Claim Missing Document
Check
Articles

DESA EDU WISATA SUMBEREJO DI KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Afifa Tifliya Wulandari; Suryo Tri Harjanto; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumberejo, Kota Batu menjadi salah satu desa yang memiliki potensi dalam bidang pertanian. Banyaknya lahan pertanian di Desa Sumberejo memungkinkan terjadinya panen yang berlebihan. Sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan berupa limbah sayur. Perancangan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi desa dan memberikan alternatif penyelesaian masalah dengan adanya desain kawasan wisata edukasi pedesaan yang bertanggung jawab pada keberlanjutan alam sekitar. Penerapan tema arsitektur biofilik mampu memberikan adaptasi, hubungan positif, serta keterikatan emosional antara alam dan manusia secara berulang serta berkelanjutan. Penggunaan metode rancangan dimulai dari mengetahui isu, memahami objek dan tema, mengumpulkan data, menganalisis dan membuat konsep rancangan. Tata ruang, bentuk dan struktur bangunan berupa hasil keterkaitan antara prinsip arsitektur biofilik dengan lingkungan serta respon utilitas terhadap desain lanskap. Dengan demikian diharapkan rancangan ini dapat menciptakan kawasan wisata dengan fasilitas edukasi dan rekreasi. Selain itu, memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup dan ekonomi warga Desa Sumberejo.
Perumahan Dengan Konsep Ramah Pandemi Di Kabupaten Malang TEMA: Arsitektur Urban Modern Adek Gandhi Himawan Sugiharto; Suryo Tri Harjanto; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan yang dirancang dengan konsep rumah pasca-pandemi merupakan desain yang dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan penghuninya. Seluruh aspek kehidupan masyarakat berubah drastis, termasuk faktor pendukung kebutuhan sehari-hari (Kompas, 2021) Di Kabupaten Malang masih jarang ditemukan konsep hunian dengan konsep ramah pandemi. Apabila tersedia, harga yang ditawarkan biasanya cukup mahal. Hal itulah yang menjadi landasan pengambilan judul “Perumahan Dengan Konsep Ramah Pandemi Di Kabupaten Malang”. Perancangan akan difokuskan dari tahap site planning hingga tahap olah bentuk hunian dan fasilitas umum. Metode pendekatan perancangan akan menggunakan pendekatan urban modern. Konsep ramah pandemi yang dihasilkan dari perancangan adalah pemisahan sirkulasi, penambahan perabot ramah pandemi, serta perancangan pencahayaan and penghawaan alami.
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBATOR DI KOTA PASURUAN TEMA: ARSITEKTUR MODERN Nico Firmansyah; Suryo Tri Harjanto; Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas yang menunjang pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan sampai saat ini belum tersedia. Padahal, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang dapat meningkatkan perekonomian Kota. Perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator di Kota Pasuruan ini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi guna mengatasi isu tersebut. Creative Hub dan Fasilitas Inkubator ini akan memberikan fasilitas – fasilitas yang dapat membantu para pegiat ekonomi kreatif untuk mematangkan ide mereka sehingga ide mereka dapat menjadi sebuah produk inovatif. Pemilihan Arsitektur Modern sebagai tema pada perancangan bangunan ini dikarenakan banyaknya ruang dan kegiatan yang berbeda sehingga membutuhkan ruang yang baik dan fungsional. Pemilihan lokasi berada di zona perdagangan, jasa dan perkantoran dimana lokasi tersebut berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau oleh pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan. Dengan demikian diharapkan perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator ini dapat menunjang para pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan.
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBASI BISNIS RAMAH DISABILITAS TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Ratih Puspita Sukmawati; Suryo Tri Harjanto; Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas yang mengutamakan kepentingan penyandang disabilitas di Kota Probolinggo sampai saat ini masih belum tersedia, akibatnya banyak potensi yang dimiliki oleh penyandang disabilitas tidak dapat dikembangkan secara optimal. Dengan diadakannya suatu wadah maupun tempat bagi penyandang disabilitas, menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki baik bakat, minat, maupun kreativitas. Melalui pendekatan tema Arsitektur Perilaku, diharapkan bangunan yang dirancang ini dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan lingkungannya. Dimana penyandang disabilitas rentan terhadap suara dan mudah bosan sehingga diciptakan ruangan yang memiliki banyak bukaan. Metode yang digunakan untuk merancang bangunan ini melalui proses pengumpulan data, baik itu berasal dari Buku, Jurnal, maupun Peraturan Daerah yang ditetapkan. Untuk menjawab permasalahan yang ada maka rancangan bangunan ini akan diberikan beberapa kemudahan bagi penyandang disabilitas berupa guiding dan warning block, jalur khusus kursi roda dan juga rambu jalan. Tak hanya itu, Creative Hub yang akan dirancang ini memiliki fasilitas edukasi, pameran dan juga area co-working sebagai bentuk pengembangan kegiatan para penggunanya.
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBATOR BISNIS DI KAB. JEMBER TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Ahmad Sulton Royan; Suryo Tri Harjanto; M. Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis merupakan suatu wadah untuk menciptakan ekosistem belajar dengan berbagai disiplin yang saling berkolaborasi untuk menciptakan gagasan kreatif serta menciptakan entrepreneurs baru sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis ini juga sebagai respon untuk mengembalikan perekonomian sekala nasional maupun daerah setelah terjadinya pandemi dimana menyebabkan terjadinya penurunan yang sangat drastis pada aspek ekonomi hingga terjadi peningkatan angka pengangguran. Adapun Kabupaten Jember menurut data statistik BPS Kabupaten Jember 2020 meningkat cukup tinggi sehingga dengan adanya rancangan ini, dapat menjadi solusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Jember. Metodelogi pada rancangan ini yaitu meliputi pengumpulan data objek rancangan dan tema, analisis, skematik konsep, dan drawing. Dan tema yang diterapkan pada rancangan ini adalah arsitektur berkelanjutan dengan harapan dapat menjadi bangunan yang peduli akan lingkungan dan dapat berkelanjutan hingga generasi mendatang. Adapun hasil akhir dari perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis ini dapat menjadi titik kumpul masyarakat untuk menumbuhkan ekosistem belajar dan berbisnis dengan bangunan berkonsepkan yang ramah lingkungan dan ramah bagi disabilitas.
PERANCANGAN PERUMAHAN UNTUK MILENIAL DI KABUPATEN MALANG DENGAN KONSEP RAMAH PANDEMI TEMA: ARSITEKTUR POST-MODERN Rifai Rezaena Nur Faizi; Suryo Tri Harjanto; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang berfungsi sebagai tempat berlindung dan beristirahat. Sekumpulan rumah yang berkelompok dan menjadi satu kawasan dinamakan perumahan. Perancangan ini timbul karena adanya sebuah virus Covid-19 yang menginfeksi seluruh dunia. Tujuan dari rancangan ini untuk menciptakan hunian yang ramah pandemi serta target pasarnya kaum milenial. Metode perancangan yang digunakan ialah mencari peluang, mengumpulkan data, melakukan analisa berdasarkan peraturan pemerintahan yang ada, dan melakukan pengonsepan. Dengan munculnya virus baru pada suatu kawasan, maka terciptalah sebuah gagasan merancang perumahan ramah pandemi dengan pendekatan Arsitektur Post-Modern. Pada permasalahan penanggulangan pandemi terciptalah sebuah ruang isolasi, area komunal, wastafel dan box kesehatan, serta konsep penghawaan. Untuk tanggapan dari kaum milenial adalah rumah dengan fitur smarthome dan membuat fasilitas umum berdasarkan karakteristik kaum milenial.
REST AREA DAN PUSAT WISATA BELANJA UMKM TEMA: ARSITEKTUR MODERN Pontivex Kurnia Adi Prabawa; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jl. Raya Ampeldento dan Desa Ampeldento merupakan area yang dilalui oleh lajur jalan tol Pandaan Malang. Ditambah lagi dengan adanya pintu gerbang dan exit tol yang aksesnya melalui Jl.Raya Ampeldento sehingga cukup banyak kendaraan yang melintasi daerah ini. Bila membahas tentang lahan profit, area sekitar lajur Jl.Raya Ampeldento memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi bagi Desa Ampeldento, sehingga beberapa warga yang berjualan makanan/minuman bahkan produk UMKM pada area sekitar jalan tersebut. Untuk mengatasi berbagai kebutuhan para pengguna Jl. raya ampeldento serta menampung UMKM masyarakat setempat maka diperlukan adanya perancangan kebutuhan prasarana jalan salah satunya Rest Area dan Pusat Belanja UMKM. Perancangan Rest Area pada jurnal ini menerapkan tema arsitektur modern. Pemilihan Arsitektur Modern pada perancangan bangunan ini dikarenakan banyaknya kegiatan yang berbeda sehingga membutuhkan ruang yang baik dan fungsional. Dikarenakan letak lahan yang berdekatan dengan jalan raya, maka lahan perancangan juga dirancang agar mampu menahan perningkatan pemanasan global dari bangunan serta lingkungan disekitarnya. Metode perancangan yang digunakan adalah survey lapangan secara langsung serta observasi melalui literatur.
PASURUAN CREATIVE HUB (CO-WORKING SPACE) TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER M. Farrel Bagus Septian; Suryo Tri Harjanto; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Industri 4.0 di Indonesia membuat Kota Pasuruan merasakan dampaknya, yang mana Kota Pasuruan merupakan satu kota di Jawa Timur dengan banyak pelaku industri kreatif. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya tingkat kemiskinan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir karena pengaruh dari sektor ini. Untuk memfasilitasi para pelaku industri kreatif di Kota Pasuruan, dibutuhkan sarana yang mampu memfasilitasi perkembangan industri kreatif melalui pendidikan, pengembangan dan pemasaran. Kegiatan dalam Creative-Hub menggabungkan keterampilan, bakat serta disiplin pelaku industri kreatif dalam suatu komunitas. Arsitektur Kontemporer merupakan suatu pendekatan arsitektur yang tidak dibatasi oleh suatu langgam arsitektur tertentu dan juga tanggap akan kondisi lingkungan sekitar (Atmaja, Susilo, & Sukowiyono, 2019). Penerapan tema Kontemporer diambil dikarenakan dalam penyelenggaraannya, Pasuruan Creative-Hub mewadahi berbagai aktivitas multisektor. Metode perancangan yang digunakan melalui pendekatan isu-isu terkait, kemudian berlanjut penentuan lokasi dan tema sampai dengan analisa sintesa yang menghasilkan konsep desain dan berakhir pada hasil akhir rancangan desain. Dihadirkannya Pasuruan Creative-Hub ini, diharapkan mampu menjadi ruang dinamis yang memberi lapangan pekerjaan baru, menambah layanan pendidikan, memperluas pengembangan bisnis, serta menciptakan inovasi lebih mendalam dalam industri kreatif.
KONSEP ARSITEKTUR LANSEKAP BERKELANJUTAN PADA DESAIN TAMAN JINGGA RT.02 RW. 09 KELURAHAN MERJOSARI, KOTA MALANG Sri Winarni; Hamka; Suryo Tri Harjanto
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 1 (2023): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v7i1.6110

Abstract

Permukiman RW.09 Kelurahan Merjosari memiliki beberapa ruang terbuka aktif yang tersebar di beberapa titik di masing-masing RT. Salah satu ruang terbuka yang berada di RT. 02, yaitu Taman Jingga, taman tematik yang keberadaannya belum termanfaatkan dengan maksimal sehingga perlu penataan desain taman yang sesuai dengan kebutuhan warga setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konsep arsitektur landskap berkelanjutan pada desain taman jingga. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif berdasarkan studi literatur, observasi lapangan, dan informasi narasumber. Hasil Penelitian menunjukkan desain taman jingga ini terbagi menjadi 3 zona, zona sosial budaya yaitu dengan penataan ruang bersama untuk mempererat hubungan sosial warga, zona budidaya-ekonomi yaitu penataan taman dengan jenis tanaman budidaya dan pendukungnya, dan zona ekonomi yaitu pemanfaatan lahan parkir yang disewakan dengan memberikan retribusi dan pemeliharaan. Dengan penataan Taman Jingga yang baru ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi produktif warga, dapat menjadi wadah kegiatan sosial budaya warga dan juga dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang mendukung ekologi dan kesehatan warga.
RESTAREA DAN PUSAT OLEH OLEH DI DESA AMPELDENTO KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Muhammad Nashrulloh Bats; Suryo Tri Harjanto; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ampeldento merupakan desa yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Desa ini dilalui sebuah Jalan Tol Pandaan – Malang dengan pintu tol dan exit gate yang aksesnya melalui Jl.Raya Ampeldento dimana jalan ini merupakan jalan arteri primer. Sehingga area sekitar jalur jalan ini sangat mendatangkan peningkatan ekonomi bagi para penggiat UMKM setempat. Adanya keuntungan tersebut disusul juga dengan peningkatan kendaraan bermotor yang melalui akses jalan tersebut. Kebutuhan prasarana jalan perlu ditambahkan, salah satunya adalah Rest area. Dengan Rest area para pengendara bermotor dapat beristirahat ataupun bersantai dengan melakukan aktivitas makan/minum, beribadah, dan keperluan toilet. Rancangan rest area ini menerapkan tema arsitektur hijau pada bangunan dan juga lingkungannya. dengan membahas tentang penyelesaian masalah yang ada pada derah tersebut serta kebutuhan prasarana tempat istirahat kendaraan bermotor dan juga penyediaan tempat untuk UMKM dengan tujuan mensejahterakan masyarakat Ampeldento. Metode perancangan yang di terapkan pada perancangan ini yaitu observasi melalui literatur serta melakukan survey lapangan secara langsung.Hasil yang didapat berupa isu sekitar tapak dan juga dalam tapak, selanjutnya pengumpulan data lalu dilakukan proses analisa, konsep, dan hasil berupa rancangan yang menjawab rumusan masalah yang ada.
Co-Authors Adek Gandhi Himawan Sugiharto Adhi Widyarthara Afifa Tifliya Wulandari Afrenanda Bayu Aditya Agung Dwi Cahyono Ahmad Sulton Royan Ahmad Syaifudin Akhmad Rizky Alifiah Jihan Nazihah Amar Rizqi Afdholy Ananta Nouval Rafsaghani Andrew Putra Pratama Yahya Andry Putra Purna Irawan Arif Ahmadi M. Bambang Joko W. Utomo Bambang Joko Wiji Utomo Bambang Joko Wiji Utomo Bayu Teguh Ujianto Breeze Maringka Budi Fathony Daim Tri Wahyono Daim Triwahyono Debby Debby Budi Susanti Dewi Fajriati Didiek Suharjanto Djoko Prastyo Febri Galang Kurniawan Firda Syam Dwi Arini Fitransah Ibrahim Fitriansyah Fulgensius Opa Gabung Gaguk Sukowiyono Galih Priambodo Gatot Adi Susilo Gayril Aviv Kibas Ghina Luthfiarieska Ghoustanjiwani Adi Putra Gisca Bunga Kasih Guntur Febri Arianto Putra Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka, Hamka Hari Eko Prasetiyo Hery Setyobudiarso Indri Fitriawati Januardo Arung Bakti Jarot Wahyono Jarot Wahyono Joao Paulo C. Gomes Laily Qurrata A’yun Lalu Mulyadi M Nanda Muslimin M. Abdul Kohar M. Farrel Bagus Septian M. Nelza Mulki Iqbal M.J Maulana Aliansyah Moh. Syahru Romadhon Sholeh Mohammad Delvi Saputra Muhammad Hafidh Kafiluddin Muhammad Hendrik Muhammad Nashrulloh Bats Muhammad Nelza Mulki Iqbal Muhammad Putra Nandia Ayu Pramesti Natanael Nelson Pala Nico Firmansyah Nicodimus Wijanarko Nizar Gulam Sofi Pontivex Kurnia Adi Prabawa Pricilia Dilly Rara Septyne Farada Prisky Dwya Putri Putra, Reyhansyah Felo Putri Ayu Mustika Putri Herlia Pramitasari Rahmad Hidayatullah Ramadani Rakha Fawwas Ramadhan Randika Rafsa Chairul Akbar Prasetyo Ratih Puspita Sukmawati Ratna Dhani Setyowati Redi Sigit Febrianto Rifai Rezaena Nur Faizi Rizal Ramadhani Rizky Adibrata Hermawanto Roby Alya Nabila Rocky A Y Tuka Safina Nahla Navida Annur Rosyda Shevira Alfiyah Refianda Zulfi Shirta Istiqma Biyadhie Sovina Azzaria Putri Sri Winarni Sri Winarni Tasya Savira Salsabilla Yohanes Alvian Watu Yohanes Natali Routa Stela Yolanda Alviria Danova Yuan Hendy Putranto Yusuf Ismail Nakhoda