p-Index From 2021 - 2026
9.717
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Edumatsains Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal SOLMA Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) ALGORITMA : Journal of Mathematics Education Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Musamus Journal of Mathematics Education J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Arithmetic : Academic Journal of Math ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat LINEAR: Journal of Mathematics Education ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika JES-MAT (Jurnal Edukasi dan Sains Matematika) MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Circle: Jurnal Pendidikan Matematika TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Journal of Mathematics Learning Innovation (JMLI) Wildan MATHEdunesa Circle: Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL SAINS DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA IndoMath: Indonesia Mathematics Education ILUMINASI: Journal of Research in Education Quadratic: Journal of Innovation and Technology in Mathematics and Mathematics Education Polynom: Journal in Mathematics Education Jurnal Keperawatan Profesional Jurnal Pendidikan Matematika JUMAT: Jurnal Matematika Jurnal Pendidikan MIPA At Ta'dzim: Journal of Community Development
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Izzati, Abid Robbil; Wahyuni, Fina Tri; Malasari, Putri Nur
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/fcpv7091

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis menjadi salah satu kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika. Akan tetapi, keberagaman karakteristik, tingkat kemampuan, serta kesiapan belajar peserta didik kerap menjadi tantangan dalam pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik, salah satunya melalui penerapan Differentiated Instruction. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Differentiated Instruction dalam pembelajaran matematika dan pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 279 artikel yang terbit pada rentang tahun 2020–2025 diidentifikasi melalui basis data OpenAlex dan Crossref menggunakan aplikasi Publish or Perish, dan 7 artikel memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Kajian ini berfokus pada empat aspek utama, yaitu model pembelajaran yang digunakan dalam penerapan Differentiated Instruction, teknik pengambilan data, hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan Differentiated Instruction, serta pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang paling dominan digunakan adalah Problem Based Learning (PBL), dan penerapan Differentiated Instruction secara umum memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Hasil systematic literature review ini memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas differentiated instruction dalam pembelajaran matematika serta menyediakan peta penelitian yang dapat dijadikan dasar pengembangan praktik pembelajaran dan penelitian selanjutnya.
EKPLORASI KONSEP GEOMETRI DALAM RUMAH ADAT DI INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) karina faristin; putri nur malasari
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p549-559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep geometri yang muncul dalam rumah adat di Indonesia serta menentukan bagian-bagian bangunan yang paling sering memuat konsep tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan rentang tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci “geometri” dan “rumah adat Indonesia”. Sebanyak 150 artikel ditemukan pada tahap awal, kemudian diseleksi hingga tersisa 22 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan melalui content analysis untuk menelusuri jenis konsep geometri yang termuat serta letaknya pada elemen bangunan rumah adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep geometri yang paling dominan adalah bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium, lingkaran), bangun ruang (balok, limas, tabung), transformasi geometri (refleksi, rotasi, translasi, dilatasi), simetri, serta konsep pengukuran (luas, keliling, volume, proporsi). Sementara itu, bagian rumah adat yang paling sering memuat elemen geometri meliputi atap, dinding, tiang penyangga, denah ruangan, serta ornamen ukiran. Elemen-elemen tersebut tidak hanya mencerminkan nilai estetika dan struktur arsitektur tradisional, tetapi juga berpotensi besar dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang kontekstual dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menegaskan bahwa rumah adat Indonesia merupakan representasi nyata dari penerapan konsep geometri yang dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan matematika berbasis budaya. Kata kunci: geometri, rumah adat, analisis isi, Systematic Literature Review , arsitektur tradisional.
Problematika Guru dalam Mengajar Materi Aljabar di Era Pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Malasari, Putri Nur; Afifaturrohmaniyyah, Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10083

Abstract

Keharusan dalam pelaksanaan pembelajaran online yang disebabkan oleh pandemik Covid-19 menimbulkan munculnya masalah-masalah dalam pembelajaran matematika khususnya materi aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dihadapi guru dalam mengajarkan materi aljabar di era pandemik Covid-19. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari tujuh guru matematika Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kudus dan Tangerang yang memberikan jawaban atas pertanyaan dalam google form. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika yang dialami guru dalam mengajar materi aljabar di era pandemik Covid-19 adalah keterbatasan alat penunjang pembelajaran sehingga guru sulit menerangkan penerapan operasi hitung aljabar, soal aplikasi aljabar, dan menyederhanakan bentuk aljabar secara online. Terbatasnya ruang dan waktu, jaringan internet yang tidak stabil serta kuota yang tidak memadai mengakibatkan interaksi antara guru dan siswa tidak dapat optimal dilakukan. The necessity of implementing online learning caused by the Covid-19 pandemic has created problems in learning mathematics, especially algebraic material. This study aims to find out the problems faced by teachers in teaching algebra material in the Covid-19 pandemic era. The research method uses descriptive qualitative research. Sources of data came from seven junior high school mathematics teachers (SMP) in Kudus and Tangerang who provided answers to questions in the google form. The results of this study indicate that the problems experienced by teachers in teaching algebra material in the Covid-19 pandemic era are the limitations of learning support tools so that teachers find it difficult to explain the application of algebraic arithmetic operations, algebra application questions, and simplify algebraic forms online. Limited space and time, unstable internet networks, and inadequate quotas have resulted in the interaction between teachers and students not being optimal.
Kontribusi Habits of Mind Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa pada Materi Geometri Malasari, Putri Nur; Herman, Tatang; Jupri, Al
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i2.6361

Abstract

Hubungan antara kebiasaan berpikir dengan kemampuan literasi matematika menjadi dasar dari penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebiasaan berpikir siswa dan pengaruh kebiasaan pikiran terhadap kemampuan literasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan metode ex post facto. Melalui teknik purposive sampling dipilih 35 siswa kelas VIII di salah satu SMP di Bandung. Siswa mengerjakan soal geometri pada materi membangun ruang sisi datar dan kebiasaan skala pikiran. Hasil penelitian menemukan bahwa kebiasaan berpikir memiliki kontribusi positif terhadap kemampuan literasi matematika siswa sebesar 43,5%. Sehingga dapat disimpulkan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa dengan meningkatkan kebiasaan berpikir. The relationship between habits of mind with mathematical literacy ability is the basis of this research. The purpose of this study was to determine the description of students 'habits of mind and the influence of habits of mind on students' mathematical literacy ability. This research is an ex post facto method. Through a purposive sampling technique selected 35 students of class VIII at one of junior high school in Bandung. Students work on geometry problems in the material to build flat side spaces and habits of mind scale. The results found that habits of mind had a positive contribution on students' mathematical literacy ability by 43.5%. It can be concluded to improve students' mathematical literacy ability by increasing habits of mind.
Pengembangan Instrumen Tes untuk Mengukur Kemampuan Berpikir komputasional Siswa dalam Pembelajaran Matematika: Sebuah Tinjauan Sistematis Meliana Sukma Desti; Putri Nur Malasari
Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika Vol 14 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/smj.v14i2.11440

Abstract

Abstract The integration of computational thinking (CT) into mathematics is highly strategic due to the cognitive overlap between the two fields. However, the validity and reliability of its measurement instruments remain major challenges. This study aims to map the development of CT test instruments in mathematics through a Systematic Literature Review (SLR) of 8 empirical articles (2021-2025). The novelty of this research lies in the critical analysis of psychometric quality and the characteristics of domain-specific mathematics instruments. The results indicate a dominance of development at the elementary school level (50%). Critical findings reveal significant variations in reliability, where low coefficients (0.27 and 0.33) indicate the limitations of classical statistics in measuring multidimensional CT. The conclusion emphasizes the urgency of shifting to modern psychometric analysis (Rasch/IRT) and expanding instrument development to higher education levels to ensure the continuity of student cognitive measurement from basic to advanced levels. Keywords: Computational Thinking, Test Instrument, Mathematics Learning, Systematic Literature Review, Assessment. Abstrak Integrasi berpikir komputasional (CT) dalam matematika sangat strategis karena adanya tumpang tindih kognitif antara dua bidang. Namun, validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan memetakan pengembangan instrumen tes CT dalam matematika melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 8 artikel empiris (2021-2025). Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kritis kualitas psikometrik dan karakteristik instrumen spesifik domain matematika. Hasil menunjukkan dominasi pengembangan pada jenjang SD (50%). Temuan kritis mengungkap variasi reliabilitas signifikan, di mana koefisien rendah (0,27 dan 0,33) mengindikasikan keterbatasan statistik klasik dalam mengukur CT yang multidimensi. Simpulan menekankan urgensi pergeseran ke analisis psikometrik modern (Rasch/IRT) serta perluasan pengembangan instrumen pada jenjang pendidikan tinggi guna menjamin kesinambungan pengukuran kognitif siswa dari level dasar hingga tinggi. Kata Kunci: Berpikir komputasional, Instrumen Tes, Pembelajaran Matematika, Systematic Literature Review, Asesmen.
Pengaruh Gamifikasi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Indonesia: Studi Meta-Analisis Anita Salsa Billa; Putri Nur Malasari
MATHEdunesa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Mathedunesa Volume 14 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathedunesa.v14n1.p30-38

Abstract

In 2015 Indonesia was ranked 44th out of 49 countries that took part in the international assessment by TIMSS. The low student learning outcomes are influenced by several factors, one of which is the lack of teacher innovation in using learning media, this results in students feeling bored in following the learning process in class. To overcome this, this can be done by utilizing fun learning media, one of which is using gamification. This research aims to determine the magnitude of the influence of gamification on student mathematics learning outcomes in Indonesia as a whole, based on the type of gamification and level of education. This research uses a quantitative approach and a meta-analysis type of research. The instrument used was a coding sheet containing data from the control group and experimental group in the form of sample size, average and standard deviation obtained from studies selected using the Publish or Perish application with the Google Scholar database. In calculating the effect size using the OpenMEE application. The results of the meta-analysis research obtained 21 studies which showed that the use of gamification had an overall effect on student mathematics learning outcomes in Indonesia of 1.054. Meanwhile, based on the type of gamification used, Wordwall has the greatest influence on improving mathematics learning outcomes with an average effect-size value of 1.818. Then based on educational level, gamification is more effectively used at elementary school level with an average of 1.381. The results of this research are useful for educators in choosing appropriate gamification-based learning media to improve students' mathematics learning outcomes.
Pengaruh augmented reality terhadap kemampuan spasial siswa dalam pembelajaran matematika: Systematic literature review Afdar Rizki Nabila; Putri Nur Malasari
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v12i1.27993

Abstract

Kemampuan spasial merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memahami konsep geometri, bentuk ruang, dan hubungan antarunsur visual, namun pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan dua dimensi membuat siswa kesulitan mengembangkannya. Seiring kemajuan teknologi, Augmented Reality (AR) hadir sebagai inovasi yang mampu menjembatani konsep abstrak menjadi pengalaman belajar yang konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis pengaruh dan penerapan AR terhadap peningkatan kemampuan spasial siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan ERIC, dan dari 266 artikel ditemukan, 15 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan AR berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan spasial, terutama pada aspek visualisasi, rotasi, dan penalaran spasial. AR membantu siswa memahami konsep geometri melalui representasi objek tiga dimensi yang interaktif, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat keterlibatan kognitif. Efektivitas AR meningkat saat diintegrasikan dengan model pembelajaran aktif, meskipun masih terdapat kendala terkait perangkat, kesiapan guru, dan infrastruktur.
PENGEMBANGAN SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA SMP MATERI KOMBINATORIKA DAN PELUANG TERINTEGRASI KEBUDAYAAN LOKAL KUDUS Hanik Setyawati; Putri Nur Malasari
Jurnal Numeracy Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v11i2.2911

Abstract

Soal olimpiade matematika merupakan jenis soal dalam ranah Higher Order Thinking Skill (HOTS). Di era sekarang peserta didik bukan hanya difokuskan untuk mampu berpikir kritis, tetapi juga harus mempunyai kemampuan literasi yang baik. Kemampuan literasi terkait budaya sekitar sangat diperlukan agar peserta didik dapat mengenal dan melestarikan budaya tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk; (1) Menghasilkan soal olimpiade matematika jenjang SMP sederajat materi kombinatorika dan peluang terintegrasi kebudayaan lokal Kudus yang valid untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik; (2) Menganalisis kesalahan umum peserta didik dalam menyelesaikan soal yang dikembangkan peneliti. Penelitian ini memakai metode pengembangan dengan model formative research yang meliputi empat tahapan, yakni tahap preliminary, self-evaluation, prototyping, dan field test. Subjek uji coba pada penelitian ini ialah 38 peserta didik SMP 1 Kudus kelas IX, dengan teknik pengumpulan datanya berupa tes tertulis serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya respon yang baik terhadap soal yang dikembangkan peneliti, akan tetapi masih terdapat beberapa kesalahan umum peserta didik dalam menyelesaikan soal tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa: (1) Diperoleh 4 butir soal olimpiade matematika yang dinyatakan valid, dimana nilai V Aiken secara keseluruhan sama dengan 0,8; (2) Kesalahan umum peserta didik saat menyelesaikan soal yang dikembangkan peneliti meliputi kesalahan dalam memahami maksud dari soal, kesalahan dalam memahami rumus, dan kesalahan konsep.AbstractThe math olympiad question is one of the questions in the HOTS domain. In this era, students are not only focused on being able to think critically, but are also required to have good literacy skills. Literacy skills related to surrounding culture are needed so that students can recognize and preserve the culture. Therefore, the existence of this research is intended to; (1) Produce mathematics olympiad questions at the junior high school level equivalent to combinatorics and opportunities integrated with Kudus local culture that are valid to measure the level of understanding of students; (2) Analyzing students' common errors in solving researcher-developed questions. This study uses a development research method with a formative research model consisting of four stages, namely the preliminary, self-evaluation, prototyping, and field test. The test subjects in this study were 38 ninth grade students at SMP 1 Kudus, with data collection techniques in the form of written tests and interviews. The results showed a good response to the problem developed by the researcher, but there were still some common mistakes of students in solving the problem. Based on these results it can be concluded that: (1) There are 4 items of math olympiad questions that are declared valid, where the overall value of V Aiken is equal to 0.8; (2) Common errors of students when solving problems developed by researchers include errors in understanding the meaning of the problem, errors in understanding formulas, and concept errors.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA BENTUK JAJANAN PASAR DI DAERAH JEPARA UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Dian Naila Apriyanti; Putri Nur Malasari
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i2.6109

Abstract

In the cultural context, traditional market snacks in the Jepara area have the potential to integrate ethnomathematics into mathematics learning. Traditional market snacks in Jepara offer various forms of snacks in which there is a geometric concept. The purpose of this study is to find out the concept of geometry in traditional market snacks in the Jepara area. In this study, qualitative methods are used with an ethnographic approach. The objects studied by the researcher were 5 traditional market snacks, with 3 respondent subjects, namely traditional market snack sellers found in Jepara market, Pecangaan market, and Tegalsambi market. Several techniques for collecting data are used in this study, including observation techniques, interviews, and documentation. Based on the research conducted by the researcher, the results were obtained that there are geometric concepts and cultural elements in 5 traditional market snacks in the Jepara area, including a ball-shaped klepon, a rectangular layer, a ball-shaped onde-onde, a triangular prism-shaped banana bongko, and a solid half-ball shaped kintelan. The results of this research are expected to function as an effective alternative learning resource to introduce geometry concepts to students. 
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA CALON GURU MATEMATIKA DAN CALON GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Fina Febriana; Putri Nur Malasari
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2024): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v3i2.113

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pemahaman konsep matematis calon guru matematika dan calon guru madrasah ibtidaiyah. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Calon guru matematika dan calon guru madrasah ibtidaiyah menjadi subjek penelitian, di mana sampel yang diambil sebanyak 2 calon guru. Dalam penelitian ini instrumennya ialah tes pemahaman konsep matematis, pedoman wawancara, dan dokumentasi penelitian. Teknik yang digunakan peneliti untuk menganalisis data adalah analisis data secara kualitatif, meliputi: (1) peneliti menghimpun data tes, mencatat hasil wawancara dan dokumentasi yang berhubungan dengan pemahaman konsep matematis, (2) menyajikan data, berupa hasil tes dari calon guru matematika dan calon guru madrasah ibtidaiyah serta teks naratif dari hasil wawancara tentang kesulitan yang dialami calon guru selama mengerjakan soal, (3) membuat kesimpulan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematis antara calon guru matematika dan calon guru madrasah ibtidaiyah. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengerjaan calon guru matematika memakai aturan-aturan aljabar dan calon guru madrasah ibtidaiyah menggunakan cara operasi aljabar, sehingga ditemukan perbedaan pemahaman konsep matematis antara calon guru matematika dan calon guru madrasah ibtidaiyah.
Co-Authors Aeni Nur Taskiyah Afda Fawaida Afdar Rizki Nabila Afifaturrohmaniyyah, Nur Amalia, Eka Nurul Andayani, Sri Astutik Anita Salsa Billa Anzali, Wahyu Rifqi Arzaq, Muhammad Yusril Asyrifah Zaini Wahdah Asyrifah Zaini Wahdah Atikoh Atikoh Awofala, Adeneye O. A. Azmidar Azmidar Azmidar Azmidar, Azmidar Badriah, Septi Nur Badriyah, Farih Nurul Cahyaningtiyas, Rizky Choirun Na'im Dian Naila Apriyanti Diva Aftina Ardiyanti El Hikam, Najib Iqom Fatihin, Muhammad Khairul Fauzanah, Fauzanah Fina Febriana Fina Tri Wahyuni Hafifah, Vivin Nur Hana, Alya Yusrul Handayani, Anita Vivi Hanik Setyawati Hanik Setyawati Haqiqi, Arghob Khofya Ismia Nur Atika Ita Erlina Ariyanti Izzati, Abid Robbil Jazilatul Izah, Shela Kamalia Agustin, Rizka Kamilya Mamonto karina faristin khodroh, rosita Khoiroh, Siti Muhimmatul Laila Shofia Mardliyati, Noor Fitri Masduki, Putri Nabila Mawaddatuz Zakiyah Meliana Sukma Desti Mirzanul Afidati Mulyaningrum Lestari, Mulyaningrum Muna, Arina Yusril Muqoddaroh, Fadillatul Mustofa Mustofa Najib Iqom El Hikam Nisa', Isna Luthfi Atin Niswah, Dina Noor Fa’izatun Niswah, Nushrotin Noor Taufiqiyah , Lilis Nurus Sa’adah Pramesti, Ervita Dian Pramudya Hilma Khoirunnisa Putra, Galih Tsaniya Rahman, Handono Fathur Risma Heistyka Rizka Kamalia Agustin Rizky Aulia Setiyo Adi Nugroho Setyaningsih, Diah Ayu Shela Apriliana Shela Jazilatul Izah Sholehah, Baitus Siti Ghoyatul Muna Siti Munawaroh, Dian Naila Apriyanti Sri Adi Widodo Sundari, Indah Tri Taskiyah, Aeni Nur Tatang Herman, Tatang Umam, Ahmad Saiful Umatullah, Maulida Afifah Afra Umi Kamilia Wahyuni, Fina Tri Wulandari, Mulyani Putri Zahra As Syifa Syifa