Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

THE EFFECT OF SLING-BASED MANUAL THERAPY AND STABILIZATION EXERCISE FOR IMPROVING CERVICAL ALIGNMENT AND MOBILITY IN INDIVIDUAL WITH FORWARD HEAD POSTURE I Dewa Alit Kamayoga; A A I Ayesa Febrinia Adyasputri; I Putu Gde Surya Adhitya; I Putu Yudi Pramana Putra; M Widnyana; Anak Agung Gede Eka Septian Utama
Sport and Fitness Journal Vol 10 No 3 (2022): Volume 10, No.3, September 2022
Publisher : Program Studi Magister Fisiologi Keolahragaan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/spj.2022.v10.i03.p03

Abstract

Individual that greater use of information and communication technologies such as computer, smartphone, or other media has the tendency failure of body postures. Laptop usage has been associated with adolescent neck pain, with daily use of computers exceeding 2-3 hours as a threshold to forward head posture. Forward head posture can affect the result of reducing cervical alignment and mobility of the neck. There are exercises that intention to improving the cervical alignment and mobility, particularly sling-based manual therapy and stabilization exercise. A sling device provide the research subject with optimal loading of each target segment, in actual neutral position, and an environment for exercise in a closed kinetic chain. Spinal mobilization techniques used in manual spinal treatment activate the descending pathway from the peritubular gray region (PAG) of the midbrain. Moreover, stabilization exercise affect postural control through concurrent contractions of the agonist and antagonist muscles to improving cervical alignment and mobility. Key Words: Sling; Manual Therapy; Stabilization Exercise; Cervical Alignment; Cervical Mobility; Forward Head Posture
POSTUR EKSTREMITAS ATAS SAAT MENGETIK TERHADAP KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEGAWAI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Melin Natalia L; Ni Wayan Tianing; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Indira Vidiari Juhanna
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p10

Abstract

Pendahuluan: Tangan menjadi organ tubuh yang digunakan dalam mengoperasikan komputer. Salah satu pekerjaan yang memanfaatkan komputer dalam menyelesaikan pekerjaannya adalah pegawai Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Carpal tunnel syndrome merupakan kondisi dimana timbulnya rasa sakit pada daerah tangan dikarenakan terjadinya kompresi saraf medianus di pergelangan tangan. Aktivitas yang dilakukan oleh pegawai rata-rata bekerja pada posisi mengetik dimana aktivitas tersebut tidak dilakukan dengan postur yang baik akan menimbulkan keluhan musculoskeletal yang jika dibiarkan akan meningkatkan risiko terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan hubungan postur pergelangan tangan saat mengetik dengan komputer terhadap kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada pegawai Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Metode: Penelitian ini berupa penelitian observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian dilakukan pada bulan November 2021. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang merupakan pegawai pengguna komputer di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Peneliti mengukur postur menggunakan Rapid Upper limb Assessment (RULA). Kemudian responden diminta untuk melakukan phalen’s test untuk memeriksa keberadaan carpal tunnel syndrome pada pegawai di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Hasil: Hasil analisis chi-square dengan nilai p= 0,036 (<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya hubungan antara postur pergelangan tangan saat mengetik dengan komputer terhadap kejadian carpal tunnel syndrome pada pegawai Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Simpulan: Terdapat hubungan antara postur pergelangan tangan saat mengetik dengan komputer terhadap kejadian carpal tunnel syndrome pada pegawai Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: carpal tunnel syndrome, mengetik, pegawai, postur
The EFFECTIVENESS OF ADDING CORE STABILITY EXERCISE TO MICROWAVE DIATHERMY, ULTRASOUND AND MASSAGE INTERVENTION IN IMPROVING FUNCTIONAL ABILITY IN PATIENTS WITH OSTEOARTHRITIS GENU Made Widnyana; I Putu Yudi Pramana Putra; I Made Niko Winaya; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; I Dewa Gede Alit Kamayoga
Sport and Fitness Journal Vol 11 No 2 (2023): Volume 11, No.2, May 2023
Publisher : Program Studi Magister Fisiologi Keolahragaan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis (OA) genu is a degenerative musculoskeletal system disorder in the knee joint which is characterized by slow and progressive loss of joint cartilage. OA genu causes disability and decreased functional abilities. The purpose of this study was to determine the effectiveness of adding core stability exercise to microwave diathermy, ultrasound and massage interventions in improving functional abilities in patients with OA genu. The research method used was an experimental pre-test and post-test control group design. There are two groups selected randomly with the block permutation technique. The treatment group consisted of 18 samples receiving core stability exercise, microwave diathermy, ultrasound and massage. The control group, totaling 18 samples, received microwave diathermy, ultrasound and massage. Functional ability was measured by the WOMAC questionnaire (Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index). The research was conducted at a private physiotherapy clinic in Denpasar. The results of the study after the Paired T-Test was carried out in each group with a p value <0.05, this indicated that there was a significant difference between the results of the pre-test and post-test in each group. The different test between groups was carried out by the Independent Sample T-Test, obtaining a p value <0.05, this indicates that there is a significant difference between the treatment group and the control group. The conclusion of this study is that the addition of core stability exercise to microwave diathermy, ultrasound and massage interventions further enhances functional activity in OA genu patients. The implications of theoretical and practical research as additional knowledge and guidelines in providing effective interventions for OA genu conditions.
RISIKO FORWARD HEAD POSTURE PADA PEGAWAI BERBASIS KOMPUTER DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Muhammad Adrian Putra Rachman; Ari Wibawa; I Made Muliarta; Anak Agung Gede Eka Septian Utama
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p12

Abstract

Pendahuluan Forward head posture merupakan salah satu gangguan postur leher yang populasinnya terus meningkat bersamaan dengan perkembangan teknologi. Perubahan postur ini dapat terjadi pada kalangan yang memiliki rutinitas yang menggunakan kontak visualnya dengan posisi tubuh statis dan dalam durasi yang panjang. Pada Forward Head Posture akan terjadi peningkatan kurva lordosis pada leher yang akan berdampak pada perbedaan kekuatan myofacial dari otot-otot yang menjaga postur leher. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari hubungan antara durasi penggunaan komputer yang statis dengan forward head posture pada pekerja berbasis komputer. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember tahun 2021 dan merupakan sebuah penelitian cross-sectional analitik. Pengambilan sampel yang berjumlah 56 orang pegawai dengan masa kepegawain diatas 1 tahun menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel variabel independen yang diukur pada penelitian ini adalah Durasi penggunaan komputer menggunakan Self-reported Questionaire, sedangkan variabel dependen yang diukur yaitu derajat CVA dan pemeriksaan oleh peneliti. Hasil: Berdasarkan analisis bivariat metode Pearson’s Chi-Square didapatkan hasil p sebesar 0,002 (p<0,05). Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara durasi berkerja menggunakan komputer dengan forward head posture pada pegawai FK Unud. Kata Kunci: forward head posture, cervical, CVA, komputer
PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA SULAWESI SELATAN Selvi Sihabuddin; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Made Hendra Satria Nugraha; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p02

Abstract

Pendahuluan: Gadget adalah alat elektronik yang memiliki banyak kegunaan dikalangan masyarakat. Saat ini gadget dapat dijumpai dimanapun baik itu pada orang dewasa, remaja, dan anak di bawah umur. Anak usia 4-6 tahun adalah anak yang berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan. Dilihat dari perkembangan zaman, saat ini banyak anak menggunakan gadget sebagai alat bermain sehari-hari. Hal ini dapat mangganggu psikologis anak sehingga menjadi kecanduan dan akan memberikan dampak negatif terhadap perkembangannya. Perkembangan terdiri dari 4 item diantaranya, motorik kasar, motorik halus, bahasa, dan personal sosial yang diukur dengan menggunakan Denver Development Screening Test DDST. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Desember 2021. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik consecutive sampling dan jumlah subjek penelitian yaitu 40 anak usia 4-6 di TK Dharma Wanita. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat bermain gadget yaitu kuesioner bermain gadget, dan untuk mengukur tingkat perkembangan yaitu dengan menggunakan Denver Development Screening Test DDST. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat yang menggunakan uji spearman rho . Hasil: Hasil analisis data membuktikan terdapat hubungan penggunaan gadget pada perkembangan anak usia 4-6 di TK Dharma Wanita Sulawesi Selatan dengan nilai p= 0,000. Simpulan: Ada hubungan antara penggunaan gadget pada tingkat perkembangan anak usia 4-6 di TK Dharma Wanita Sulawesi Selatan pada tahun 2021. Apabila anak terlalu sering menggunakan gadget dapat berpengaruh pada tumbuh kembangnya, sehingga perlu dibatasi penggunaannya. Kata Kunci: anak usia 4-6 tahun, DDST, gadget, perkembangan anak
INTENSITAS LATIHAN BERHUBUNGAN DENGAN KELENTURAN OTOT HAMSTRING PENARI MODEREN DI KOTA DENPASAR-STUDI CROSS SECTIONAL I Gusti Ayu Putri Pradnya Wulandari; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Sayu Aryantari Putri Thanaya; Gede Parta Kinandana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p07

Abstract

Pendahuluan: Menari adalah cara terbaik untuk meningkatkan kebugaran. Kelenturan ialah komponen yang paling penting dari kebugaran fisik karena dapat membantu meningkatkan efisiensi gerakan, kekuatan otot, koordinasi, serta dapat mencegah terjadinya cedera. Tujuan dari penelitian ini ialah membuktikan hubungan antara intensitas latihan dengan kelenturan otot hamstring penari di Kota Denpasar. Metode: Metode penelitian ini yaitu observasional analitik pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 – Maret 2022. Subjek penelitian adalah penari sebanyak 106 orang di Komunitas Dance Moderen di Denpasar melalui teknik purposive sampling. Peneliti melakukan seleksi subjek selaras terhadap standar inklusi dan eksklusi, lalu melakukan pengukuran kelenturan otot dan intensitas latihan. Hasil: Berdasarkan hasil uji spearman correlation didapatkan hasil nilai p sebesar 0,000 dimana p < 0,05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas latihan terhadap kelenturan otot. Ditemukan hasil yang menunjukkan tingkat korelasi sangat kuat dengan arah hubungan yang berlawanan (r = 0,865), antara obesitas dengan tingkat intensitas latihan dengan tingkat fleksibilitas otot di Komunitas Dance Moderen Kota Denpasar. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara intensitas latihan terhadap kelenturan otot hamstring pada penari moderen di Kota Denpasar. Kata Kunci: intensitas latihan, kelenturan otot, penari moderen
FORWARD HEAD POSTURE DENGAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA REMAJA USIA 13-14 TAHUN DI SMPN 12 DENPASAR-CROSS SECTIONAL STUDY Made Intan Swandari; Ni Wayan Tianing; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Gede Parta Kinandana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p11

Abstract

Pendahuluan: Perubahan postur merupakan suatu permasalahan yang sering dikeluhkan pada kalangan remaja. Hal ini diakibatkan karena pada usia remaja rentan mengalami perubahan postur seperti forward head posture dan kelainan tulang belakang, seperti kifosis, lordosis maupun skoliosis karena remaja sedang mengalami maturasi tulang, jika permasalahan postur ini dibiarkan dalam jangka waktu lama akan dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada tendon, struktur, ligamen serta otot dari tulang belakang cervical serta lumbal. Kerja otot yang tidak normal akan dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada keseimbangan dinamis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan adanya hubungan antara forward head posture dengan keseimbangan dinamis pada remaja usia 13-14 tahun di SMPN 12 Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross-sectional bersifat analitik yang menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah subjek sebanyak 89 orang yang berusia 13-14 tahun berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out yang telah ditentukan. Data dikumpulkan dengan mengukur forward head posture dengan analisis photogrammetry dan keseimbangan dinamis diukur menggunakan Y Balance Test. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji analisis Spearman Rho. Hasil: Hasil uji analisis Spearman Rho pada penelitian ini didapatkan nilai p=0,000 yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara forward head posture dengan keseimbangan dinamis dan terdapat tingkat hubungan yang sangat kuat yaitu r=0,837 antara forward head posture dengan keseimbangan dinamis pada remaja. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan hubungan yang sangat kuat antara forward head posture dengan keseimbangan dinamis pada remaja usia 13-14 tahun SMPN 12 Denpasar. Kata Kunci: forward head posture, remaja, keseimbangan dinamis
SCREEN-BASED SEDENTARY LIFESTYLE MEMENGARUHI TINGKAT DISABILITAS LEHER PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Emily Devina Kartawijaya; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Made Hendra Satria Nugraha; Agung Wiwiek Indrayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p01

Abstract

Pendahuluan: Screen-based sedentary lifestyle merupakan gaya hidup sedentari yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menggunakan teknologi berbasis layar. Gaya hidup ini terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi berbasis layar dan peningkatan yang cukup tinggi terjadi ketika pandemi COVID-19. Perubahan proses pembelajaran menjadi daring, beban tugas yang tinggi, serta penyusunan skripsi menyebabkan mahasiswa tingkat akhir tidak terlepas dari screen-based sedentary lifestyle. Tingginya durasi screen-based sedentary lifestyle dapat menyebabkan disabilitas pada leher yang membatasi gerak fungsional leher. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara screen-based sedentary lifestyle dengan disabilitas leher. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2021 secara daring. Pengambilan sampel dilakukan secara double blinding menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun ajaran 2021/2022. Variabel bebas pada penelitian ini adalah screen-based sedentary lifestyle yang diukur menggunakan Screen Time-Based Sedentary Behaviour Questionnaire. Variabel terikat pada penelitian ini adalah disabilitas leher yang diukur menggunakan Neck Disability Index. Hasil: Hasil analisis uji korelasi Spearman Rho didapatkan nilai p<0,05 dan nilai koefisien korelasi berada diantara 0,290-0,356. Simpulan: Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara screen-based sedentary lifestyle dengan disabilitas leher pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Semakin tinggi durasi screen-based sedentary lifestyle maka risiko untuk menderita disabilitas leher juga akan semakin tinggi. Kata Kunci: screen-based sedentary lifestyle, disabilitas leher, mahasiswa
FAKTOR RISIKO CEDERA LUTUT BERULANG PASCA ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT RECONSTRUCTION Luh Putu Surya Sintia Dewi; I Putu Gde Surya Adhitya; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara
Masker Medika Vol 12 No 1 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i1.617

Abstract

Background: ACLR is an operative procedure to restore knee stability and reduce the risk of subsequent knee injury so that patients can return to sports and daily activities. Although this procedure has been successful in restoring knee stability, it is inevitable that some patients will experience the risk of postoperative subsequent knee injury. Currently, there is limited information regarding the causes of subsequent knee injury after surgery, including graft type, time of surgery, BMI, gender, age, and concomitant injuries. Therefore, the aim of this study was to identify the risk factors associated with subsequent knee injury after ACLR. Methods: This study used a prospective cohort design consisting of patients who underwent ACL reconstruction in the ACL Indonesia Community (n=116). Inclusion criteria included participants who joined the Indonesian ACL Community WhatsApp group, aged between 17 and 60 years, experienced unilateral or bilateral ACLR, and were willing to participate in this study. Exclusion criteria included the presence of fractures, infections, incomplete questionnaire, or MRI forms. In this study, secondary data were obtained through an online survey either by selecting available options or typing in additional information according to the patient's condition. It was then validated through a telephone interview to confirm the veracity of the patient's subsequent knee injury and the timing of its occurrence. Follow-up was conducted over a two-year period after the ACLR procedure to monitor the occurrence of subsequent knee injury. Results: The results of univariate and multivariate analysis using the Cox Proportional Hazard model showed that several patient characteristic variables had a significant association with the risk of subsequent knee injury after ACL reconstruction (ACLR). Some variables showed an increased risk of 1.98-3.86 times, while one variable showed a decreased risk of 0.96 times compared to the reference group. Multivariate analysis also found that individuals who sustained ACL injuries along with injuries to the meniscus and other ligaments had a risk of subsequent knee injury 3.73 times higher than those with ACL injuries alone. Conclusion: Individuals who sustained ACL injuries in addition to injuries to the meniscus and other ligaments had a higher propensity to reinjure their knee after undergoing ACL reconstruction surgery compared to individuals who only sustained ACL injuries with meniscus involvement alone.
Kualitas Tidur dengan Memori Jangka Pendek pada Lansia Wanita Di Kelurahan Ubung Kota Denpasar Ni Kadek Ardya Shinta Alverina; Indira Vidiari Juhanna; Anak Agung Gede Eka Septian Utama; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p18

Abstract

Pendahuluan: Banyak orang mengalami masalah kualitas tidur, yang terkait dengan berbagai dampak negatif. Orang dewasa yang lebih tua memiliki kualitas tidur lebih buruk daripada yang lebih muda, terutama wanita. Gangguan tidur dapat menyebabkan gangguan kognitif seperti konsentrasi, kinerja fungsional, dan penurunan daya ingat. Memori adalah bagian penting dari kognitif karena kemampuan menjalani hidup bergantung pada ingatan. Gangguan kognitif merupakan faktor prognostik negatif pada lansia, meningkatkan risiko kecacatan, mempersulit rehabilitasi, dan mempengaruhi kemanjuran pemulihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan memori jangka pendek pada lansia wanita di Kelurahan Ubung, Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Total subjek 50 lansia wanita, berusia 60-74 tahun, terdata di Kelurahan Ubung dan bersedia menjadi sampel penelitian dengan kriteria tidak mengonsumsi alkohol dan obat-obatan hipnotik sebelum pengambilan data, serta tidak memiliki kondisi klinis seperti stroke. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara untuk pemilihan kriteria. Pengukuran menggunakan kuesioner Pittsburgh Quality Index (PSQI) versi Bahasa Indonesia untuk mengukur kualitas tidur, dan Digit Span Test untuk mengukur memori jangka pendek. Hasil: Sebagian besar sampel memiliki kualitas tidur buruk (58%) dan memori jangka pendek sangat buruk (44%). Analisis non-parametrik Spearman rho menunjukkan hasil signifikan (p<0,05) dengan nilai korelasi (-0,324), yang berarti terdapat korelasi cukup dan negatif antara kualitas tidur dengan memori jangka pendek. Semakin buruk kualitas tidur, semakin buruk memori jangka pendek. Simpulan: Terdapat hubungan antara kualitas tidur dan memori jangka pendek pada lansia wanita di Kelurahan Ubung. Kata Kunci: lansia wanita, kualitas tidur, memori jangka pendek
Co-Authors A A I Ayesa Febrinia Adyasputri Adhitya, I Putu Gde Surya Agung Wiwiek Indrayani Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Ari Wibawa Ath-Thahirah, Aisyah Syahidah Bagus Komang Satriyasa Crisanty, Putu Aristya Desak Made Wihandani Desak Risa Pertiwi Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi, Kadek Ayu Rosita Emily Devina Kartawijaya Gede Parta Kinandana Gede Parta Kinandana Hartana, Pande Made Yosira I Dewa Gd Alit Kamayoga I Dewa Gede Alit Kamayoga I Gusti Agung Ayu Ari Candra Laksmi I Gusti Ayu Agung Anindya Maharani I Gusti Ayu Artini I Gusti Ayu Putri Pradnya Wulandari I Made Dhita Prianthara I Made Krisna Dinata I Made Muliarta I Made Niko Winaya I Made Niko Winaya I Putu Gde Surya Adhitya I Putu Gde Surya Adhitya I Putu Yudi Pramana I Putu Yudi Pramana Putra I Wayan Sugiritama Ida Ayu Dewi Wiryanthini Ida Kurniawati, Ida Indah Puji Lestari Indira Vidiari Juhanna Kamayoga, I Dewa Gede Alit Ketut Sutirama Cagi Putra Komang Embun Dini Hari Luh Putu Surya Sintia Dewi M Widnyana Made Hendra Satria Nugraha Made Intan Swandari Made Widnyana Made Yoga Prabawa Made Yoga Prabawa Melin Natalia L Muh. Ali Imron Muhammad Adrian Putra Rachman Narta Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Negara, Anak Agung Gede Angga Puspa Ni Kadek Ardya Shinta Alverina Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Luh Nopi Andayani, Ni Luh Nopi Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Nyoman Rinda Pravidayanti Ni Wayan Tianing Pramana, I Putu Yudi Pravidayanti, Ni Nyoman Rinda Putra, I Putu Yudi Pramana Putu Astawa Putu Ayu Sita Saraswati Ratini, Ni Kadek Saraswati, Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati, Putu Ayu Sita Sayu Aryantari Putri Thanaya Selvi Sihabuddin Surya Adhitya P.Gd Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Widnyana, M. Yudi Pramana Zulima, Zainul Muhlisi Mahfud