Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Treffinger terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Diyas Age Larasati
Musamus Journal of Primary Education Vol 2 No 2 (2020): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v2i2.2331

Abstract

Treffinger merupakan pembelajaran konstruktivistik yang dapat melatih kemampuan berpikir kreatif. Model Treffinger dalam penelitian ini digunakan untuk melatih mahasiswa berpikir kreatif melalui tahapan-tahapan kreatif. Mulai dari tahapan yang sederhana pada tingkat pertama hingga yang majemuk melalui pemecahan masalah kreatif (PMK) pada tingkat ketiga. Kemampuan kreatif bagi mahasiswa sebagai salah satu sarana untuk aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Penelitian dilakukan di Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian merupakan ma-hasiswa angkatan 2018 kelas A sebagai kelas eksperimen Subjek penelitian ditentukan berdasarkan kemiripan nilai rata-rata ujian tengah semester. Penelitian dilakukan pada mata kuliah pendidikan IPS di SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian One Design. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu berpikir kreatif dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran Treffinger. Instrumen penelitian ini menggunakan tes essay. Hasil pengukuran berupa data yang selanjutnya dianalisis menggunakan t-test dengan bantuan program SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan selisih nilai pre test dan post test, gain score 29.26. Hasil perhitungan analisis uji t menggunakan independen sample t test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) yaitu 0,00. Hasil perhitungan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Treffinger berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Treffinger berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Diyas Age Larasati
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 1 (2020): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i1.684

Abstract

ABSTRAKPembelajaran IPS SD menjadi pembelajaran yang membosankan, karena guru belum menerapkan model, metode, strategi pembelajaran yang inovatif. Guru juga hanya melatih siswa untuk hafalan-hafalan konsep IPS, belum melatih berpikir kritis. Discovery learning sebagai salah satu model pembelajaran memiliki keunggulan mengaktifkan siswa. Tahapan-tahapan model discovery learning mendukung siswa untuk berpikir kritis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbasis higher order thinking skill terhadap kemampan berpikir kritis. Penelitian ini berjenis eksperimen semu, dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Kelas eksperimen menerapkan model discovery learning berbasis Higher Order Thinking Skill, sedangkan kelas kontrol menerapkan model penugasan dan diskusi berbasis Higher Order Thinking Skill. Penelitian ini menggunakan populasi kelas V SDN Banyu Urip IX Surabaya. Dua kelas dipilih secara random sampling sebagai sampel penelitian. Kelas V-A berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Kelas V-B berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Intrumen penelitian ini menggunakan soal (pretest dan posttest) dalam bentuk essai berjumlah 4 butir soal. Teknik pengumpulan data menggunakan penskoran terhadap hasil pretest dan posttest. Uji T digunakan untuk menguji hasil data penelitian. Hasil data penelitian menunjukkan rata-rata gainscore kelas eksperimen sebesar 5,75 lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 2,6. Hasil data yang menggunakan uji-t. Hal ini dapat dilihat dari nilai t= 7,986 dan signifikansi dua ekor 0,000, sehingga p< 0,05. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning berbasis higher order thinking skill terhadap kemampan berpikir kritis.Kata Kunci : Discovery Learning, Higher Order Thinking Skill, Berpikir kritisABSTRACTElementary school social studies learning becomes boring learning, because teachers have not applied innovative models, methods, and learning strategies. The teacher also only trains students to memorize social science concepts, not to train critical thinking. Discovery learning as one of the learning models has the advantage of activating students. The stages of the discovery learning model support students to think critically. The purpose of this study was to determine the effect of discovery learning models based on higher order thinking skills on critical thinking skills. This research is a quasi-experimental type, with a Non Equivalent Control Group Design. The experimental class applies the discovery learning model based on the Higher Order Thinking Skill, while the control class applies the assignment and discussion model based on the Higher Order Thinking Skill. This study uses a population of class V SDN Banyu Urip IX Surabaya. Two classes were chosen by random sampling as a research sample. Class V-A numbered 32 students as an experimental class. Class V-B totaling 30 students as a control class. The instruments of this study used 4 questions (pretest and posttest) in the form of essays. Data collection techniques used scoring of the results of the pretest and posttest. T test is used to test the results of research data. The results of the research data show that the average gaincore of the experimental class was 5.75 higher than the control class of 2.6. The results of data using the t-test. This can be seen from the value of t = 7.986 and the significance of two tails is 0.000, so that p <0.05. This proves that there is an influence of discovery learning model based on higher order thinking skills on critical thinking skills.Keywords: Discovery Learning, Higher Order Thinking Skill, Critical Thinking
Developing Social Science Learning Videos in Elementary Schools During Covid-19 Pandemic Friendha Yuanta; Diyas Age Larasati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3874

Abstract

Social Science is important subject in elementary school because many students are unable to comprehend the teacher's explanation. Developing valid and effective video learning media as learning resource for social studies learning in fifth graders of elementary school is needed, especially in online learning. This study used the ADDIE model, which has five stages: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation (5) Evaluation. The subjects were 25 fifth graders in SDN Banyu Urip IX Surabaya. From validation results of media experts, material experts, and students' test results, video learning media is declared valid for social studies learning in the fifth grade. The result of the validation media were 91.45% for media experts, 92.34% from material experts, and 90, 50% for student tests. Then, the experts tested the effectiveness of using this video learning media. Test results show that students have achieved grades above the specified minimum achievement score with the average score of 90,75%. Thus, it can be concluded that video learning media is effective for learning.
Quick Calculation Ability on Students Metacognitive Using Wordwall Media in Class III Students at SDN Manukan Kulon Surabaya Elsofi Alintya; Hery Setiyawan; Diyas Age Larasati
EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.064 KB) | DOI: 10.35877/454RI.eduline952

Abstract

Mathematics is a branch of science that has an important role in the development of science and technology. Students at the elementary school level have a lack of understanding of the material presented, causing learning outcomes to be not optimal and do not achieve complete learning. The purpose of this research is to measure the ability of quick calculation ability on students' metacognitive used wordwall media in class III students at SDN Manukan Kulon Surabaya. The research design used descriptive qualitative research methods. The subjects of this study were class III students taken with the Purposive Sampling Technique in accordance with the criteria set by the researcher. The results showed that the wordwall media can help students in working on metacognitive ability test questions effectively with a score range of 1642-504 and students are helped in working on test questions with the wordwall media. This is because there are 3 subjects that have categories of metacognitive levels of Reflective Use, Strategic Use and Aware Use.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OBSERVASI LAPANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD Diyas Age Larasati
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.377 KB)

Abstract

The aim of this research is for explaining the effects of field study model on social study results of elementary school students. This research is a quasi experimental with two subjects, that is experimental and control group. Learning results of both classes is measured by pretest and posttest, than that gain scores is calculated for further analysis. Data is analyzed by independent sample t test and processed by computer SPSS 16.0 for Windows program. The research results show that the field study model has a significant effect on social learning results. The average of gain score in experimental class is 17,81, while in control class is 12,42. Analysis process by independent sample t test show that data results show ñ value on 0,006 level. That value is more less than 0,05 (ñ<0,05). So the conclusion is ”the field study model has a significant effect on social study results of elementary school students”.
PENGARUH MEDIA CANVA BERBANTU QR CODE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Ainnur Ristyanti; Diyas Age Larasati; Diah Yovita Suryarini
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 4: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i6.1952

Abstract

Teachers' teaching of social science learning is not supported by the use of learning media and is monotonous, causing students to appear bored after the lesson. This has an effect on the low student learning outcomes. It is hoped that by using Canva media combined with a QR code, students will be more interested in learning and will find it easier to understand the subject matter. The purpose of this study is to see how QR code-assisted Canva media affected social science learning outcomes for class IV students at SD Negeri 220 Gresik. This study is a Nonequivalent Control Group Design experimental study. The sample size was 60 students, who were divided into two classes: IV A (30 students as the experimental class) and IV C (30 students as the control class). This study's instruments were observation sheets and tests. According to the findings of the study, (1) Data analysis results show that the average value of student learning outcomes in the experimental class is 99 and 78.3 in the control class. (2) The results of hypothesis testing using the t-test show the sig value of the output pair 1 and pair 2. (2 tailed) of 0.000<0.05, thus H1 is accepted and H0 is rejected, indicating that Canva media with the help of QR Code has a significant effect on elementary school social science learning outcomes.
Developing Social Science Learning Videos in Elementary Schools During Covid-19 Pandemic Friendha Yuanta; Diyas Age Larasati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3874

Abstract

Social Science is important subject in elementary school because many students are unable to comprehend the teacher's explanation. Developing valid and effective video learning media as learning resource for social studies learning in fifth graders of elementary school is needed, especially in online learning. This study used the ADDIE model, which has five stages: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation (5) Evaluation. The subjects were 25 fifth graders in SDN Banyu Urip IX Surabaya. From validation results of media experts, material experts, and students' test results, video learning media is declared valid for social studies learning in the fifth grade. The result of the validation media were 91.45% for media experts, 92.34% from material experts, and 90, 50% for student tests. Then, the experts tested the effectiveness of using this video learning media. Test results show that students have achieved grades above the specified minimum achievement score with the average score of 90,75%. Thus, it can be concluded that video learning media is effective for learning.
Pemanfaatan Media Sosial (Youtube) pada Era New Normal Sebagai Pembelajaran Daring di SDN Langkap 3 Bangkalan Diyas Age Larasati; Reza Syehma Bahtiar; Noviana Desiningrum
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.638 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.46

Abstract

Pembelajaran secara daring dibutuhkan media sosial untuk memfasilitasi dan mendukung pembelajaran agar para guru tetap bisa menunaikan tugasnya sebagai pengajar. Sementara siswa menunaikan kewajibannya untuk belajar dengan baik, walaupun tanpa kehadiran guru dihadapannya dan hanya dari rumah.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guruSekolah Dasar di SDN Langkap 3 Bangkalan tentang penggunaan media sosial youtube sebagai salah satu solusi pembelajaran daring. Metode pengabdian kepada masyarakat ini mulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan diselenggarakan secara daring pada hari Jumat tanggal 17 Februari 2021. Metode pelatihan: Metode Ceramah secara daring, Metode Demontrasi secara daring, dan Metode Tanya Jawab secara daring. Pelatihan menggunakan aplikasi google meet dengan link https://meet.google.com/rvz-xgvr-nyi yang diikuti oleh 11 peserta dari guru SDN Langkap 3 Bangkalan, 10 peserta dari dosen PGSD, dan 11 peserta dari mahasiswa PGSD, Sehingga total peserta keseluruhan adalah 32 peserta. Dan tahap terakhir metode pelatihan. Para guru SDN Langkap 3 Bangkalan menyambut antusias terhadap Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, terbukti mereka ontime pada saat mengikuti kegiatan penmas secara daring ini, sangat antusias dalam berdiskusi dan cukup interaktif selama diskusi berlangsung.
Pengaruh Model Treffinger terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Diyas Age Larasati
Musamus Journal of Primary Education Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v2i2.2331

Abstract

Treffinger merupakan pembelajaran konstruktivistik yang dapat melatih kemampuan berpikir kreatif. Model Treffinger dalam penelitian ini digunakan untuk melatih mahasiswa berpikir kreatif melalui tahapan-tahapan kreatif. Mulai dari tahapan yang sederhana pada tingkat pertama hingga yang majemuk melalui pemecahan masalah kreatif (PMK) pada tingkat ketiga. Kemampuan kreatif bagi mahasiswa sebagai salah satu sarana untuk aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Penelitian dilakukan di Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian merupakan ma-hasiswa angkatan 2018 kelas A sebagai kelas eksperimen Subjek penelitian ditentukan berdasarkan kemiripan nilai rata-rata ujian tengah semester. Penelitian dilakukan pada mata kuliah pendidikan IPS di SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian One Design. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu berpikir kreatif dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran Treffinger. Instrumen penelitian ini menggunakan tes essay. Hasil pengukuran berupa data yang selanjutnya dianalisis menggunakan t-test dengan bantuan program SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan selisih nilai pre test dan post test, gain score 29.26. Hasil perhitungan analisis uji t menggunakan independen sample t test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) yaitu 0,00. Hasil perhitungan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Treffinger berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Treffinger berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Efektivitas Media Microsoft 365: Sway terhadap High Order Thinking Skill dalam Pembelajaran Daring di Era Society 5.0 Larasati, Diyas Age; Yuanta, Friendha
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media microsoft 365: sway terhadap higher order thingking skill dalam pembelajaran daring di era society 5.0. Penelitian ini berjenis desain  quasy experiment (eksperimen semu). Bentuk desain penelitian ini yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN Banyuurip IX Surabaya yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive. Sampel adalah peserta didik kelas VA yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas VB yang berjumlah 20 orang sebagai kelas kontrol. Jenis instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes esai sejumlah 5 soal. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan t-test berbantu aplikasi program SPSS 25.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media microsoft 365: sway yang diterapkan di kelas eksperimen sangat efektif terhadap higher order thingking skill. nilai t hitung 4.957 > t tabel 2.015 maka dapat diambil keputusan bahwa Hο ditolak dan Hα diterima. Nilai signifikansi (2-tailed) menunjukan angka 0,00 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara higher order thingking skill kelas kontrol dan kelas eksperimen
Co-Authors Adawiyah, Auliyatul Agustin, Ardia Ainnur Ristyanti Aisyah, Indira Fitri ALBERTA NOVARA PRINOTAMA Anggraini , Dilla Puspa Anna Roosayanti Anna Roosyanti ANNA ROOSYANTI Anna Roosyanti Aulia Dewi, Yumnafiska Azhara, Andita Amma Bahira, Arimbi Salma Billa Intan Romadona, Syal Sa Binti Muhamad Hanafi, Nurfirdawati Bria, Maria Demetriana DESI EKA PRATIWI Diah Yovita Suryarini Elsofi Alintya Elsofi Alintya Endang Noerhartati Fa'izah, Wardah Putri Fajar Sodik, Fajar Fuddin, Hani Hanafi, Nurfirdawati Binti Muhamad Haniyah Alivia Hery Setiyawan Indah Suryanda Indrayana, Virginia Leonar Irfan Sugianto Ismawati, Aprilia Dwi Jarmani Jarmani, Jarmani Kenza Shallom Yanuarta Kintama, Arvio Yosie Kurniasih, Anisah Kurnyawan, Achmad Veri larasati9, diyas Larasti, Gandes Maharani , Putri Aprilia Dwi Maria Demetriana Bria Meko, Emanuel Lambertus Miftakhul Jannah Murty, Tantri Inggrit Galuh Hanantha Nabilah, Qonita Ayu Nafia, Zidna Ilma Nafilah Alifta Firdaus Nanda Dini Novayanti Nanda Dini Novayanti Navis Roihan Daru Noorwinanda, Muhammad Nazilah Rikhmatus Silmi Ningrum , Elsa Wahyu Ningrum, Dwi Agus Tina Noerdianasari, Miranda Novayanti, Nanda Dini Noviana Desiningrum Nur Izzah, Amelia Endah Oktavia, Neyla Najwa Oktavia, Rani Oktavianti, Pungki Dwi Partika, Neta Tabhita Prayogi, Panji Agung PRINOTAMA, ALBERTA NOVARA Putri Amelia, Hikmah Putri Ramadhani, Anindya Maharani Putri, Syafana Azelita Putri REZA SYEHMA BAHTIAR Risandi Mardanis Putri Roosyanti, Anna Saputra, Maulana Rafi Rulis Savitri Suryandari Suprihatien Suprihatien, Suprihatien Suryanda, Indah Suryandari, Savitri Very, Ikhtiar Imam Wibiyanti, Annisa Delvira Putri Yuanta, Friendha YUDHA POPIYANTO Yuliana, Leni Zn, Risma Ayu Oktavia