Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Edukasi Penyimpangan Perilaku Melalui Sosialisasi Kesehatan Mental Berdasarkan Perspektif Islam di Ma’had Al-Irsyad Lil Banat, Yala, Thailand Khalda, Nabilah; Nirmalasari, Ridha; Bueraheng, Robeeyah
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16690

Abstract

Pendahuluan: Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap kesehatan mental di kalangan remaja semakin meningkat, terutama dalam konteks pendidikan Islam di Ma’had Al-Irsyad Lil Banat. Berdasarkan laporan dari WHO, masalah kesehatan mental saat ini dianggap sebagai krisis global yang memengaruhi sekitar satu dari tujuh anak berusia 10 hingga 19 tahun yang mengalami gangguan mental. Studi ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan mental dan penyimpangan perilaku pada santri. Metode: Participatory Action Research (PAR) yang mencakup ceramah, diskusi, survei dan melibatkan 23 santri kelas 10 Program Melayu di Ma’had Al-Irsyad Lil Banat, Yala, Thailand. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental serta kemampuan untuk mengenali tanda-tanda gangguan mental dan perilaku menyimpang. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran santri tentang kesehatan mental dari sudut pandang Islam.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Bahan Nabati untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Mantaren Nirmalasari, Ridha; Ramadhan, Ahmad Ananda; Noor, Muhammad Arifin; Jarkani, Muhammad; Jubaidah, Jubaidah; Afriliani, Hesti; Hujjatusnaini, Noor
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16682

Abstract

Background: Desa Mantaren, produktivitas pertanian telah banyak mengalami tantangan berkelanjutan. Pengabdian ini berdasar pada hasil pelatihan pembuatan pupuk organik dari bahan nabati sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan terkait pengolahan pembuatan pupuk nabati untuk meningkatkan produktivitas hasil tani bagi para masyarakat di Desa mantaren yang mayoritas mata pencahariannya adalah bertani. Metode: Pendekatan Participatory Action Research (PAR). Mitra dalam pengabdian ini adalah dinas pertanian di Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan yang dihadiri oleh sekitar 50 warga Desa Mantaren yang berprofesi sebagai petani. Hasil: Pelatihan pembuatan pupuk organik secara signifikan meningkatkan pemahaman petani tentang penggunaan pupuk organik dan dampak positifnya terhadap tanaman. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan yang nyata dalam hasil panen, khususnya pada tanaman padi dan sayuran. pupuk organik dapat diproduksi secara lokal lebih ekonomis dan ramah lingkungan dibandingkan dengan pupuk kimia. Dalam konteks Desa Mantaren, pelatihan ini telah membawa perubahan positif yang signifikan dalam produktivitas pertanian dan kualitas hasil panen. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pertanian dan memberikan panduan bagi komunitas agraris sejenis untuk mengadopsi praktik serupa. Kesimpulan: Warga desa diharapkan dapat melanjutkan dan mendukung inisiatif pembuatan pupuk organik lokal untuk meningkatkan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di Desa Mantaren.
Optimalisasi Aset Desa Pilang Sebagai Desa Wisata Di Kabupaten Pulang Pisau Nirmalasari, Ridha; Ravieq, Faris Rafi Asshiddik
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12383

Abstract

Background: Rendahnya pengelolaan aset desa wisata masih menjadi kendala utama terhadap pengembangan desa yang optimal.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kolektifitas kelompok masyarakat atau lembaga terkait dalam mengoptimalkan pengelolaan aset desa wisata di Desa Pilang. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan, dan tahap evaluasi. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, analisis data melalui kondensasi data dan penarikan kesimpulan.  Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat dianggap berjalan efektif dan mampu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan aset desa dimana masyarakat sudah mulai berupaya dan menyusun langkah awal dalam mengembangkan desa wisata. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi penunjang dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam upaya pengembangan desa wisata yang optimal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dan mendorong laju perekonomian masyarakat Desa Pilang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH GEDEBOK PISANG SEBAGAI BAHAN BAKU OLAHAN KRIPIK DI DESA HANJAK MAJU Nirmalasari, Ridha; Rahma, Rima Hikmahtur; Sari, Santi Aulia; Chairunnisa, Syinna; Dalila, Zahrah; Setianingsih, Ria Wahyu
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12723

Abstract

Background: Masih menjadi cakupan jarang dipergunakan bagi publik dan sering berakhir menjadi limbah organik. kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberdayakan SDM Melalui penggunaan kemampuan yang berada di SDA pada desa hanjak maju. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dianggap sebagai limbah organik menjadi bahan baku olahan kripik di desa Hanjak Maju melalui pelatihan Metode: Tim pengabdi bekerja sama dengan kepala desa dengan melibatkan warga desa Hanjak Maju, Guru serta Siswa MIS Al-Muhajirin dengan metode PAR (Participatory Action Research). Hasil: Pelatihan ini menjadi cerminan terhadap publik terkait limbah kemudian upaya untuk mengatasi serta berbagai jenisnya, khususnya gedebok pisang. Hasil pembuatan kripik gedebok pisang dimanfaatkan masyarakat desa Hanjak Maju sebagai potensi produk kuliner khas dan dijual kepada khalayak umum. Kesimpulan: Pelaksanaan tersebut memberikan penawaran sebagai pengganti penggunaan perolehan yang didapatkan dalam pertanian untuk produk pangan terbaru hal ini dikemukakan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat serta diversifikasi pemanfaatan tanaman pisang oleh masyarakat yang berada di beberapa desa.
Sosialisasi Tentang Gizi Dan Pentingnya Sarapan Terhadap Aktivitas Sehari-Hari Peserta Didik Di SMA Ashari, Roulina; Gunawan, Gunawan; Dalila, Aupi; Hidayati, Maulidia; Nirmalasari, Ridha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17309

Abstract

Background: Sarapan pagi penting untuk memberikan energi, konsentrasi, dan stamina bagi peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Namun, survei awal menunjukkan lebih dari 60% siswa sering melewatkannya karena keterbatasan waktu dan selera makan, yang berdampak pada kesehatan, konsentrasi dan kinerja belajar. Metode: Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dengan tujuan memberikan edukasi kepada peserta didik agar dapat mengubah kebiasaan melewatkan sarapan sebelum beraktivitas dan membiasakan diri mengkonsumsi sayur dan buah untuk memenuhi nutrisi tubuh. Hasil: Sosialisasi berjalan efektif dengan meningkatnya pemahaman peserta didik mengenai pentingnya sarapan dan gizi seimbang. Hal ini ditunjukkan melalui antusiasme mereka dalam sesi tanya jawab serta kemampuan menjawab pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi terbukti meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya sarapan, sehingga dapat berkontribusi pada perbaikan kebiasaan makan, peningkatan kesehatan, dan menunjang keberhasilan belajar di sekolah.