Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA TEBING TINGGI Muhammad Fahri Husyaini Harahap; Gustina Siregar; Khairunnisa Rangkuti
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor-sektor apa saja yang mempengaruhi PAD Kota Tebing Tinggi, untuk mengetahui seberapa besar kontribusi sektor pertanian terhadap PAD Kota Tebing Tinggi, untuk mengetahui apa saja upaya pemerintah untuk meningkatkan sektor pertanian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive atau secara sengaja. Metode pengolahan data dilakukan dengan menyeleksi jenis-jenis pendapatan daerah Kota Tebing Tinggi yang termasuk kedalam sektor pertanian, kemudian dilakukan klasifikasi yang termasuk kedalam PAD dan dana perimbangan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif, pendapatan dan kontribusi sektor pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kota Tebing TInggi memiliki pendapatan rata-rata mencapai 664,58 miliar/tahun. Pendapatan daerah ini sebagian besar berasal dari dana perimbangan. (2) kontribusi sektor pertanian terhadap pendapatan daerah di Kota Tebing Tinggi selama 2012-2016 masih tergolong kecil yaitu 0,0398% per tahun. (3) Pemerintah telah melakukan pengembangan budidaya bawang merah yang akan dijadikan produk turunan untuk meningkatkan pendapatan darii retribusi penjualan produk yang diambil dari UMKM.
PERSEPSI DAN MINAT KAUM PEMUDA TANI UNTUK BEKERJA DI SEKTOR PERTANIAN DI KOTA LANGSA Muhammad Nabil Fauzi; Khairunnisa Rangkuti
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi dan minat kaum pemuda tani terhadap bekerja di sektor pertanian Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode sampling jenuh (sensus). Responden yang menjadi objek penelitian ini adalah kaum pemuda tani yang ada di setiap kecamatan kota langsa sebanyak 50 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi dan minat kaum pemuda tani berpengaruh terhadap bekerja di sektor pertanian Kota Langsa, (2) persepsi kaum pemuda tani berpengaruh terhadap bekerja di sektor pertanian Kota Langsa, dan (3) minat kaum pemuda tani berpengaruh terhadap bekerja di sektor pertanian Kota Langsa.
Brackish Water Treatment into raw water using Moringa oleifera leaves as an adsorber at Habibie Mustafa College, Keramat Kubah Village, Tanjungbalai Town Ardilla, Desi; Rangkuti, Khairunnisa; Taufik, Muhammad
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.938 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.5096

Abstract

This work aims to provide raw water from brackish water by reducing the salt content in brackish water to fresh water using the column method. Moringa leaves were chosen as the adsorber considering their high availability in partner locations. The location chosen was Habibie Mustafa's college in Tanjungbalai, North Sumatra. Brackish water treatment equipment is designed using a distillation system. In the column refining, the filter tubes used are made using PVC pipe with a height of 45 cm (Moringa leaves), a height of 35 cm (sand), and a height of 25 cm (charcoal). Each filter media in the tube is limited by using a palm fiber. The use of fibers is used as a barrier between the filter media so that the filter media remains in its position during the filtration process so that there is no mixing of the filter media in the filter tube. The results obtained are clean water that can be consumed according to drinking water quality standards. The results obtained were raw water with TDS specifications = 405 mg / L, turbidity 4 NTU, sulfate = 240 mg / L zinc = 2 mg / L, and Mn = 0.35 mg / L. The results obtained are still on the threshold of drinking water quality standard requirements by the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number: 492 / Menkes / Per / IV / 2010 concerning drinking water quality requirements
PRODUCTION AND INCOME ANALYSIS OF MANGROVE CRAB (Scylla serrata) FARMING IN TANJUNG REJO VILLAGE PERCUT SEI TUAN DISTRICT DELI SERDANG DISTRICT Yudha Andriansyah Putra; Khairunnisa Rangkuti; Iqbal Ramadhan Daulay
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 4 (2023): July
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i4.962

Abstract

Analysis of Production and Revenue of Mangrove Crab Pond (Seylla serrata) Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency”. The purpose of this study was to analyze the effect of the production factors of pond area, seeds, feed and labor on the production of mud crabs. The selection of research locations was carried out purposively. data collection by distributing questionnaires and interviews. The data sources used are primary data sources and secondary data sources, the sampling method in this study is to use the saturated/census sample method, namely by taking the entire population as a sample. The results showed that the variables of land area and seeds had a significant effect on the production of mud crabs, while the variables of feed and energy did not significantly affect the production of mud crabs. The business income from mangrove crab enlargement in the research area is Rp. 12,503,903.5. with a production period of 3 months. Where the revenue from the mangrove crab enlargement business is Rp. 20,004,736.9 and a total cost of Rp. 11,145,570,16.
ANALISIS EFESIENSI PEMASARAN ASPARAGUS (Asparagus Officinalis) DI DESA SUKA SIPILIHEN KECAMATAN TIGA PANAH Dewantara, Raka Pandu; Rangkuti, Khairunnisa; Apriyanti, Ira; Sinaga, Hardiansyah
Jurnal Agri Smart Deli Sumatera Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Riset Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran Asparagus, mengetahui share margin Asparagus dan menganalisis efisiensi pemasaran Asparagus. Penelitian ini berlokasi di Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tiga Panah. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengadakan wawancara, memberikan daftar kusioner dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tipe saluran pemasaran terdiri dari satu saluran pemasaran yaitu saluran distribusi dua tingkat (two stage channel), dari petani kepada pedagang pengumpul lalu kemudian dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer dan berakhir pada pedagang pengecer ke konsumen akhir. Efisiensi pemasaran pada saluran distribusi dua tingkat sebesar 18% < 33%, menunjukan bahwa pemasaran asparagus efisien. Kata Kunci: Efisiensi, Saluran Pemasaran, Pemasaran Asparagus
PKM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR MENGGUNAKAN KOTORAN SAPI DAN KEONG MAS Utami, Sri; Rangkuti, Khairunnisa; Fadhilah, Wizni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.761-766

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) umumnya bertani padi dan beternak. Kotoran sapi sering menimbulkan masalah karena akan banyak limbah yang tertimbun sehingga perlu untuk dikelola dengan baik, selain itu petani sering menghadapi masalah adanya hama keong mas pada tahap awal penanaman padi sehingga menyebabkan kerusakan yang parah. Upaya untuk mengurangi jumlah keong mas adalah dengan memanfaatkannya sebagai pupuk organik cair. PKM bertujuan untuk membantu petani mengatasi limbah ternak sapi dan keong emas menjadi produk yang bermanfaat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan atau sosialisasi dan pelatihan kepada mitra Kelompok Tani Ula Kisat di Desa Namomirik Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Hasil akhir dari kegiatan PKM ini adalah menjadikan mitra sebagai masyarakat tani mandiri yang mampu memproduksi POC berbahan baku murah dan ekonomis karena bahan tersebut berada disekitar lingkungannya, serta dapat menghemat biaya untuk pembelian pupuk.
PKM BUDIDAYA JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE) MENGGUNAKAN MEDIA TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF BAGI PETANI Rangkuti, Khairunnisa; Utami, Sri; Thamrin, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.736-742

Abstract

Tingginya produksi jagung didesa Perpanden kec. Kutalimbaru Kab. Deli Serdang dikuti dengan banyaknya limbah tongkol jagung yang dihasilkan. Luas panen jagung 226 Ha menghasilkan  produksi 1423,8 ton dengan produktifitas  6,3 ton/Ha dan   limbah tongkol yang dihasilkan rata-rata 1,4 ton/Ha (Programa desa Perpanden, 2020). Pemanfaatan limbah tongkol jagung sangat minim sekali hanya sebagai campuran pakan ternak ataupun dijual dengan harga yang murah. Sebagian besar petani membakar tongkol jagung karena dianggap sebagai sampah dan tidak bernilai. Untuk itu tim PKM Fakultas Pertanian UMSU mencoba memberikan solusi terhadap permasalahan mitra dengan memanfaatkan ketersediaan limbah tongkol jagung yang banyak sebagai media budidaya jamur merang. Dampak negatif limbah bisa diminimalisir dan dihasilkan produk berupa Jamur merang yang bisa dikonsumsi sebagai pangan alternatif yang bergizi tinggi ataupun bisa dijual baik dalam bentuk produk segar ataupun olahan sehingga menghasilkan tambahan pendapatan petani dan keluarga. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diharapkan menjadi solusi dari persoalan penanganan limbah/sampah tongkol jagung sekaligus pemberdayaan masyarakat petani.
APLIKASI ZERO WASTE MELALUI PEMBUATAN MINYAK ATSIRI DARI LIMBAH KULIT JERUK PERAS Rangkuti, Khairunnisa; Ardilla, Desi; Ginting, Litna Nurjannah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.317-324

Abstract

Nowadays, the number of orange juice business increases in Medan city. This business produces a byproduct that is discarded and not utilized by the seller. On the other hand,  many people living in poverty and less empower because they don't have the skills to generate additional income. This program wants to use zero-waste concepts to empowering a community. Zero Waste is one of the solutions to the problem of handling Waste as well as the empowerment of people. Partner of this program is people of Program family Harapan (PKH) incorporated in Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Rezeki Jermal located in the village of Denai, Medan. Socialization and training is the method used in this program. Derivative products of essential oil are repellent lotion and aromatherapy candles. The final result of this program are partner know the implication of zero Waste and have the skill to manage the Waste.
Analisis Strategi Pemasaran Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Studi Kasus: Pt. Mushiro Jaya Group Medan Fauzan, Muhammad Muklis; Rangkuti, Khairunnisa; Sinaga, Hardiansyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 3 No. 2 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v3i2.4279

Abstract

The agricultural sector, especially horticulture, is crucial for Indonesia's economy. PT. Mushiro Jaya Group, an oyster mushroom farm, saw rising sales but faced marketing and competition challenges. This study aimed to analyze its internal and external factors and formulate priority marketing strategies. Using a descriptive qualitative method and purposive sampling, data were analyzed with IFE, EFE, SWOT, and QSPM matrices. Results showed a strong internal position (IFE: 3.10) and a responsive external position (EFE: 2.89), placing the company in a growth quadrant. QSPM analysis selected three top-priority strategies: (1) building partnerships with traders and culinary businesses (TAS 6.010), (2) diversifying products and packaging sizes (TAS 5.253), and (3) improving production efficiency via staff training and facility upgrades (TAS 5.242). These strategies are designed to optimize strengths and opportunities to enhance competitiveness and ensure sustainable growth.
Pengenalan Tanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga) Pada Siswa Sekolah Dasar Julia, Hilda; Nazaa, Gus Nabila; Ketaren, Bunga Raya; Novita, Aisar; Rangkuti, Khairunnisa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9892

Abstract

Pelaksanaan kkn (Kuliah Kerja Nyata) ini dilaksanakan di desa rawang pasar V, dusun X, kecamatan rawang panca arga kabupaten asahan. KKN merupakan Membantu mahasiswa menyumbangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Kegiatan kkn ini dilaksanakan pada tanggal 13 september 2025 di sekolah dasar SDN 010070 yang beralamat jl. Emplasmen kantor serbangan. Kegiatan yang dilakukan ialah memperkenalkan tanaman toga pada siswa sekolah dasar yang bertujuan agar anak anak mengetahui jenis tanaman yang dapat dijadikan obat alternatif. Permasalahan yang kami hadapi ialah kurangnya lingkup tanaman toga di sekolah dasar. Dalam pelaksanaan ini kami memberikan materi tentang tanaman toga dan juga melakukan kegiatan menanam langsung tanaman bibit toga di lingkungan sekolah bersama anak anak, yang bertujuan untuk mengedukasi anak agar dapat membantu orang tua dalam menanam tanaman di lingkungan rumah.