p-Index From 2021 - 2026
10.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Media Ilmiah Teknik Lingkungan Journals of Ners Community Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Journal of Health Sciences JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) JURNAL SUMBER DAYA AIR PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdidas Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa Abdimas Singkerru Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal EduHealth Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Nusantara Berbakti AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Pustaka Keperawatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Compromise Journal : Community Proffesional Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit) Jurnal Kesehatan Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Di Lingkungan Prate Ana Lestari; Rafi’ah; Iga Maliga
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i1.95

Abstract

Personal hygiene health education during menstruation is one of the actions that can be taken to reduce reproductive health problems. Menstrual hygiene and management is an under-recognized problem that has not received adequate attention. This study aims to provide health education on personal hygiene behavior during menstruation in adolescents in the Prate Environment. The indicator of the success of this community service is that young women are able to apply personal hygiene correctly during menstruation to avoid reproductive health problems. The results of service activities for adolescents inform personal hygiene health education during menstruation, adolescents gain new understanding and are able to apply personal hygiene correctly during menstruation.
Sosialisasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petani di Desa Songkar Moyo Utara Rafi'ah; Iga Maliga; Ana Lestari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i1.96

Abstract

Working as a farmer is a profession that has many risks with various kinds of dangers. One way that farmers can protect themselves from these potential hazards is to use Personal Protective Equipment (PPE). This community service aimed to increase farmers about the importance of using PPE when working. The method of community service was counselling through lectures and discussions conducted on farmers. This socialization activity was carried out in June 2021 by involving 20 farmers. The result showed that the level of knowledge of farmers about the use of PPE when working was still low, with a percentage of 15%. This service activity was hoped to increase the knowledge and awareness of farmers about the importance of using PPE when carrying out agricultural activities to prevent work consequences and work accidents.
Sosialisasi Pengenalan Telemdicine Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Lopok Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah; Iga Maliga; Ana Lestari
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 1 No. 6 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v1i6.125

Abstract

The Covid-19 pandemic has led to various policies whose purpose is to limit activities and suppress the rate of spread. These restrictions make it difficult for people to seek medical treatment for those who are exposed. The government then introduced telemedicine as an online/virtual medical service that allows medical personnel to provide health services. However, the use of telemedicine is not fully understood by most Indonesians. The purpose of this activity is to increase the understanding and knowledge of the community and foster a sense of trust in the community so that they are willing and able to use telemedicine services as a preventive measure in dealing with certain health conditions. Activities are carried out using the door to door method and involve students as technical implementation assistants. Based on the results of the activity, it is known that before this service activity, the community did not know and did not recognize telemedicine. However, after this activity took place, the community was interested in using the telemedicine application and better understood the benefits of telemedicine.
ANALISIS PERBEDAAN BERAT BADAN ANAK PENDERITA STUNTING DENGAN METODE PENDAMPINGAN POLA ASUH MAKAN DI DESA KUKIN SUMBAWA R Rafi’ah; M Mastila; Iga Maliga
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v3i2.308

Abstract

Stunting merupakan kondisi kegagalan pertumbuhan yang diakibatkan oleh asupan makanan yang tidak mecukupi dalamwaktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan berat badan anak penderita stunting dengan metodependampingan pola asuh makan di desa Kukin, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatifdengan jenis penelitian pre experimental dengan menggunakan pendekatan desain penelitian One-Group Pretest-PosttestDesign. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada 21 anak usia 1-5 tahun yang menderita stunting.Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji SPSS versi 16.0 dengan analisis Uji T-test One Sample, Uji N GainScore dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil uji T dengan (Nilai signifikansi 0,000 < 0,05) Nilai IK95% adalah antara 10,26 sampai 12,32. Berdasarkan hasil analisis karena nilai Probabilitas < 0,05 dengan hasil uji N GainScore 58,20% dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan bermakna antara barat badan awal dan berat badan akhir pada anakpenderita stunting di Desa Kukin. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa hasil berat badan t-hitung 22,869 ? t-tabel 2,08596,maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh metode pendampingan pola asuh makan dengan perubahan berat badan.Oleh karena itu, pola asuh makan dan promosi kesehatan tentang stunting pada ibu untuk meningkatkan status gizi danmencegah stunting pada anak.Kata Kunci: Berat Badan, Metod
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Siswa- Siswi SD 16 Kabupaten Sumbawa Nur Arifatus Sholihah; Iga Maliga; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2187

Abstract

. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) refers to efforts and actions taken by individuals, families, groups, and communities to create conditions that support health and maintain and improve health status. Teaching Clean and Healthy Living Behavior to elementary school children not only helps prevent disease and maintain their health, but also forms healthy living habits that they will carry throughout their lives. The purpose of this community service is to increase knowledge and awareness of Clean and Healthy Living Behavior to students of SD 16 Sumbawa. The implementation method used is the lecture method, discussion, and direct observation to the place of service. The participants involved were 20 students of SD 16 Sumbawa on Wednesday, Mei 10, 2023. The results showed that before counseling, 60% (12 students) of the 20 respondents had poor initial knowledge, but after counseling, the number of students with high knowledge increased to 75% (15 students). This means that counseling on Clean and Healthy Living Behavior for SD 16 Sumbawa students can increase knowledge and awareness of the importance of implementing Clean and Healthy Living Behavior.
KEPATUHAN MAHASISWA PRODI S1 KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PEMBEJALARAN TATAP MUKA GUNA MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 DI STIKES GRIYA HUSADA SUMBAWA TAHUN 2021 Herni Hasifah; Iga Maliga
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.086 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v2i2.364

Abstract

COVID-19 telah menjadi permasalahan yang serius bagi dunia. Dan sekarang WHO menetapkan physical distancing sebagai salah satu bentuk pencegahan COVID-19. Selain physical distancing kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19. Protokol kesehatan sering disebut dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun. Di kabupaten Sumbawa, berdasarkan data pantauan COVID-19 tanggal 24 Oktober 2021, masih tercatat sebanyak 4 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan masih adanya kasus positif COVID-19, sistem pembelajaran pun diganti dengan sistem belajar daring. Akan tetapi di STIKES Griya Husada Sumbawa sistem pembejaran tidak sepenuhnya daring, melainkan sistem pembejalaran diselingi dengan pembelajaran tatap muka. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kepatuhan mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka guna mencegah penularan COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 71,4% responden melakukan skrining mandiri sebelum berangkat ke kampus. Diketahui sebanyak 100% responden menggunakan masker saat berada di kampus. Dan sebanyak 36% responden mengatakan masih berkumpul dengan teman lebih dari 4 orang saat berada di kampus atau di dalam kelas. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa mahasiwa belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan selama pembejaran tatap muka.
IDENTIFIKASI RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.521 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v2i3.376

Abstract

Perawat selalu berhadapan langsung dengan bahaya sehingga risiko pekerjaannya sangatlah tinggi. Peran Perawat sangat di perlukan dalam suatu rumah sakit karena tenaga perawat sangatlah penting, yang berfokus pada menjaga, mengobati, memberi semangat, mengembalikan kesehatan yang optimal baik individu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Rumah Sakit X yaitu Pada 26 Orang Perawat. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi (total sampling) yaitu berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan form isian identifikasi potensi bahaya yang disusun berdasarkan Job Description perawat. Hasil identifikasi risiko bahaya pada perawat bahaya yang teridentifikasi yang paling banyak dialami oleh perawat adalah bahaya Psikososial yaitu kelelahan kerja dan mengantuk (76,9%). Aktivitas mobilisasi dan perubahan posisi pasien risiko bahaya yang teridenfikasi pada responden adalah tangan tertimpa atau terjepit dan sakit punggung (69,2%). Risiko bahaya yang terindentifikasi untuk aktivitas pemasangan infus yaitu terkena cipratan atau cairan darah pasien dan tertusuk jarum (38,4%). Sehingga upaya pengendalian yang harus dilakukan yaitu dengan diberikan jam istirahat yang cukup, rotasi kerja, SOP kerja yang sesuai dan menyediaan APD yang sesuai dengan pekerjaan perawat agar terhindar dari kecekakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Producing and Using Organic NPK Fertilizer From Agricultural and Household Waste by a Farmer Group in Sleman, Yogyakarta Sudaryatno, Sudaryatno; Prasetya, Agus; Sulaiman, Muhammad; Sartika, Heni Wahyu; Santoso, Dian Hudawan; Bato, Marjan; Fadliyah, Nurul; Maliga, Iga; Kisnanto, Indro
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 10, No 2 (2024): June
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.91273

Abstract

The agricultural industry, including the cultivation of paddy and vegetables, plays a crucial role in the economy of Padukuhan Dukuh and serves as its residents' primary source of income. Nevertheless, farmers have expressed that the challenge of acquiring subsidized fertilizers from the government substantially hinders the agricultural process. Compound fertilizer, often known as NPK fertilizer, is a specific chemical fertilizer frequently used by farmers to enhance soil fertility rapidly. This community service program aims to spread awareness about using alternative fertilizers (such as compost and liquid organic NPK) to minimize the adverse effects of fertilization on the environment. Additionally, the program seeks to promote the conversion of agricultural and household waste into organic fertilizers. The service activity took place from September 10 to October 14, 2023. Padukuhan Dukuh is the location where the production of alternative organic fertilizers using agricultural and home waste takes place. This service aims to offer support to the members of the "Ngudi Makmur" Farmer Group, located in Padukuhan Dukuh, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, DIY. There were 20 members of the farmer group present at the service. The community service stages are categorized into various implementation methodologies, specifically knowledge sharing, a workshop, monitoring, and evaluation. The results have been collected, and a favorable response from the community has been received. This offers a unique organic NPK fertilizer that is readily available and more efficient. The program has been assessed from various perspectives, including its sustainability. Several aspects must be taken into account to evaluate the program's sustainability. These factors encompass the necessity to enhance the caliber of human resources, augment crop output, maintain the reliability of fertilizer production via compost houses, and consider the economic and socio-cultural values.  
Efektivitas Program Germas Dalam Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Germas Sholihah, Arifa; Handayani, Asri Reny; Igamaliga, Igamaliga; Alamsyah, Satria; Sakinah, Siti
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i2.332

Abstract

GERMAS adalah gerakan yang bertujuan untuk mempromosikan budaya gaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang tidak sehat. Salah satu upaya pemerintah yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan cara menerapkan PHBS yaitu dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat baik dalam lingkup keluarga maupun individu. Untuk mendukung upaya tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan judul efektivitas efektivitas program germas dalam peningkatan status kesehatan masyarakat melalui sosialisasi germas di wilayah kerja puskesmas alas barat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Sosialiasi GERMAS berpengaruh pada level pengetahuan tentang GERMAS. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Quasi dengan rancangan Pre and Post Test Group Design yang melibatkan 48 orang masyarakat di Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat yang dipilih menggunakan Total Sampling yang terdiri atas kader dan perwakilan masyarakat. Hasil analisis data yaitu tingkat rata-rata pengetahuan sebelum sosialisasi GERMAS adalah 20,03 dan sesudah sosialisai GERMAS adalah 27.97. Nilai p dari uji-t adalah 0,0001, sehingga ditafsirkan demikian sosialisasi GERMAS berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang GERMAS di Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang GERMAS kepada masyarakat Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat yang kemudian mereka akan membagikan informasi tersebut kepada masyarakat lainnya.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Postpartum Blues pada Ibu Postpartum di RSUD Sumbawa Herni Hasifah; Utari Salmah Nurparisih; Iga Maliga; Ana Lestari
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i1.164

Abstract

Postpartum blues or often also called Maternity Blues or Baby Blues is defined as a syndrome of mild side effects that often appears in the first week after delivery and peaks on the third to fifth day and attacks within 14 days after delivery. This study aims to determine the relationship between education level and the incidence of postpartum blues in postpartum mothers. The type of research used is quantitative research using a cross sectional design. The statistical test used is the chi square test. The sample in this study consisted of 95 respondents. Based on the research results, it is known that there is a relationship between the level of maternal knowledge and the incidence of postpartum blues in postpartum mothers (p value 0.002).