Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Manajemen Pelayanan Gizi Pasien Di Rumah Sakit Unimedika Setu Bekasi Tahun 2024 Helyani, Helly; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7903

Abstract

Upaya kesehatan di Indonesia bertujuan menjaga kesehatan masyarakat melalui pelayanan medis, keperawatan, kebidanan, serta layanan penunjang lainnya. Layanan gizi di rumah sakit berperan penting dalam mendukung pemulihan pasien dengan menyediakan makanan sesuai kebutuhan nutrisi. Penelitian ini menganalisis implementasi manajemen unit gizi di RS Unimedika Setu, Kabupaten Bekasi, berdasarkan tiga aspek utama: input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen terkait. Analisis data meliputi verifikasi, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input terdapat kekurangan tenaga gizi klinis, juru masak, dan pramusaji. Selain itu, kualifikasi tenaga kerja belum sepenuhnya sesuai standar. Dari segi anggaran, pendanaan berjalan lancar, tetapi fasilitas pelayanan makanan masih belum optimal. Pada aspek proses, unit gizi telah memiliki perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terstruktur. Namun, keterlambatan penyajian makanan masih terjadi akibat ketidakseimbangan rasio tenaga kerja dan jumlah pasien. Pada aspek output, ketepatan waktu pemberian makanan mencapai 99,09% pada Maret 2024, sedikit di bawah target 100%. Persentase pemborosan makanan masih dalam batas standar (kurang dari 20%), tetapi kesalahan dalam pemberian makanan masih menjadi tantangan. Penelitian ini menyoroti perlunya peningkatan tenaga kerja, fasilitas, dan sistem distribusi makanan untuk memastikan layanan gizi yang optimal. Rekomendasi mencakup penyesuaian jumlah tenaga kerja sesuai standar, perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan pengawasan manajemen unit gizi. Kata kunci: Aspek input-proses-output, ketepatan waktu, kualitas pelayanan gizi, manajemen unit gizi
Analisis Kebijakan Rekrutmen Dan Seleksi Tenaga Kesehatan Dalam Menunjang Pelayanan Rsud Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Abidin, Zainal; Trigono, Ahdun; Garnida, Aliefety Putu; Masitah, Masitah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7859

Abstract

AbstrakKebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan lokal serta masih menghadapi kendala objektivitas, transparansi, dan pemanfaatan teknologi, yang berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan yang diterapkan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda; dan apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis untuk mengkaji kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, dibantu pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumen, serta observasi langsung, lalu dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian naratif dan tabel, serta penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2025 dengan menjunjung tinggi etika penelitian, termasuk informed consent dan perlindungan identitas informan yang diwawancarai dari unsur manajemen dan tenaga kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebijakan rekrutmen dan seleksi tenaga kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie dirancang sistematis berdasarkan regulasi dan prinsip manajemen SDM modern, namun pelaksanaannya masih menghadapi dualisme status kepegawaian, lemahnya evaluasi kebijakan, serta kendala administratif dan etis. Fenomena seperti keterlambatan proses, praktik titipan, dan ketimpangan struktural mencerminkan belum optimalnya penerapan prinsip meritokrasi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, rekrutmen harus dilihat sebagai instrumen keadilan institusional yang memerlukan reformasi kelembagaan, penguatan pengawasan, serta penumbuhan budaya profesional berbasis nilai etik, demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang unggul dan berintegritas.Kata kunci: Kebijakan Rekrutmen; Tenaga Kesehatan; Transparansi dan Akuntabilitas 
Pengaruh Faktor Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana serta Dana Terhadap Ketersediaan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Cibinong Permana, Putri Reza; Santosa, Yaya Aria; Trigono, Ahdun
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5686

Abstract

The optimal availability of medicines is an important indicator in supporting the quality of healthcare services in hospitals. This study aims to analyze the influence of human resources (HR), facilities and infrastructure, as well as funding on the availability of medicines at the Pharmacy Installation of Cibinong Regional General Hospital (RSUD Cibinong). A quantitative approach was employed in this study, using a survey method through questionnaires distributed to 36 respondents consisting of pharmaceutical personnel. The data analysis technique used was multiple linear regression. The results of the study indicate that partially, human resources have a significant effect on drug availability with a regression coefficient of 0.328 and a significance of 0.035. Facilities and infrastructure also have a significant effect with a coefficient of 0.132 and a significance of 0.049. Meanwhile, funds are the most dominant variable with a regression coefficient of 0.447 and a significance of 0.000. Simultaneously, these three variables have a significant effect on drug availability, with a calculated F value of 25.415 and a significance of 0.000. The adjusted R² value of 0.531 indicates that these three variables together explain 53.1% of the variation in drug availability. This study concludes that improving the quality of human resources, optimal maintenance of facilities and infrastructure, and efficient and timely management of funds are important factors in strengthening the hospital pharmaceutical logistics system and ensuring sustainable drug availability. Furthermore, the availability of medicines influenced by these three factors directly impacts healthcare service outcomes and patient satisfaction by enabling timely access to essential treatments and reducing the risk of treatment delays.