Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Flyover

Evaluasi Durasi Pelaksanaan Proyek Dengan Menggunakan Critical Path Method (CPM): Studi Kasus : Stadion Sepak Bola Kota Bawela, Kota Sorong Apituley, Mykel Djinolla; Ashad, Hanafi; Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2155

Abstract

Kota Sorong merupakan salah satu kota di Provinsi Papua Barat dengan tingkat perkembangan ekonomi dan infrastruktur yang cukup pesat, karena itulah akan di lakukan evaluasi pada proyek pembangunan stadion sepak bola kota sorong dengan menggunakan suatu metode untuk dapat mengetahui besarnya persentase penyimpangan/deviasi dari segi waktu dan juga durasi yang diperoleh pada proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah Critical Path Method (CPM). Kontrak “A” bahwa pekerjaan direncanakan mencapai 100% adalah pada minggu ke-21, dengan metode CPM diperoleh persentase pekerjaan dapat terselesaikan pada minggu ke-23 sehingga bisa terjadi percepatan sedangkan untuk kontrak “B" direncanakan mencapai 100% adalah pada minggu ke-18 dan dengan metode CPM diketahui pekerjaan dapat terselesaikan pada minggu yang sama yaitu minggu ke-18, sehingga tidak terjadi percepatan ataupun keterlambatan. Berdasarkan metode CPM, durasi yang diperoleh dari Kontrak “A” adalah 175 hari sedangkan untuk kontrak “B" adalah 126 hari. Perlu dihitung aktivitas – aktivitas yang mengalami deviasi baik positif maupun negatif dengan memperhatikan sumber adanya baik Material, Peralatan, dan Analisa Harga Satuan dan sebaiknya data responden proyek lebih diperhatikan baik dari segi konsultan maupun kontraktor
Aplikasi Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Perencanaan Durasi Pelaksanaan: Studi Kasus Proyek Paket Pekerjaan Longsoran Ruas Tarengge-Kayulangi Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan Yulianti, Fitria Devi; Ashad, Hanafi; Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2196

Abstract

Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong berbagai sektor untuk mengadopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam manajemen proyek, AI menawarkan pendekatan berbasis data dalam memperkirakan durasi pelaksanaan pekerjaan secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi AI dalam menyusun estimasi durasi pelaksanaan proyek serta memvalidasi hasilnya menggunakan Microsoft Project Manager. Studi kasus dilakukan pada proyek penanganan longsoran di ruas jalan Tarengge–Kayulangi, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Analisis dilakukan pada empat segmen proyek dengan membandingkan hasil estimasi AI dan Microsoft Project terhadap durasi aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI menghasilkan estimasi durasi antara 25 hingga 37 hari dengan deviasi rata-rata sebesar –16,90% dari durasi aktual. Sementara itu, estimasi menggunakan Microsoft Project berada pada rentang 32 hingga 56 hari, dengan deviasi rata-rata +13,52%. Perbandingan langsung antara hasil estimasi Tingkat kesesuaian hasil AI terhadap Microsoft Project tergolong rendah hingga sedang, karena terdapat deviasi rata-rata sebesar –25,54 %. Artinya, hasil AI belum sepenuhnya mewakili pendekatan teknis yang dilakukan oleh Microsoft Project. Dengan demikian, AI berpotensi digunakan sebagai alat bantu dalam estimasi awal durasi proyek, namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut menggunakan perangkat lunak manajemen proyek konvensional untuk meningkatkan akurasi dan keandalannya.
Kajian Kinerja Sistem Kontrak Konstruksi Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Pembangunan Sulawesi Pratiwi, Emma; Ashad, Hanafi; Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 1 (2022): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v2i1.869

Abstract

Dalam pelaksanaannya, hal yang perlu dipertimbangkan pertama kali oleh pemilik proyek atau pengguna jasa adalah memilih bentuk kontrak konstruksi yang akan diterapkan. Hal inilah yang perlu diperjelas hubungan antara kualifikasi pada Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Pembangunan Sulawesi sebagai pemilik proyek dan bentuk kontrak kontruksi yang akan digunakan agar tanggung jawab sesuai regulasi dan memperoleh kinerja yang baik sehingga tidak menimbulkan perpanjangan waktu, pekerjaan variation order yang menyebabkan perlunya amandemen kontrak dalam proyek konstruksi T/L 150kV Barru Incomer 2 phi (Sidrap-Maros). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kontrak konstruksi yang tepat diterapkan pada proyek konstruksi dan untuk menganalisa pengaruh bentuk kontrak konstruksi terhadap kinerja pada proyek konstruksi T/L 150kV Barru Incomer 2 phi (Sidrap-Maros). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa k inerja sistem kontrak konstruksi pada proyek tingkat kemampuannya diperkirakan sebesar 92,98% dengan bentuk kontrak kerja EPC sesuai dengan kontrak.
Analisis Metode Least Cost Analysis dan Metode Fast Tracking pada Pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar Syara, Elfiyusriningsi; Ashad, Hanafi; Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 1 (2023): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v3i1.1468

Abstract

Risiko waktu pada proyek konstruksi adalah keterlambatan jadwal proyek dari waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan tersebut dapat menyebabkan fluktuasi anggaran yang akhirnya terjadi pemborosan anggaran (over budget). Seperti yang terjadi pada pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar mengalami keterlambatan pekerjaan dari kontrak yang telah ada sebelumnya yaitu -25 %, sehingga dapat mengakibatkan kerugian pada kontraktor. Kerugian itu dapat berupa kerugian biaya maupun kerugian waktu karena perlu diadakan penambahan waktu kerja yaitu lima puluh hari. Dalam mengatasi hal tersebut diperlukan analisis terkait waktu dan biaya dengan membandingkan metode yang telah ada Metode yang digunakan adalah membandingkan anatar metode least cost analysis (LCA) dengan metode fast tracking untuk menghasilkan biaya yang rendah dan durasi waktu yang pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang menghasilkan biaya dan waktu yang lebih hemat biaya dengan durasi terkecil adalah Fast Tracking karena dapat memperkecil waktu selama 4 (empat) minggu tanpa penambahan biaya.