Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Hubungan Umat Islam dan Umat Kristen Protestan di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta Nugrahawati, Higa Awik; Kristiono, Natal
Jurnal Pendidikan Dewantara Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Internasional Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang majemuk. Kemajemukan Indonesia berlangsung di dalam segala aspek salah satunya adalah kemajemukan dalam aspek kepercayaan dan keberagaman dalam menganut agama. Adanya perbedaan agama di masyarakat mengakibatkan pemerintah memberikan jaminan kebebasan memeluk agama yang diatur dalam Pancasila dan UUD 1945. Namun, pada kenyataannya masih terjadinya konflik yang dilatarbelakangi oleh perbedaan agama di beberapa daerah Kelurahan Kratonan merupakan salah satu daerah yang memiliki perbedaan agama, tetapi warganya bisa hidup rukun sampai sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi hubungan umat Islam dan umat Kristen Protestan di kelurahan Kratonan serta tantangan dalam membangun hubungan umat Islam dan Kristen Protestan di kelurahan Kratonan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi hubungan umat Islam dan umat Kristen Protestan adalah hubungan yang bersifat sosial. Mereka selalu menanamkan rasa persaudaraan, gotong royong serta menjunjung tinggi sikap toleransi. Tantangan dalam membangun hubungan umat Islam dan umat Kristen Protestan yaitu dalam hal komunikasi.
Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa sebagai Upaya Meningkatkan Ketrampilan Antikorupsi Natal Kristiono; Rudi Salam; Hafiz Rafi Uddin; Ibnu Shodiq; Novia Wahyu Wardhani; Indri Astuti; Adelya Ainur Fatimah; Ari Rahardiansyah; Mochammad Rizal Pratama; Kallila Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4384

Abstract

Studi ini menganalisis seberapa efektif pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter dan meningkatkan keterampilan antikorupsi siswa di perguruan tinggi Indonesia. Studi literatur menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi masih terfokus pada pembelajaran teoritis, kurang keteladanan, dan belum terintegrasi secara efektif dalam kurikulum. Akibatnya, mahasiswa masih belum internalisasi nilai antikorupsi. Keterbatasan sumber daya, kekurangan pelatihan dan fasilitas, serta kurangnya perlindungan bagi pelapor korupsi adalah hambatan lain. Penelitian ini menekankan bahwa pembelajaran interaktif sangat penting; nilai antikorupsi harus dimasukkan ke dalam semua aspek pendidikan; dan siswa harus diajarkan keterampilan praktis seperti cara menemukan, menolak, dan melaporkan korupsi. Untuk membuat ekosistem pendidikan antikorupsi yang berhasil, keluarga, masyarakat, dan perguruan tinggi harus bekerja sama. Melalui Pendekatan ini pendidikan anti korupsi daharapkan dapat memebntuk generasi mahasiswa yang bukan memahami bahaya anti korupsi saja, melainkan juga berana dalam menjadi agen perubahan masyarakat.
Preserving Pancasila Through Values and Character in Cultural Citizenship of Plural Communities Giri Harto Wiratomo; Dadang Sundawa; Natal Kristiono; Edwindha Prafitra Nugraheni
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11433

Abstract

This research is based on the importance of civic culture by maintaining Pancasila values. The uniqueness of this research is the practice of civic culture in the village to maintain Pancasila values through Pancasila conservation. One of the villages that maintains this citizenship culture is the Genting village, Semarang district, Central Java province. The purpose of this research is to explore the culture of citizenship in the Genting community as a form of conserving Pancasila values, supporting and inhibiting factors, as well as efforts made to preserve Pancasila values as a civic culture. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. Retrieval of research data using observation, in-depth interviews, Forum Group Discussion, and documentation. The results and discussion of this study are the practice of citizenship culture by conserving Pancasila values, which means caring for, maintaining and maintaining Pancasila values. The good practice of civic culture in the multicultural community of Genting Village, namely the citizenship tradition as a socio-cultural action by preserving the citizenship culture through agro-tourism, cultural tourism, culinary tourism, and spiritual tourism.
Tradisi Ketuwinan pada Harmoni Sosial di Kalangan Masyarakat Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu Syah Bunaya Nur Ana’im; Natal Kristiono
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/0cw3ek89

Abstract

This study aims to analyze the role of the Ketuwinan tradition in maintaining social harmony in the Sarirejo Village community and identify supporting and inhibiting factors in its implementation. This study uses a qualitative approach with an ethnographic type. Data were obtained through in-depth interviews with community leaders, indigenous residents, and immigrants, and supported by secondary data in the form of related literature and documents. Data analysis techniques were carried out through the stages of data reduction, data presentation, and interactive conclusion drawing to gain a deep understanding of the community's social practices. The results of the study indicate that the Ketuwinan tradition is still consistently implemented as a hereditary tradition that contains the values ​​of tolerance, solidarity, and togetherness. This tradition plays an important role in strengthening social relations between residents, both indigenous and immigrant communities. Although there are differences in participation levels, this condition does not cause social conflict due to the existence of mutual respect in community life. Supporting factors for this tradition include collective awareness, community openness, and the value of togetherness, while inhibiting factors include workload, limited time, and psychological factors. The research findings indicate that the Ketuwinan tradition can be a model for strengthening social harmony in the community amidst ongoing social change.  
Persepsi dan Sikap Mahasiswa Terhadap Korupsi pada Peserta Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi di Rombel Ilmu Politik FISIP UNNES Annisa Yumna Shabira; Natal Kristiono
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan sikap mahasiswa peserta mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi di rombel Ilmu Politik FISIP UNNES terhadap korupsi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa peserta mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi dalam satu rombongan belajar Program Studi Ilmu Politik FISIP UNNES. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket terbuka, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik melalui tahap reduksi data, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang korupsi sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak moral, kepercayaan publik, dan pembangunan. Mahasiswa menunjukkan sikap antikorupsi melalui penolakan terhadap perilaku koruptif, termasuk kecurangan akademik seperti menyontek, plagiarisme, dan titip absen. Pendidikan Anti Korupsi dinilai berperan dalam membentuk integritas, kesadaran moral, sikap kritis, dan tanggung jawab pribadi mahasiswa. Selain itu, metode pembelajaran berbasis diskusi dan studi kasus dinilai lebih efektif dalam memperkuat kesadaran dan sikap antikorupsi mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Anti Korupsi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan budaya antikorupsi di lingkungan perguruan tinggi.
Tradisi Tari Lengger Sebagai Mediasi Penanaman Nilai Gotong Royong di Desa Cangkring, Kabupaten Kebumen Akhmad Fatkhur Rosyid; Natal Kristiono
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6107

Abstract

Melemahnya nilai gotong royong pada generasi muda akibat globalisasi dan digitalisasi menjadi tantangan serius bagi moralitas sosial masyarakat desa. Penelitian ini menganalisis pelaksanaan tradisi Tari Lengger dan proses penanaman nilai moral gotong royong pada generasi muda Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen. Pendekatan kualitatif etnografi digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tari Lengger yang telah berkembang sejak 1980-an berfungsi sebagai ruang pedagogis non-formal. Dianalisis melalui kerangka pendidikan karakter Thomas Lickona moral knowing, moral feeling, dan moral action tradisi ini secara sistematis menanamkan nilai gotong royong melalui interdependensi peran, ritual kolektif, dan interaksi sosial intensif. Generasi muda yang aktif berpartisipasi terbukti memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dalam kegiatan komunal desa. Temuan ini menegaskan bahwa kesenian tradisional berfungsi sebagai media pendidikan moral yang hidup dan relevan, dengan implikasi strategis bagi kebijakan pendidikan kewarganegaraan berbasis kearifan lokal.
Peran Sekolah dalam Upaya Mencegah Kenakalan Remaja di SMP Negeri 1 Kota Semarang Neneng Yovita Sari; Natal Kristiono
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6464

Abstract

This study aims to analyze the role of schools in preventing juvenile delinquency in public junior high schools in Semarang City and identify obstacles encountered in its implementation. The study used a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects were determined purposively, including the principal, guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and several students who were deemed to understand and be directly involved in efforts to prevent juvenile delinquency in schools. Data were collected through in-depth interviews, observations of school activities, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the most dominant forms of juvenile delinquency were violations of school rules, late arrivals, cell phone use during class, and conflicts between students. Preventive efforts undertaken by schools focused on consistent implementation of rules, strengthening character development, optimizing guidance and counseling services, and collaborating with parents. The main obstacles faced included differences in student character, the influence of the social environment, lack of family supervision, and limited time and educators' resources for intensive guidance. This study confirms that preventing juvenile delinquency in schools requires ongoing collaboration between schools, families, and the students' social environment.
The Use of Genially-Based Learning Media in Pancasila Education and Its Impact on Student Participation: A Study of Grade VIII-H Students at SMP Negeri 1 Kayen Siva Ayu Ananta; Natal Kristiono; Puji Dwi Hastuti
Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Scientia Causa: Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/4nwp6b90

Abstract

This study investigated the use of Genially-based learning media in Pancasila Education and its impact on student participation among Grade VIII-H students at SMP Negeri 1 Kayen. The research was motivated by low classroom participation, declining concentration, and learning fatigue experienced during afternoon instructional sessions. A descriptive qualitative approach was employed to examine students' learning behaviors following the implementation of Genially integrated with Baamboozle-based gamified quizzes. Data were collected over a five-month internship through participant observation, semi-structured interviews, and documentation. The findings reveal that the integration of interactive multimedia, instructional videos, visual learning materials, and collaborative gamification increased students' attention, participation, classroom interaction, and learning motivation. Students became more confident in expressing opinions, asking questions, and engaging in collaborative discussions. Nevertheless, the effectiveness of the interactive media declined during cognitively demanding activities because physical fatigue and the afternoon learning schedule reduced students' sustained concentration. The study concludes that Genially-based learning media can effectively enhance student participation when supported by appropriate instructional design and classroom conditions, while emphasizing the importance of considering learners' physical readiness to optimize the implementation of technology-enhanced learning.  
Upaya Pengembangan SDM Perangkat Desa Dalam Peningkatan Layanan Prima Di Kantor Desa Kaliboto Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Ummi Kulsum; Ngabiyanto; Natal Kristiono
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i4.6369

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi seseorang, khususnya pada penyelenggara pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan sumber daya manusia perangkat Desa Kaliboto dan mendeskripsikan pelaksanaan layanan prima di Kantor Desa Kaliboto. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan sumber daya manusia perangkat desa dilakukan melalui proses rekrutmen, pelatihan, perbaikan sistem gaji, dan menciptakan kondisi tempat kerja yang baik. Upaya pengembangan yang dilakukan berkaitan dengan layanan prima, dimana kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adaptasi Mahasiswa Baru di Universitas Negeri Semarang Cantik Fadhilah; Natal Kristiono
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i3.20682

Abstract

Proses adaptasi mahasiswa baru merupakan tantangan yang kompleks, melibatkan berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik dan sosial kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi mahasiswa baru di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan responden mahasiswa baru tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, keterlibatan dalam kegiatan kampus, dan kesiapan akademik memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat adaptasi mahasiswa baru. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya intervensi universitas dalam menyediakan program orientasi yang lebih terstruktur dan bimbingan berkelanjutan untuk mendukung transisi mahasiswa baru. Temuan ini memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk merancang strategi peningkatan adaptasi mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi.
Co-Authors . Syamsulbahri Abdul Basit Achyani, Roos Arrafi Ade Onny Siagian Adelya Ainur Fatimah Ahmad Shofi Mubarok Akhmad Fatkhur Rosyid Alfira, Hansa Nuha Amalia Adya P Amalia Adya Prastiwi Amalya Adya Prastiwi Ananda Aurora Khaerunisa Annisa Dwi Apriliani Annisa Yumna Shabira Ari Rahardiansyah ARIEF BUDI PRATOMO Bachtiar Aljabar Rosyid Candra Wijayanto Cantik Fadhilah Dadang Sundawa Erisandi Arditama Eva Avia Fitri Hidayati Giri Harto Wiratomo Giri Harto Wiratomo Gogor Christmass Setyawan Hafiz RafiUddin Hanifah Nurul Muthmainah Hanik Latifah Hanik Latifah, Hanik Hardi Saputro, Iwan I Wayan Adi Pratama Ibnu Shodiq Indri Astuti Indri Astuti Indri Astuti Ismaya, Raka Jata, I Wayan Judijanto, Loso Kallila Ramadhani Loso Judijanto Loso Judijanto Mansori, Mansori Martitah Meike Dwi Novita Mochammad Rizal Pratama Muh Zamroni Mutmainah, . Mutmainah, . Nanny Mayasari Neneng Yovita Sari Ngabiyanto Nizam Alfarisi Noorochmat Isdaryanto Novia Wahyu Wardhani, Novia Wahyu Nugrahawati, Higa Awik Nugraheni Arumsari Nugraheni, Edwindha Prafitra Nunung Suryana Jamin Pangestu, Gustin Restu Prasetyana, Didi Khomsa Pratama, I Wayan Adi Pratama, Muhammad Aditya Bayu Puji Dwi Hastuti Putri Faddila Azizah RafiUddin, Hafiz Rinda Riztya Roos Arrafi Achyani Rudi Salam Ruhadi Ruhadi Saru Arifin Sa’ya rosada Al Firdaus Sa’ya Rosyada Al Firdaus Septina, Wenny Eka Siva Ayu Ananta Solichin, Harun Suprayogi Suprayogi SUPRIAJI, UJUD Suyuti Suyuti Syah Bunaya Nur Ana’im Syahidah, Zahra Zilan Tegar Islami Putra Triyas Handayani Uddin, Hafiz Rafi Ummi Kulsum Usmany, Paul Wael, Winda Wati Wahono, Margi Wahyu Beny Mukti S Wahyu Ernawati Wijayanti, Tutik Wiratomo, Giri Harto Wiwitono, Bambang