Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sains Medisina

Review Article : Potensi Senyawa Antioksidan Pada Tanaman Herbal Terhadap Formulasi Sediaan Kosmetik Dan Nanokosmetik Sebagai Upaya Anti-Aging Kulit Ciptaningrum, Sekar Rahmasari Ratna; Adjeng, Andi Nafisah Tendri; Oktoba, Zulpakor; Nurmasuri, Nurmasuri; Widodo, Alya Rahmah; Athallah, Muhammad Muzhafar
Sains Medisina Vol 2 No 5 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i5.405

Abstract

ABSTRAK. Kulit merupakan bagian terluar dalam tubuh dan bersifat memproteksi bagian tubuh bagian dalam. Apabila tidak dilakukan perawatan dengan baik, maka akan memicu terjadinya penuaan atau aging dan menyebabkan perubahan struktur kulit. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan sediaan yang mengandung antioksidan sebagai penangkal radikal bebas. Sediaan kosmetik maupun nanokosmetik dengan bahan aktif dari tanaman herbal telah banyak diformulasikan karena selain ramah lingkungan juga lebih aman karena minim timbulnya efek samping. Namun, pada sediaan kosmetik berbahan alam dengan teknologi nanopartikel masih sedikit yang mengembangkannya, sehingga diperlukannya studi literatur lebih lanjut agar dapat menjadi sumber acuan untuk pengembangan sediaan kosmetik maupun nanopartikel berbahan tanaman herbal. Metode dalam memperoleh sumber data studi literatur ini bersumber pada Google Scholar dan Science Direct dengan rentang tahun 2016-2024. Didapatkan hasil yaitu sebanyak total 27 jurnal mengenai formulasi sediaan kosmetik juga nanokosmetik sebagai antioksidan, dengan total tanaman sebanyak 22 tanaman ekstrak dan diperoleh dari berbagai bagian tanaman (kulit, kayu, buah, bunga, biji, rimpang, minyak atsiri, dan daun) serta dijadikan sediaan kosmetik yang juga bervariasi (gel, krim, spray, serum, lotion, dan masker peel of).
Narrative Review: Penggunaan Antibiotik Reserve Dalam Era Resistensi Antimikroba Cathartica, Allamanda; Junando, Mirza; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Suri, Nurma
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.663

Abstract

Resistensi antimikroba merupakan tantangan besar bagi kesehatan global dengan peningkatan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu kelompok antibiotik yang terdampak adalah antibiotik reserve, yang diklasifikasikan dalam sistem AWaRe (Access, Watch, Reserve) oleh WHO. Antibiotik reserve berperan sebagai lini terakhir dalam pengobatan infeksi berat akibat multidrug-resistant organisms (MDRO). Namun, tingginya tingkat resistensi terhadap kelompok antibiotik ini menjadi permasalahan serius, mengingat penggunaannya yang seharusnya dibatasi dan diawasi secara ketat. Tinjauan ini merupakan kajian naratif yang diperoleh dari database elektronik seperti PubMed dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun antibiotik reserve memiliki peran krusial dalam terapi infeksi resistan, penggunaan yang tidak terkendali berisiko mempercepat munculnya resistensi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan yang lebih ketat, termasuk penggunaan berbasis diagnosis yang akurat, pemanfaatan uji kerentanan antimikroba, penggunaan antibiotik empiris yang tepat, optimalisasi strategi AWaRe, terapi kombinasi, serta peningkatan sosialisasi terkait regulasi dan kebijakan. Optimalisasi penggunaan antibiotik sesuai dengan pedoman WHO diharapkan dapat menekan laju resistensi dan mempertahankan efektivitas terapi antibiotik dalam menghadapi infeksi bakteri resisten.
Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di Puskesmas Aufa Nurrohmah, Anna; Suri, Nurma; Damayanti, Ervina
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.759

Abstract

Infeksi saluran pernapasan atau ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah. Antibiotik seringkali digunakan pada pasien ISPA untuk mengobati gejala sehingga perlu diketahui rasionalitas penggunaannya. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Review artikel ini dilakukan terhadap 10artikel artikel yang terbit dalam rentang waktu 2019-2024 dengan pencarian artikel melalui database Google dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan  yaitu “Penggunaan Antibiotik, Rasional, Pasien ISPA dan Puskesmas”. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel yaitu artikel yang terbit dalam 10 tahun terakhir dan dapat diunduh lengkap secara gratis. Hasil penelitian menunjukkan antibiotik yang sering digunakan adalah amoxicillin dan mayoritas rasional pada aspek tepat diagnosis dan tepat pasien, ketidakrasionalan terjadi pada aspek tepat dosis, tepat waktu pemberian, tepat indikasi, tepat diagnosis, tepat pemilihan obat dan tepat durasi pemberian.
Komponen Biaya yang Mempengaruhi Total Cost of Illness pada Pasien Hipertensi Rawat Inap: Narrative Review Sabrina, Dewi; Oktafany; Iqbal, Muhammad; Suri, Nurma
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.902

Abstract

Hipertensi adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tekanan pada pembuluh darah menjadi terlalu tinggi, yaitu tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan diastolik ≥ 90 mmHg. Menurut WHO, prevalensi hipertensi di dunia diperkirakan mencapai 33,1% dan 32,4% di kawasan Asia Tenggara. Penyakit dengan prevalensi yang tinggi ini menimbulkan beban ekonomi yang signifikan, terutama pada pasien rawat inap. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi komponen biaya yang mempengaruhi total Cost of Illness(COI) melalui tinjauan literatur yang diperoleh dari beberapa sumber database dan dipilih delapan artikel yang relevan. Artikel relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya medis langsung, seperti biaya obat-obatan dan prosedur medis non-bedah merupakan komponen terbesar yang berkontribusi dalam total COI di mana semakin lama waktu perawatan maka biaya yang dikeluarkan akan semakin bertambah. Selain itu, biaya langsung non-medis seperti transportasi dan akomodasi, serta biaya tidak langsung seperti hilangnya pendapatan bagi pasien dan pendamping, juga berkontribusi besar terhadap akumulasi biaya beban penyakit. Untuk mengurangi biaya tersebut, diperlukan strategi pengendalian melalui pendekatan secara promotif, preventif, kuratif, dan juga rehabilitatif yang berguna untuk mencegah terjadinya komplikasi dan mempercepat pemulihan. Pemahaman terhadap struktur biaya ini penting bagi pembuat kebijakan dalam menyusun strategi pembiayaan kesehatan yang efisien.
Literature review: Perbandingan Efektivitas dan Keamanan Penggunaan Obat Off-label Misoprostol dengan Oksitosin Sebagai Induksi Persalinan Faliha, Raisati Hikmah; Suri, Nurma; Andrifianie, Femmy
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.933

Abstract

Perubahan fisiologis selama kehamilan memengaruhi farmakokinetik dan farmakodinamik obat, sehingga penggunaan obat pada ibu hamil memerlukan kehati-hatian. Misoprostol, analog prostaglandin E1 dengan indikasi resmi yang diperbolehkan oleh FDA untuk terapi tukak lambung akibat pemakaian obat antiinflamasi non-steroid (AINS), sering diresepkan secara off-label sebagai agen induksi persalinan, sementara oksitosin merupakan agen resmi untuk induksi persalinan. Artikel ini bertujuan meninjau efektivitas dan keamanan misoprostol dibandingkan oksitosin dalam induksi persalinan. Kajian ini merupakan literature review, penelusuran artikel melalui PubMed, Google Scholar, dan ResearchGate. Kriteria inklusi meliputi artikel yang menggunakan misoprostol atau oksitosin sebagai objek, tujuan penggunaan misoprostol dan oksitosin untuk induksi persalinan, desain studi eksperimental, berbahasa Inggris atau Indonesia, dan diterbitkan pada tahun 2015-2025. Kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak dapat diakses secara lengkap. Hasil kajian menunjukkan bahwa misoprostol memiliki efektivitas yang sebanding hingga lebih baik dibandingkan oksitosin, terutama dalam mempercepat waktu persalinan (p<0,05), meningkatkan keberhasilan induksi, dan meningkatkan kepuasan ibu (p<0,001). Angka persalinan pervaginam dan seksio sesarea bervariasi antarstudi. Berdasarkan aspek keamanan, misoprostol lebih sering dikaitkan dengan demam dan mual, sedangkan oksitosin memiliki risiko lebih tinggi terhadap takisistol (p=0.002) dan hiperstimulasi uterus (p=0.003). Luaran neonatal umumnya tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Kesimpulannya misoprostol memberikan efektivitas dan keamanan yang sebanding hingga lebih baik dari pada oksitosin dalam menginduksi persalinan serta mempercepat proses persalinan.
Co-Authors Abda Abda Afriyana, Regi Afriyani, Afriyani Al Rasyid, Muhammad Irfan Ambarwati, Endah Andrifianie, Femmy Antika Sintia, Nova Asep Sukohar Asep Sukohar Asti, Windi Athallah, Muhammad Muzhafar Atri Sri Ulandari Aufa Nurrohmah, Anna Aulia Ramdini, Dwi Axcellia Theresa Ayu SWP, Fadillah Cathartica, Allamanda Cheri F. A. Dera Chintia Dwi Tanasa Ciptaningrum, Sekar Rahmasari Ratna Citra Yuliyanda Pardilawati Damayanti, Ervina Dedy Miswar Devvy Wahyu Mulyaningsih Diva Meylia Dwi Melani Dwi, Farah Faliha, Raisati Hikmah Farhana, Lubna Farras Qanitah Rony Febriana, Triana Ihsanti Dwi Rahayu Junando, Mirza Kirana, Shela Sandra Kylalona, Gracylia Lilik Koernia Wahidah Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Mega Intan Yulianti Meiliana, Made Laksmi Mirza Junando Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Nawawi, As’ari Niken Dwi Astarina Oktafany Oktafany Oktafany Oktafany, Oktafany Oktarlina, Resmi Zakiah Oktoba, Zulpakor Pardilawati, Citra Yuliyanda Pius Ave Rafael Silalahi Prabamukti, Ilyas Primadiamanti, Annisa Putri, Oka Mahila Gustia Rahmadhita, Elmira Rahman, M. Bobby Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rasmi Zakiah Oktarlina Ratih Anggun Komalasari Risanti, Yumna Dwi Rizki Nisfi Ramdhini Rony, Farras Qanitah Roviq Umam S Sabrina, Dewi Salsabila, Lyansaputri Salsabilla, Kharisma Saputri, Gusti Ayu Rai Sarnianto, Prih Suryadi Islami Syahputri, Devina Harti Tiara Aninditha Triyandi, Ramadhan Vanadis, Zifa Aisha Wardhana, Muhammad Fitra Widodo, Alya Rahmah Widodo, Subur Wirasutisna, Komar Ruslan Yati Sumiyati, Yati Yuli Wahyu Tri Mulyani Yulianti, Mega Intan