Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Pemantau Parameter Karbon Monoksida (CO) Menggunakan Sensor Berbasis Android Moga Jiwa Satria Mulia; Ahmad Erlan Afiuddin; Ryan Yudha Adhitya
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 2 No. 1 (2019): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan pencemaran kualitas udara di sekitar industri gula hanya dilakukan tiap 3 bulan sekali, sehingga perlu adanya alat pemantau kualitas udara secara kontinyu. Penelitian ini membahas tentang alat pemantau kualitas udara di sekitar industri gula dengan menggunakan sensor untuk pembuatan hardware dan pemrograman software menggunakan arduino dan android. Penelitian ini merupakan penyempurnaan dari penelitian sebelumnya yaitu analisis pengukuran kualitas udara dalam ruangan. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang mencakup desain sistem, pembuatan alat, kalibrasi sensor, validasi alat dan pemrograman sistem informasi. Sensor yang digunakan adalah sensor MQ-7 untuk gas CO. Sensor dirakit menjadi satu dengan microcontroller wemos dan dilakukan kalibrasi sesuai standar datasheet pada sensor. Hasil validasi yang dilakukan yaitu gas CO sebesar 11.03% yang divalidasi dengan Direct Reading. Pemrograman sistem informasi yang dibangun menggunakan software arduino IDE dan aplikasi android yaitu Blynk Apps. Pengukuran kualitas udara yang terhubung dengan android yaitu Blynk Apps menggunakan sambungan wireless yang terhubung ke prototype melalui wifi shield yang sudah tertanam pada microcontroller wemosboard. Aplikasi android ini memiliki fitur notification, value display, gauge settings, timer, dan superchart untuk melihat dan mengakses kualitas pencemaran udara secara real-time. Prototype ini berpotensi dapat digunakan secara mandiri oleh industri untuk memudahkan pemantauan kualitas udara yang terjadi di sekitar industri gula dan bersifat portable.
Evaluasi Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 Industri Manufaktur Plastik Shelma Hamidah Pratiwi; Ahmad Erlan Afiuddin; Ryan Yudha Adhitya
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan manufaktur plastik merupakan perusahaan yang memproduksi jumbo bag dan woven bag. Perusahaan inisudah memiliki Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 dengan luas bangunan 36 m2, namun belum memenuhi kriteria persyaratan yang tertera pada PERMENLHK No. 12 Tahun 2020 tentang Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Jenis limbah B3 yang dihasilkan oleh perusahaan antara lain tinta bekas, oli bekas, PCN dan majun terkontaminasi yang bersifat beracun dan berbahaya bagi lingkungan. Evaluasi dilakukan dengan inspeksi TPS limbah B3 menggunakan kriteria yang telah disesuaikan dengan peraturan. Adapun hal-hal yang akan dievaluasi yaitu, bangunan dan cara penyimpanan, pengemasan, pemantauan dan tanggap darurat dan kebersihan. 8 dari 29 ketentuan tersebut belum sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga TPS limbah B3 perlu dilakukan redesain.
Pembuatan dan Karakterisasi Karbon Aktif Batang Tembakau (Nicotiana spp L) Sebagai Adsorben Dyah Ayu Purbaningrum; Ahmad Erlan Afiuddin; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang tembakau yang merupakan limbah dari tumbuhan tembakau yang saat ini belum termanfaatkan dengan baik, karena hanya dimanfaatkan daunnya sebagai bahan baku pembuatan rokok, dan batangnya hanya dibakar begitu saja. Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan proses pengeringan, karbonisasi dan dilanjutkan denganproses aktivasi dengan H2SO4 3M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensintesis dan karakterisasi karbon aktif sesuai dengan SNI 06-3730-1995. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif yang telah di aktivasi H2SO4 3M menghasilkan karbon aktif yang telah memenuhi standar baku mutu karbon aktif teknis sesuai SNI06-3730-1995 dan dengan pengujian FTIR, SEM-EDX dan BET. Karbon aktif yang diperoleh dalam penelitian ini memiliki kadar air sebesar 10%, kadar zat yang mudah menguap 20%, kadar abu sebesar 9,6%, kadar karbon terikat 70,4%, dan daya serap terhadap I2 sebesar 1230,93 mg/g. Hasil analisis dengan spektrofotometer FTIR menunjukkan bahwa karbon aktif dari batang tembakau mempunyai gugus fungsi C-H alkena, C-H Aromatik,Gugus karboksil C=O, dan gugus hidroksil O-H. Hasil analisis SEM-EDX terdapat pori-pori yang terbuka padakarbon aktif dari batang tembakau mengandung kandungan yang mendominasi yaitu C dan O denganpersentase 38,07% dan 35,8%. Hasil analisis menggunakan BET didapatkan luas permukaan spesifik dari karbon aktif adalah 238,035 m2/g.
Studi Beban Emisi Gas Karbon Monoksida (CO) pada Daya Serap Pohon Tabebuya dari Aktivitas Transportasi di Jalan Kusuma Bangsa Intifada Muhamad Zulfikar Albab Mahera; Ahmad Erlan Afiuddin; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat di Indonesia berdampak pada meningkatnya jumlah emisi CO yang dihasilkan. Banyaknya kendaraan yang melintas mempengaruhi kualitas udara yang ada di JL. Kusuma Bangsa. pengendalian pencemaran dengan menggunakan permodelan box model yang mempertimbangkan total daya serap pohon tabebuya yang berada di Jl Kusuma Bangsa. Pohon tabebuya didahulukan dalam perhitungan daya serap dan selanjutnya menghitung sisa emisi CO yang telah direduksi oleh pohon tabebuya. Beban emisi CO yang dihasilkan tertinggi sebesar 5160,370 g CO/Jam yaitu pada zona 2 saat waktu sore hari. Beban emisi CO yang terendah sebesar 1785,630 g CO/Jam yaitu pada zona 3 saat waktu malam hari. Total emisi CO didapatkan nilai sebesar 273394,556 Kg/tahun jika dikonversikan ke dalam CO2 didapatkan hasil sebesar 429620,016 Kg/tahun. Nilai sisa emisi CO2 yangdidapatkan dari daya serap tabebuya eksisting adalah sebesar 317300,016 Kg/tahun sehingga diperlukan penambahan daya serap emisi dari lebih banyak pohon. Total keseluruhan tabebuya yang ditanam adalah sebanyak 1131 pohon dengan daya serap pohon total CO2 yaitu sebesar 588120 Kg/tahun sehingga hasil sisa emisi yang didapatkan yaitu negatif atau 0 (nol).
Model Dispersi Emisi SO2 dari Cerobong Sub-Pabrik Asam Sulfat Industri Asam Fosfat Menggunakan Metode Gaussian Inayatul Wulandari; Ahmad Erlan Afiuddin; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan operasional sub-pabrik asam sulfat industri asam fosfat menghasilkan emisi dominan SO2. Pada subpabrik asam sulfat terdapat unit SO2 Conversion yang berfungsi mengkonversi SO2 menjadi SO3 dengan bantuan katalis V2O5. Pada kondisi lapangan katalis dapat mengalami yang menyebabkan penurunan kualitas produk serta emisi gas buang SO2. Apabila kadar SO2 yang dihasilkan oleh industri asam fosfat melebihi baku mutu maka akan menyebabkan ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa pola sebaran emisi SO2. Pemodelan emisi SO2 menggunakan metode Gaussian dilakukan dengan software Surfer. Dispersi emisi SO2pada musim hujan tersebar ke arah barat darisumber emisi, sedangkan pada musim kemarau emisi SO2 tersebar ke arah timur dari sumber emisi. Konsentrasi emisiSO2 maksimum pada musim hujan sebesar 126,597 ?g/m3 yangterletak pada koordinat 680768,19 E; 9210461,95 S. Pada musim kemarau konsentrasi emisi SO2 maksimum sebesar 32,331 ?g/m3 yang terletak pada koordinat 680768,19 E; 9210461,95 S.
Range Finding Test (RFT) Tumbuhan Sambucus javanica sebagai Uji Pendahuluan Ketahanan terhadap Logam Berat Zn Kania Salsabilah Nur Rifanda; Tanti Utami Dewi; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logam berat Seng (Zn) yang terkandung dalam air limbah dapat menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran tanah. Hal tersebut dikarenakan logam berat diproses secara kimiawi, bersifat toksisitas, dan tidak dapat terdegradasi(non degradable). Berdasarkan permasalahan tersebut, salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan untuk menurunkan kandungan Zn yang menjadi polutan tanah yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan sebagai fitoremediator. Range Finding Test (RFT) sangat diperlukan sebagai uji pendahuluan ketahanan untuk menentukan nilai konsentrasiZn yang mampu ditoleransi oleh tumbuhan uji sehingga mampu bertahan hidup hingga tahap akhir penelitian. Fitoremediator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sangitan (Sambucus javanica) yang dikembangbiakan secara vegetatif dalam bentuk stek batang. Tumbuhan ditanam dalam dua variasi media tanam, yang pertama dengan 100% tanah (A1), sedangkan variasi kedua adalah 50% tanah dan 50% pupuk kandang (A2). RFT dilakukan selama 7hari dengan pengamatan morfologi tumbuhan, sedangkan rentang konsentrasi Zn yang diberikan sebesar 0% (0 mg/L);50% (2,5 mg/L); dan 100% (5 mg/L). Hasil dari penelitian ini adalah seluruh tanaman mampu bertahan dan toleran hingga persentase konsentrasi tertinggi RFT yaitu 100% (5 mg/L).
Analisis Nilai Kalor Biopelet dari Limbah Tongkol Jagung dan Plastik LDPE Fadilla Rachmadani; Ahmad Erlan Afiuddin; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi industri semen termasuk proses produksi high energy yang membutuhkan energi termal cukup besar, perlunya penerapan co-processing secara bertahap pada proses produksi, dengan memanfaatkan bahan bakar alternatif berupa biomassa sebagai substitusi batubara yang memiliki sifat energi non-renewable. Ketersediaan sumber energi tersebut semakin menurun, untuk itu diperlukan bahan alternatif baru yang dapat mengurangi konsumsi penggunaan bahan bakar utama dengan memanfaatkan limbah tongkol jagung dan limbah plastik LDPE sebagai biopelet yang sesuai dengan standar mutu biopelet pada biomassa untuk energi yaitu SNI 8675:2018. Penelitian ini menggunakan metode torefaksi untuk meningkatkan nilai kalor yang terkandung pada biopelet. Rasio variabel komposisi bahan baku dari limbah jagung dibandingkan dengan limbah plastik LDPE yang digunakan pada penelitian yaitu 90%:10% dan 95%:5% dengan suhu proses torefaksi 200°C, 250°C, dan 300°C, serta suhu pada pemanasan manual dengan sinar matahari selama 20 menit. Perekat yang digunakanberupa tepung tapioka dengan kadar campuran 20% dari total berat biopelet. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kalor biopelet memenuhi baku mutu dengan range nilai 18,14 MJ/Kg – 34,61 MJ/Kg dan nilai kalor terbaik pada variasi komposisi 90% tongkol jagung dan 10% plastik LDPE dengan suhu 250°C.
Analisis Dampak Lingkungan dari Proses Pengolahan Lumpur Tinja di IPLT Supit Urang Kota Malang dengan Metode Life Cycle Assesment Amalia Fitria Noor; Ahmad Erlan Afiuddin; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi pengolahan lumpur tinja adalah merupakan hal penting dari sistem penyediaan sarana dan prasarana sanitasi air limbah. Proses pengolahan air limbah IPLT dapat menimbulkan dampak lingkungan, setelah dilakukan analisa LCA pada IPLT Supit Urang ditemukan bahwa IPLT menimbulkan emisi ke air dan emisi ke udara. Dampak terbesar yang muncul pada IPLT Supit Urang disebabkan oleh CH4, dimana CH4 paling banyak di produksi pada unit Solid Separation Chamber. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak lingkungan dari proses pengolahan air limbah IPLT Spit Urang Kota Malang. Life Cycle Assesment (LCA) pada penelitian kali ini menggunakan aplikasi SimaPro dengan metode Impact 2002+ dan memilih pendekatan gate to gate. Hasil analisis LCA menunjukkan bahwa dampak Climate Change menyumbang 4,670 Pt, Ecosystem Quality 0,008 Pt, dan Human Health 0,011 Pt. Climate change merupakan penyumbang dampak terbesar yang disebabkan CH4
Desain Tempat Sampah Otomatis pada Tahap Mekanik untuk Timbulan Sampah di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) M Ishthilakhul Choiri; Ahmad Erlan Afiuddin; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewajiban dalam pemilahan sampah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Saat ini PPNS belum memaksimalkan pemilahan sampah sebagai usaha pengelolaan yang baik menurut UUD No. 18 Tahun 2008, padahal dengan memilah sampah sesuai jenisnya dapat memudahkan proses pengolahan sampah pada tahap selanjutnya. Tidak semua warga PPNS mengetahui jenis-jenis sampah, sehingga masih kesulitan dalam melakuka pengelolaan sampah berupa memilah sampah sesuai jenisnya, oleh karena itu perlu adanya langkah inovatif untuk memilah sampah secara otomatis. Desain mekanik tempat sampah pemilah otomatis menyesuaikan karakteristik dan timbulan sampah yang ada di PPNS, berdasarkan jumlah timbulan tempat sampah di PPNS maka dimensi tempat sampah pemilah otomatis yang akan dibuat adalah 60cm x 60cm x 100cm. Peneliti merencanakan empat jenis sampah yang dapat dipilah secara otomatis meliputi LDPE, PET, kertas dan sampah residu. Pemilihan empat jenis sampah mengacu pada desain mekanik dan karakteristik sampah.
Pola Sebaran Emisi SO2, NO2, dan Partikulat dari Cerobong Batu Bara Industri Kecap Menggunakan Software Screen View Ananda Augista Firstanti; Ahmad Erlan Afiuddin; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks kualitas udara Pasuruan pada tanggal 12 Februari 2021 berada di angka 83 yang termasuk dalam kategori paling tinggi di Indonesia. Industri kecap merupakan salah satu penyumbang pencemaran udara yang ada di Kabupaten Pasuruan. Beberapa parameter emisi dominan dari industri kecap yang menggunakan ketel uap berbahan bakar batu bara yaitu SO2, NO2, dan partikulat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran SO2, NO2 dan partikulat menggunakan software screen view. Hasil software screen view menunjukkan nilai konsentrasi maksimum SO2, NO2, dan partikulat saat musim hujan berada pada jarak 315 meter dari sumber pencemar (cerobong) dengan nilai konsentrasi sebesar 2076 µg/m3 , 2614 µg/m3, dan 525,2 µg/m3. Konsentrasi maksimum SO2, NO2 dan partikulatsaat musim kemarau berada pada jarak 321 meter dari sumber pencemar (cerobong) dengan nilai konsentrasi sebesar149,6 µg/m3, 2543 µg/m3, dan 543,9 µg/m3.
Co-Authors Achmad Kurnia Saka Sandi Adhi Setiawan Adhi Setiawan Adinda Noer Khalizah Agnesya Miradika Rachmasari Agus Khumaidi Ahmad Randi Taufiqussyakir Ajeng Purnaningtias Alma Vita Sophia Am Maisarah Disrinama Amalia Fitria Noor Amilatun Nasikah Ananda Augista Firstanti Anastasya Helmalia Putri Annisa Fitri Heriantini Arga Kurniawan Dwi Arianita Yuliasari Arum Putri Nur Romadhon Arvia Zeva Eka Putri Armandik Aulia Della Cornellia Ayu Nindyapuspa Bagas Adhiwangsa Bagas Saras Ardianarsya Bella Naziel Iqmalia Bety Noraini Bhagaskara Cipta Linuwih Brellian Mutiaraning Nareswari Danang Hadi Della Mahdalina Denny Dermawan Denny Dermawan Devis Reflinda Maulidivianti R Dewi Kurniasih Dika Rahayu Widiana Dwi Ratri Mitha Isnadina Dyah Ayu Purbaningrum Dynar Riski Amalia Elsa Izabel Sugihono Erwan Yulianto Fadilla Rachmadani Fani Firmansyah Fatimatuz Zahro’ Ferisa Jenisa Fitri Hardiyanti Flarisza Shafa’ Rizkita Gigih Alam Pambudi Hanun, Jihan Nabillah Hardiansya, Rizal Hardiansyah, Rizal Hardiansyah, Rizal Hibriza, Ragil Zika Imam Hambali Azhori Inayatul Wulandari Intan Zanjabila Intifada Muhamad Zulfikar Albab Mahera Islahiya Yuli Ayona Jami’atul Hikmah Jannah, Nabillah Rodhifatul Jihan Nabillah Hanun Kania Salsabilah Nur Rifanda Krisna Sindu Alan Darmasaputra Lina Indawati Luqman Cahyono Lutfi Wicaksono M Ishthilakhul Choiri Mar'atus Sholihah Mar’atus Sholihah Mar’atus Sholihah Masyithoh Intania Balabagan Mirna Apriani Moch Luqman Ashari Moch. Luqman Ashari Mochammad Choirul Rizal Moga Jiwa Satria Mulia Moh Hasan Haibatul Islam Muhamad Hanif Dzulfikar Muhammad Gilang Cahyanto Muhammad Khoirul Hasin Muhammad Rusydi Arif Nina Kurnia Ningrum Nora Amelia Novitrie Nora Amelia Novitrie Novi Eka Mayangsari Novitrie, Nora Amelia Novitrie, Nora Amelia Nur Hidayati Pury Erlanda Sabilina Qurrotul Aini Rafi Narariya Ramadhan Ragil Zika Hibriza Ragil Zika Hibriza Raina Nabilah Risky Faradina Rizal Hardiansyah Rizal Hardiansyah Ryan Yudha Adhitya Ryan Yudha Adhitya Sekarsari Wibowo Shelma Hamidah Pratiwi Tanti Utami Dewi Tarikh Azis Ramadani Ulvi Pri Astuti Umniati Huwaida Urwatul Wutsqo Vivin Setiani Yulia Zahwa Faradiba Zain Khoirul Ihza