Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR RISIKO GANGGUAN PENYAKIT KULIT PADA MASYARAKAT PESISIR: STUDI KASUS DI KELURAHAN TELUK SEPANG KOTA BENGKULU Syavani, Dini; Dirhan, Dirhan; Wulan, Susilo; Oktia, Vanika
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko gangguan penyakit kulit pada masyarakat pesisir di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu. Studi menggunakan desain potong lintang dengan sampel 85 responden yang dipilih purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi faktor sosial-demografis (jenis kelamin, pendidikan, penghasilan), perilaku higiene (kebiasaan tukar baju, penggunaan sabun bersama), serta paparan lingkungan (bahan kimia dan air kotor). Hasil menunjukkan bahwa 62,4% responden mengalami gangguan kulit, dengan gejala dominan berupa gatal, perubahan warna kulit, dan ruam. Analisis bivariat mengungkapkan bahwa jenis kelamin laki-laki (OR=3,16), pendidikan rendah (OR=3,87), penghasilan rendah (OR=3,70), kebiasaan bertukar baju (OR=11,13), paparan bahan kimia (OR=3,91), dan paparan air kotor (OR=3,71) berhubungan signifikan dengan risiko gangguan kulit (p<0,05). Perilaku pencarian pengobatan dan penggunaan sabun bersama tidak menunjukkan hubungan signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan literasi kesehatan, perbaikan sanitasi, dan pengurangan paparan lingkungan berbahaya di wilayah pesisir. Kata Kunci: Gangguan Penyakit Kulit, Faktor Risiko, Masyarakat Pesisir, Paparan Bahan Kimia
Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu Chandrainy Puri; Arma Emilia; Susilo Wulan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1861

Abstract

Imunisasi adalah upaya menciptakan atau meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu, yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juli -10 September 2024. Jenis penelitian ini Survey Analitik menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 24-59 bulan yang terdaftar di posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo kota Bengkulu. Sampel penelitian ini 82 responden menggunakan teknik Purposive Sampling dari 10 posyandu dengan menetapkan kriteria inklusi dari peneliti. Data primer diperoleh langsung dari responden melalui kuesioner dengan hasil pengetahuan, tingkat pendidikan dan kelengkapan imunisasi melihat buku KIA. Data sekunder diperoleh dari laporan Dinas Kesehatan, Kemenkes RI, WHO dan Puskesmas Sidomulyo. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (χ2) melalui program SPSS. Berdasarkan Hasil penelitian univariat didapatkan 82 responden terdapat 25 (30,5%) orang ibu memiliki pengetahuan kurang, 41 (50,0%) orang ibu memiliki pengetahuan cukup, 16 (19,5%) orang ibu memiliki pengetahuan baik, 14 orang (17,1%) ibu memiliki pendidikan dasar, 29 (35,4%) orang ibu memiliki pendidikan menengah dan 39 (47,6%) orang ibu memiliki pendidikan tinggi. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi pada balita dengan nilai p=0,000, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan kelengkapan imunisasi pada Balita dengan nilai p=0,340 di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu. Hasil dari penelitian ini diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang imunisasi secara lengkap dengan rutin dan berkala terutama bagi ibu yang memiliki balita agar dapat menurunkan angka kejadian penyakit yang berkaitan dengan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu.
Hubungan Pemberian Asi Ekslusif Dengn Pertumbuhan Bayi Di Puskesmas Luas Kabupaten Kaur Putera Ady Chandra; Sanisahhuri; Susilo Wulan; Dirhan; Rina Aprianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa bayi merupakan suatu tahap perkembangan manusia setelah dilahirkan. Masa bayi tidak akan pernah terulang dalam kehidupan setiap individu manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif terhadap pertumbuhan bayi di Puskesmas Luas Kecamatan Luas Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang berusia > 6-12 bulan berada di wilayah kerja Puskesmas Luas yaitu sebanyak 70 orang. Sampel diambi secara total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner pada ibu yang memiliki bayi usia > 6-12 bulan. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: (1) Dari 70 sampel terdapat 12 orang (17,1%) yang tidak diberikan ASI Eksklusif dan 58 orang (82,9%) yang diberi ASI Eksklusif; (2) Dari 70 sampel terdapat 2 orang (2,9%) gizi buruk, 2 orang (2,9%) gizi kurang, 51 orang (72,9%) gizi baik, 14 orang (20,0%) beresiko gizi lebih dan 1 orang (1,4%) gizi lebih; dan (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian Asi Eksklusif dengan pertumbuhan bayi di di Puskesmas Luas Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan pihak Puskesmas dapat melakukan penyuluhan kesehatan khsusunya tentang pentingnya pemberiaan ASI eksklusif untuk menunjang pertumbuhan bayi
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Tanah Longsor Di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Muaradua Riska Rita; Suryani; Dini Syavani; Susilo Wulan; Dwi Putri Sulistya Ningsih; Rina Aprianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam merupakan konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami, baik peristiwa fisik, seperti letusan gunung, gempa bumi, tanah longsor, dan aktivitas manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman tanah longsor di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Muaradua. Jenis penelitian ini mengunakan deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK (Kepala Keluarga) ada di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Muaradua dengan jumlah 210 KK. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik penentuan sample dengan pertimbangan tertentu yakni daerah yang ancaman tanah longsornya tinggi dibandingkan daerah lain, seperti rumah yang berada di atas lereng, di belakang rumah terdapat jurang yang cukup dalam dan Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di dusun 2 ( 27 KK) dan 7 (31 KK) dengan jumlah 58 KK. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk semua variabel, untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji statistik Contingency Coefficient. Hasil penelitian Ada hubungan yang signifikan antara pengetahun dengan kesiapsiagaan masyarakat yang ada di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Kota Muaradua dengan nilai uji pearson Chi-Square didapat 36.839 dengan nilai asymp.sig(p)=0.000; Ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Muaradua dengan nilai uji Pearson Chi-Square. Hasil uji Pearson sebesar 26.747 dengan nilai asymp.sig (p)=0.000; Ada hubungan yang signifikan antara sosialisai dengan kesiapsiagaan masyarakat yang ada di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Muaradua dengan nilai uji Pearson Chi-Square didapat sebesar 15.062 dengan nilai asymp.sig (p)=0. 001. Diharapkan sebagai bahan evaluasi dan informasi bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Dua agar dapat mengambil tindakan yang cepat serta membantu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam upaya untuk mengurangi bencana tanah longsor di Desa Sadau Jaya
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketidakpuasan Kerja Pegawai Di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Susi Bita Haryani; Dirhan; Susilo Wulan; S. Effendi; Dini Syavani; Nuche Marlianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpuasan kerja pegawai merupakan salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan oleh organisasi dikarenakan dengan mengetahui tingkat ketidakpuasan kerja pegawai, organisasi dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi melalui perbaikan sikap dan tingkah laku kerja pegawainya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan desain Cross Sectional, dimana variabel independen dan dependen diambil secara bersamaan ketika penelitian dilaksanakan. Secara umum penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur. Hasil penelitian diketahui bahwa 46 orang (57,5%) menyatakan supervisenya telah baik, 47 orang (58,8%) menyatakan gaji yang diterima sudah puas, 43 orang (53,8%) menyatakan rekan sekerjanya mendukung, 44 orang (55,0%) menyatakan puas dalam bekerja, terdapat hubungan yang signifikan antara supervisi dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan sedang, terdapat hubungan yang signifikan antara gaji dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan sedang, terdapat hubungan yang signifikan antara rekan sekerja dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan lemah
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Ibu Hamil Dalam Melakukan Antenatal Care (ANC) Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu Ratika Dewi Susanti; Dirhan; Sanisahhuri; Susilo Wulan; Dini Syavani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini “ faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan keteraturan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) di wilayah kerja puskesmas padang serai kota Bengkulu”. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keteraturan ibu hamil dalam melakukan Antenatal Care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah survei analitik menggunakan rancangan cross sectional pengambilan sampel secara total sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah semua ibu yang telah melahirkan di bulan januari-februari yang berada diwilayah kerja puskesmas padang serai kota Bengkulu yaitu sebanyak 52 orang ibu. Sampel diambil dengan menggunakan Total Sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square, dan untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji Contingency Coefficient. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 52 responden didapatkan Teratur melakukan ANC 29 (55,8%). Pendidikan: dasar 32 (61,5%). Pengetahuan: cukup 28 (53,8%). Sikap: favourable 41 (78,8%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan keteraturan melakukan ANC, pengetahuan dengan keteraturan melakukan ANC, sikap dengan keteraturan melakukan ANC dengan kategori sedang. Oleh karena itu petugas kesehatan dapat memotivasi ibu hamil bahwa pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur serta diperlukan keterampilan yang baik bagi petugas sehingga memberikan pelayanan yang bermutu.
HUBUNGAN FAKTOR UMUR DAN SIKAP DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA NELAYAN WILAYAH PULAU BAAI RW II KELURAHAN SUMBER JAYA KOTA BENGKULU Suryani, Suryani; Aprianti, Rina; Sanisahhuri, Sanisahhuri; Wulan, Susilo; Purwasih, Ratih
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1939

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki, yang mengacaukan proses aktivitas yang telah diatur, dan terdapat faktor yang bergerak dalam suatu bagian berantai yakni: lingkungan, bahaya, peralatan dan manusia. Tujuan: untuk mengetahui hubungan faktor umur dan sikap dengan kecelakan kerja pada nelayan Wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Metode:desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 59 orang nelayan. Penelitian dilaksanakan di RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Hasil penelitian: ada hubungan umur dengan kecelakaan kerja pada nelayan wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu dan tidak ada hubungan sikap dengan kecelakaan kerja pada nelayan wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini di diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan dan informasi mengenai kecelakaan kerja pada nelayan Wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu.Kata Kunci :Umur, Sikap, Kecelakaan Kerja pada Nelayan
Faktor-Faktor yang Berhubungaan dengan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Wulan, Susilo; Sanisahhuri, Sanisahhuri; Syavani, Dini; Wulandari, Elza; Ravida, Ravida; Hanifah, Hanifah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13945

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is a disease process that starts when abnormal cells are changed by a genetic mutation of cellular Deaxyribo Nucletic Acid (DNA). About 90% of cervical cancer deaths occur in low and middle income countries.  This study aims to study the relationship between husband's motivation and support with IVA examinations in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency.  This study used an analytic survey approach with a cross sectional design. The population in this study were all PUS in the Work Area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency in August-September 2020 as many as 4889 people using purposive sampling technique of 98 people. Collecting data in this study using primary data, distributing questionnaires and secondary data documentation from the Health Office. Data analysis was performed using the Chi-Square test (χ2) and the Contingency Coefficient test (C).  Obtained Of the 98 samples there were 62 (63%) people who did not undergo IVA examination; Of the 98 samples, there are 54 (55.1%) people with favorable motivation; Of the 98 samples, 50 (51.0%) supported husbands; There is a significant relationship between motivation and IVA examination in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency, with a moderate relationship category; There is a significant relationship between husband's support and IVA examination in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency, with a moderate relationship category.  It is hoped that the puskesmas will increase the motivation and insight of the community about the importance of IVA examinations through good health promotion and education at both the puskesmas and posyandu. Keywords: Motivation, Husband's Support, IVA Test  ABSTRAK Kanker serviks adalah proses penyakit yang bermula ketika sel abnormal diubah oleh mutasi genetik dari Deaxyribo Nucletic Acid (DNA) selular. Sekitar 90% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan motivasi dan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas pada bulan Agustus-September Tahun 2020 sebanyak 4889 orang dengan teknik pengambilan menggunakan Purposive Sampling diperoleh 98 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer penyebaran kuesioner dan data sekunder dokumentasi dari Dinas Kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C).  Dari 98 sampel terdapat 62 (63%) orang tidak dilakukan pemeriksaan IVA; Dari 98 sampel terdapat 54 (55,1%) orang motivasi favourable; Dari 98 sampel terdapat 50 (51,0%) orang suami mendukung; Ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan kepada pihak puskesmas dapat meningkatkan motivasi dan wawasan masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan IVA melalui promosi kesehatan baik dan edukasi puskesmas maupun posyandu. Kata Kunci: Motivasi, Dukungan Suami, Pemeriksaan IVA
HUBUNGAN ANTARA LAMA KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PADA KARYAWAN DI PT SINAR HARAPAN TEKNIK II KOTA BENGKULU Leonita, Serli; Aprianti , Rina; S Effendi, S Effendi; Wulan, Susilo; Suryani, Suryani; Suryani, Novi Ade; Desiana, Nopita
Journal of Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v1i1.1224

Abstract

Kelelahan dapat diartikan suatu kondisi yang berbeda setiap individu tetapi semua individu tersebut mengalami kehilangan efisiensi. Lama kerja dapat berdampak pada terjadinya kelelahan yang diartikan suatu kondisi yang berbeda setiap individu tetapi semua individu tersebut mengalami kehilangan efisiensi, penurunan kapasitas kerja dan ketahanan tubuh, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dengan kelelahan Subyektif pada karyawan di PT Sinar Harapan Teknik II Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian kontruksi sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner yang diberikan pada karyawan. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: (1) Dari 55 orang responden terdapat 29 orang (52,7%) dengan lama kerja karyawan > 7 jam dan 26 orang (47,3%) dengan lama kerja ≤ 7 jam; (2) Dari 55 responden terdapat 23 orang (41,8%) dengan kelelahan sedang dan 32 orang (58,2%) dengan kelelahan ringan dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan kelelahan Subyektif pada karyawan di PT Sinar Harapan Teknik II Kota Bengkulu (p=0,000), dengan kategori hubungan sedang (C= 0,452). Diharapkan pada karyawan untuk dapat beristirahat dengan cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, tidak menjadikan pekerjaan sebagai beban dan cukup waktu tidur sehingga dapat mencegah dan terhindar dari terjadinya kelelahan subjektif pada dirinya
GANGGUAN PENYAKIT KULIT DAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT TELUK SEPANG KOTA BENGKULU: ANALISIS DERMATOLOGY LIFE QUALITY INDEX Wulan, Susilo; Oktia, Vanika; Dirhan, Dirhan; Puri, Chandrainy; Syavani, Dini
Journal of Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v2i2.3487

Abstract

angguan penyakit kulit merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering diremehkan, meskipun berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Paparan lingkungan yang tidak sehat, seperti polusi udara, bahan kimia, dan kualitas air yang buruk, diketahui berperan dalam meningkatnya kejadian penyakit kulit, terutama di wilayah urban dengan aktivitas industry dan transportasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gangguan penyakit kulit dan kualitas hidup masyarakat di kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu, menggunakan Dermatology Life Quality Index (DLQI). Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 85 repsonden berusia ≥17 tahun yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner karakteristik responden, paparan lingkungan, dan DLQI. Analisis bivariate dilakukan menggunakan uji chi square dan odds ratio (OR) untuk menilai hubungan antara gangguan penyakit kulit dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,4% responden mengalami gangguan penyakit kulit. Dari kelompok tersebut, 49,1% memiliki kualitas hidup buruk (moderate hingga extreme effect), sedangkan pada kelompok tanpa gangguan kulit hanya 3,1% yang mengalami kualitas hidup buruk. Analisis statistic menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara gangguan penyakit kulit dan penurunan kualtaas hidup (p = 0,000; OR = 29,85). Penurunan kualitas hidup terutama terjadi pada domain gejala dan perasaan, ditandai oleh keluhan gatal kronis, nyeri dan rasa terbakar yang menetap. Dampak lanjutan terlihat pada domain aktivitas sehari-hari dan pekerjaan atau pendidikan berupa keterbatasan aktivitas, gangguan tidur dan penurunan produktivitas. Selain itu, domain hubungan personal dan rekreasi juga terdampak akibat lesi kulit yang telihat, rasa malu, dan pembatasan aktivitas social. Beban pengobatan yang berulang dan berkepanjangan turut berkontribusi terhadap penurunan kualitas hidup pada domain pengobatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa responden dengan gangguan kulit memiliki peluang hampir 30 kali lebih besar untuk mengalami penurunan kualitas hidup dibandingkan responden tanpa gangguan kulit. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa gangguan penyakit kulit merupakan masalah kesehatan multidimensial yang dipengaruhi oleh factor lingkungan dan berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Diperlukan upaya promotive dan preventif melalui pengendalian paparan lingungan, peningkatan akses air bersih, serta integrase skrining dan penatalaksanaan gangguan kulit berbasis DLQI di layanan kesehatan primer.
Co-Authors Ade Herman Surya Direja Ade Stepani Sudiyanto Ade Suryani, Novi Ade, Novi Aprianti , Rina Aprianti, Rina Arma Emilia Ayu Laili Rahmiyati Chandrainy Puri Chandrainy Puri Deni Triyanto Desi Fitriani Desiana, Nopita Desliana Desliana DEWI APRILIA NINGSIH. I Dian Dwiana Maydinar Dian Reflisiani Dini Syavani Dini Syavani Dini Syavani Direja, Ade Herman Surya Dirhan Dirhan, Dirhan Dwi Puspita Lestari Dwi Putri Sulistiya Dwi Putri Sulistiya Ningsih Dwi Putri Sulistiya Ningsih Dwi Putri Sulistiyaningsih Dwi Putri Sulistya Ningsih Effendi , H.S Effendi, S.Ujang Eko Rahman Setiawan Eksi Afrianti Elsa Primasari Elza Wulandari Elza Wulandari Epi Sartika Fitratul Wahyuni Gemala Refoliza Giena, Vike Pebri Hanevi Djasri hanifah hanifah Hanifah Hanifah Ida Rahmawati Ida Rahmawati Indri Tri Juniatiningsih Indriani Indriani Jon Hendri Nurdan Leonita, Serli Liza Lidiawati Medo Azhari Meta Kosasi Mika Oktarina Muhamad Faozi Kurniawan Mutiara, Violita Siska Ningsih, Dwi Putri Sulistiya Novi Ade Suryani Nuche Marlianto Nurul Khairani Oki Yestiani Oktia, Vanika Osa Hayunggi, Sugesti Pitri Subani Pitri Subani PURI, CHANDRAINY Putera Ady Chandra Rahmadani, Elsi Rahman Ade Ghaniy Ramadhaniati, Yuni Ratika Dewi Susanti Ravida, Ravida Reflisiani, Dian Rina Aprianti Rina Aprianti Riska Rita Rivaldi Rivaldi Rona Dewi Rinda S Effendi S Effendi, S Effendi S. Efendi S. Effendi S. Effendi Effendi Sanisahhuri Sanisahhuri Sanisahhuri Sanisahhuri, Sanisahhuri Santoso Ujang Effendi Shasti, Sherin Sara Sri Wahyuni SURYANI Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani, Novi Ade Susi Bita Haryani Syahroni, Febriyan Syavan, Dini Syavani, Dini Vina Novita Wulandari, Elza Yandrizal Yandrizal Yulita Elvira Yuni Ramadhaniati Yuni Ramadhaniati