Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS YURIDIS DUALISME PENGATURAN LPD ANTARA PERGUB PROVINSI BALI NOMOR 44 TAHUN 2017 DENGAN KETENTUAN ADAT DI DAERAH I Made Genta Ari Meruthi Vradhisca; Made Aditya Pramana Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/sw123c23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dualisme pengaturan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali yang muncul akibat perbedaan antara Peraturan Gubernur Provinsi Bali Nomor 44 Tahun 2017 dan hukum adat (pararem) yang berlaku di desa adat. LPD sebagai lembaga keuangan berbasis komunitas memiliki posisi yang unik karena beroperasi dalam dua sistem hukum sekaligus, yakni hukum negara dan hukum adat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pengaturan antara regulasi formal dan pararem menimbulkan ketidakpastian hukum, tumpang tindih kewenangan, serta hambatan dalam pengawasan dan penyelesaian sengketa. Pergub tersebut menetapkan standar administratif dan teknis dalam pengelolaan LPD, sedangkan pararem lebih menekankan nilai-nilai budaya, sosial, dan keagamaan sebagai fondasi eksistensi desa adat. Kondisi dualisme ini berpotensi melemahkan akuntabilitas serta menimbulkan kebingungan dalam praktik penyelenggaraan LPD. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi antara hukum adat dan hukum negara melalui pengakuan formal terhadap pararem dalam bentuk peraturan daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperjelas kewenangan, memperkuat tata kelola, serta menjamin keberlanjutan LPD sebagai lembaga keuangan komunitas yang berperan dalam pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya lokal di Bali.
Co-Authors Anak Agung Gde Wirasatya Kartika Wedantha Anak Agung Ngurah Gede Arya Den Santana Annisa Nauli Siregar Ayu Aprilia Purnama Sari Basilla Inakyora Nalya Arimbi Bella Anastasya Putri Fernanda Cahya Kinari Arnita Putri Carolyn Vaniakana Sindinawa Sowolino Dewa Ayu Made Vidha Kanya Dhaniswari Elzidan Herendra Palasara Evelyn Theresya Sugianto Galuh Adeatris Hizkia Sutrisno Gde Kosika Yasa Gilang Febrian Valentino Goldberd Barak Pardomuan Manurung Gusti Ayu Anjali Putri Maharani I Gusti Ayu Kade Prisma Yanti I Gusti Ngurah Mahesa Prama Arimartha I Made Genta Ari Meruthi Vradhisca I Made Mahendraputra Utama Ivana Clarissa Nadine Sipasulta Jessica Tatianna Jimmy Z. Usfunan Josua Hot Dame Sinaga Juwita Susanti Kadek Arya Wiwekananda Kadek Rolex Apridana Putra Kenny Gilbert Tanumihardjo Kharisma Dewi, Ida Ayu Sita Kurnita, Ni Kadek Ajeng Selly Lailatul Mufarokhah Leonito Ribeiro Lutfi Aldi Bing Slamet Mahesora Mas, Ida Bagus Agung Margaretha Dameria Eunike Sibarani Merlyn Nathasya Divashilia Tampubolon Muhammad Sultan Maulana Ni Kadek Ayumi Ni Kadek Neva Rastina Meirani Ni Komang Diana Putri Yasua Ni Komang Ellyta Ary Murti Ni Made Angelina Adnyakausalya Ni Made Risna Ghiamaya Putri Ni Nengah Bintang Lestari Ni Nyoman Intan Saka Putri Ni Putu Meliani Nadyana Putri Ni Wayan Ella Apryani Palasara, Elzidan Herendra Pramana, Ida Bagus Galang Putri, A.A.Ayu Eugene Satya Putu Prita Aira Paramasthi Rachelita Meity Samola Rai Krisna Justisia Rezyandhana Aptha Danyswara Santi, Ni Putu Sukma Meerani Selly Natasya Seto Wijonarko Sinta Sonia Syahla Shafiyyah Agloes Syahputra, Bagus Dwi Surya Tri Arta Udayana, Anak Agung Bagus Usfunan, Jimmy Zeravianus Wijaya, Rapfel Nurmas Winola Cherryl Arvisya Wiratama, I Komang Pasek Wulan Puspita Mahayani Wulan Tyana Kusuma Dewi Yohanes Usfunan Yonatan, Hotma Zidan Fahrian