Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan tentang Gempa Bumi dengan Media Leaflet pada Masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Rina Aprianti; Susilo wulan; Vike Pebri Giena; Yulita Elvira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v4i2.232

Abstract

Background: An earthquake is a natural calamity that cannot be avoided, occurs unexpectedly, and cannot be correctly estimated at its epicenter. Earthquakes can be predicted in the range of times that allow them to occur, but not their exact moment of occurrence or strength. Counseling is carried out to prepare the community to be able to deal with earthquake disasters when they occur. Purpose: To improve community preparation in the event of an earthquake disaster. Methods: Community service activities include employing leaflet media to provide earthquake catastrophe advice. People residing in earthquake-prone areas, such as Malabero Village and Bengkulu City, were targeted for the exercise. Results: Before and after receiving earthquake disaster preparedness counseling, there is an improvement in community understanding. Conclusion: By delivering health education using leaflets as a medium for health promotion, the public's understanding of readiness in coping with seismic disasters can be increased.
CURAH HUJAN DAN SUHU UDARA TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI KOTA BENGKULU Susilo Wulan; Dirhan Dirhan; Ade Stepani Sudiyanto; Dini Syavani
Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat "The Journal of Public Health"
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kjkm.v4i2.646

Abstract

High and low incidence of malaria can be controlled by physical environmental conditions of the breeding of Anopheles mosquitoes. Data malaria cases in Bengkulu City for the last 8 years were 1.545, 934, 310, 144, 145, 25, 12 and 3 cases. The biggest factor affected  mosquito breeding is climate. The purpose of  study analyzed  the effects of rainfall, temperature against the incidence of malaria in Bengkulu City. An ecological study using data from Dinkes and BMKG. The dependent variable is malaria incidence and independent variable was rainfall and temperature. Data analysis using univariate, bivariate and multivariate. The result of malaria incidence from 2012-2015 was 1,439 cases with rainfall 108-405 mm and temperature range between 25.57-26.740C. Normality test showed that the three normal distributed variables, Pearson correlation test between rainfall and malaria incidence there is a significant relationship, while the temperature and incidence of malaria there is no significant relationship. Multivariate analysis showed a weak relationship between rainfall and malaria incidence (r = - 0.173). The value of chi square coefficient (R2 = 0.3) means that the regression line equation describes 30% of the variation of malaria occurrence that is affected by rainfall. Suggestions for the results of this study can be to solve the strategy in combating malaria by anticipating if there is a sudden climate change that causes the high number of mosquito breeding and expected community participate in the prevention of malaria disease by maintaining the cleanliness of 3M environment especially in the rainy month.
 PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA DI KELURAHAN SUMUR DEWA Pitri Subani; Yuni Ramadhaniati; Elza Wulandari; Susilo Wulan; Rina Aprianti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1727

Abstract

Kehamilan remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang umum terjadi di seluruh dunia. Hal ini terkait dengan masalah kesehatan reproduksi utama yang berisiko menimbulkan komplikasi dan persalinan yang menyebabkan kematian ibu dan aborsi yang tidak aman. Tujuan penyuluhan ini  ini adalah  meningkatkan pengetahuan remaja tentang  kehamilan remaja di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Metode dalam penyuluhan ini dengan Ceramah dan diskusi. Hasil penyuluhan  menunjukkan 77%  responden adanya peningkatan pengetahuan tentang kehamilan pada remaja  setelah di beri penyuluhan , 23 % pengetahuan responden berada pada kategori sedang.Kesimpulan bahwa kehamilan remaja merugikan kesehatan wanita, oleh karena itu merupakan langkah untuk meningkatkan pendidikan seks usia dini, agar mereka terbuka terhadap pengetahuan tentang resiko kehamilan pada remaja.Kata kunci : pendidikan, pengetahuan; hamilan remaja.  
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG STIMULASI DINI PERKEMBANGAN BALITA Elsi Rahmadani; Susilo Wulan; Suryani Suryani; Novi Ade Suryani
COVIT (Community Service of Health) Vol. 1 No. 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v1i2.13564

Abstract

Stimulation will develop faster than children who receive less or no stimulation. Children's development can be achieved optimally if parents, especially mothers, make various efforts to fulfill children's basic needs (care, sharpen, love) one of which is to stimulate children's development. The method of implementing this community service is by counseling about the knowledge of early stimulation of toddler development. This Community Service activity is carried out in the Work Area of ??the Bengkulu Fish Market Health Center. The time for implementation is in August 2021. The participants in this community service activity are mothers who have children aged 1-5 years in the Work Area of ??the Bengkulu Fish Market Health Center with a total of 35 people. Activities are carried out in stages (1) providing an explanation of the theme of the extension and the purpose of the activity; (2) do a knowledge pre test (3) provide knowledge about knowledge of early stimulation of toddler development (4) do a knowledge post test. The results of the activity showed that there was an increase in mothers' knowledge on average pretest 35.2 (poor category) and posttest ie 86.6 (good category). After participating in this activity, mothers can apply the knowledge of early stimulation of toddler development. Keywords: Child, Stimulation, Development
Perilaku pencarian dan pengobatan pasien tuberculosis di Kota Bengkulu Susilo Wulan
Riset Informasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.837 KB) | DOI: 10.30644/rik.v8i1.171

Abstract

Latar Belakang: Penemuan kasus yang tidak efisien menjadikan batu sandungan dalam keberhasilan penemuan kasus TB khususnya dalam hal pola pencarian pengobatan dimana beberapa terjadi keterlambatan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian pengobatan selama masa pre treatment, treatment, dan strategy coping yang dilakukan oleh pasien TB di kota Bengkulu. Metode: Menggunakan studi dengan pendekatan cross sectional pada pasien TB Paru yang berobat di Puskesmas se-Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sample menenggunakan metode Probability Proprotional to Size dan diperoleh sample sebanyak 71 orang. Hasil: Karakteristik responden 53.5% berusia di atas 43 tahun, 53.5% berjenis kelamin laki-laki, 46.5% tingkat pendidikan SLTA dan lainnya, 87.3% bekerja pada sektor informal, 50.7% memiliki jaminan kesehatan, 59.1% memilki penghasian rendah. Perilaku pengobatan selama masa pre treatment 53.5% mengunjungi fasilitas kesehatan swasta,. Faktor jarak dan waktu tunggu yang lama menjadi alasan pasien tidak mengunjungi puskesmas/RS umum. Selama masa treatment pada fase intensif dan lanjutan frekuensi waktu kunjungan 53.5% setiap 2 minggu sekali, dengan total waktu kunjungan kurang dari 60 menit, menggunakan kendaraan pribadi, 50.8% izin /libur bekerja saat mengambil obat dengan ditemani anggota rumah tangga sebagai bentuk dukungan keluarga terhadap pasien. Pengeluaran kesehatan yang timbul akibat TB 60.6% bersumber dari pasien sendiri. 33.3% melakukan usaha coping dengan meminjam 30.4% dan menjual asset (13%). 47.6% pinjaman berasal dari keluarga dekat dengan nilai rata-rata pinjaman kurang dari satu juta rupiah. Kesimpulan: Perilaku pencarian dan pengobatan pasien TB di Kota Bengkulu menunjukkan pasien tidak langusng mendatangi fasilitas kesehatan umum saat gejala TB dirasakan, sehingga terjadi keterlambatan dalam pencarian pengobatan selain itu keterbatasan sumber daya mengakibatkan rumah tangga melakukan coping strategy untuk membiayai TB melalui penjualan aset dan pinjaman. Kata Kunci: Coping Strategy, Perilaku Pencarian Pengobatan, Pre Treatment, Treatment
SOSIALISASI MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN DALAM MENCEGAH ISPA DI WILAYAH PUSKESMAS PERUMNAS ARGA MAKMUR Chandrainy Puri; Susilo Wulan
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1934

Abstract

Sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Perumnas Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara ISPA adalah Infeksi saluran pernafasan  Atas. Walaupun demikian, masalah yang timbul terus menerus adalah memungkinkan para petugas kesehatan untuk menjalankan praktik cuci tangan yang dianjurkan. Penyuluhan cuci tangan yang baik dan benar dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada guru , santri dan orang tua  mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Penyuluhan ini  menggunakan metode ceramah dan demonstrasi  cuci tangan yang dilakukan oleh penyuluh . Penyuluhan dilaksanakan di Rumah tahfidz Quran Umma Rosyidah Puri Argamakmur. Waktu pada hari Rabu 16 April  2023. sasaran yaitu guru, santri dan orang tua santri di sampaikan oleh pemateri dan moderator menggunakan media ceramah dan demonstrasi   cuci tangan. Pada saat kegiatan berlangsung guru, santri dan orang tua santri  dan pemateri terjadi interaksi yang berkaitan dengan tema yang disampaikan. Perilaku cuci tangan yang benar akan dapat membantu menurunkan risiko penyakit menular salah satunya penyakit ISPA . Pelaksaanaan penyuluhan dan praktik cuci tangan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini selain menggunakan metode penyuluhan juga dilakukan demonstrasi enam  langkah cuci tangan yang benarKata kunci : cuci tangan, guru, santri, orang Tua santri
COMMITMENT-BASED CAPITATION EVALUATION IN BENGKULU PROVINCE: A REALIST EVALUATION Susilo Wulan; S Effendi; Dirhan Dirhan; Chandrainy Puri; Hanevi Djasri
Proceeding B-ICON Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The 2nd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v1i1.75

Abstract

Primary Health Care (FKTP) as the gate keeper of health service providers must have a strategy in improving service quality and patient satisfaction. This study aims to evaluate the implementation of regulations regarding commitment-based capitation policies and determine the mechanism of change and contextual factors that affect the implementation of regulations. The evaluation was carried out using a realist evaluation approach and analyzed in terms of the configuration of forms, mechanisms, and results. The research was carried out in Bengkulu Province in 2018-2019 with the research subjects consisting of the health office, the head of the Puskesmas and the JKN monev team, Private Practice Doctors, Pratama Clinics. The sample selection used purposive sampling and data collection was carried out through in-depth interviews. Commitment-Based Capitation (KBK) is running in Bengkulu province. The KBK program shows that in general the non-specialist referral indicator target in Bengkulu province is achieved, namely 5%, but there are also city districts that have not been achieved, this is achieved because the Puskesmas has doctors in Bengkulu province, adequate doctor competence, adequate facilities and infrastructure, staff receive capitation funds incentives, there is a JKN Monev team that is always active in conducting socialization, monitoring and evaluation in all Puskesmas, especially Puskesmas that do not achieve non-specialist referral indicators. This study provides an overview of the context, mechanism and outcome of health service quality policy regulations in the JKN era, especially the Commitment-Based Capitation program.
HUBUNGAN KONSUMSI GARAM, MEROKOK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG DATARAN KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU Indriani, Indriani; Wulan, Susilo; Syavani, Dini; Khairani, Nurul; Sanisahhuri, Sanisahhuri
Journal of Public Health Science Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jophs.v1i1.594

Abstract

Hipertensi  merupakan  suatu  masalah  kesehatan  global  yang  dapat  menyebabkan  terjadinya peningkatan  angka  kesakitan,  kematian  dan  beban  biaya  kesehatan  diseluruh  dunia  termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi garam, merokok dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu yang dilakukan pada tanggal 31 juli sampai 14 Agustus dengan jumlah responden sebanyak 64 lansia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berkunjung ke puskesmas pada tahun 2022 sebanyak 173 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Sampel Random Sampling. Teknik Analisa data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS. Analisis Bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa dari 64 lansia, terdapat 32 lansia (50,0%) yang sering mengkonsumsi garam, 43 lansia (67,2%) yang tidak merokok, 27 lansia (42,2%) yang melakukan aktivitas fisik sedang, 39 lansia (60%) yang menderita hipertensi dan  ada hubungan antara konsumsi garam dengan kejadian hipertensi, ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi, tidak ada hubunngan antara merokok dengan kejadian hipertensi. Diharapkan pihak puskesmas agar dapat memberikan edukasi tentang pola makan yang baik dan mengadakan senam jantung. Kata Kunci: Konsumsi Garam, Merokok, Aktivitas Fisik, Kejadian Hipertensi
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS BANGUN JAYA KABUPATEN REJANG LEBONG Shasti, Sherin Sara; Wulan, Susilo; Effendi , H.S; Dirhan, Dirhan
Journal of Public Health Science Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jophs.v1i1.595

Abstract

Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Motivasi dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai puskesmas tanaga kesehatan dan non tenaga kesehatan di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 42 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariate dan bivariate dengan uji Chi-Square untuk semua variable, untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji statistic Contingency Coefficient melalui program SPSS. Hasil penelitian didapatkan dari 42 responden pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong terdapat 18 (42,9%) motivasi kebutuhan fisiologis, 16 (38,1%) motivasi kebutuhan keamanan kerja, 18 (42,9%) motivasi kebutuhan penghargaan, 17 (40,5%) motivasi kebutuhan sosial atau penerimaan dan 19 (45,2%) kinerja kurang. Penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara motivasi kebutuhan fisiologis, motivasi kebutuhan keamanan kerja, motivasi kebutuhan penghargaan, dan motivasi kebutuhan sosial/penerimaan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong dengan kategori keeratan hubungan kuat. Hasil penelitian ini diharapkan pihak puskesmas untuk mengoptimalkan motivasi pegawai sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong. Kata Kunci: Pegawai, Motivasi, Kinerja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 19 KOTA BENGKULU Osa Hayunggi, Sugesti; Wulan, Susilo; Effendi, S.Ujang; Dirhan, Dirhan; Syavan, Dini; Ade Suryani, Novi
Journal of Public Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jophs.v1i2.1097

Abstract

Pendidikan kesehatan bagi anak bertujuan menambah kebiasaan hidup sehat agar dapat bertanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungannya serta ikut aktif dalam usaha-usaha kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun pada siswa kelas VI SD Negeri 19 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 19 Kota Bengkulu sebanyak 112 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data Primer dan Sekunder. Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square untuk semua variabel, untuk mengetahui keeratan hubungan dengan menggunakan uji statistic Contigency Coefficient (C). Hasil penelitian dari 112 responden terdapat 69 siswa (61,6%) yang berpengetahuan baik; Dari 112 responden terdapat 58 siswa (51,8%) yang sikapnya Favourable; Dari 112 responden terdapat 62 siswa (55,4%) memiliki peran orang tua yang mendukung; Dari 112 responden terdapat74 siswa (66,1%) yang perilakunya baik; terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun pada siswa kelas VI SD Negeri 19 Kota Bengkulu; tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun pada siswa kelas VI SD Negeri 19 Kota Bengkulu; tidak ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun pada siswa kelas VI SD Negeri 19 Kota Bengkulu.
Co-Authors Ade Herman Surya Direja Ade Stepani Sudiyanto Ade Suryani, Novi Ade, Novi Aprianti , Rina Aprianti, Rina Arma Emilia Ayu Laili Rahmiyati Chandrainy Puri Chandrainy Puri Deni Triyanto Desi Fitriani Desiana, Nopita Desliana Desliana DEWI APRILIA NINGSIH. I Dian Dwiana Maydinar Dian Reflisiani Dini Syavani Dini Syavani Dini Syavani Direja, Ade Herman Surya Dirhan Dirhan, Dirhan Dwi Puspita Lestari Dwi Putri Sulistiya Dwi Putri Sulistiya Ningsih Dwi Putri Sulistiya Ningsih Dwi Putri Sulistiyaningsih Dwi Putri Sulistya Ningsih Effendi , H.S Effendi, S.Ujang Eko Rahman Setiawan Eksi Afrianti Elsa Primasari Elza Wulandari Elza Wulandari Epi Sartika Fitratul Wahyuni Gemala Refoliza Giena, Vike Pebri Hanevi Djasri hanifah hanifah Hanifah Hanifah Ida Rahmawati Ida Rahmawati Indri Tri Juniatiningsih Indriani Indriani Jon Hendri Nurdan Leonita, Serli Liza Lidiawati Medo Azhari Meta Kosasi Mika Oktarina Muhamad Faozi Kurniawan Mutiara, Violita Siska Ningsih, Dwi Putri Sulistiya Novi Ade Suryani Nuche Marlianto Nurul Khairani Oki Yestiani Oktia, Vanika Osa Hayunggi, Sugesti Pitri Subani Pitri Subani PURI, CHANDRAINY Putera Ady Chandra Rahmadani, Elsi Rahman Ade Ghaniy Ramadhaniati, Yuni Ratika Dewi Susanti Ravida, Ravida Reflisiani, Dian Rina Aprianti Rina Aprianti Riska Rita Rivaldi Rivaldi Rona Dewi Rinda S Effendi S Effendi, S Effendi S. Efendi S. Effendi S. Effendi Effendi Sanisahhuri Sanisahhuri Sanisahhuri Sanisahhuri, Sanisahhuri Santoso Ujang Effendi Shasti, Sherin Sara Sri Wahyuni SURYANI Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani, Novi Ade Susi Bita Haryani Syahroni, Febriyan Syavan, Dini Syavani, Dini Vina Novita Wulandari, Elza Yandrizal Yandrizal Yulita Elvira Yuni Ramadhaniati Yuni Ramadhaniati