p-Index From 2021 - 2026
12.147
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Maternal and Child Health BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Kesehatan Primer Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Pengabdian Kesehatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Primer
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : AVICENNA

ANALISIS PENERAPAN SANITASI DI PASAR PANORAMA KOTA BENGKULU Mutiara Nafita Nafita; Eva Oktavidiati Oktavidiati; Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini Angraini
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Pasar Panorama merupakan Pasar yang terletak di kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Pasar ini cukup luas dan lebih nampak sebagai pasar tradisional. Pedagang berjualan memenuhi area pasar dengan lapak dan kios-kios. Pedagang adalah salah satu orang yang selalu beraktifitas pada lingkungan pasar yang setiap hari selalu berdampingan dengan sanitasi seperti air, toilet, tempat cuci tangan, maupun lainnya. Jika sanitasi lingkungan pasar terganggu dan tidak bersih maka tidak menutup kemungkinan akan terkena penyakit seperti diare, gatal-gatal. Maka dari itu sangat perlu diperhatikan masalah sanitasinya agar terhindar dari penyakit. Metode : penelitian menggunakan jenis kualitatif deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Penelitian ini berpedoman pada Permenkes No. 17 Tahun 2020. Hasil : Kondisi air bersih, kamar mandi dan toilet, pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah, pengendalian vektor, kualitas makanan dan bahan pangan dan binatang pembawa penyakit dan desinfeksi pasar di Pasar Panorama Kota Bengkulu belum memenuhi syarat, Kondisi IPAL dan tempat cuci tangan di Pasar Panorama Kota Bengkulu tidak memenuhi syarat. Kesimpulan : Kondisi penerapan sanitasi di Pasar Panorama Kota Bengkulu belum memenuhi syarat, karena masih banyak syarat-syarat Permenkes No.17 Tahun 2020 yang belum memenuhi syarat sanitasi.
The B3 Solid Medical Waste Management at Sukamerindu Public Health Center Bengkulu City in 2021: Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 Di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2021 Nova Hariansyah; Agus Ramon; Wulan Angraini; Nopia Wati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Setiap institusi pelayanan kesehatan haruslah mengelola lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengelolaan limbah medis padat B3 di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu menggambarkan keadaan dari objek yang diteliti, pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi lapangan menggunakan Kuesioner. Informan pada penelitian ini adalah petugas kesling, perawat dan cleaning cervis Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 08 Februari s/d 08 Maret Tahun 2021 di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Hasil penelitian Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 di Puskesmas Sukamerindu menunjukan bahwa pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Ada lima tahapan pengelolaan limbah medis yaitu : Identifikasi Limbah Medis Padat, Pemilahan Limbah Medis Padat, Pewadahan Dan Pengangkutan Limbah Medis Padat, Tempat Penampungan Sementara Limbah Medis Padat, Pengolahan Limbah Medis Padat. Pengelolaan limbah medis padat yang sudah sesuai baru tiga tahap yaitu, Pewadahan Dan Pengangkutan Limbah Medis, Tempat Penampungan Sementara Limbah Medis Padat Dan Pengolahan Limbah Medis Padat. Dan ada dua tahapan yang belum berjalan yaitu : Identifikasi Limbah Medis Padat, Pemilahan Limbah Medis Padat. Untuk Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu harus melakulan evaluasi terhadap tahapan pengelolaan limbah medis padat dan pelaksanaan, rencna terhadap sistem pengelolaan limbah medis padat, dan kesehatan lingkungan rumah sakit yang ada di peraturan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
THE Histori Of Child Death With Women Fertility Of Childbearing Age In Bengkulu Province: Fertility Bintang Agustina Pratiwi; Nopia Wati; Oktarianita ok; Wulan Angraini; Mugia Bayu Raharja
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fertility in Bengkulu province shows 2.3, although it is lower than the national figure, this figure shows that there are still many women of childbearing age who have more than two children. Meanwhile, the neonatal mortality rate is increasing . The purpose of this study was to determine the relationship between the history of child mortality and the fertility of women of childbearing age. Method: Quantitative research with a cross sectional design. The data used is secondary data sourced from the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017, focusing on the childbearing age with a total sample of 274 people meeting the criteria. The location chosen is Bengkulu province. Data analysis was carried out by univariate and bivariate (chi square).Results: most of the respondents had 2 children (65.6%) and had no history of child mortality (90.2%). There is a relationship between Child Mortality History and fertility of urban age women. Conclusion: Age fertility in suburban Bengkulu province affects the history of child mortality.
Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu: Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu rahmida nadia; Nopia Wati; Muhammad Amin; Wulan Angraini
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Setiap orang memiliki kebutuhan air harian yang berbeda dalam setiap tahap kehidupan. Biasanya semakin tinggi tingkat kehidupan manusia, jumlah konsumsi airpun juga meningkat sehingga muncul alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air minum yaitu dengan air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang (DAMIU). DAMIU adalah usaha industri pengolahan air minum yang diperlukan masyarakat dengan metode curah dikemas dengan ukuran yang besar dengan harga yang lebih murah oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui ditribusi frekuensi dari analisa Analisis penilaian higienen Sanitasi pada DAMIU.Metode:Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan studi deskrptif kuantitatif yang berlandaskan Permenkes RI No 43 Tahun 2014. Hasil: dari 36 DAMIU yang terdapat di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa untuk sanitasi tempat DAMIU yang memenuhi syarat 63,5% dan yang tidak memenuhi syarat 36,5%, untuk sanitasi peralatan DAMIU memenuhi syarat 91,4%, untuk sanitasi penjamah DAMIU memenuhi syarat 55,5% dan yang tidak memenuhi syarat 44,5%, untuk sanitasi air baku air minum DAMIU tidak memenuhi syarat 24,3%, untuk sanitasi keseluruhan DAMIU yang memenuhi syarat 19,4% yang tidak memenuhi syarat 80,6%.Kesimpulan: dari 4 indikator yang telah di ukur: tempat, peralatan, penjamah, air baku air minum DAMIU di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa masih sangat membutuhkan pengawasan dan perhatian dari instansi kesehatan lingkungan kota Bengkulu.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PENYAKIT PENYERTA PADA PENDERITA COVID-19 DI INDONESIA iis suryani; Wulan Angraini; Sarkawi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2023): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v18i1.5005

Abstract

Background: Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease caused by the new Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) virus which was first detected in Wuhan City of China and spread widely to more than 180 countries in the world . Given the high number of Covid-19 cases both globally and nationally, this study aims to identify the characteristics of co-morbidities in patients with Covid-19. Method: This research is a qualitative descriptive research using secondary data through the official website covid.go.id. Results: a descriptive study through the official government website showed that the majority of Covid-19 sufferers were dominated by women (51.3%) with most of the deaths occurring in the age group > 60 years (46.7%) and the majority of Covid-19 patients suffered hypertension (50%) and diabetes mellitus (37.2%). Conclusions and Suggestions: Most of the co-morbidities in patients with Covid-19 in Indonesia occur in the age group >60 years with chronic disease conditions, the majority being hypertension and diabetes mellitus. So, as a self-defense effort, giving vaccines to co-morbid groups must still be carried out by following the technical instructions for implementing the Covid-19 vaccine.
Hubungan Konsumsi Ikan Dengan Tingkat Kecukupan Protein Anak Batita Pada Keluarga Nelayan Di Kelurahan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Oktavia, Desi; Oktavidiati, Eva; Febriawati, Henni; Angraini, Wulan
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i1.5325

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan di Dinas Perikanan Kota Bengkulu diketahui bahwa masyarakat nelayan hanya mengkonsumsi ikan 30% dari hasil penangkapan. Hal ini karena status ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu yang masih tergolong menengah ke bawah sehingga lebih memilih untuk menjual ikan hasil tangkapannya daripada mengkonsumsinya. Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bengkulu Kecamatan Teluk Segara memiliki angka konsumsi ikan yaitu sebesar 19,26 kg/kapita/tahun, angka ini masih cukup rendah dibandingkan dengan angka konsumsi ikan nasional. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Mix method dengan pendekatan Explanatory. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi ikan dengan kecukupan protein (p-value = 0,054), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi konsumsi ikan dengan kecukupan protein (p-value). = 0,438). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kebiasaan konsumsi ikan dengan konsumsi protein anak, sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Hal ini kemudian didukung oleh data kualitatif yang menunjukkan bahwa pola konsumsi ikan berpengaruh terhadap asupan protein pada anak usia dini. Karena tidak ada hubungan frekuensi konsumsi ikan dengan kecukupan protein pada balita, maka Ha ditolak dan H0 diterima. Kemudian didukung data kualitatif bahwa frekuensi konsumsi ikan tidak berpengaruh terhadap asupan protein balita di Kecamatan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, karena pada saat frekuensi konsumsi ikan tinggi atau sering tetapi dalam jumlah sedikit, itu tidak dapat mempengaruhi kecukupan protein. Hal ini dikarenakan ayah dari anak tersebut bekerja sebagai nelayan dan tidak melaut setiap hari. Kesimpulan dan Saran: Pola konsumsi ikan batita baik dimana hal ini dikarenakan pekerjaan ayah mereka sebegai nelayan, namun hal tersebut tidak bisa menjadikan konsumsi protein nya juga baik karena setiap ikan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda. Kata kunci: Konsumsi Ikan, Protein, Batita
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Syarizal Sidiq Aji Putra Utama Aldi, Renaldi Wira Pranata Allfaress, Reffky Achmad Amrullah, Hilma Andri Kusuma Wijaya Andri Sartika Andri, Juli Andry Sartika Anesa fitri Aprilia, Miranti Arif Munandar Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betrianita Betrianita Betrianita Betrianita, Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desenze, Tenia Desri Suryani Dinda Rezalia Dwi Astuti Dwi Putra, Raditya Eci Nopia Edi Purwoko Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany eva oktavidiati EVA OKTAVIDIATI, EVA Exsa Akhirullah Fatmawati, Tresna Fatmawati, Zulaikha Fatsiwi Nunik Andari Fera Anggraeni Fifit Nanda Nirwana FIRDAUS, FITRIANA Harjuita, Tiara Rifki Henni Febriawati henni febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Iis Suryani Iis Suryani Irfana Syafitri Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal, Jafrizal Kambera, Loli Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Larra Fredrika Larra Fredrika Lastari, Desi Lesmi, Anisa Lia Fitriani Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri Lindanur Sipatu Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mardiah Syofiana Mario Ekoriano Maritce Rombe Meirinasari, Risky Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutiara Nafita Nafita Nofa Sagitarius Nora Idiawati Nova Hariansyah Nurdan, Jon Hendri Nyayu Mashita Ariani Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia P, Bintang Agustina Padila Padila Padila Padila, Padila Parwito Parwito, Parwito Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri PRATIWI, ANDRIANI Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putra Anugrah, Putra Putri Pratama, Yesa Rahmad Lendo rahmida nadia Randika Alifiyandi, Muhammad Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Yanuarti Risnanosanti Risnanosanti Rizal, Achmad Faisal Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Siral Siral Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Syafitri, Irfina Tendengki, Rein Tiara Rifki Harjuita Tresna Fatmawati Valentine, Zulva Suwatr Zara Vica Sekarsari villerizal, Rossy Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Widya Astuti, Riska Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yuni Kartika Yusmaniarti Yusmaniarti Zulaikha Agustinawati