Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Karimah Tauhid

ANALISIS RENDAHNYA KESULITAN GURU DALAM PEMBUATAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 Shofwa Nursiniah; Afridha Sesrita
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9081

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kompetensi guru binaan di Sekolah Dasar Negeri Bojong Kiharib Kecamatan Cigombong dalam membuat RPP Kurikulum Tahun 2013 yang baik dan benar sehingga menimbulkan rasa kurang percaya diri terhadap guru ketika sedang belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif. Solusinya adalah dengan membantu guru membuat RPP yang tepat, baik secara kolektif maupun individual. Tujuannya adalah agar guru mengetahui efektivitas pelaksanaan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui penyusunan RPP secara sistematis, yang berguna untuk meningkatkan kemampuan profesional kepala sekolah dan meningkatkan proses pembelajaran guru selama di dalam kelas. Hipotesis tindakan: meningkatkan kompetensi guru sasaran SD Negeri Bojong Kiharib dalam menyusun RPP. Tahapannya adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil kajian ilmiah dari sini disimpulkan bahwa guru mengalami kesulitan untuk mencapai tingkatan pembelajaran, metode dan model pembelajaran serta indikator kinerja yang kompeten. Dan tujuan pembelajaran, lingkungan penelitian dan evaluasi peneliti menyarankan agar kepala sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, dan guru mata pelajaran agar mampu menyusun RPP yang baik dan benar. Bentuk penilaian RPP Kurikulum Tahun 2013 adalah penilaian sikap, pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
Analisis Permasalahan Guru Terkait Alokasi Waktu, Media Pembelajaran dan Kurikulum Merdeka dalam Merancang RPP Saniah, Shofia; Sesrita, Afridha
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.11417

Abstract

Dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SDN BojongKiharib. Subjek penelitian ini adalah Seorang guru dengan melakukan wawancara narasumber dan pegumpulan data primer berdasarkan hasil studi lapangan. Kurikulum Merdeka ini memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan kurikulum sebelumnya yaitu mendalam serta efektif dan interaktif, dan juga lebih sederhana,kurikulum ini memberikan kebebasan bagi guru untuk menyampaikan materi yang penting,bahkan memberikan ruang yang leluasa dan luas untuk memaksimalkan potensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap permasalahan pembelajaran kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI. Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif yaitu mengamati orang-orang disekitarnya, berinteraksi dengan mereka dan mencoba menginterprestasikan pendapat mereka untuk mempelajari kurikulum merdeka mata pelajaran PAI ini. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Seorang peneliti menemukan kendala dan permasalahan pada pembelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran PAI. Ada kendala dalam pembelajaran PAI, yaitu kurang nya minat belajar PAI, karena mereka tidak bisa mencapai hafalan yang diberikan oleh guru, manajemen waktu yang singkat, sarana dan prasarana di sekolah juga kurang, Media adalah wadah atau tempat dimana bahan yang akan diajarkan dan tujuan yang ingin dicapai adalah untuk dipelajari. Oleh karena itu, Media pembelajaran itu penting dalam pembelajaran di sekolah.Pembelajaran dapat dijadikan sebagai motivator yang memberikan kesempatan terhadap guru dan siswa untuk berinovasi dan mandiri dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru mempunyai permasalahan ketika menggunakan pembelajaran kurikulum merdeka seperti guru tidak memiliki pengalaman dengan kurikulum merdeka, referensi yang terbatas, akses yang dimiliki dalam pembelajaran belum merata, manajemen waktu yang singkat.
Proses Pembelajaran dan Media yang di Gunakan di SDN Harjasari Arini; Sesrita, Afridha
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11807

Abstract

Tujuan observasi ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran dan media apa saja yang digunakan serta diterapkan oleh SDN Harjasari untuk menunjang keberhasilan pembelajaran bagi siswa kelas 2A di SDN Harjasari. Penelitian ini dilakukan dengan  tujuan untuk menggali proses belajar mengajar di sekolah dasar dan penggunaan media dalam konteks praktis. Penelitian ini merupakan studi kasus kualitatif yang fokus pada pengalaman guru, melakukan wawancara kepada salah satu guru sebagai wali kelas dan observasi ke dalam kelas. Peneliti mengumpulkan data mengenai media apa saja yang digunakan di SDN Harjasari 01. Hasil dari wawancara tersebut mengindikasikan bahwa guru tersebut menggunakan berbagai media dalam proses pembelajaran di kelasnya, termasuk multimedia interaktif, gambar, video, dan permainan edukatif. Media tersebut digunakan oleh guru untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa, membantu visualisasi konsep yang sulit, meningkatkan keterlibatan siswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, Seperti penggunaan media kreatif yang dibuat oleh dewan guru serta media audio visual. Selain itu, wawancara dengan guru tersebut juga mengungkapkan adanya tantangan dalam penggunaan media pembelajaran, seperti keterbatasan sumber daya teknologi, persiapan yang diperlukan untuk mengintegrasikan media, dan penyesuaian dengan gaya belajar yang beragam. Meskipun demikian, guru tersebut mengakui manfaat signifikan dari penggunaan media dalam meningkatkan pemahaman siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Hasil dari studi kasus ini memberikan wawasan yang berharga mengenai proses pembelajaran di sekolah dasar dan pemanfaatan media dalam situasi nyata. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai pendorong utama dalam mengadopsi dan mengintegrasikan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya memberikan dukungan kepada guru melalui pelatihan dan sumber daya yang diperlukan guna mengoptimalkan penggunaan media dalam pembelajaran di sekolah dasar.  Dengan metode yang sesuai dapat menumbuhkan semangat belajar para siswa di SDN Harjasari.  Peningkatan kualitas lingkungan belajar disekolah serta implementasi penerapan metode pembelajaran yang efektif memiliki peran yang krusial dalam mencapai pencapaian prestasi hasil belajar siswa yang optimal.
Kecerdasan Visual-Spasial pada Siswa Sekolah Dasar: Analisis Jurnal Tahun 2020-2023 Salsabila, Misrina; Sesrita, Afridha; Rajagukguk, Zahra Fitrah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13682

Abstract

Kecerdasan visual-spasial ialah kecerdasan dalam memahami, menangkap, mengingat, serta menuangkan kembali hasil berpikir pada imajinasinya dalam bentuk visual. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kecerdasan visual-spasial dikembangkan pada siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan kajian kepustakaan melalui jurnal, artikel, buku, dan dokumen yang relevan terkait dengan bahasan pada penelitian. Pengumpulan data dengan mengumpulkan berbagai jurnal yang membahas kecerdasan visual-spasial lalu di analisis menggunakan teknik analisis. Maka dari itu, dapat disimpulkan pada penelitian ini bahwa setiap kecerdasan siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dari yang lain, seperti pada kecerdasan visual-spasial. Bakat seni, kreativitas, serta ingatan dalam pengimajinasian yang tajam terkait dengan kecerdasan ini. Siswa dengan kecerdasan ini mampu berimajinasi serta menangkap suatu objek visual yang dilihat dan menuangkan kembali ide-ide tanpa meniru yang lain. Pada kecerdasan visual-spasial ini terdapat tiga aspek, yaitu spatial relation, spatial orientation, spatial vizualitation yang dapat membentuk suatu kecerdasan visual-spasial dengan optimal.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal dalam Keluarga Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV di SDN Puspanegara 08 Nopiyanti, Nurdira Maisarah; Adri, Helmia Tasti; Sesrita, Afridha
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.17209

Abstract

Kurangnya kemampuan membaca di masyarakat berkorelasi langsung dengan standar pendidikan dan ketersediaan sumber daya bantuan membaca di negara ini. Di Indonesia, kekurangan yang menonjol adalah distribusi perpustakaan sekolah yang tidak merata, yang menyebabkan para peneliti mengidentifikasi beberapa anak muda yang kurang lancar membaca dan keterampilan pemahaman. Para peneliti menemukan bahwa kemampuan membaca anak-anak kelas empat di SDN Puspanegara 08 masih belum memadai. Penelitian ini berupaya untuk menilai dampak komunikasi interpersonal keluarga terhadap kemampuan membaca siswa. Strategi yang digunakan adalah korelasi kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Teknik Random Sampling digunakan untuk penentuan kelas, khususnya diterapkan pada kelas IV, yang terdiri dari 58 siswa. Alat yang digunakan untuk menilai kemampuan membaca adalah kuesioner berbasis kertas. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan membaca melampaui komunikasi interpersonal keluarga. Analisis data kuesioner dengan uji-t menghasilkan hasil signifikan sebesar 0,036. Karena ambang signifikansi (α) sebesar 0,05, hipotesis nol (H₀) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Interaksi interpersonal di dalam rumah secara signifikan memengaruhi kemampuan membaca siswa.
Pentingnya Sarana dan Prasarana Sekolah yang Memadai pada Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Yuliani, Salma; Sesrita, Afridha
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15530

Abstract

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi sebuah acuan bagi guru dalam kegiatan pembelajaran. RPP juga dapat memudahkan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Untuk terciptanya pendidikan yang baik dan bermutu, sebagai guru harus mampu membuat rancangan RPP sesuai kaidah yang berlaku. Untuk RPP yang baik, maka semua komponen yang ada pada RPP harus tercapai, termasuk tujuan pembelajaran yang telah disusun. Kurang memadainya sarana dan prasarana dapat berpengaruh pada tercapainya tujuan pembelajaran di SDN Cimande 01. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sarana dan prasarana dapat berpengaruh pada ketercapaian tujuan pembelajaran. untuk menggunakan alat peraga dan menayangkan video animasi di dalam kelas tentunya guru membutuhkan proyektor agar siswa dapat melihat video animasi yang akan ditayangkan dengan jelas. Dengan guru melakukan proses pembelajaran yang lebih banyak menggunakan video dan alat peraga, maka hal itu dapat membangkitkan motivasi belajar untuk siswa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada salah satu guru Sekolah Dasar (SD) dan studi literatur dengan pengumpulan berbagai data pustaka, kemudian membaca, lalu mencatat, dan terakhir melakukan pengolahan data pada bahan penelitian. Data yang digunakan dalam  penelitian ini bersumber dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan juga hasil dari wawancara guru SDN 01 Cimande.
Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor dalam Meningkatkan Kerjasama Antar Siswa Ramandha, Alya; Sesrita, Afridha; Indra, Syukri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15663

Abstract

Kerjasama merupakan sifat sosial yang melekat dalam kehidupan di masyarakat dan tidak dapat dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu ciri dari kerjasama yaitu melakukan pekerjaan secara bersama-sama dalam kelompok. Hal ini perlu ditanamkan sejak dini pada anak Sekolah Dasar, dimana fenomena saat ini anak cenderung lebih asik dengan gadget beserta game onlinenya, sehingga kerjasama dengan kelompok jarang mereka temui. Salah satu alternatifnya yaitu dengan mengkombinasikan sebuah permainan tradisional Gobak Sodor dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional gobak sodor dalam meningkatkan kerjasama antar siswa kelas 5 SDN Pasir Eurih 02 Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian ekperimen dengan menggunakan Quasi Experimental Design dalam bentuk Non equivalent Control Design. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest pada responden dan diberikan perlakuan hanya pada kelas eksperimen saja. Analisis data menggunakan uji normalitas, karena yang dihasilkan data terdistribusi tidak normal, maka penelitian ini menggunakan uji data non parametrik dengan uji wilcoxon, dan uji homogenitas. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari permainan tradisional gobak sodor dalam meningkatkan kerjasama antar siswa kelas 5 SDN Pasir Eurih 02, dilihat dari hasil hitung uji wilcoxon test statistics Posttest-Pretest kelas eksperimen dengan nilai Asymp. Sig.(2-tailed) 0,001 < 0,05.