Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EDUKASI KENAKALAN REMAJA PADA REMAJA DI PAROKI PADRE PIO HELVETIA MEDAN Br Karo, Mestiana; Br Sembiring, Friska; Rante Rupang, Ernita; Ginting, Agustaria; Simorangkir, Lindawati; Anda Yanti Ginting, Amnita; Elvina Pakpahan, Rotua; Yolanda Sigalingging, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2228-2233

Abstract

Remaja merupakan generasi masa depan suatu bangsa yang harus di didik dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan dibekali agama yang baik. Kenakalan remaja merupakan hal yang tidak asing lagi terjadi di lingkungan masyarakat dimana remaja melakukan perbuatan menyimpang dari norma, aturan, hukum yang berlaku. Hal-hal yang menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri remaja sendiri, oleh karena itu edukasi sangat di perlukan sebagai upaya pencegahan terjadinya kenakalan remaja melalui pendidikan kesehatan dan peningkatan pengetahuan remaja. Program edukasi ini meliputi pemberian materi dan diskusi tanya jawab dengan remaja yang di dampingi oleh guru sekolah sehingga adanya keberlanjutan dalam pemantauan pada remaja di sekolah dengan harapan setelah dilakukan edukasi dan diskusi 80% remaja merasa bahagia dalam kegiatan edukasi, 85% remaja mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dan 100% remaja melaksanakan sesuai edukasi yang telah diberikan. 
Pengaruh Edukasi Selftalk Terhadap Kecemasan Pada Pasien Kanker Yang menjalani Kemoterapi Di Medan Ginting, Agustaria; Ginting, Friska; Ginting, Sri Martini; Naibaho, Stevani Jeqelin Onasis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12999

Abstract

Latar Belakang : Pasien kemoterapi yang mengalami gangguan psikologis seperti cemas, gelisah dan adanya rasa  takut sering diakibatkan oleh pemikiran negatif yang muncul dari diri sendiri. Edukasi self talk dapat memicu mekanisme koping pada pasien kemoterapi untuk meningkatkan sistem regulator dalam menstimulasi otak, peningkatan transmisi otak, merangsang sistem hormonal, serta meningkatkan perasaan tenang dan nyaman.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh intervensi edukasi self talk terhadap kecemasan pasien kemoterapi di Medan.Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan metode one-group pretest-postest, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 12 responden. Instrumen yang digunakan yaitu SOP untuk memberikan self talk, leaflet, dan kuesioner untuk mengukur kecemasan. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai mean kecemasan   pre-test yaitu 41.08 dan nilai mean kecemasan post-test yaitu 36.33. Berdasarkan uji statistik Paired Samples T-Test sebelum dan sesudah intervensi diperoleh nilai p value = 0,004 yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh edukasi self talk terhadap kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di Medan. Dalam penelitian memberi saran bagi pihak Rumah Sakit khusus Perawat untuk melakukan pendekatan dan memberikan terapi nonfarmakologis untuk membantu mengurangi kecemasan dengan  menggunakan fasilitas yang ada di rumah sakit seperti melalui televisi dan speaker yang ada di ruangan kemoterapi  tersebut dan bagi peneliti selanjutnya  untuk mengembangkan penelitian secara kualitatif terkait untuk mengurangi kecemasan berhubung penelitian ini belum banyak diteliti
The Relationship Between The Response Time of The Family When Bringing The Patient to Hospital and Stroke Severity Patients Farida Tampubolon, Lindawati; Ginting, Agustaria; Natalia, Natalia
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan INTEREST: Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 13 Number 1 May 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v13i1.633

Abstract

Background: Non-infectious diseases, especially strokes, are increasing in Indonesia. The problem that occurs at this time is that there are still many families who do not know or don’t know at all about the early detection of stroke attacks. The study aims to determine the relationship between family response time in bringing stroke patients to the hospital and the severity of stroke patients at H. Adam Malik General Hospital Medan. Methods: This research is an analytic observational study with a cross-sectional design. The research population is unknown with a total sample of 35 people, where the sample is taken based on a purposive sampling technique, and data collection uses the NHISS instrument. Results: The results of the study find that the median response time value was 4.00 and the SD value is 42.33, while the median stroke patient severity is 21.00 and the SD value is 14.248. Based on Spearman's rho test results, the p-value is 0.008 < α = 0.05, meaning that there is a correlation between family response time and the severity of stroke patients. The correlation coefficient value is 0.441, which means that the faster the family's response time in bringing the patient to the hospital, the lighter the stroke patient's severity. Conclusion: It is hoped that the family will be able to carry out an initial stroke assessment at home by looking at a smile that tilts to one side, half of the body is weak and speaks pelo, and immediately takes the patient to the hospital.