Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hiperparatiroid Primer Namanda Putri, Athari Fadhila; Decroli, Eva; Aprilia, Dinda; Kam, Alexander
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i2.1499

Abstract

Latar Belakang: Hiperparatiroid primer merupakan suatu kondisi klinis yang disebabkan peningkatan sintesis hormon paratiroid (HPT) akibat tumor paratiroid. Hiperparatiroid primer dapat mengganggu metabolisme kalsium. Dengan demikian, diagnosis hiperparatiroid primer secara umum dapat ditentukan melalui pemeriksaan kadar kalsium serum dan HPT serta ditemukannya tumor paratiroid melalui pemeriksaan pencitraan. Secara garis besar tatalaksana hiperparatiroid primer terdiri dari tatalaksana medikamentosa dan intervensi pembedahan. Tatalaksana medikamentosa meliputi pemberian suplementasi vitamin D, kalsimimetik dan bifosfonat. Intervensi pembedahan untuk mengangkat tumor paratiroid merupakan terapi definitif hiperparatiroid primer. Klinisi perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap hiperparatiroid primer agar pelayanan pasien lebih komprehensif.  
Correlation Of Serum 25-Hydroxyvitamin D Levels With Glycemic Control In Type 2 Diabetes Mellitus Patients Putri, Septia Harma; Aprilia, Dinda; Decroli, Eva
Journal of Endocrinology, Tropical Medicine, and Infectious Disease (JETROMI) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Endocrinology, Tropical Medicine, and Infectious Disease (JETROMI)
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jetromi.v7i2.18731

Abstract

ABSTRACT Background: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is caused by reduced insulin sensitivity, which can lead to insulin shortage. Several recent investigations have found that vitamin D is connected with insulin secretion and sensitivity. Vitamin D insufficiency is linked to poor glucose regulation. Aim: To determine the correlation between serum 25-hydroxyvitamin D levels and glycemic control in Type 2 DM patients. Method: T2DM patients' serum levels of 25-Hydroxyvitamin D, Fasting Blood Glucose (FBG), 2-hours postprandial blood glucose (2-h PBG), and HbA1c were examined in this cross-sectional analytical observational study. Statistical analysis was also performed. Result: From 49 samples included, the number of male subjects was almost the same as female, mean age was 58 years. There was a decrease in serum 25-Hydroxyvitamin D levels with a median of 27.87 ng/ml (12,626 -94,367). Glycemic control was found to be poor, the median of FBG levels was 134 mg/dl (61-339), 2-h PBG levels was 208 mg/dl (93-488) and HbA1c levels was 7.5% (5.6-12.8). Analysis using Spearman correlation between serum 25-Hydroxyvitamin D levels with levels of FBG, 2-h PBG and HbA1c showed values of r = -0.538 and p = 0.000, r = -0.354 and p 0.013, r = -0.501 and p 0.000. Conclusion: There was a statistically significant negative correlation between serum 25-Hydroxyvitamin D levels and levels of FBP, 2h-PBG and HbA1c in T2DM patients. Keywords: 25-Hydroxyvitamin D serum, glycemic control, fasting blood glucose, two-hour postprandial blood glucose, HbA1c.
The Use of Animated Videos in Preventing Anemia in Adolescent Girls Julianawati, Tinta; Yana, Lusi; Aprilia, Dinda
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.584

Abstract

Anemia is a serious public health problem and has an impact on the life cycle of adolescents, especially adolescent girls. Adolescent girls who suffer from anemia have limitations in the growth process, learning capacity, ability to focus on daily activities, are susceptible to infection, have a tendency to drop out of school, physical fitness levels, and work productivity. The risk of anemia in adolescent girls tends to increase with age and coincides with the teenage years when the growth process occurs most rapidly. The ages between 12 and 15 years, when nutritional needs are very high, are known to have a very high risk of suffering from anemia. One of the educational media that can be easily understood by adolescents is animated videos. The purpose of this community service is to increase knowledge about preventing anemia in adolescents. The activities carried out are in the form of education, using educational videos to prevent anemia in adolescents. The method used is socialization and health education to adolescent girls through videos and explanations of the consumption of iron tablets distributed to all adolescent girls. The location of the activity was carried out at SDN 001 Nongsa. The stages of the activity include the stages of preparation, implementation and reporting. Data from the results of community service activities showed an increase in the capacity of adolescent girls, showing a change of 22 points in the pre-post test education, HB level examination from 30 people. The examined adolescent girls who experienced anemia were 16 people (53%) and 14 people did not experience anemia. All adolescents showed high enthusiasm for this activity and hoped that anemia and nutritional status education activities could be carried out sustainably to improve the fitness and health of adolescent girls.
Gambaran Faktor Koagulasi dan Jumlah Trombosit pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Studi Potong Lintang Alfitri, Maura Salsabila; Decroli, Eva; Rofinda, Zelly Dia; Aprilia, Dinda; Yulia, Dwi; Lailani, Mutia
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v14i2.1314

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a growing global health threat, where chronic hyperglycemia and insulin resistance can affect coagulation profiles.Objective: This study aims to examine coagulation factor profiles and platelet counts in T2DM patients. Methods: A descriptive cross-sectional observational study using data from prothrombin time (PT), activated partial thromboplastin time (APTT), international normalized ratio (INR), and platelet counts of T2DM patients admitted to the Internal Medicine Ward of Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, in October 2023. Data analysis was performed descriptively using SPSS v26 software. Results: Of the 39 patients analyzed, the distribution of characteristics showed a male predominance of 64.1%, with the largest age group being 45–59 years (48.7%). The most common complication associated with T2DM was chronic kidney disease, identified in 82.1% of the study population. Evaluation of hemostasis parameters showed that APTT was prolonged in 56.4% of patients. Conversely, PT (87.2%), INR (87.2%), and platelet count (66.7%) were within reference ranges. Conclusion: This study found most coagulation parameters normal, but a relatively high proportion had prolonged APTT, underscoring the need for individualized coagulation monitoring in T2DM, especially with renal complications
Hubungan Karakteristik Ibu dan Dukungan Suami dengan Penggunaan MKJP di Puskesmas Lubuk Kilangan Efandra, Rizky; Masrul, Masrul; Aprilia, Dinda; Aladin, Aladin; Elmatris, Elmatris; Silvia, Nelmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1367

Abstract

Latar Belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode untuk mencegah kehamilan lebih dari tiga tahun. Prevalensi MKJP nasional tahun 2022 sebesar 22,41 % dari target RPJMN 28,39% pada tahun 2024. Penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh non-MKJP.  Penggunaan MKJP di Kecamatan Lubuk Kilangan tahun 2022 sebesar 15,3%. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan dukungan suami dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB di Puskesmas Lubuk Kilangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lubuk Kilangan dengan jumlah sampel 200 akseptor KB. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi square dan multivariat regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh ibu dengan usia tidak berisiko (51,0%) dan paritas tinggi (55,5%); sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi (71,0%), pengetahuan baik (80,0%), dan mendapatkan dukungan suami (73,0%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara karakteristik ibu (usia, paritas, dan pengetahuan) dan dukungan suami dengan penggunaan MKJP di Puskesmas Lubuk Kilangan. Faktor paling dominan mempengaruhi penggunaan MKJP adalah dukungan suami.
Tiroiditis Hashimoto dan Sindrom Gitelman Aprilia, Dinda; Decroli, Eva; Kam, Alexander; Tamayo, Auliangi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p772-775.2023

Abstract

Seorang perempuan usia 34 tahun datang dengan keluhan lemah pada kedua tangan dan kaki, benjolan di leher, riwayat berdebar-debar, penurunan berat badan dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Pasien didiagnosis dengan tiroiditis Hashimoto dan sindrom Gitelman. Pasien diterapi dengan levotiroksin dan koreksi elektrolit. Pasien kemudian pulang dalam keadaan perbaikan klinis.
The Impact of Monetary Policy on the Stability of Bank Sumut Syariah KCP Stabat Umayra, Aisyah; Sinaga, Asmawarna; Aprilia, Dinda; Aliyah, Fhadilah Abir; Vebiliza, Ketrin
Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-sharf.v6i3.12541

Abstract

This study aims to determine the impact of monetary policy on the operational and financial stability of Bank Sumut Syariah KCP Stabat, as well as the strategies employed in response to these changes. The method used is qualitative descriptive with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that monetary policies such as changes in interest rates, inflation, and the rupiah exchange rate have a significant impact on financing activities and the mobilisation of public funds. In financing activities, changes in margins and economic conditions cause customers to delay applications or experience payment difficulties, which the bank addresses through strict selection, restructuring, and product innovation.
Aspek Imunologi pada Diagnosis dan Tatalaksana Graves’ Disease Aprilia, Dinda; Decroli, Eva; Kam, Alexander; Rahayuningsih, Sri Puji
Health and Medical Journal Vol 7, No 3 (2025): HEME September 2025
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v7i3.1722

Abstract

Graves’ Disease (GD) adalah penyebab hipertiroidisme paling umum yang mengenai kelenjar tiroid. Penyakit ini merupakan salah satu bagian dari Autoimmune Thyroid Disease (AITD) yang bersifat spesifik organ (tiroid), yang ditandai dengan adanya autoantibodi yang menstimulasi Thyroid Stimulating Hormone Receptor (TSHR) pada kelenjar tiroid yang akan menyebabkan hiperplasia tiroid atau struma serta peningkatan produksi dan sekresi hormon tiroid. Graves’ disease merupakan interaksi yang kompleks antara mekanisme imunologi dan disfungsi tiroid. Penyakit ini berdampak negatif pada kualitas hidup dan dapat menimbulkan risiko psikosis, takiaritmia, dan gagal jantung. Sifat autoimunitas GD menyebabkan penyakit ini dapat kambuh kembali, sehingga pengelolaannya memerlukan waktu yang lebih lama, sama seperti pada penyakit autoimun lainnya. Pada penyakit ini, target pengobatan terbaru yaitu dengan memerhatikan mekanisme imunopatogenesis dasar terjadinya penyakit. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang aspek imunologis GD, dapat memfasilitasi pengembangan terapi yang lebih baik, yaitu terapi yang berfokus pada modulasi respons imun yang menjadi fokus utama dalam upaya untuk mengendalikan aktivitas penyakit dan mencegah komplikasi jangka panjang.
Manajemen Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 pada Puasa Ramadan Aprilia, Dinda; Decroli, Eva; Kam, Alexander; Ulvyana, Vyora
Health and Medical Journal Vol 7, No 3 (2025): HEME September 2025
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v7i3.1723

Abstract

Jumlah penyandang diabetes melitus (DM) tipe 2 di kalangan muslim global diperkirakan mencapai 148 juta, dengan sekitar 116 juta di antaranya melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Sebanyak 45% populasi muslim dunia berada di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar. Kondisi ini menimbulkan tantangan klinis karena banyak penyandang DM tipe 2 tetap berpuasa meskipun berisiko mengalami komplikasi akibat perubahan pola makan dan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas manajemen diabetes tipe 2 selama puasa Ramadan serta menyusun rekomendasi berbasis bukti bagi penyandang diabetes. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis terhadap studi-studi yang membahas manajemen DM tipe 2 selama Ramadan, dengan pencarian artikel dari database PubMed, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci “diabetes tipe 2”, dan “puasa ramadhan”. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik, termasuk edukasi pra-Ramadan, penyesuaian terapi farmakologis, dan pemantauan glukosa yang adekuat, sebagian besar penyandang DM tipe 2 dapat menjalankan puasa dengan aman. Namun, komplikasi seperti hipoglikemia, hiperglikemia, ketoasidosis diabetikum (KAD), dan dehidrasi tetap menjadi risiko utama bagi mereka yang berpuasa tanpa panduan medis. Terdapat kebutuhan mendesak akan pedoman praktis dan individualisasi manajemen DM tipe 2 selama Ramadan untuk meminimalkan risiko komplikasi dan meningkatkan keamanan beribadah bagi penyandang diabetes.
Creation of Digital LKPD Based Problem Based Learning Model on Harmonic Vibration in Physics Learning for SMA Class X Aprilia, Dinda; Putra, Amali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada abad 21 berkembang pesat, hal ini terlihat dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di berbagai bidang kehidupan. Perubahan IPTEK di abad 21 dapat dihadapi dengan memiliki berbagai keterampilan, salah satunya keterampilan pemecahan masalah. Kurikulum 2013 merupakan upaya pemerintah untuk mendorong peserta didik memiliki keterampilan untuk memperbaiki permasalahan di abad ke-21. Fakta yang ditemukan di lapangan adalah guru selama ini menggunakan bahan ajar cetak, namun belum menggunakan bahan ajar elektronik seperti LKPD Digital karena keterbatasan waktu. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat bahan ajar berupa LKPD Digital Berbasis Model Problem Based Learning. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE untuk pengembangannya. Penelitian ini mempunyai keterbatasan pada uji praktikalitas pada tahap uji kelompok kecil. Hasil uji validitas dengan skor mean 0,85 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas guru diperoleh dengan nilai rata-rata 86,5% dan praktikalitas siswa dengan uji kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 86% dengan kategori sangat praktis. Jadi, kesimpulan penelitian bahwa LKPD Digital Berbasis PBL pada materi Getaran Harmonik untuk Pembelajaran Fisika Kelas X SMA valid dan praktis.