Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Performance Analysis of Robust Functional Continuum Regression to Handle Outliers Ismah, Ismah; Erfiani, Erfiani; Wigena, Aji Hamim; Sartono, Bagus
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v6i1.38928

Abstract

Robust functional continuum regression (RFCR) is an innovation as a development of functional continuum regression that can be applied to functional data and is resistant to outliers. The resistance of RFCR depends on the applied weighting function. This study aims to evaluate the RFCR performance to handle outliers. We propose the various weighting functions in this evaluation, i.e., Huber, Hampel, Ramsay, and Tukey (Bisquare), which do not eliminate or give zero weight to observed data identified as outliers. This contribution is essential to determining the appropriate RFCR method without eliminating the outlier data. The result shows that the RFCR performance with the Huber weighting function is better than the others, based on the goodness of fit, consisting of the root means square error of prediction (RMSEP), the correlation between the actual data and the model, and the mean absolute error (MAE).Keywords: functional data analysis; Huber weighted function; Hampel weighted function; Ramsay weighted function; Tukey (Bisquare) weighted function. AbstrakRegresi kontinum fungsional kekar (RFCR) merupakan inovasi yang merupakan pengembangan dari regresi kontinum fungsional yang dapat diaplikasikan pada data fungsional dan tahan terhadap outlier. Resistansi RFCR bergantung pada fungsi pembobotan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja RFCR. Kami mengusulkan beberapa fungsi pembobotan dalam evaluasi tersebut, yaitu Huber, Hampel, Ramsay, dan Tukey (Bisquare), dengan tidak menghilangkan atau memberikan bobot nol pada data observasi yang teridentifikasi sebagai outlier. Kontribusi ini penting untuk menentukan metode RFCR yang tepat tanpa menghilangkan data outlier. Hasil menunjukkan bahwa kinerja RFCR dengan fungsi pembobotan Huber lebih baik dibandingkan fungsi pembobotan lain berdasarkan goodness of fit, yang terdiri dari root mean square error of prediksi (RMSEP), korelasi antara data aktual dan model, dan mean kesalahan absolut (MAE).Kata Kunci: analisis data fungsional; fungsi berbobot Huber; fungsi tertimbang Hampel; fungsi tertimbang Ramsay; fungsi berbobot Tukey (Bisquare). 2020MSC: 62J99, 62R10
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Management Terhadap Kecanduan Game Online Siswa Kelas XII MAN 1 Kota Semarang Khoirunniswah, Khoirunniswah; Fitriana, Siti; Ismah, Ismah
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.2340

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyaknya siswa yang bermain game online dimanapun dan kapanpun bahkan saat di dalam kelas sekalipun. Permasalahan dalam penelitian ini adalan apakah bimbingan kelompok dengan teknik self management berpengaruh terhadap kecanduan game online pada siswa?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk true eksperimental design dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MAN 1 Kota Semarang, dan sampel yang diambil sebanyak 36 siswa dari kelas XII MIPA 4 dengan menggunakan teknik random sampling berbentuk cluster random sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pre-test, post-test, dan observasi Hasil analisis angket kecanduan game online berdasarkan uji hipotesis diketahui bahwa 0.000 < 0,05 maka ada pengaruh bimbingan kelompok teknik self management terhadap kecanduan game online siswa kelas XII MAN 1 Kota Semarang.
Analisis Perkembangan Sosial Emosional Korban Bullying Pada Siswa SMA: Analysis of Social Emotional Development Victims of Bullying in High School Students Kasmudi, May Dwi Anggraeni; Sari Setianingsih, Eka; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 1 No. 3 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v1i3.223

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh banyaknya perilaku bullying pada siswa di SMA Negeri 1 Juwana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan sosial emosional siswa yang menjadi korban bullying. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian sebanyak dua siswa kelas XII yang menjadi korban bullying. Pengambilan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data menggunakan coding terbuka. Hasil penelitian terdapat bahwa tindakan bullying mempengaruhi perkembangan sosial emosional pada siswa. Saran yang dapat disampaikan bahwa siswa mampu memberian perlawanan terhadap pelaku bullying dan bagi pelaku bullying agar tidak melakukan hal demikian agar semua siswa dapat bersekolah dengan nyaman. Karena pada masa remaja ini anak sedang mencari jati diri. Kata kunci: perkembangan sosial, emosional
Faktor Penyebab Akademic Burnout Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Dewi Purnamasari; Fitriana, Siti; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 1 No. 3 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v1i3.238

Abstract

Akademic burnout merupakan suatu kondisi kelelahan emosional yang mengacu pada beban, stres atau faktor psikologis lainnya yang disebabkan oleh kelelahan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga dapat memunculkan perilaku penghindaran terhadap tugas perkuliahan, menurunnya motivasi, hingga drop-out. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab akademic burnout pada mahasiswa tingkat akhir. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Adapun populasinya adalah mahasiswa semester akhir yang mengalami akademic burnout dengan jumlah tiga orang, salah satu orang tua responden, dan teman dekat responden. Hasil dari penelitian ini terdapat enam faktor penyebab akademic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yaitu faktor pemberian reward, coping stress, self-efficacy, kurangnya hubungan yang suportif dengan orang tua, dukungan sosial, serta belajar dalam kondisi tekanan tinggi secara terus menerus. Maka dari itu diharapkan mahasiswa dapat lebih terbuka dengan diri sendiri dan perduli untuk hidup sehat, baik secara fisik maupun psikis sehingga dapat menjadi pribadi yang optimis dalam mencapai segala cita-cita dan harapan-harapan yang diinginkan.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA KELAS XI MA NURUL ISLAM TENGARAN aziza, Aanisaturahmah; Rakhmawati, Dini; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 1 No. 3 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v1i3.265

Abstract

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Siswa Kelas XI MA Nurul Islam Tengaran dilatar belakangi oleh perilaku konsumtif pada siswa yang dipengaruhi oleh teman sebaya, selain itu kurangnya pemahaman siswa pada mengatur keuangan sehingga membuat siswa menjadi konsumtif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik self management pada siswa kelas XI MA Nurul Islam Tengaran. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, metode Quasi Experimental Design dengan model pretest-posttest Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini yaitu 14 siswa kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Mendapatkan populasi dengan teknik sampling purposive, dengan menggunakan teknik self management. Alat pengumpulan data menggunakan skala perilaku konsumtif. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil uji hipotesis uji paired simple t-Test atau uji t dengan taraf signifikan α = 5% (0,05) menghasilkan kelompok kontrol memiliki nilai sig. (2-tailed 0,751 > 0,05) yang mana Ha diterima, artinya terdapat pengaruh dari treatment yang diberikan kepada kelompok eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self management berpengaruh terhadap perilaku konsumtif. Kata kunci: Konseling Kelompok, Self Management, Perilaku Konsumtif
Hubungan Interaksi Sosial dengan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII MTs Ma’arif Sragi Pekalongan: Hubungan Interaksi Sosial dengan Kepercayaan Diri Siswa venty, venty; Hartopo, Tri Susilo; Ismanto, Heri Saptadi; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 2 No. 1 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v2i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara interaksi sosial dan kepercayaan diri pada siswa kelas VII MTs NU Ma’arif Sragi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII MTs Ma’arif NU Sragi. Dari populasi tersebut, penelitian menggunakan teknik sampel jenuh dengan melibatkan 55 siswa dari dua kelas. Teknik analisis yang diterapkan adalah korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) mayoritas siswa kelas VII MTs Ma’arif NU Sragi Pekalongan memiliki tingkat interaksi sosial yang tergolong dalam kategori sedang, dengan jumlah 23 siswa atau prosentase 42%. 2) Mayoritas siswa pada kelas yang sama memiliki tingkat kepercayaan diri yang tergolong tinggi, dengan partisipasi sebanyak 19 siswa atau prosentase 35%. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel, dengan nilai korelasi sebesar 0,471. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pihak sekolah dapat meningkatkan interaksi sosial dan kepercayaan diri siswa dengan menyajikan materi yang menarik sehingga dapat menarik perhatian siswa selama proses pembelajaran.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN MANAJEMEN WAKTU DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS X SMA LAB SCHOOL SEMARANG Setiarini, Avita nur; Ismanto, Heri Saptadi; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 2 No. 1 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v2i1.410

Abstract

The aim of this research is to identify the relationship between learning motivation and time management of class X students at SMA Lab School Semarang and academic achievement. This type of research is correlational research carried out in class X at SMA Lab School Semarang. The population in this study were all class X students, totaling 108. The sampling technique used Random Sampling technique consisting of 85 students. The instrument used uses a Likert scale, the analysis technique used is product moment correlation. Based on the results of the product moment correlation test, the learning motivation variable obtained r count < r table 0.854 > 0.210, the significance value was 0.000 < 0.05, the results of the time management correlation test obtained 0.789, while the academic achievement variable obtained a result of 0.671, which means that Ho is rejected and it can be concluded that the two variables are correlated. Then the correlation coefficient (r) is 0.854, 0.789, 0.671 with a positive level, so it can be concluded that there is a perfect positive relationship with a strong level of relationship.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 KENDAL siti kurniasih; suhendri, suhendri; Ismah, Ismah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 2 No. 1 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v2i1.471

Abstract

Salah satu factor yang dapat mempengaruhi perencanaan karir pada siswa tentu saja keyakinan siswa tersebut pada kemampuan yang dimilikinya Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh jawaban apakah ada hubungan self efficacy dengan perencanaan karir siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan suatu variabel dengan variabel-variabel lain. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MPLB dengan jumlah 71 peserta didik, terdapat 2 jumlah kelas. Sampel yang terpilih adalah keseluruhan siswa kelas XI MPLB yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh (sampling sensus) dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil perhitungan analisis data diketahui bahwa hasil hubungan self-efficacy dengan perencanaan karir didapatkan koefisien 0.780 dan berada pada hubungan yang sangat kuat sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa self-efficacy dengan Perencanaan karir memiliki hubungan yang kuat.