Claim Missing Document
Check
Articles

Mengenali Potensi: Asesmen Psikologi Bakat, Minat, dan Kepribadian untuk Pengembangan Potensi Siswa di SD Ciherang, Jawa Barat Fahlevi, Reza; Zamralita, Zamralita; Basaria, Debora; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala; Widyastuti, Philomena Esti; Valentine, Raissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1899

Abstract

Improving the quality of primary education in under-resourced areas such as Ciherang Village, West Java, remains challenging due to limited facilities, guidance, and access to structured psychological assessments. This community engagement program aimed to help students at SD Ciherang recognize their cognitive abilities, interests, and personality traits through a systematic assessment. A total of 53 sixth-grade students participated in three instruments: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) for cognitive ability, SDS Holland for career interests, and the Big Five Inventory (BFI) for personality traits. The program was implemented using a Community-Based Research (CBR) approach that actively involved teachers and Thematic Community Service (KKNT) students. The results showed that most students had good to very good cognitive abilities. Their dominant interests were Artistic and Social, indicating a strong preference for creativity and social interaction. Personality profiles were primarily characterized by Agreeableness and Extraversion, reflecting cooperative, empathetic, and sociable tendencies. These findings highlight the need for extracurricular programs focusing on arts, social engagement, and leadership, as well as structured activities to develop discipline and self-management skills. This initiative provides tangible contributions in the form of tailored recommendations for extracurricular development based on students’ profiles and offers psychological data as a foundation for school policy planning. The approach is expected to enhance educational services and support the optimal development of students’ potential.ABSTRAKPeningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah terbatas seperti Desa Ciherang, Jawa Barat, sering terhambat keterbatasan fasilitas, bimbingan, dan asesmen psikologis yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu siswa SD Ciherang mengenali potensi kognitif, minat, dan kepribadian melalui asesmen terstruktur. Sebanyak 53 siswa kelas VI mengikuti tiga instrumen: Raven’s Colored Progressive Matrices (CPM) untuk kemampuan kognitif, SDS Holland untuk minat karier, dan Big Five Inventory (BFI) untuk kepribadian. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) yang melibatkan guru dan mahasiswa KKNT secara aktif. Hasil menunjukkan mayoritas siswa memiliki kemampuan kognitif baik–sangat baik. Minat dominan pada Artistic dan Social, menunjukkan ketertarikan tinggi pada kreativitas dan interaksi sosial, sementara kepribadian siswa didominasi Agreeableness dan Extraversion, yang menggambarkan sifat ramah, kooperatif, dan mudah bersosialisasi. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program ekstrakurikuler seni, sosial, dan kepemimpinan, sekaligus membiasakan kegiatan yang melatih disiplin dan manajemen diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa rekomendasi pengembangan program ekstrakurikuler berbasis profil siswa dan menyediakan data profil psikologis sebagai dasar kebijakan sekolah. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan layanan pendidikan dan mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal.
ASESMEN BAKAT DAN MINAT UNTUK MENENTUKAN POTENSI KARIR SISWA DI SDN CARINGIN NUNGGAL DAN SDN MALEBER GARUT JAWA BARAT Basaria, Debora; , Zamralita; Fahlevi, Reza; Widyastuti, Philomena Esti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i1.34380

Abstract

Equitable and quality education is the main foundation in shaping a young generation that is ready to face future changes and challenges. However, before children are directed towards a particular educational or career path, it is important for them to first recognize themselves—including their strengths, interests, and character. Based on this idea, the Faculty of Psychology at Tarumanagara University, together with KKN students, conducted psychological assessments for sixth-grade students at SDN Caringin Nunggal and SDN Maleber on February 27, 2025. This activity was attended by 36 students using three instruments, namely Colored Progressive Matrices (CPM) to assess cognitive abilities, Self-Directed Search (SDS) Holland to explore career interests, and ENS_48 to map personalities. The assessment results showed that nearly half of the students had excellent cognitive abilities. In terms of interests, many students showed a tendency toward social, artistic, and investigative fields, which emphasize interaction, creativity, and curiosity. Meanwhile, the prominent personality traits were warmth and openness, as reflected in high scores on the agreeableness and openness dimensions. These results are expected to serve as a starting point for students to understand themselves more deeply. With the support of teachers and parents, this assessment plays an important role as a guide in designing educational steps and futures in line with the potential of each child.   ABSTRAKPendidikan yang merata dan berkualitas merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi perubahan dan tantangan masa depan. Namun, sebelum anak diarahkan pada jalur pendidikan maupun karier tertentu, penting bagi mereka untuk mengenali diri terlebih dahulu—meliputi kekuatan, minat, dan karakter yang dimiliki. Atas dasar pemikiran tersebut, Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara bersama mahasiswa KKN menyelenggarakan asesmen psikologi bagi siswa kelas VI di SDN Caringin Nunggal dan SDN Maleber pada 27 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa dengan menggunakan tiga instrumen, yaitu Coloured Progressive Matrices (CPM) untuk menilai kemampuan kognitif, Self-Directed Search (SDS) Holland untuk mengeksplorasi minat karier, serta ENS_48 untuk memetakan kepribadian. Hasil asesmen memperlihatkan bahwa hampir separuh siswa memiliki kemampuan kognitif pada kategori sangat baik. Dari sisi minat, banyak siswa menunjukkan kecenderungan pada bidang sosial, artistik, dan investigatif, yang menekankan interaksi, kreativitas, serta rasa ingin tahu. Sementara itu, kepribadian yang menonjol adalah sifat hangat dan terbuka, tercermin dari skor tinggi pada dimensi agreeableness dan openness.Hasil ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi siswa untuk memahami diri secara lebih mendalam. Dengan dukungan guru dan orang tua, asesmen ini berperan penting sebagai panduan dalam merancang langkah pendidikan dan masa depan sesuai potensi yang dimiliki anak.  
Analisis Korelasi Resiliensi Dengan Psychological Well-Being Pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Hia, Nilam; Basaria, Debora
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v9i1.27391.2025

Abstract

Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah terus meningkatnya angka kelahiran anak berkebutuhan khusus (ABK) setiap tahun. Dengan kondisi pertumbuhan dan perkembangan ABK yang abnormal, berpotensi menjadi tantangan bagi orang tua untuk bertahan dalam menyelesaikan tanggung jawabnya. Orang tua diharapkan memiliki resiliensi untuk dapat bertahan dari tantangan atau menerima keadaan anak. Apabila orang tua tidak mampu menerima keadaan bahkan tidak mampu bertahan, terdapat risiko mengalami gangguan kesehatan fisik dan juga gangguan kesehatan mental. Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus-November 2023 dengan tujuan mengetahui hubungan antara resiliensi dengan psychological well-being pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah orang tua dari enam Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Berdasarkan 280 data partisipan yang diperoleh, menunjukkan hubungan positif dan signifikan pada dua variabel penelitian (r=0.228 dan p<0.000). Adapun temuan lain, yaitu terdapat perbedaan laki-laki dan perempuan dalam psychological well-being (t=6112.500 dan p<0.05). Temuan lainnya menunjukkan perbedaan bidang pekerjaan dalam psychological well-being (t=16.458 dan p<0.05). Demikian pula pada tingkat pendidikan anak dalam psychological well-being (t=29.094 dan p<0.05).
STUDI EKSPLORASI KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK SULUNG PEREMPUAN FASE DEWASA AWAL Anegayuda, Yugen Ghifari; Basaria, Debora; Uranus, Hanna Christina
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69433

Abstract

Kesejahteraan psikologis pada anak sulung perempuan di fase dewasa awal menjadi topik penting karena anak sulung perempuan sering menghadapi beban tambahan, seperti memenuhi ekspektasi orang tua dan tanggung jawab pengasuhan adik. Fenomena ini semakin relevan untuk dikaji karena dampaknya sering kali baru disadari di masa dewasa, di mana mereka menghadapi tantangan identitas dan kesejahteraan pribadi. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana pengalaman mereka membentuk kesejahteraan psikologis di masa dewasa awal. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis pada anak perempuan sulung di tahap awal masa dewasa, dengan menyoroti dampak tanggung jawab dan peran dalam keluarga, berlandaskan teori kesejahteraan psikologis dari Ryff (1989) dan konsep urutan kelahiran menurut Adler (1927). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), dengan melakukan wawancara mendalam kepada perempuan berusia 19-25 tahun. Hasil studi mengungkapkan bahwa pengalaman yang bervariasi secara internal, termasuk peran dalam keluarga mempengaruhi keseimbangan psikologis mereka, dan turut menentukan sejauh mana mereka merasakan tekanan. Hal tersebut di pengaruhi oleh faktor internal yang terjadi dalam keluarga, sehingga individu yang tidak memiliki kesejahteraan psikologis secara positif, akan rentan mengalami kesulitan dalam menghadapi setiap proses yang dialami dalam kehidupan.
GAMBARAN KEPRIBADIAN SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA CIHERANG, KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Zamralita , Zamralita; Basaria, Debora; Fahlevi, Reza; Margaretha, Jane; Widyastuti, Philomena Esti
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v18i2.35623

Abstract

Personality development in elementary school-aged children serves as a crucial foundation for shaping character, thought patterns, and social behavior that will carry into adolescence and adulthood. Understanding the personality traits of elementary students is an important factor in predicting their academic achievement. The dynamics of personality development, particularly in rural areas, possess unique and complex characteristics. Factors such as close-knit social environments, strong local cultural values, and limited access to educational facilities play a significant role in shaping children's personalities in these regions. Ciherang Village, located in Cianjur Regency, West Java, is one such rural area with distinct social and educational characteristics. In the context of primary education, challenges such as limited infrastructure, restricted access to learning resources, and a shortage of qualified educators can influence both the learning process and the psychological development of students. Amid these conditions, understanding students' personality traits becomes increasingly vital. This study aims to provide an overview of the personality profiles of elementary school students in Ciherang Village using a descriptive quantitative approach. A total of 154 students from several elementary schools in the village participated in this research. The instrument used was a questionnaire consisting of 48 items assessing five personality dimensions: Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, and Neuroticism. The analysis revealed that most participants scored high in Agreeableness and low in Neuroticism. These findings suggest the need for implementing collaborative learning systems and relational approaches to support students' optimal personality development.
GAMBARAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF DEWASA MUDA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA PADA MASA KECIL Ahmadi, Qaylila Humaira; Basaria, Debora
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.53696

Abstract

Perceraian di Indonesia mengalami peningkatan yang terus menerus dan mayoritas perceraian terjadi saat individu masih pada masa kecil (BPS, 2023). Jika perceraian terjadi lebih dini dalam kehidupan seorang anak, hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan pada masa dewasa muda. Perceraian orang tua dapat menghambat tugas perkembangan dewasa muda yang dapat mempengaruhi Subjective Well-Being (SWB). SWB adalah istilah untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan yang dialami individu menurut evaluasi subjektif mengenai kepuasan kehidupan dan kebahagiaan mereka (Diener & Ryan, 2009). Tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran detail mengenai SWB dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua pada masa kanak-kanak. Partisipan penelitian adalah 5 wanita dewasa muda yang berusia 20-25 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif, proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara in-depth interview. Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Penelitian menganalisis data dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua partisipan yang memiliki SWB tinggi, sedangkan tiga partisipan memiliki SWB rendah. Partisipan dengan SWB tinggi mengalami kepuasan hidup, afek positif tinggi, dan afek negatif rendah. SWB yang tinggi dikaitkan dengan kedekatan hubungan spiritual, pandangan positif dalam hidup, tujuan karir, dan hubungan baik dengan teman dan sosok ayah setelah perceraian. Perceraian orang tua juga menghambat perkembangan masa dewasa muda sehingga menyebabkan rendahnya SWB.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN PT X Widyastuti, Dea Putri; Fahlevi, Reza; Basaria, Debora
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60177

Abstract

High productivity is expected to produce efficient and effective work. High productivity is needed for companies whose focus is producing goods, PT X is one of the companies whose focus is producing SIM Card and vouchers. In measuring success, human resources are the main factor that ensures the sustainability of the organization. One of the most important issues related to human resources is performance, performance is a reference for every company or organization to evaluate the continuity in achieving the goals of the company or organization. So that the easier it is for the company to achieve its goals, the better the performance of the employees there and vice versa. Work-life balance is one of the factors that can affect employee performance. This research approach uses quantitative methods as a research method with participants totaling 205 employees. The Work-life Balance Scale and Individual Work Performance Questionnaire (IPWQ) measuring instruments were used in this study. The data analysis process uses the IBM SPSS Statistic 25.0 application to test descriptive statistics of respondents and descriptive variables, validity test (R), reliability test (α), and linear regression test/hypothesis test (T). The results obtained work-life balance has an effect of 6.8% on employee performance, with a sig value of 0.000 <0.05.
Hubungan Interaksi Sosial Dalam Kelompok dan Tingkat Stress Akademik Siswa SMA: Studi Kasus SMA X Effendie, Marsella; Basaria, Debora; Anggraini H.W, Astri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara interaksi sosial dalam kelompok dan tingkat stres akademik siswa SMA, khususnya di SMA X. Interaksi sosial dalam kelompok dianggap sebagai faktor penting yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis siswa, terutama dalam menghadapi tekanan akademik yang sering kali muncul akibat tuntutan prestasi, hubungan antar teman, dan lingkungan belajar yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan populasi siswa SMA X, dan sampel sebanyak 209 siswa yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur tingkat interaksi sosial dan stres akademik, sementara analisis data dilakukan menggunakan regresi linier melalui software JASP untuk menguji hubungan antara variabel independen (interaksi sosial) dan variabel dependen (tingkat stres akademik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial dalam kelompok tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat stres akademik siswa, yang mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain mungkin lebih berpengaruh, seperti manajemen waktu atau dukungan keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa interaksi sosial dalam kelompok tidak berkontribusi pada tingkat stres akademik siswa, sehingga implikasinya menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi stres akademik dan pentingnya pengembangan strategi dukungan yang lebih komprehensif bagi siswa dalam menghadapi tekanan akademik.
Pengaruh Subjective Well-Being Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. X Di Jakarta Adeline, Aurelia; Basaria, Debora; Fahlevi, Reza
Psikologi Prima Vol. 7 No. 1 (2024): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v7i1.5072

Abstract

This study explores subjective well-being's influence on employee performance at PT X, a company in the building chemical industry sector in Jakarta. This research is based on the importance of employee well-being in achieving optimal performance and how subjective well-being can be a determining factor, as supported by several studies that show a positive influence between subjective well-being and performance. Initial observations showed high employee performance results, with most employees able to complete work quickly and precisely, as well as a work atmosphere full of happiness and positive emotions based on the results of an initial survey of 30 employees. This study used a quantitative approach with data collected through an online questionnaire distributed to 165 employees of PT X. The instruments used included the Satisfaction With Life Scale (SWLS) and Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) to measure subjective well-being, as well as the Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) to measure employee performance. Using a simple regression test, the analysis results obtained an R square value of 9.7% and a significance level of p < 0.05, indicating that subjective well-being significantly affects the employee performance of PT X in Jakarta.
Pengaruh Growth Mindset Terhadap Employee Resilience di Unit Foods PT X Aurellia, Patricia; Basaria, Debora; Fahlevi, Reza
Psikologi Prima Vol. 7 No. 1 (2024): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v7i1.5097

Abstract

PT X is one of the companies engaged in Fast Moving Customer Goods (FMCG) in Indonesia, located in Jakarta. The achievement of PT X certainly must maintain the role of qualified employees so that the company can increase its productivity, efficiency, and competitiveness to excel in competition in the era of globalization. The intense competition in the FMCG industry encourages PT X's Foods unit employees to withstand pressure and rise from failure to continue to grow. To encourage employee performance, PT X applies several values to support the effectiveness of employee performance in achieving targets, one of which is a growth mindset. Some previous research results show ambiguity in the relationship between a growth mindset and employee resilience. Therefore, this study aims to determine the effect of a growth mindset on employee resilience in the PT X Foods unit. Research data were obtained through the distribution of Google Forms to 87 employees who met the criteria for research characteristics. The results of this study's data analysis indicate an effect of a growth mindset on employee resilience in the Foods unit of PT X with a Sig value. 0,000 < 0,05. In addition, the coefficient of determination shows that the effect of growth mindset on employee resilience is 15%, while other variables influence the remaining 85%.