p-Index From 2021 - 2026
10.093
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Media Ilmiah Teknik Lingkungan Journals of Ners Community Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Journal of Health Sciences JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) JURNAL SUMBER DAYA AIR PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdidas Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa Abdimas Singkerru Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal EduHealth Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Nusantara Berbakti AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Pustaka Keperawatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Compromise Journal : Community Proffesional Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit) Jurnal Kesehatan Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Siswa- Siswi SD 16 Kabupaten Sumbawa Nur Arifatus Sholihah; Iga Maliga; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2187

Abstract

. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) refers to efforts and actions taken by individuals, families, groups, and communities to create conditions that support health and maintain and improve health status. Teaching Clean and Healthy Living Behavior to elementary school children not only helps prevent disease and maintain their health, but also forms healthy living habits that they will carry throughout their lives. The purpose of this community service is to increase knowledge and awareness of Clean and Healthy Living Behavior to students of SD 16 Sumbawa. The implementation method used is the lecture method, discussion, and direct observation to the place of service. The participants involved were 20 students of SD 16 Sumbawa on Wednesday, Mei 10, 2023. The results showed that before counseling, 60% (12 students) of the 20 respondents had poor initial knowledge, but after counseling, the number of students with high knowledge increased to 75% (15 students). This means that counseling on Clean and Healthy Living Behavior for SD 16 Sumbawa students can increase knowledge and awareness of the importance of implementing Clean and Healthy Living Behavior.
KEPATUHAN MAHASISWA PRODI S1 KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PEMBEJALARAN TATAP MUKA GUNA MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 DI STIKES GRIYA HUSADA SUMBAWA TAHUN 2021 Herni Hasifah; Iga Maliga
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.086 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v2i2.364

Abstract

COVID-19 telah menjadi permasalahan yang serius bagi dunia. Dan sekarang WHO menetapkan physical distancing sebagai salah satu bentuk pencegahan COVID-19. Selain physical distancing kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19. Protokol kesehatan sering disebut dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun. Di kabupaten Sumbawa, berdasarkan data pantauan COVID-19 tanggal 24 Oktober 2021, masih tercatat sebanyak 4 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan masih adanya kasus positif COVID-19, sistem pembelajaran pun diganti dengan sistem belajar daring. Akan tetapi di STIKES Griya Husada Sumbawa sistem pembejaran tidak sepenuhnya daring, melainkan sistem pembejalaran diselingi dengan pembelajaran tatap muka. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kepatuhan mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka guna mencegah penularan COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 71,4% responden melakukan skrining mandiri sebelum berangkat ke kampus. Diketahui sebanyak 100% responden menggunakan masker saat berada di kampus. Dan sebanyak 36% responden mengatakan masih berkumpul dengan teman lebih dari 4 orang saat berada di kampus atau di dalam kelas. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa mahasiwa belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan selama pembejaran tatap muka.
IDENTIFIKASI RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.521 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v2i3.376

Abstract

Perawat selalu berhadapan langsung dengan bahaya sehingga risiko pekerjaannya sangatlah tinggi. Peran Perawat sangat di perlukan dalam suatu rumah sakit karena tenaga perawat sangatlah penting, yang berfokus pada menjaga, mengobati, memberi semangat, mengembalikan kesehatan yang optimal baik individu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Rumah Sakit X yaitu Pada 26 Orang Perawat. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi (total sampling) yaitu berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan form isian identifikasi potensi bahaya yang disusun berdasarkan Job Description perawat. Hasil identifikasi risiko bahaya pada perawat bahaya yang teridentifikasi yang paling banyak dialami oleh perawat adalah bahaya Psikososial yaitu kelelahan kerja dan mengantuk (76,9%). Aktivitas mobilisasi dan perubahan posisi pasien risiko bahaya yang teridenfikasi pada responden adalah tangan tertimpa atau terjepit dan sakit punggung (69,2%). Risiko bahaya yang terindentifikasi untuk aktivitas pemasangan infus yaitu terkena cipratan atau cairan darah pasien dan tertusuk jarum (38,4%). Sehingga upaya pengendalian yang harus dilakukan yaitu dengan diberikan jam istirahat yang cukup, rotasi kerja, SOP kerja yang sesuai dan menyediaan APD yang sesuai dengan pekerjaan perawat agar terhindar dari kecekakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Producing and Using Organic NPK Fertilizer From Agricultural and Household Waste by a Farmer Group in Sleman, Yogyakarta Sudaryatno, Sudaryatno; Prasetya, Agus; Sulaiman, Muhammad; Sartika, Heni Wahyu; Santoso, Dian Hudawan; Bato, Marjan; Fadliyah, Nurul; Maliga, Iga; Kisnanto, Indro
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 10, No 2 (2024): June
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.91273

Abstract

The agricultural industry, including the cultivation of paddy and vegetables, plays a crucial role in the economy of Padukuhan Dukuh and serves as its residents' primary source of income. Nevertheless, farmers have expressed that the challenge of acquiring subsidized fertilizers from the government substantially hinders the agricultural process. Compound fertilizer, often known as NPK fertilizer, is a specific chemical fertilizer frequently used by farmers to enhance soil fertility rapidly. This community service program aims to spread awareness about using alternative fertilizers (such as compost and liquid organic NPK) to minimize the adverse effects of fertilization on the environment. Additionally, the program seeks to promote the conversion of agricultural and household waste into organic fertilizers. The service activity took place from September 10 to October 14, 2023. Padukuhan Dukuh is the location where the production of alternative organic fertilizers using agricultural and home waste takes place. This service aims to offer support to the members of the "Ngudi Makmur" Farmer Group, located in Padukuhan Dukuh, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, DIY. There were 20 members of the farmer group present at the service. The community service stages are categorized into various implementation methodologies, specifically knowledge sharing, a workshop, monitoring, and evaluation. The results have been collected, and a favorable response from the community has been received. This offers a unique organic NPK fertilizer that is readily available and more efficient. The program has been assessed from various perspectives, including its sustainability. Several aspects must be taken into account to evaluate the program's sustainability. These factors encompass the necessity to enhance the caliber of human resources, augment crop output, maintain the reliability of fertilizer production via compost houses, and consider the economic and socio-cultural values.  
Efektivitas Program Germas Dalam Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Germas Sholihah, Arifa; Handayani, Asri Reny; Igamaliga, Igamaliga; Alamsyah, Satria; Sakinah, Siti
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i2.332

Abstract

GERMAS adalah gerakan yang bertujuan untuk mempromosikan budaya gaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang tidak sehat. Salah satu upaya pemerintah yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan cara menerapkan PHBS yaitu dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat baik dalam lingkup keluarga maupun individu. Untuk mendukung upaya tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan judul efektivitas efektivitas program germas dalam peningkatan status kesehatan masyarakat melalui sosialisasi germas di wilayah kerja puskesmas alas barat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Sosialiasi GERMAS berpengaruh pada level pengetahuan tentang GERMAS. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Quasi dengan rancangan Pre and Post Test Group Design yang melibatkan 48 orang masyarakat di Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat yang dipilih menggunakan Total Sampling yang terdiri atas kader dan perwakilan masyarakat. Hasil analisis data yaitu tingkat rata-rata pengetahuan sebelum sosialisasi GERMAS adalah 20,03 dan sesudah sosialisai GERMAS adalah 27.97. Nilai p dari uji-t adalah 0,0001, sehingga ditafsirkan demikian sosialisasi GERMAS berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang GERMAS di Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang GERMAS kepada masyarakat Desa Mapin Kebak Kec. Alas Barat yang kemudian mereka akan membagikan informasi tersebut kepada masyarakat lainnya.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Postpartum Blues pada Ibu Postpartum di RSUD Sumbawa Herni Hasifah; Utari Salmah Nurparisih; Iga Maliga; Ana Lestari
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i1.164

Abstract

Postpartum blues or often also called Maternity Blues or Baby Blues is defined as a syndrome of mild side effects that often appears in the first week after delivery and peaks on the third to fifth day and attacks within 14 days after delivery. This study aims to determine the relationship between education level and the incidence of postpartum blues in postpartum mothers. The type of research used is quantitative research using a cross sectional design. The statistical test used is the chi square test. The sample in this study consisted of 95 respondents. Based on the research results, it is known that there is a relationship between the level of maternal knowledge and the incidence of postpartum blues in postpartum mothers (p value 0.002).
Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Sektor Informal di Sumbawa Rafi'ah, Rafi'ah; Lestari, Ana; Maliga, Iga; Handayani, Asri Reni; Adekayanti, Putri
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i3.1377

Abstract

Informal sector plays a crucial role in the global economy, involving millions of workers worldwide. However, despite its significant contribution, workers in this sector often lack adequate Occupational Health and Safety (OHS) protection. Personal Protective Equipment (PPE), which serves to protect individuals from workplace hazards, is frequently not provided by business owners and is often used unsafely by workers. This program aims to enhance the understanding of business owners and workers regarding OHS and the importance of using PPE at work. The program involved business owners and workers in the informal sectors of agriculture, woodworking/furniture, and rice mills in Sumbawa, conducted in July 2024. The initiative covered the entire process from preparation to evaluation, employing methods of socialization and direct field application. Results indicated an increase in knowledge among business owners and workers about OHS and the use of PPE. Feedback from both business owners and workers was very positive.
(Analysis of Chronic Energy Deficiency (KEK) in Pregnant Women in the Sumbawa District Health Center Unit 1 Area) Ana Lestari; Luh Putu Sri Yuliastuti; Iga Maliga; Asri Reni Handayani; Rafi’ah , Rafi’ah; Herni Hasifah; Nur Arifatus Solihah
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malnutrition, especially energy and protein in the mother Pregnancy that lasts a long time and years can cause Chronic Energy Deficiency (KEK). The aim of this research is to determine the risk factors for CED in pregnant women in the work area of the Sumbawa Unit 1 District Health Center. The method used in this research is an analytical survey with a cross sectional approach. The statistical test used was the Chi-Square test. The population in this study was all 217 pregnant women. The research sample of 46 respondents consisted of 24 respondents who experienced KEK and 24 respondents who did not experience KEK. The sampling technique uses purposive sampling. Data analysis uses univariate and bivariate. Most pregnant women who experience CED (79.2%) have less knowledge, low income (75%), lack family support (87.5%), lack support from health workers (70.8%). The results of statistical tests show that there is a significant relationship between knowledge (p=0.006), income (p=0.006), family support ( p=0.014) and support from health workers ( p=0.017) with the incidence of CED in pregnant women. There is a significant relationship between knowledge, income, family support and support from health workers with the incidence of CED in pregnant women at the Sumbawa District Health Center Unit 1
Case Study On The Implementation Of Telemedicine In Health Administration At Lopok Health Center: Challenges And Opportunities Herni Hasifah; Iga Maliga; Ana Lestari; Hamdin, Hamdin
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telemedicine is a technology-based healthcare service that allows users to consult with doctors face-to-face or remotely for diagnostic consultations and patient care management. In Indonesia, although still relatively new, the use of telemedicine has been widely adopted by the community. However, there are still some challenges that must be faced by telemedicine service providers, one of which is the uneven Internet access in Indonesia, so several regions have not been able to enjoy this service. The purpose of this study is to identify the challenges and opportunities for the implementation of telemedicine in the Lopok Health Center. This research uses mixed methods research. The sample in this study was 120 respondents. Based on the results of the study, it is known that the respondents' knowledge is in the insufficient category (62.5%), the respondents' attitude is in the inadequate category (54.2%), and the willingness to use telemedicine services is in the unprepared category (65%). Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of telemedicine services has great opportunities and challenges, both from the readiness of users and service providers.
Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Sektor Informal di Sumbawa Rafi’ah; Lestari, Ana; Maliga, Iga; Reni Handayani, Asri; Adekayanti, Putri
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.1339

Abstract

Sektor informal memiliki peran penting dalam ekonomi global dengan melibatkan jutaan pekerja di seluruh dunia. Namun, meskipun kontribusinya signifikan, pekerja di sektor formal masih kurang mendapatkan perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Alat Pelindung Diri (APD) yang memiliki fungsi melindungi individu dari bahaya di tempat kerja tidak disediakan oleh pemilik usaha dan sering kali tidak digunakan dengan aman oleh pekerja di sektor informal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemilik usaha dan pekerja mengenai K3 dan pentingnya penggunaan APD di tempat kerja. Program ini melibatkan pemilik usaha dan pekerja sektor informal di bidang pertanian, kayu bangunan/mebel, dan pabrik padi di Sumbawa, kegiatan telah dilaksanakan pada Juli 2024. Pengabdian ini mencakup persiapan hingga evaluasi, dengan metode sosialisasi dan penerapan langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pada pemilik usaha dan pekerja tentang K3 dan penggunaan APD. Adapun tanggapan pemilik usaha dan pekerja mengenai kegiatan ini sangat positif dan diharapkan untuk dilanjutkan lagi.