Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Kebutuhan Informasi dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Ayuningtyas, Devina; Prakoso, Adi Buyu; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3835

Abstract

Pelayanan Intensive Care Unit atau ICU merupakan bagian dari pelayanan rumah sakit yang ditujukan untuk observasi, pengobatan, perawatan, dan pemantauan pasien dengan cidera atau penyakit mengancam jiwa secara hemodinamik yang terus-menerus. Perawatan di ruang ICU berfokus pada kondisi pasien serta peralatan yang digunakan. Kondisi pasien tersebut dapat menyebabkan kecemasan pada keluarga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Kebutuhan Informasi Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan penelitian observasi analitik dengan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik accidental sampling digunakan untuk mendapatkan 100 responden keluarga pasien di ruang ICU. Penelitian dilakukan dari bulan Maret - April 2024 menggunakan instrument berupa kuesioner. Hasil penelitian nilai didapatkan tingkat pengetahuan paling banyak yaitu kurang (60%), kebutuhan informasi keluarga terbanyak yaitu kurang (56%), sedangkan tingkat kecemasan terbanyak yaitu kecemasan berat (40%). Hasil korelasi menggunakan Spearman Rank didapatkan p-value=0,001 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,325, yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU dan didapatkan nilai p-value=0,05 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,276, yang berarti tidak ada hubungan antara kebutuhan informasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali. Dalam penelitian ini pengetahuan seseorang tentang perawatan intensif dapat memberikan rasa tenang sehingga keluarga merasa tidak cemas.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisis Febrianasari, Maya; Utomo, Endrat Kartiko; Palupi, Dwi Lestari Mukti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3836

Abstract

Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik dikarenakan secara langsung pasien mendapat dukungan berupa nasehat, sikap, tindakan dan penerima keluarga terhadap orang sakit. Dukungan keluarga harus diberikan sepanjang hidup pasien dalam membantu kesembuhan pasien, jika tidak ada dukungan dari keluarga maka kualitas hidup pasein akan semakin memburuk dan semakin menambah keparahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif kolerasi dengan pendekatan Cross Sectional. Untuk analisa data menggunakan uji analisa Spearman Rank. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan sampel berjumlah 48 responden dengan teknik Nonprobability sampling. Hasil analisa univariat dukungan keluarga sebagian besar mendapatkan dukungan keluarga baik sebanyak 40 orang (83,3%) dan kualitas hidup responden sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang sebanyak 32 orang (66,7%). Hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji sperman rank diperoleh p value 0,000. Ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis didapatkan p-value = 0,000.
Hubungan Religiusitas terhadap Kecemasan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Auliasari, Khoirisma; Utomo, Endrat Kartiko; Rahmasari, Ikrima
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3849

Abstract

Penyakit ginjal kronis adalah penyakit pada sistem saluran kemih yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible, sehingga mengakibatkan ketidakmampuan tubuh menjaga keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit, salah satu tindakan untuk menangani penyakit ginjal kronis adalah dengan hemodialisis. Hemodialisis merupakan penatalaksanaan terapi penyakit ginjal kronik dengan tujuan untuk menggantikan fungsi ginjal yang mengalami kerusakan, dan dilakukan selama 2-3 kali dalam seminggu dalam kurun waktu 4-5 jam. Saat menjalani hemodialisis tidak sedikit pasien yang mengalami kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup pasien hemodialisis. Tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel yang di gunakan berjumlah 50 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah menggunakan uji statistik spearman rank. Berdasarkan hasil penelitian di temukan mayoritas pasien berumur 46-55 tahun dengan jumlah 15 responden (30%), mayoritas beragama islam dengan jumlah 50 responden (100%), mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 34 responden (68%). Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,110 maka Ho di terima dan Ha di tolak karena p value 0,110>0,05. Tidak terdapat hubungan signifikan antara religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.
Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Lama Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik Fatimah, Laila Fajar; Utomo, Endrat Kartiko; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3912

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme dan keseimbangan elektrolit. Salah satu perawatan untuk menyelamatkan nyawa pasien dengan penyakit ginjal kronik adalah terapi hemodialisis, disertai dengan pembatasan cairan. Kondisi ini akan memberikan stres fisiologis dan psikologis pasien yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Menganalisa adakah hubungan antara pembatasan cairan dan lama hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 48 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan rumus korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden berusia 56-65 tahun yaitu sebanyak 16 responden (33,3%), sebanyak 25 responden (52,1%) berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 15 responden (31,3%) pendidikan terakhir SD, sebanyak 32 responden (66,7%) tidak bekerja, berdasarkan lama diagnosa yaitu nilai mean 31.04 dan nilai standar deviasi 25.034 dengan nilai minimum 6 dan nilai maksimum 144 sebanyak 48 pasien (100%) sudah memahami pengetahuan tentang penyakit ginjal kronik. Namun, diketahui bahwa sebanyak 40 responden (80,3%) yang diperhatikan atau diingatkan oleh keluarga selama pasien melakukan kepatuhan pembatasan cairan, dan sebagian besar yaitu 26 responden (54,2%) memiliki penyakit penyerta hipertensi. Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,000 dan 0,041<0,05. Ada Hubungan kepatuhan pembatasan cairan dan lama hemodialisis denan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Pandan Arang Boyolali dengan p value 0,041<0,05.
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHARAP SKALA NYERI DISMENORE PADA SISWISMK CITRA MEDIKA SRAGEN Indriastuti, Ayuk; witriyani, witriyani; Utomo, Endrat Kartiko; Probowati, Rovica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30778

Abstract

Disminore dalam bahasa indonesia adalah nyeri menstruasi, sifat dan derajat rasa nyeri ini bervariasi. Mulai dari yang ringan sampai yang berat. Dismenore dapat diatasi dengan penanganan farmakologi maupun non farmakologi. Pemberian kompres hangat merupakan salah satu tindakan mandiri dalam menangani dismenore. Efek hangat dari kompres dapat menyebabkan vasodilatasi pada pembuluh darah yang nantinya akan meningkatkan aliran darah yang dapat mengurangi rasa nyeri haid. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kompres hangat terhadap tingkat nyeri dismenore pada siswi SMK Citra Medika Sragen. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode Quasy eksperiment (two group pre test-post test) dengan kelompok kontrol. Populasi ini sebanyak 180, dengan sampel sebanyak 36 dengan 18 responden pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol, penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Sidned Rank Test dan Uji Mann Whiyney, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar NRS. Hasil dari penelitian pada kelompok eksperiment sebelum dilakukan tindakan mememiliki rerata skala nyeri 4,56 dan sesudah dilakukan tindakan memiliki rata-rata skala nyeri 1,89 dan untuk kelompok kontrol ada perbedaan anta pretest posttest tetapi tidak signifikan dengan rata-rata nilai pretest 4,61 dan posttest 4,00. Dari Hasil uji Mann Whitney memiliki nilai p-value 0,008 (<0,05), dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan rerata penurunan nilai skala nyeri antara kelompok eksperimen dan kontrol. Rata-rata penurunan skala nyeri kelompok eksperimen sebesar 2,67 sedangkan kelompok kontrol 0,61. Kesimpulannya kompres hangat dapat digunakan siswi SMK Citra Medika Sragen sebagai alternatif penalaksanaan dismenore..
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP NYERI KANULASI PASIEN HEMODIALISIS RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI Retno Astuti, Sulistyaningsih; Utomo, Endrat Kartiko; Astuti, Andriani Mei
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30997

Abstract

Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal menggunakan dialiser yang berfungsi mengeluarkan produk sisa metabolisme dan mengoreksi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Pada pasien hemodialisis dilakukan pemasangan alat disebut “kanulasi”. Kanulasi suatu tindakan memasukkan jarum menuju pembuluh darah untuk menghubungkan antara sirkulasi vaskuler dan mesin hemodialisa. Prosedur ini menimbulkan  rasa nyeri disebabkan oleh insersi jarum berukuran cukup besar. Nyeri kanulasi merupakan keluhan utama pasien hemodialisis. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri kanulasi yaitu kompres dingin karena menyebabkan vasokontriksi sehingga menimbulkan rasa baal atau mati rasa pada kulit. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap nyeri saat kanulasi pada pasien hemodialisis RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode penelitian menggunakan pendekatan two group pretest-posstest with control group desain. Jumlah populasi 167 pasien, 32 pasien menggunakan purposive sampling. Alat ukur nyeri menggunakan Numeric Rating Scale. Didapatkan nilai rata-rata skala nyeri dari kedua kelompok adalah kelompok intervensi 7,25 dengan nilai minimum 6 dan maksimum 8. Sedangkan kelompok kontrol nilai rata-rata 6.875 dengan nilai minimum 6 dan nilai maksimum 8. Berdasarkan hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan kompres dingin dengan nilai signifikan 0,000 atau p value < 0,05.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN SEKSUAL DAN MENTAL MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DI SMKN 7 SURAKARTA Utomo, Endrat Kartiko; Soleman, Sitti Rahma; Widyastuti, Agung; Ulkhasanan, Muzaroah Ermawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jp.v1i1.367

Abstract

Adolescence is a period filled with curiosity in all aspects, including sexual and mental problems. School is a place to transform values and knowledge. The existence of schools must be able to design and create a smart and moral generation. So, to realize this, it is necessary to take preventive action and increase the awareness of SMKN 7 Surakarta students about mental and sexual health to avoid deviations during adolescence. Health education was attended by 54 students. The average knowledge before being given health education is in the moderate category (46.2%), after health education has increased with an average knowledge of good (51.9). Providing health education is very necessary to be carried out on an ongoing basis so that students are always exposed to information about sexual and mental health.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN KOMPLIKASI PENYAKIT HIPERTENSI DI DESA GAREN PANDEYAN NGEMPLAK BOYOLALI Winarno, Syidiq; Sani, Fahrudin Nasrul; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Keperawatan Duta Medika Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Duta Medika
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/dutamedika.v4i1.3124

Abstract

Introduction: Hypertension is a condition of systolic blood pressure of more than 140 mmHg or diastolic blood pressure of more than 90 mmHg, which is measured twice with an interval of five minutes and in a condition of adequate rest and calm. Blood pressure is a description of a person's hemodynamic situation at a certain time, hemodynamics is a condition in which pressure and blood flow can maintain the exchange or perfusion of substances in tissues. The purpose of health education is to increase the knowledge of respondents. With the increase in respondents' knowledge, there is a change in attitude towards adaptive in accordance with the information obtained through health counseling. Objective: This study is to determine the effect of health education on the level of knowledge about the prevention of complications of hypertension in Garen Pandeyan Ngemplak Boyolali Village. Method: the research used is quantitative research with analytical correlation with Quasi-Experimental method with pre-test and post-test approaches one group control only. Data from this study was obtained from filling out questionnaires that had been tested for validity and reliability and analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Level Test before health education was carried out knowledge about preventing complications of hypertension, the average level of knowledge of 73 respondents was 5.94 with a minimum of 3 points and a maximum of 9 points. The level of knowledge after the implementation of health education, retrieval of knowledge data on the prevention of complications of hypertension was carried out. Results: The results of the study obtained an average level of knowledge from 73 respondents with post-test result criteria 7 with a minimum score of 6 points and a maximum of 10 points. Conclusion: Based on the results of the study, there is a significant difference between the level of . Keywords: health education, leve of knowledge, complications of hypertension
Efektivitas Posisi Semi Fowler 45° pada Kualitas Tidur Pasien Congestive Heart Failure Nourma Nurlita Sari, Nourma; Rahmasari, Ikrima; Widiastuti, Agung; Utomo, Endrat Kartiko; Yudhianto, Kresna Agung
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v12i2.1943

Abstract

Sleep disturbance is a common problem in patients with Congestive Heart Failure (CHF), often caused by disease symptoms such as dyspnea, which negatively impacts their quality of life. The 45° Semi-Fowler's position is a simple non-pharmacological nursing intervention that can improve lung expansion, reduce cardiac workload, and enhance patient comfort, thereby potentially improving sleep quality.This study aimed to determine the effect of the 45° Semi-Fowler's position on the sleep quality of CHF patients at RSUD dr. Moewardi Surakarta. This research employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 32 CHF patients were selected using a purposive sampling technique.The intervention, applying the 45° Semi-Fowler's position, was administered for 30 minutes daily over three consecutive days. Prior to the intervention, patients were generally positioned supine or with minimal elevation. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and data were analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank Test.The results showed a statistically significant difference in PSQI scores before and after the intervention (p < 0.05), with the median score decreasing from 7.00 (Poor Quality) to 4.00 (Good Quality)10. This clinically significant reduction suggests a positive impact of the positioning.This study concludes that the 45° Semi-Fowler's position is effective in improving the sleep quality of CHF patients and can be recommended as a standard nursing intervention, though future studies should utilize a Randomized Controlled Trial design to control for confounding factors, such as the placebo effect