Claim Missing Document
Check
Articles

SOCIAL FACTORS THAT CONTRIBUTE TO THE SUCCESS OF THE ELDERLY POSYANDU PROGRAM IN THE WORKING AREA OF THE SADABUAN HEALTH CENTER, PADANG SIDIMPUAN CITY Primastuti, Hannisa; Ahmad, Haslinah; Antoni, Adi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3269

Abstract

Posyandu Elderly program in the working area of the Sadabuan Health Center, Padangsidimpuan City. The increase in the number of the elderly along with the increase in life expectancy requires optimal and sustainable health services. This study uses a quantitative approach with an analytical descriptive design. The study population is all elderly people who are registered as participants of the Elderly Posyandu, with samples taken using stratified random sampling techniques. Data collection was carried out through questionnaires, semi-structured interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was carried out using SPSS through descriptive and inferential analysis. The results of the study showed that the level of education of the elderly did not have a significant effect on the level of participation in Posyandu Elderly activities. On the other hand, family support, social interaction of the elderly, and activities of health cadres have an influence on the success of program implementation. Elderly people who receive family support and have good social interaction tend to be more active in participating in activities. The active role of cadres also increases the effectiveness of services. It was concluded that social factors have an important role in supporting the success of the Elderly Posyandu, so it is necessary to strengthen family support and empower health cadres in a sustainable manner.
Aktivitas Antibakteri Rebusan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Bakteri Patogen Gram Positif dan Gram Negatif secara In Vitro antoni, adi; Abdullah AA; Alprida harahap; Haslinah; Nurhalimah Batubara
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2890

Abstract

Infeksi bakteri masih menjadi masalah kesehatan global yang memerlukan pengembangan agen antibakteri alternatif dari bahan alam. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, fenolik, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri rebusan daun jambu biji terhadap beberapa bakteri patogen secara in vitro. Sampel yang digunakan berupa 30 gram daun jambu biji segar yang direbus dan diuji menggunakan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterococcus faecalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun jambu biji memiliki daya hambat terhadap seluruh bakteri uji dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 11,12 mm pada S. aureus, 10,23 mm pada E. coli, 9,27 mm pada P. aeruginosa, dan 9,82 mm pada E. faecalis. Daya hambat tertinggi ditemukan pada S. aureus, sedangkan yang terendah pada P. aeruginosa. Temuan ini menunjukkan bahwa rebusan daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami.
Iptek bagi Masyarakat: Pemberian Edukasi Kesehatan Berbasis Aplikasi Pelacak Mood untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Antoni, Adi; Harahap, Alprida; Ahmad, Haslinah; AA, Abdullah; J. Hadi, Anto; Andriani Rangkuti, Juni; Nafratilova Ritonga, Nevo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.932

Abstract

Masalah kesehatan mental remaja perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya seks bebas pada remaja. Edukasi kesehatan remaja menjadi hal penting dalam kondisi saat ini. Tujuan edukasi ini adalah memberikan pengetahuan pada remaja tentang penggunaan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dalam mencegah perilaku seks bebas serta pemanfaatan aplikasi pelacak mood dalam meningkatkan kesehatan remaja. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi pelacak mood yang dapat di download di playstore yang mudah di akses oleh pengguna smartphone. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan sasaran kegiatan ini adalah remaja SMA sederajat Se Kota Padangsidimpuan sebanyak 19 orang. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dan diskusi serta demontrasi memanfaatkan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja serta dilakukan pretes dan posttest terkait kesehatan mental remaja. Hasil sebelum edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh rendah 15 orang (78,94%) dan pengetahuan kesehatan mental tinggi 4 orang (21,06%). Setelah edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh tinggi 19 orang (100%). Edukasi  kesehatan berbasis aplikasi pelacak mood dapat meningkatkan kesehatan mental remaja agar selalu bertindak positif dan mencegah perilaku negative seperti seks bebas.