p-Index From 2021 - 2026
10.723
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Media Ilmiah Teknik Lingkungan Journals of Ners Community Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Journal of Health Sciences JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) JURNAL SUMBER DAYA AIR PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdidas Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa Abdimas Singkerru Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal EduHealth Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Nusantara Berbakti AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Pustaka Keperawatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Compromise Journal : Community Proffesional Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit) Jurnal Kesehatan Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat (Kader Kesehatan dan Ibu Balita) Melalui Pengenalan Aplikasi Primaku di Posyandu Bukit Tinggi Harapan 2 Desa Dete Herni Hasifah; Iga Maliga; Ana Lestari; Nur Arifatus Sholihah
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.525

Abstract

The Primaku application was introduced and launched by the Indonesian Pediatric Association to facilitate early and continuous monitoring of children's growth and development. However, there are still many people who do not understand how to use this technology-based Primaku application. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of the community, especially Posyandu cadres and mothers of toddlers, in monitoring the growth and development of infants and young children to prevent stunting. The problem-solving method is carried out by providing training on how to use the Primaku application and demonstrating how to assess children's growth and development using the Primaku application. Based on the results of the activity, it shows that the participants have good knowledge in understanding and using the Primaku application as a tool to monitor children's growth and development. with this activity, Posyandu cadres and mothers toddler can continue to update the latest information on children's growth and development.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM MENCEGAH KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH Rahmawati; Maliga, Iga; Gustia Kesuma, Evi; Harmili; Hasifah, Herni
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1393

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi pada anak merupakan suatu hal yang penting pada saat ini. Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya pengetahuan tentang penyebab masalah kesehatan gigi, akibat masalah kesehatan gigi, perawatan gigi anak, pengaturan makanan serta waktu memeriksakan gigi anak ke dokter gigi. Tingkat keparahan dari karies merupakan pengukuran seberapa parah karies gigi pada anak dengan kriteria DMF-T. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Batu Nisung. Jenis penelitan ini kuantitatif korelasional secara observasional. Total populasi dalam penelitian ini adalah 76 orang. Besar sampel dari penelitian ini sebanyak 64 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Adapun kriteria utama yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah ibu yang memiliki anak yang bersekolah di SDN Batu Nisung dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner dan lembar observasi pemeriksaan DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak di SDN Batu Nisung kategori cukup 53.1% sedangkan kategori baik 17.2% pada kategori kurang. Pemeriksaan tingkat kejadian karies gigi mayoritas berada pada kategori sangat rendah 47.6%, kategori rendah 15,6%, kategori sedang 20,6%, kategori keparahan tinggi 15,6%, dan kategori keparahan sangat tinggi 1,6%. Hasil analisis menggunakan uji korelasi regresi sederhana mendapatkan hasil signifikansi 0,02, yang menunjukkan hubungan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak. Pengetahuan memiliki hubungan dalam mencegah kejadian karies gigi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan faktor-faktor lain yang kemungkinan berkaitan dengan kejadian karies gigi pada anak termasuk pola asuh dan pola makan. DOI: 10.5281/zenodo.6005499
Analisis Beban Kerja dengan Stres Kerja dan Kinerja Tenaga Medis pada Masa Pandemi Covid-19 Rafi'ah, Rafi'ah; Maliga, Iga; Harmili, Harmili; Lestari, Ana
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1643

Abstract

Tenaga medis menjadi garis depan yang menerima potensi stres yang luar biasa dan beban kerja yang besar ketika merawat pasien penyakit virus Corona 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara beban kerja dengan Stres kerja dan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analitik obsevasional dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik Sampling dalam penelitian ini adalah Cluster random Sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Analisis data menggunakan komputerisasi dalam program SPSS dengan analisis Spearman Rank. Hasil analisis Spearman Rank antara beban kerja terhadap streskerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,018 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19 sedangkan hasil analisis beban kerja terhadap Kinerja menunjukkan bahwa nilai p-value=0,000 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kinerja tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, selain penyedian Alat Pelindung Diri (APD), pihak manajemen rumah sakit juga harus mengatur shift kerja dan waktu istirahat tenaga medis pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Kinerja, Tenaga Medis
FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TIDUR PADA REMAJA DI DESA SONGKAR Lestari, Ana; Rafi'ah, Rafi'ah; Maliga, Iga
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1656

Abstract

Perkembangan games di dunia semakin pesat, tidak terkecuali di Indonesia. Games saat ini sudah menjadi alternatif hiburan bagi tua, muda, pria maupun wanita. Games online merupakan permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Masalah remaja dalam hal kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur sangatlah penting untuk diperhatikan, namun kenyataanya remaja lebih memilih tidur larut malam dan harus bangun pagi karena kewajiban sebagai pelajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dimana peneliti memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi (remaja) untuk dipilih menjadi sampel yang dilakukan secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar Hasil uji bivariat antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja diperoleh p-value=0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja. Terdapat hubungan antara frekuensi bermain game online dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada remaja di Desa Songkar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi orang untuk memperhatikan kebutuhan tidur remaja dengan memperhatikan durasi bermain game online bagi anak.  
Peningkatan Kinerja Kader Melalui Pelatihan Kader Posyandu Bukit Tinggi Harapan 2 Di Desa Dete Kecamatan Lape Herni Hasifah; Iga Maliga; Lina Eta Sapitri; Ana Lestari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.761

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan Bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan masyarakat serta memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar yang memadai. Kader memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat dirinya sendiri secara optimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kinerja kader. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu 1) proses audiensi dan perizinan, 2) tahap pelaksanaan kegiatan dan 3) tahap evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan. Setelah kegiatan dilakukan diketahui mayoritas pengetahuan kader berada pada kategori baik (70%). Dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, diharapakan agar masyarakat dapat termotivasi untuk datang memeriksakan kesehatan ke posyandu.
Penyuluhan Kesiapan Menghadapi Menarche Guna Mengurangi Kecemasan Pada Anak SD Ana Lestari; Iga Maliga; Rafi’ah Rafi’ah; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.769

Abstract

Menstruasi yang pertama kali terjadi pada remaja putri di sebut dengan Menarche. Remaja putri yang mengalami menarche akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Ketidakstabilan psikologis, emosi, dan rendahnya pengetahuan siswi Sekolah Dasar menjadikan siswi cemas, takut dan tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika mengalami menstruasi tersebut, tetapi mau tidak mau siswi tersebut harus siap menerima kondisi ini, oleh karena itu persiapan menjelang menstruasi penting untuk dipelajari untuk kesiapan jika menstruasi terjadi secara tiba-tiba. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswi Sekolah Dasar tentang Menarche. Penyuluhan ini dilakukan di SD Negeri Pungkit, Kecamatan Moyo Utara dengan jumlah peserta 27 siswi kelas V dan VI, pada tanggal 09 Juli 2024. Hasil yang diperoleh menunjukkan perubahan pengetahuan setelah mendapat penyuluhan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan tentang Menarche efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi untuk meningkatkan persiapan mereka sebelum menstruasi, kurangnya pengetahuan menyebabkan siswi tidak siap dalam menghadapi menarche. Peneliti menyarankan guru bekerja sama dengan Puskesmas untuk melakukan Pendidikan kesehatan secara teratur tentang menstruasi sehingga Siswi akan siap ketika mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya.
Pembentukan Kader Remaja Sehat Kespro di SMA Negeri 1 Moyo Utara Ana Lestari; Luh Putu Sri Yuliastuti; Galuh Permatasari; Fitri Setianingsih; Iga Maliga; Rafi’ah Rafi’ah; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah; Nur Arifatus sholihah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1289

Abstract

Masa remaja adalah periode yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan dan perilaku pribadi, lingkungan keluarga maupun masyarakat dimana remaja tersebut berada. Untuk menyikapi perkembangan tersebut maka setiap remaja perlu menyiapkan diri dengan baik. Salah satu cara dalam menyiapkan diri adalah dengan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dengan benar melalui berbagai cara yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai bagian dari lingkungan yang dapat memberikan pengaruh pada remaja khususnya dalam menjaga kesehatan reproduksinya, maka sekolah berkewajiban membangun lingkungan yang dapat mendukung perkembangan kesehatan reproduksi remaja ke arah yang positif. Pembentukan kader kesehatan remaja bertujuan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja dan sebagai wadah untuk memfasilitasi kebutuhan kesehatan remaja, dengan melibatkan siswi untuk menjaga kesehatan reproduksi sesuai fase yang dialaminya dalam rentang kehidupan remaja. Sosialisasi dilakukan di SMA Negeri 1 Moyo Utara, Sosialisasi diawali dengan pengerjaan pre test kemudian dilanjutkan edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja. Pengerjaan post test dilakukan setelahnya dengan harapan tercapainya output dari edukasi yaitu peningkatan nilai tes dengan rata-rata nilai 80%. Diharapkan dengan Pembentukan Posyandu Remaja ini dapat meningkatkan derajat kesehatan remaja serta meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi bagi para remaja.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Sub Urban Guna Meningkatkan Edukasi Dalam Teknik Pengelolaan Sampah di Padukuhan Dukuh, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman DIY Sudaryatno, Sudaryatno; Prasetya, Agus; Sulaiman, Muhammad; Sartika, Heni Wahyu; Santoso, Dian Hudawan; Bato, Marjan; Hidayatunnisa, Nurul Fadhlya; Maliga, Iga; Kisnanto, Indro
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.14546

Abstract

adukuhan Dukuh merupakan salah satu wilayah yang sedang mengembangkan proses pengelolaan sampah organik dan anorganik berbasis budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF). Hal ini merespon dari timbulan sampah organik dan anorganik yang semakin tinggi pada TPA Piyungan DIY. Tujuan dari program pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi dan pembinaan serta pendampingan berkelanjutan terhadap kelompok masyarakat melalui kelompok sampah “Migunani” untuk mengolah sampah rumah tangga secara mandiri yang dapat dimanfaatkan berbagai kebutuhan. Dengan demikian, permasalahan sampah dapat dikurangi dan menambah nilai ekonomi warga masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi 6 tahap yaitu : 1) Tahapan Persiapan dan Perizinan; 2) Workshop dan Edukasi Masyarakat; 3) Pelatihan dan pendampingan berkala; 4) Studi Banding di Omah Maggot Jogja; 5) Pembagian Alat Pengelolaan Sampah berupa Karung Komposter, Tong Komposter dan Alat Bor Biopori; dan 6) Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari seluruh rangkaian pengabdian berjalan dengan baik dan lancar. Hasil yang diharapkan dalam jangka panjang adalah kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah organik dan anorganik sehingga sampah dari Padukuhan Dukuh tidak perlu dibawa ke TPA. Kesimpulan dalam program ini adalah kelompok masyarakat mendapatkan peningkatan pengetahuan dan mulai melakukan pengelolaan sampah baik bagi rumah maggot maupun secara mandiri di rumah masing-masing.
Analysis of Pesticide Usage Behavior and Personal Protective Equipment (PPE) among Farmers in Batu Bangka Village Rafi’ah; Harmili; Reni Handayani, Asri; Maliga, Iga; Lestari, Ana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v18i02.6189

Abstract

Various chronic health effects can arise due to long-term exposure to pesticides. Unsafe pesticide usage behaviour and inadequate Personal Protective Equipment (PPE) usage pose potential hazards to farmers. This study aims to analyse the behaviour of pesticide usage and Personal Protective Equipment (PPE) among farmers in the Batu Bangka Village, West Nusa Tenggara. This research is a quantitative study using a cross-sectional approach. The study sample was taken using a simple random sampling technique, involving 40 individuals. Respondent characteristics indicate that respondents in the age category are predominantly between 36 and 45 years old, with 15 respondents (50%); those with elementary or junior high school education were 25 respondents (62.5%); and the majority have been farmers for more than 10 years (37.5%). Farmer behaviour and personal protective equipment show that many respondents have an inadequate knowledge level, with 27 respondents (67.5%); the majority have a good attitude, with 29 respondents (72.5%); and the majority have good practices, with 33 respondents (82.5%), but the majority do not use complete PPE, with 21 respondents (52.5%). Efforts and cooperation from various parties are needed to improve farmers' knowledge and advise farmers to use complete PPE to prevent pesticide poisoning and work-related diseases.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengenalan pada Aplikasi PrimaKu di Posyandu Bukit Tinggi Harapan 3 Desa Dete Herni Hasifah; Iga Maliga; Ana Lestari; Rafi’ah Rafi’ah
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i3.2011

Abstract

Growth and development disorders in children can have a significant impact on their overall well-being, manifesting in various forms such as delays in fine and gross motor development, speech and hearing impairments, and even intellectual disabilities. Early detection of these issues is crucial for initiating timely interventions that can improve the child's quality of life. With technological advancements, various applications have emerged, providing an accessible means for parents to independently monitor their children's growth and development. One such tool is the PrimaKu application, which enables parents to track and assess their children's growth and developmental milestones at home. The aim of this service is to empower parents by enhancing their understanding and knowledge regarding the monitoring of their children's development, thereby promoting early detection of potential growth issues. The approach utilized in this service involves providing counseling on child growth and development, alongside demonstrations on how to use the PrimaKu application effectively. A survey conducted during the service activities revealed that the majority of participants (70%) had limited knowledge about child development, while 20% demonstrated adequate knowledge, and only 10% exhibited good knowledge. These findings indicate a significant gap in parents' awareness of child development. As a result, it is recommended that ongoing educational efforts be made at posyandu centers to further educate parents about child development. Introducing the PrimaKu application at these centers could also facilitate better tracking of children's growth and developmental progress, as the app serves as a useful tool for both parents and healthcare providers in ensuring that children meet important developmental milestones. The continuous integration of technology, such as the PrimaKu app, into child healthcare services could significantly contribute to improving early intervention practices and overall child development outcomes.