangkan menurut SPM farmasi RS sebesar ≥80%; 2) Kejadian kesalahan pemberian obat sebesar 95,3% sedangkan menurut SPM farmasi RS adalah sebesar 100%; 3) Penulisan resep sesuai formularium sebesar 100% sudah sesuai dengan SPM farmasi RS; 4) Kepuasan pelanggan yang merasa cukup puas sebesar 99,6% sudah sesuai dengan SPM farmasi RS ≥80%. ABSTRACT Background: Pharmaceutical service standards according to the Hospital SPM consist of several indicators. These indicators are waiting time for finished medicine ≤≤ 30 minutes and compounded medicine ≤≤ 60 minutes, the absence of 100% medication errors, writing prescriptions according to the formulary is 100% and customer satisfaction is 80%. For the indicator of waiting time for drug services at the Pharmacy Installation of Lanto Dg Pasewang Hospital, there are still many complaints of delays, from the data on the evaluation of the quality indicators of the Pharmacy Unit in 2023 for waiting time for finished drug services in outpatient pharmacies, the average delay is 64.1%, while for compounded drugs the average is 85.5%. For 2024 data from January - September, the delay for finished drugs was 61.2% and for compounded drugs was 85.7%. The implementation of SPM in hospitals is expected to produce quality, satisfactory health services and can provide security guarantees to hospital service users/community. Objective: To evaluate the implementation of Minimum Service Standards (SPM) for pharmacy in the Outpatient Pharmacy of RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Method: The type of research used is descriptive quantitative. This research was conducted at Lanto Dg Pasewang Hospital on December 21, 2024 to January 04, 2025. The population in this study were all patients/families of outpatient BPJS patients who were served at the Jeneponto Lanto Dg Pasewang Hospital pharmacy from Monday to Saturday with a total of 900 patients/families of patients for 6 working days. Sample collection was carried out using purposive sampling technique from Monday to Saturday for two weeks. The sample amounted to 277 people. Data analysis used was descriptive analysis and univariate analysis. Results: 1) Waiting time for finished medicine service ≤30 minutes and compounded medicine ≤60 minutes was 67.1% while according to hospital pharmacy SPM it was ≥80%; 2) The incidence of drug administration errors amounted to 95.3% while according to the hospital pharmacy SPM is 100%; 3) Prescription writing according to the formulary was 100% in accordance with the SPM of hospital pharmacy; 4) Customer satisfaction, which was moderately satisfied at 99.6%, was in accordance with the SPM of hospital pharmacy ≥80%.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Pasien di Poli Gigi Puskesmas Puuwatu Kota Kendari: The Effect of Quality of Service of Officers on Interest in Repeat Visits to Dental and Oral Health Maintenance for Patients at the Dental Clinic Puuwatu Health Center Kendari City Tahir, Santiani; Asrina, Andi; Hamzah, Wardiah
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1935

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Minat kunjungan ulang pasien sangat dipengaruhi oleh kepuasan dan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan sebelumnya. Adanya tingkat kepuasan kerja diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan oleh perusahaan. Kepuasan kerja merupakan hal yang penting yang dimiliki individu didalam bekerja. Setiap individu bekerja memiliki karakteristik yang berbeda-beda, maka tingkat kepuasankerjanya pun berbeda-beda pula. Tinggi rendahnya kepuasan kerja tersebut dapat memberikan dampak yang tidak sama. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan petugas terhadap minat kunjungan ulang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada pasien di poli gigi Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Penelitian ini akan di adakan di Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari pada bulan September - Oktober 2024. Populasi dalam penelitian ini 150 pasien yang berkunjung ulang di poli gigi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel yaitu 150 pasien. Analisis univariat, bivariat dan multivariat di lakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan SPSS. Hasil: 1) Tidak ada pengaruh kualitas pelayanan petugas Kesehatan berdasarkan Realibiality terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan dengan p=0,135 (p=>0,005); 2) Ada pengaruh kualitas pelayanan petugas Kesehatan berdasarkan Assurance terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan dengan nilai p=0,000 (p=<0,005); 3) Ada pengaruh kualitas pelayanan petugas Kesehatan berdasarkan Tangible terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan dengan nilai p=0,003 (p=<0,005); 4) Ada pengaruh kualitas pelayanan petugas Kesehatan berdasarkan Emphaty terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan dengan nilai p=0,000 (p=<0,005); 5) Tidak ada pengaruh kualitas pelayanan petugas Kesehatan berdasarkan Responsiveness terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan dengan nilai p=0,498 (p=>0,005); 6) Kualitas pelayanan yang paling berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan adalah sub variabel tangible (Bukti fisik) dan Emphaty (Empati). ABSTRACT Background: Interest in patient re-visits is strongly influenced by satisfaction and the quality of health services provided previously. The level of job satisfaction is expected to improve employee performance so that it can achieve the goals expected by the company. Job satisfaction is an important thing that individuals have at work. Each individual working has different characteristics, so the level of job satisfaction also varies. The high and low level of job satisfaction can have an impact that is not the same. Objective: To determine the effect of the quality of service of officers on the interest in re-visiting oral health care for patients at the dental clinic of Puuwatu Health Center, Kendari City. Method: This study is a cross sectional study. This research will be held at Puuwatu Health Center, Kendari City in September - October 2024. The population in this study were 150 patients who re-visited the dental clinic. The sampling technique used total sampling with a sample size of 150 patients. Univariate, bivariate and multivariate analysis were carried out in this study using SPSS. Results: 1) There is no effect of the quality of service of health workers based on Realibiality on the interest in re-visiting outpatients with p=0.135 (p>0.005); 2) There is an effect of the quality of service of health workers based on Assurance on the interest in revisiting outpatients with a value of p = 0.000 (p = <0.005); 3) There is an effect of the quality of service of health workers based on Tangible on the interest in revisiting outpatients with a value of p = 0.003 (p = <0.005); 4) There is an effect of the quality of service of health workers based on Emphaty on the interest in revisiting outpatients with a value of p = 0.000 (p = <0.005); 5) There is no effect of the quality of service of Health workers based on Responsiveness on the interest in revisiting outpatients with a value of p = 0.498 (p => 0.005); 6) The quality of service that has the most influence on the interest in revisiting outpatients is the tangible sub-variable (Physical evidence) and Emphaty (Empathy).
Hubungan Komunikasi dengan Pencegahan HIV AIDS pada Pasien Poli Gigi Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Bulukumba Masjidi, Iriani; Batara, Andi Surahman; Asrina, Andi
An Idea Health Journal Vol 5 No 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i02.468

Abstract

An infection that attacks the immune system is known as human immunodeficiency virus (HIV). The most severe condition of this disease is known as acquired immune deficiency syndrome (AIDS). HIV damages leukocytes in the body that function to reduce immunity. This study examines the relationship between HIV AIDS prevention and communication in dental polyclinic patients at hospitals and health centers in Bulukumba Regency in 2024. Based on information collected from surveys, interviews, observations, and documentation, this study uses a cross-sectional study approach with a quantitative type to analyze the relationship between variables. In this study, the population was all employees of the Dental Polyclinic, Health Centers and Hospitals in Bulukumba Regency, totaling 55 dental polyclinic officers. The sample collection method used was purposive sampling. Based on the results of the study, the chi-square test was used to determine the results of the statistical test. Based on the p-value (0.001 <? = 0.05), Ha was accepted and H0 was rejected. In 2024, there was a relationship between HIV AIDS prevention and communication in dental polyclinic patients at hospitals and health centers in Bulukumba Regency. To reduce the number of cases in Bulukumba Regency, dental polyclinic officers are required to carry out promotional and educational efforts as early as possible to patients and the community
PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA TATANAN TEMPAT KERJA DI INDUSTRI PABRIK TAHU DI KOTA PANGKEP Yusriani Yusriani; Andi Asrina; ST. Nurul Izzah Habibarraahman; Nurwahdaniar Syahrul; Munifah Yusriah Arief
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2743

Abstract

Industri Pabrik Pembuatan tahu merupakan industri pengolahan yang umumnya berskala kecil. Permasalahan yang terjadi di lapangan ialah tidak adanya kesadaran para pekerja mengenai Pentingnya Alat pelindung diri untuk diri sendiri, serta mereka juga tidak mencuci tangan sebelum maupun setekah melakukan pekerjaan. Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk meningkatkan pengetahuan para pekerja tentang pentingnya APD serta Meningkatkan pengetahuan CTPS di lingkungan tempat kerja. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, melalui media poster dan leatflet, serta edukasi tentang pentingnya penggunaan APD dan CTPS Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan lembar kuesioner Pre dan Post test. Hasil yang didapatkan, adanya perubahan peningkatan pengetahuan tentang pentingnya APD dan CTPS yang diukur melalui hasil pre dan post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan 100%.
Pengaruh Enabling Factors terhadap Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Pra Lanjut Usia Berisiko di Puskesmas Tamalate Kota Makassar Hijrah, Hijrah; Asrina, Andi
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Volume. 1 No.2 2024
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i2.10

Abstract

WHO berkomitmen untuk menurunkan tingkat hipertensi pada lansia dengan fokus pada pendidikan kesehatan yang kuat, promosi gaya hidup sehat, dan pemberian akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Meningkatkatnya kesadaran akan risiko hipertensi, masyarakat akan lebih cenderung mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk diet yang seimbang dan olahraga teratur, serta akan lebih aktif dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah rutin. Masyarakat yang telah berusia lansia, menjadi rentan mengalami penyakit hipertensi, akibat dari pembuluh arteri yang kurang fleksibel lagi Dalam tiga tahun terakhir, Puskesmas Tamalate memiliki jumlah pasien dengan hipertensi tertinggi. Tahun 2021, ada 11.963 kasus hipertensi; tahun 2022, ada 12.874 kasus; dan tahun 2023, dari Januari hingga September, ada 10.158 kasus hipertensi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang dirancang sebagai studi cross-sectional. Teknik Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan Teknik Sampling purposive terdiri dari 172 individu orang pra lanjut usia (45-59 tahun) yang berisiko mengalami hipertensi. Hasil Penelitian didapatkan tidak ada pengaruh faktor pemungkin/ enabling factors ketersediaan dan akses pelayanan kesehatan (Nd); Ada pengaruh sarana dan prasarana (0,026) terhadap perilaku pencegahan hipertensi pada pra lanjut usia berisiko. Perlu adanya kontribusi kepala dan seluruh jajaran staf Puskesmas Tamalate Kota Makassar agar sedapat mungkin menyediakan akses pelayanan kesehatan juga sarana prasarana yang menunjang kebutuhan dalam upaya pencegahan pra lansia terhadap risiko kejadian hipertensi.
Co-Authors ., Arman A. Fachrin, Suharni A. Hanifah Muslimah Abd.Hady J Abdul Gafur Adam Badwi, Adam admin admin Agus, Al Ihksan Aldri Frinaldi Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Amir, Haeril Andaresta, Ayu Andi Aliani Aliuddin Andi Alim, Andi Andi Dewi Sartika Andi Dindha Batari R. Andi Dindha Batari Ramadhani Andi Nur Aida Hafdia Andi Nurlinda Andi Ratu Tria Syahrani Andi Ridwan Jalal Andi Tenri Anggraeni, Susanti Dwi Apriana Toding Aris, Arni AR Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Risqiani Arni Rizqiani Rusydi Asriani Minarti S Ayu Puspitasari, Ayu Bau Mila Tunnizha Burhan Bungin Dian Indraswati Dwi Islami Amir Rumae Dwi Islami Amir Rumae Dwi Murty Wardani Hermanzah E Ernawati Edy Edy Een Kurnaesih Een Kurnaisih Een Kurnaisih Ella Andayanie Endian, Nurmala Fairus Prihatin Idris Fairuz Prihatin Idris Fardin, Mr. Fatma Afrianty Gobel Fatmah Afrianty Gobel Fila, Ikda Haerati Haerati Haeril Amir Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin, Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Harbia, Harbia Harbia, Harbia Hariani Hariani, Hariani Harismaswati Bahtiar Harismawati Bahtiar Harismawati Bahtiar Hartati Baharuddin Hasan, Chaeruddin Hasnidar Hasriwiani Habo Abbas Hermanzah, Dwi Murty Wardani Hijrah Hijrah Idris, Fairus Prihatin Indah Sari Intan Deasy Agmaitry Islamiah, Rhadiathul Jayanti, Jayanti Kamilatin, Siska Kasman, Nirmalasari Khaldun, Syamsu Khalid, Sajidah Hardiyanti Laksono Trisnantoro M Mirna Madin, Hermadin Hermadin Maisarah Basarang Marliana Marliana, Marliana Marwono, Marwono Masjidi, Iriani Merissa Laora Heryanto Mira M Radjung Muh. Alif Reski Muh. Arfah Muh. Khidri Alwi Muh. Multazam, Andi Muh. Pasca Rivaldi Muhamad Ikhsan Muhammad Alif Reski Muhammad Asri Muhammad Ikhtiar Muhammad Ikhtiar Muhammad Kidri Alwi Muhd Firmansyah Multazam, Andi Munifah Yusriah A. Munifah Yusriah Arief N Nurbaya N Nurhaedar J Nanlohy, Wildia Nunung Aryanti Arsyad Nur Inda Rahmayani Nur Sri Widyastuti Nur Ulmy Mahmud Nurbiyanti. AB, A. Sri Nurmalia, Eka Nursafitri, Nadia NURUL ANNISA Nurul Hidayat Nurwahdaniar Syahrul Nurwahdaniar Syahrul Payapo, M Rizal Pratiwi, Nurfadhilah Putri Utami, Putri RATNA SARI Reina Renita Irawan Relawati Relawati Reski Elvinasari Reski, Muhammad Alif Rino Rino Riri, Rifdah Mufiidah Rusli Riswan, Kanaya Alifia RR. Ella Evrita Hestiandari S., Ikhram Hardi Safitri, Nadia Nur Sajidah Hardiyanti Khalid Samsualam, Samsualam Santi, Arniati Septiyanti, Septiyanti Sitti Patimah Soviyati, Evie Sri Astuty Mashuri Sri Nurjianti Srimulyawati, Tia ST Arifah ST. Nurul Izzah Habibarraahman ST. Nurul Izzah Habibarrahman Sudirman Suharni A. Fachrin Sulymbona, Nurdewi Sumiaty Sumiaty Sundari Sundari Suriah Suriah Sutriani Tahir, Santiani Tawali, Abu Bakar Tria Syahrani, Andi Ratu Umaya, Mira Weli Weli William Tasidjawa William Tasidjawa Wulan Lindasari, Sri Yona Septina Yulanda, Anda Yusriani, Yusriani Zulfikar, Andi Muh