Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Mengenali Potensi: Asesmen Psikologi Bakat, Minat, dan Kepribadian untuk Pengembangan Potensi Siswa di SD Ciherang, Jawa Barat Fahlevi, Reza; Zamralita, Zamralita; Basaria, Debora; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala; Widyastuti, Philomena Esti; Valentine, Raissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1899

Abstract

Improving the quality of primary education in under-resourced areas such as Ciherang Village, West Java, remains challenging due to limited facilities, guidance, and access to structured psychological assessments. This community engagement program aimed to help students at SD Ciherang recognize their cognitive abilities, interests, and personality traits through a systematic assessment. A total of 53 sixth-grade students participated in three instruments: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) for cognitive ability, SDS Holland for career interests, and the Big Five Inventory (BFI) for personality traits. The program was implemented using a Community-Based Research (CBR) approach that actively involved teachers and Thematic Community Service (KKNT) students. The results showed that most students had good to very good cognitive abilities. Their dominant interests were Artistic and Social, indicating a strong preference for creativity and social interaction. Personality profiles were primarily characterized by Agreeableness and Extraversion, reflecting cooperative, empathetic, and sociable tendencies. These findings highlight the need for extracurricular programs focusing on arts, social engagement, and leadership, as well as structured activities to develop discipline and self-management skills. This initiative provides tangible contributions in the form of tailored recommendations for extracurricular development based on students’ profiles and offers psychological data as a foundation for school policy planning. The approach is expected to enhance educational services and support the optimal development of students’ potential.ABSTRAKPeningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah terbatas seperti Desa Ciherang, Jawa Barat, sering terhambat keterbatasan fasilitas, bimbingan, dan asesmen psikologis yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu siswa SD Ciherang mengenali potensi kognitif, minat, dan kepribadian melalui asesmen terstruktur. Sebanyak 53 siswa kelas VI mengikuti tiga instrumen: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) untuk kemampuan kognitif, SDS Holland untuk minat karier, dan Big Five Inventory (BFI) untuk kepribadian. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) yang melibatkan guru dan mahasiswa KKNT secara aktif. Hasil menunjukkan mayoritas siswa memiliki kemampuan kognitif baik–sangat baik. Minat dominan pada Artistic dan Social, menunjukkan ketertarikan tinggi pada kreativitas dan interaksi sosial, sementara kepribadian siswa didominasi Agreeableness dan Extraversion, yang menggambarkan sifat ramah, kooperatif, dan mudah bersosialisasi. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program ekstrakurikuler seni, sosial, dan kepemimpinan, sekaligus membiasakan kegiatan yang melatih disiplin dan manajemen diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa rekomendasi pengembangan program ekstrakurikuler berbasis profil siswa dan menyediakan data profil psikologis sebagai dasar kebijakan sekolah. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan layanan pendidikan dan mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal.
ASESMEN BAKAT DAN MINAT UNTUK MENENTUKAN POTENSI KARIR SISWA DI SDN CARINGIN NUNGGAL DAN SDN MALEBER GARUT JAWA BARAT Basaria, Debora; , Zamralita; Fahlevi, Reza; Widyastuti, Philomena Esti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i1.34380

Abstract

Equitable and quality education is the main foundation in shaping a young generation that is ready to face future changes and challenges. However, before children are directed towards a particular educational or career path, it is important for them to first recognize themselves—including their strengths, interests, and character. Based on this idea, the Faculty of Psychology at Tarumanagara University, together with KKN students, conducted psychological assessments for sixth-grade students at SDN Caringin Nunggal and SDN Maleber on February 27, 2025. This activity was attended by 36 students using three instruments, namely Colored Progressive Matrices (CPM) to assess cognitive abilities, Self-Directed Search (SDS) Holland to explore career interests, and ENS_48 to map personalities. The assessment results showed that nearly half of the students had excellent cognitive abilities. In terms of interests, many students showed a tendency toward social, artistic, and investigative fields, which emphasize interaction, creativity, and curiosity. Meanwhile, the prominent personality traits were warmth and openness, as reflected in high scores on the agreeableness and openness dimensions. These results are expected to serve as a starting point for students to understand themselves more deeply. With the support of teachers and parents, this assessment plays an important role as a guide in designing educational steps and futures in line with the potential of each child.   ABSTRAKPendidikan yang merata dan berkualitas merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi perubahan dan tantangan masa depan. Namun, sebelum anak diarahkan pada jalur pendidikan maupun karier tertentu, penting bagi mereka untuk mengenali diri terlebih dahulu—meliputi kekuatan, minat, dan karakter yang dimiliki. Atas dasar pemikiran tersebut, Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara bersama mahasiswa KKN menyelenggarakan asesmen psikologi bagi siswa kelas VI di SDN Caringin Nunggal dan SDN Maleber pada 27 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa dengan menggunakan tiga instrumen, yaitu Coloured Progressive Matrices (CPM) untuk menilai kemampuan kognitif, Self-Directed Search (SDS) Holland untuk mengeksplorasi minat karier, serta ENS_48 untuk memetakan kepribadian. Hasil asesmen memperlihatkan bahwa hampir separuh siswa memiliki kemampuan kognitif pada kategori sangat baik. Dari sisi minat, banyak siswa menunjukkan kecenderungan pada bidang sosial, artistik, dan investigatif, yang menekankan interaksi, kreativitas, serta rasa ingin tahu. Sementara itu, kepribadian yang menonjol adalah sifat hangat dan terbuka, tercermin dari skor tinggi pada dimensi agreeableness dan openness.Hasil ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi siswa untuk memahami diri secara lebih mendalam. Dengan dukungan guru dan orang tua, asesmen ini berperan penting sebagai panduan dalam merancang langkah pendidikan dan masa depan sesuai potensi yang dimiliki anak.  
Analisis Korelasi Resiliensi Dengan Psychological Well-Being Pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Hia, Nilam; Basaria, Debora
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v9i1.27391.2025

Abstract

Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah terus meningkatnya angka kelahiran anak berkebutuhan khusus (ABK) setiap tahun. Dengan kondisi pertumbuhan dan perkembangan ABK yang abnormal, berpotensi menjadi tantangan bagi orang tua untuk bertahan dalam menyelesaikan tanggung jawabnya. Orang tua diharapkan memiliki resiliensi untuk dapat bertahan dari tantangan atau menerima keadaan anak. Apabila orang tua tidak mampu menerima keadaan bahkan tidak mampu bertahan, terdapat risiko mengalami gangguan kesehatan fisik dan juga gangguan kesehatan mental. Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus-November 2023 dengan tujuan mengetahui hubungan antara resiliensi dengan psychological well-being pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah orang tua dari enam Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Berdasarkan 280 data partisipan yang diperoleh, menunjukkan hubungan positif dan signifikan pada dua variabel penelitian (r=0.228 dan p<0.000). Adapun temuan lain, yaitu terdapat perbedaan laki-laki dan perempuan dalam psychological well-being (t=6112.500 dan p<0.05). Temuan lainnya menunjukkan perbedaan bidang pekerjaan dalam psychological well-being (t=16.458 dan p<0.05). Demikian pula pada tingkat pendidikan anak dalam psychological well-being (t=29.094 dan p<0.05).
STUDI EKSPLORASI KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK SULUNG PEREMPUAN FASE DEWASA AWAL Anegayuda, Yugen Ghifari; Basaria, Debora; Uranus, Hanna Christina
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69433

Abstract

Kesejahteraan psikologis pada anak sulung perempuan di fase dewasa awal menjadi topik penting karena anak sulung perempuan sering menghadapi beban tambahan, seperti memenuhi ekspektasi orang tua dan tanggung jawab pengasuhan adik. Fenomena ini semakin relevan untuk dikaji karena dampaknya sering kali baru disadari di masa dewasa, di mana mereka menghadapi tantangan identitas dan kesejahteraan pribadi. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana pengalaman mereka membentuk kesejahteraan psikologis di masa dewasa awal. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis pada anak perempuan sulung di tahap awal masa dewasa, dengan menyoroti dampak tanggung jawab dan peran dalam keluarga, berlandaskan teori kesejahteraan psikologis dari Ryff (1989) dan konsep urutan kelahiran menurut Adler (1927). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), dengan melakukan wawancara mendalam kepada perempuan berusia 19-25 tahun. Hasil studi mengungkapkan bahwa pengalaman yang bervariasi secara internal, termasuk peran dalam keluarga mempengaruhi keseimbangan psikologis mereka, dan turut menentukan sejauh mana mereka merasakan tekanan. Hal tersebut di pengaruhi oleh faktor internal yang terjadi dalam keluarga, sehingga individu yang tidak memiliki kesejahteraan psikologis secara positif, akan rentan mengalami kesulitan dalam menghadapi setiap proses yang dialami dalam kehidupan.
GAMBARAN KEPRIBADIAN SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA CIHERANG, KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Zamralita , Zamralita; Basaria, Debora; Fahlevi, Reza; Margaretha, Jane; Widyastuti, Philomena Esti
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v18i2.35623

Abstract

Personality development in elementary school-aged children serves as a crucial foundation for shaping character, thought patterns, and social behavior that will carry into adolescence and adulthood. Understanding the personality traits of elementary students is an important factor in predicting their academic achievement. The dynamics of personality development, particularly in rural areas, possess unique and complex characteristics. Factors such as close-knit social environments, strong local cultural values, and limited access to educational facilities play a significant role in shaping children's personalities in these regions. Ciherang Village, located in Cianjur Regency, West Java, is one such rural area with distinct social and educational characteristics. In the context of primary education, challenges such as limited infrastructure, restricted access to learning resources, and a shortage of qualified educators can influence both the learning process and the psychological development of students. Amid these conditions, understanding students' personality traits becomes increasingly vital. This study aims to provide an overview of the personality profiles of elementary school students in Ciherang Village using a descriptive quantitative approach. A total of 154 students from several elementary schools in the village participated in this research. The instrument used was a questionnaire consisting of 48 items assessing five personality dimensions: Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, and Neuroticism. The analysis revealed that most participants scored high in Agreeableness and low in Neuroticism. These findings suggest the need for implementing collaborative learning systems and relational approaches to support students' optimal personality development.
GAMBARAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF DEWASA MUDA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA PADA MASA KECIL Ahmadi, Qaylila Humaira; Basaria, Debora
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.53696

Abstract

Perceraian di Indonesia mengalami peningkatan yang terus menerus dan mayoritas perceraian terjadi saat individu masih pada masa kecil (BPS, 2023). Jika perceraian terjadi lebih dini dalam kehidupan seorang anak, hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan pada masa dewasa muda. Perceraian orang tua dapat menghambat tugas perkembangan dewasa muda yang dapat mempengaruhi Subjective Well-Being (SWB). SWB adalah istilah untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan yang dialami individu menurut evaluasi subjektif mengenai kepuasan kehidupan dan kebahagiaan mereka (Diener & Ryan, 2009). Tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran detail mengenai SWB dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua pada masa kanak-kanak. Partisipan penelitian adalah 5 wanita dewasa muda yang berusia 20-25 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif, proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara in-depth interview. Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Penelitian menganalisis data dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua partisipan yang memiliki SWB tinggi, sedangkan tiga partisipan memiliki SWB rendah. Partisipan dengan SWB tinggi mengalami kepuasan hidup, afek positif tinggi, dan afek negatif rendah. SWB yang tinggi dikaitkan dengan kedekatan hubungan spiritual, pandangan positif dalam hidup, tujuan karir, dan hubungan baik dengan teman dan sosok ayah setelah perceraian. Perceraian orang tua juga menghambat perkembangan masa dewasa muda sehingga menyebabkan rendahnya SWB.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN PT X Widyastuti, Dea Putri; Fahlevi, Reza; Basaria, Debora
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60177

Abstract

High productivity is expected to produce efficient and effective work. High productivity is needed for companies whose focus is producing goods, PT X is one of the companies whose focus is producing SIM Card and vouchers. In measuring success, human resources are the main factor that ensures the sustainability of the organization. One of the most important issues related to human resources is performance, performance is a reference for every company or organization to evaluate the continuity in achieving the goals of the company or organization. So that the easier it is for the company to achieve its goals, the better the performance of the employees there and vice versa. Work-life balance is one of the factors that can affect employee performance. This research approach uses quantitative methods as a research method with participants totaling 205 employees. The Work-life Balance Scale and Individual Work Performance Questionnaire (IPWQ) measuring instruments were used in this study. The data analysis process uses the IBM SPSS Statistic 25.0 application to test descriptive statistics of respondents and descriptive variables, validity test (R), reliability test (α), and linear regression test/hypothesis test (T). The results obtained work-life balance has an effect of 6.8% on employee performance, with a sig value of 0.000 <0.05.
PENERAPAN PELATIHAN PENINGKATAN KEJUJURAN, PERCAYA DIRI DAN KEPEDULIAN KEPADA ANAK PANTI ASUHAN X Romansa, Chintya; Cristina Ivanka, Nadine; Basaria, Debora
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26139

Abstract

Pelatihan ini dirancang dengan tujuan meningkatkan sifat kejujuran, kepedulian dan rasa percaya diri pada anak panti asuhan X. Panti asuhan X sebagai mitra mengeluhkan bahwa terdapat 15 anak usia 8 - 15 tahun menampilkan perilaku berbohong, mencuri, tidak acuh, melanggar peraturan, dan tidak percaya diri. Maka dari itu, penulis dan tim merancang program pelatihan sebagai bagian dari kegiatan MBKM untuk dapat membantu mitra yaitu panti X dalam meningkatkan kejujuran, kepercayaan diri dan kepedulian pada anak panti X. Sebelum melakukan kegiatan pelatihan, penulis dan tim lebih dulu melakukan pengumpulan data untuk mengetahui kondisi dari anak-anak di panti (pretest). Setelah itu dilakukan psikoedukasi berupa pelatihan yang mengambil bentuk mini seminar dan juga permainan yang meliputi topik berkaitan dengan kejujuran, percaya diri, dan peduli. Setelah itu dilakukan posttest untuk mengetahui hasil kegiatan pelatihan. Didapatkan hasil terdapat peningkatan kejujuran, kepedulian dan sikap percaya diri pada anak panti asuhan X. Hal ini ditandai adanya peningkatan pada ketiga aspek yaitu kejujuran, kepedulian, dan kepercayaan diri. Sebelum diberikan pelatihan hasil rata-rata kejujuran 2.68 setelah diberi pelatihan terjadi peningkatan sebesar 0.15 menjadi 2.83. Hasil rata-rata percaya diri dari 2.5 terjadi peningkatan sebesar 0.19 sehingga menjadi 2.69. Kemudian peduli dari 2.46 terjadi kenaikan sebesar 0.05 menjadi 2.51.
PENERAPAN PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KERJA PADA KINERJA TERAPIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KLINIK X Jollyn, Jollyn; Cynthia, Liani; Callista, Queeny; Basaria, Debora
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26141

Abstract

Klinik X merupakan klinik yang menyediakan layanan konsultasi dan tes psikologi, serta tempat terapi anak berkebutuhan khusus di Jakarta Barat. Klinik X memiliki 6 terapis dengan keahlian yang berbeda-beda, diantaranya adalah terapis edukasi, terapis listening, terapis wicara, dan terapis okupasi. Klinik X sudah berdiri semenjak tahun 1986 dan memiliki lebih dari 30 klien per harinya. Pada klinik tersebut ditemukan bahwa para terapis kurang menunjukkan motivasi kerja yang baik dan produktivitas menurun semenjak COVID-19. Maka dari itu, terdapat kebutuhan dari pengelola untuk dapat membuat para terapis meningkatkan kinerja. Terkait dengan kegiatan MBKM, maka penulis dan tim bermaksud membantu kebutuhan dari klinik X dengan melakukan pelatihan peningkatan motivasi kerja pada terapis anak berkebutuhan khusus di klinik X dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja terapis dalam menjalankan peran dan fungsi mereka di klinik. Pelatihan ini didahului dengan mengenali lebih dulu kondisi kinerja dari para terapis. Penulis melakukan penelitian kecil kepada 6 terapis. Pre-test dilakukan dengan memberikan alat ukur motivasi kerja dari Herzberg (2003). Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif melalui SPSS 20. Hasil pre-test menujukkan skor motivasi kerja 6 terapis berada pada kategori tinggi (M = 3,23). Kemudian pelatihan berjalan selama 5 sesi dengan mengangkat berbagai materi seperti prestasi dan motivasi kerja, pengembangan diri, mindset, stress management, dan goal setting. Setelah diberikan pelatihan peningkatan motivasi kerja dan dilakukan post-test didapatkan hasil terdapat peningkatan motivasi kerja pada terapis di klinik X (M = 3,32). Sehingga disimpulkan penerapan pelatihan peningkatan motivasi kerja berperan efektif membantu motivasi kerja para terapis di klinik X.
PENERAPAN PELATIHAN PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK-ANAK MIDDLE CHILDHOOD DI PANTI ASUHAN X Putri, Marissa; Prahayuningtyas, Fifian; Basaria, Debora
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26146

Abstract

Kepercayaan diri adalah salah satu aspek terpenting dalam hidup untuk menjalankan kehidupan sehari-hari. Kepercayaan merupakan suatu aspek yang harus dimiliki semua orang. Sejak anak berusia dini, mereka harus dilatih untuk mengenal tentang pribadi mereka dan cara menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri mereka. Saat ini banyak ditemukan anak-anak yang sudah merasa dirinya tidak mampu dalam hal yang sebenarnya mereka ingin kuasai tetapi karena mereka minim akan pengetahuan tentang kepercayaan diri, jadi anak-anak merasa insecure untuk menunjukkan kelebihan mereka sendiri. ​​Kegiatan MBKM ini bertujuan untuk menerapkan pelatihan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak yang berada di Panti Asuhan X dari kelas 1 hingga 6 SD yang melibatkan 11 anak perempuan. Sebelum dilakukan pelatihan terlebih dahulu diberikan pre-test yang mengukur kepercayaan diri anak dengan alat ukur Self Confidence dari Karunta (2019). Hasil pre-test menunjukkan tingkat kepercayaan diri anak di Panti Asuhan X adalah berada pada kategori sedang dengan rata-rata 80,44. Setelah dilihat dari hasil test, penulis mendapati bahwa dimensi kemandirian pada variabel Self Confidence memiliki rata-rata rendah. Oleh karena itu sebagai bagian dari kegiatan MBKM, penulis dan tim memberikan pelatihan dalam bentuk psikoedukasi berupa seminar dan berbagai macam kegiatan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Kemudian penulis melakukan post-test dan didapatkan hasil tingkat kepercayaan diri anak di Panti Asuhan X mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori sedang dengan rata-rata 82,44. Dengan kata lain kegiatan pelatihan bermanfaat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak Panti Asuhan X.