Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Analisis Determinan Cedera Tertusuk Jarum Suntik pada Perawat di RSUD Kalabahi Oga, Yoseph Petrus; Roga, Anderias Umbu; Ruliati, Luh Putu; Ratu, Jacob Matheos; Berek, Noorce Ch.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1941

Abstract

Cedera tertusuk jarum suntik (Needlestick Injury/NSI) merupakan salah satu bentuk kecelakaan kerja yang paling sering dialami oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko kejadian cedera tertusuk jarum suntik pada perawat di RSUD Kalabahi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 120 perawat yang dipilih secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Chi-square serta regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP dan pengawasan pelaksanaannya berhubungan signifikan dengan kejadian cedera (p ≤ 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa penerapan SOP merupakan faktor penentu paling dominan (AOR = 2,97; 95% CI: 1,29–6,83). Kepatuhan terhadap SOP dan pengawasan yang efektif secara signifikan dapat menurunkan risiko cedera tertusuk jarum. Penguatan penerapan SOP, peningkatan persepsi keselamatan, dan pelatihan berkelanjutan sangat penting dalam praktik keselamatan kerja di rumah sakit.
Determinan Unmet Need Keluarga Berencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Analisis Data Sekunder Pendataan Keluarga Tahun 2023 Pellokila, Eri Jit; Ratu, Jacob M.; Marni, Marni; Roga, Anderias Umbu; Mado, Fransiskus Geroda
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1985

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kebutuhan layanan Keluarga Berencana (KB), termasuk penanganan unmet need. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan unmet need KB di Provinsi NTT. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder dari Pendataan Keluarga Tahun 2023 (PK23) yang melibatkan 575.272 wanita usia subur (WUS) yang telah menikah. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa jumlah anak hidup (OR=3,519; 95% CI: 3,465–3,573), ketersediaan alat/obat KB (OR=2,845; 95% CI: 2,458–3,292), dan dukungan suami (OR=2,654; 95% CI: 2,580–2,731) merupakan faktor risiko kuat terhadap kejadian unmet need. Faktor lain yang signifikan termasuk kepemilikan anak laki-laki (OR=1,401; 95% CI: 1,388–1,414), sedangkan umur ibu (OR=0,983), pendidikan (OR=0,915), pekerjaan (OR=0,851), dan wilayah (OR=0,989) bersifat protektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian unmet need KB dipengaruhi oleh faktor individu, rumah tangga, komunitas, dan programatik yang harus ditangani secara komprehensif.
Determinan Gangguan Mental Emosional Pada Perawat: Studi Cross Sectional Tokan, Maria Bengan; Roga, Anderias Umbu; Ratu, Jacob Matheos; Ruliaty, Luh Putu; Berek, Noorce Ch.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1943

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan serangkaian upaya yang preventif yang dilakukan untuk melingdungi pekerja dari berbagai risiko yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan selama berada di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien dengan gangguan mental emosional pada perawat yang bekerja di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross – sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan kuesioner Symptom Check List – 90 (SCL-90). Hasil penelitian menunjukan 25 dari 53 responden mengalami gangguan mental emosional dengan gejala yang paling sering dialami adalah somatisasi, ansietas dan depresi. Hasil uji Chi-Square menunjukan masing-masing stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien mempunyai hubungan yang bermakna dengan gangguan mental emosional dengan masing-masing nilai p≤0,05. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukan kejenuhan kerja adalah determinan gangguan mental emosional pada perawat. Dilihat dari sisi kesehatan dan keselamatan kerja, penelitian ini menekankan perlunya pemberian komunikasi, informasi dan edukasi terkait kesehatan mental kepada perawat serta dilakukan screening kesehatan mental perawat sebagai tindakan pencegahan timbulnya stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan gangguan mental emosional.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Skizofrenia Paranoid di RSKD Jiwa Naimata Fitri, Ajra; Roga, Anderias Umbu; Manurung, Imelda Februati Ester; Ratu, Jacob Matheos; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2027

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan faktor kunci dalam pengelolaan skizofrenia paranoid untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien rawat jalan skizofrenia paranoid di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel sebanyak 94 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap keluarga (p = 0,001; OR = 0,189; IK95%: 0,065–0,553), akses layanan kesehatan (p = 0,008; OR = 2,982; IK95%: 1,052–8,463), dan dukungan keluarga (p = 0,001; OR = 6,054; IK95%: 1,765–20,776) terhadap kepatuhan minum obat. Sikap baik justru berasosiasi negatif terhadap kepatuhan, sementara akses mudah dan dukungan keluarga yang baik meningkatkan peluang kepatuhan secara signifikan. Sebaliknya, status ekonomi (p = 0,102; OR = 1,876; IK95%: 0,669–5,259) dan dukungan tenaga medis (p = 0,158; OR = 0,651; IK95%: 0,175–2,419) tidak berpengaruh signifikan. Dukungan keluarga menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pegawai di Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha; Roga, Anderias Umbu; Purimahua, Sintha Lisa; Ratu, Jacob Matheos; Ruliati, Luh Putu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2038

Abstract

Stres kerja merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi produktivitas dan kesehatan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pegawai di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan jajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan melibatkan 36 responden dari total populasi 68 pegawai, dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Stress Diagnostic Survey (SDS) dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebisingan (p = 0,039), pencahayaan (p = 0,000), suhu ruangan (p = 0,036), dan masa kerja (p = 0,006) dengan stres kerja. Sementara itu, tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p = 0,300), umur (p = 0,851), dan tingkat pendidikan (p = 0,606) dengan stres kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik kerja lebih berkontribusi terhadap stres kerja dibandingkan karakteristik individu.
Pengembangan Strategi Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Daerah Menggunakan Analisis SWOT dan QSPM Yosephus P.A, Adrianus; Roga, Anderias Umbu; Ratu, Jacob M.; Tamelan, Paul G.; Ruliati, Luh Putu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2107

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan komponen penting dalam manajemen rumah sakit, namun penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan sistem K3 di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang menggunakan analisis SWOT dan metode QSPM. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2025. Penelitian dilakukan dengan pendekatan mixed methods, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada 45 informan dari pihak internal dan eksternal rumah sakit. Analisis data kualitatif dilakukan secara tematik, sementara data kuantitatif dihitung menggunakan matriks IFAS, EFAS, dan QSPM. Hasil menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki kekuatan internal seperti struktur organisasi K3 yang terintegrasi dan dukungan manajemen, serta peluang eksternal berupa meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu keselamatan kerja. Namun, masih terdapat kelemahan dalam koordinasi antarunit dan keterbatasan pelatihan SDM, serta ancaman seperti ketidaktepatan alokasi dana eksternal. Strategi prioritas yang dihasilkan adalah mengikuti sertifikasi mutu ISO 45001, pelatihan terstruktur melalui kerja sama eksternal, dan penambahan media edukasi K3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem K3 di rumah sakit dapat dilakukan secara efektif melalui pemanfaatan kekuatan internal dan peluang eksternal dengan strategi yang tepat sasaran.
Co-Authors Agus Setyobudi Anderias Umbu Roga Andreas Umbu Roga Anggriani, Michaelis Diana ANITA CHRISTINA SEMBIRING Ansi Imani Nino Antonius A. Kewohon Astutik, Yeni Widi Aton, Albertha Gitania Surya Bui Basy, Angel Yulied Bau, Ariasto Berek, Norce Ch. Bernadinus Darma Bryan, Joss Ch. Berek, Noorce Christina Olly Lada Christina Rony Nayoan Elfeto, Josua Eredienst Emerensiana Dhiu Febri Mahalinda Maisal Fitri, Ajra Hana, Elvira Olfriane Tanggu Herianus J.D. Lalel Heru Syaputra Gotlief Lutang Istonia Hermolinda Waang Jois Seselia Atriesta Seme Juliana, Maria Ermawati Junias, Marylin Susanti Karolus Tokan, Yohanes Kusumasari, Fitri Kuswara, Ketut Mahendra Lede, Christin Paula Lerik, Mariana D. C. Levinda, Felixa Yuki Lewi Jutomo Lobo, Anita Trisia Dimu Loda, Yohana Jawe Mado, Fransiskus Geroda Manafe, Ovlian Afri Manalu, Teacher Manda Sub Jakaria Koteng Manilapai, Jusuf Manongga, SP. Manurung, Imelda Februati Ester Marni Marni, Marni Merlynda Feoh Muda, Wina Jensisca Muntasir, Muntasir Noorce Christiani Berek Nope, Hotlif Arkilaus Oematan, Grouse Oga, Yoseph Petrus Oliva Maria Dede Repi Paskalis Marianus Subarjo Pellokila, Eri Jit Pius Werawan Purimahua, Sintha Lisa Rani, Theresia Agnesta Nae Riwu, Magdarita Roga, Andrias Umbu Ruliaty, Luh Putu Salmun, Johny R. Serlie K.A. Littik Serlien A. Luik Sholihah, Nur Arifatus Simamora, Friska Deli Sirait, Tupak Siti Sakinah Soleman Landi Soni Doke SP Manongga Tamelan, Paul G. Tokan, Maria Bengan U. Roga, Anderias Umbu Roga, Anderias Venansius Alfridus Weraman, Pius Werawan, Pius Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha Ximenes, Joao M. C. Yosephus P.A, Adrianus Yuliana Tandi Rubak